23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
October 10, 2024
in Tualang
Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta

Penulis berpose di Heha Sky View | Foto: Dok. Penulis

MENGAKHIRI perjalanan widya wisata di Yogyakarta, rombongan SMA Negeri 2 Kuta Selatan mengunjungi Heha Sky View yang dikenal dengan Taman Langitnya Yogyakarta. Rombongan menuju Heha Sky View setelah shopping ke pasar oleh-oleh Bakpia Patok Yogyakarta seusai berguru ke UGM.

Perjalanan dari Jalan Malioboro Yogyakarta ke Heha Sky View sepanjang 18,8 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit melalui jalan yang mulus—walaupun banyak kelokan, mirip jalan menuju Singaraja via Bedugul, Bali. Namun, di sini jalannya besar, halus, mulus, tanpa kemacetan. Sungguh menyenangkan dengan view yang aduhai.

Heha Sky View berada di Jalan Dlingo–Patuk nomor 2, Patuk, Bukit, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Heha mulai dibuka 18 September 2019 dan makin hit setelah Pandemi Covid-19.

Saat rombongan widya wisata SMA Negeri 2 Kuta Selatan berkunjung ke Heha Sky View banyak juga rombongan dari sekolah lain dating, seperti dari Padang, Bandung, Jakarta. Selain itu juga ada rombongan keluarga dan komunitas tertentu, healing di Heha Sky View.

Kehadiran mereka di Heha Sky View tampak gembira, ceria, mengabadikan setiap sudut yang menawarkan pemandangan yang layak dijadikan kenangan. Dari puncak ketinggian bukit ini, pengunjung dapat menyaksikan sunset yang menawarkan warna jingga keperakan di ufuk Barat mengantarkan mentari ke peraduannya. Sungguh sangat menawan.

Sementara itu, Kota Yogyakarta tampak di bawahnya, bermandi cahaya, mula-mula berkelap-kelip antara muncul tenggelam. Seiring malam bertambah malam, cahayanya makin stabil dan sangat indah menggugah cocok diunggah.

Bukan hanya sunset yang ditawarkan Heha Sky View, melainkan juga sunrise yang menyambut pagi tiba penuh gairah dalam suasana alam perbukitan yang hijau memukau. Momen pagi dengan sunrise pun tak kalah indahnya dengan sunset untuk diabadikan dan menjadi kenangan  yang indah, penuh inspiratif.

Oleh karena itu, pengunjung disarankan datang pagi-pagi atau sore hari mulai pukul 16.00 untuk menikmati ademnya suasana langit Yogyakarta. Suasana pagi-pagi dan sore di Heha Sky View yang adem menjadi penyeimbang suasana siang yang terasa panas menyengat. Di Langit Yogya, sejuk dan panas menyatukan rasa.

Menurut Mas Mamad, sopir yang sekaligus memandu kami, Heha itu adalah akronim dari nama pemiliknya, yaitu Hery Zuianto dan Handoyo Mulyono. Hery Zuianto adalah mantan wali kota Yogyakarta (2022–2011) sedangkan Handoyo Mulyono adalah pengusaha.

Namun ketika saya cek di laman berita online, Heha juga akronim dari hebat-hebat, sebuah ikon inspiratif dari Yogyakarta dalam mengembangkan dan mempromosikan destinasi pariwisatanya.

Ada empat Heha—bisa disebut Catur Heha—yang menjadi destinasi pariwisata sedang berkembang setelah Pandemi Covid-19, yaitu Heha Sky Vie, Heha Ocean View, Heha Forest View, Heha Stone View dengan keunikan masing-masing.

Heha Sky View menawarkan keunikan Yogyakarta dari ketinggian sehingga disebut Taman Langitnya Yogya. Heha Ocean View menawarkan keindahan laut dan pantai yang cocok untuk bersantai dengan deburan ombak tempat mengadu bagi om bersama mbak mengabadikan kemesraan dan kebersamaan dengan pasangan.

Heha Forest View menawarkan keindahan dan kesejukan hutan yang hijau dengan space foto yang instagramable. Dan Heha Stone View menawarkan keindahan bebatuan yang alami dan menggugah semangat untuk teguh dan kokoh menghadapi hidup yang penuh cobaan. Semangat pantang menyerah penuh integritas itulah pesan di balik Heha Stone View.

Di antara Catur Heha, sampai saat ini Heha Sky View yang popular di kalangan wisatawan domestik. Pertama, dari Catur Heha, Heha Sky View pertama dibuka dan dipromosikan secara massif, sehingga makin dikenal dan terkenal dengan memanfaatkan media sosial.

Media sosial adalah media promosi murah meriah hasilnya nyata asal citra kawasan yang diberitakan positif memenuhi syarat sapta pesona pariwisata. Orang akan datang beramai-ramai, tergiur postingan menarik media sosial. Oleh karena itu, pengelola wajib memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sebagai tamu. Tamu adalah raja yang wajib dimuliakan.

Kedua, fasilitas parkirnya luas yang memungkinkan kunjungan secara massal dalam jumlah banyak dengan daya tarik multiview. Bukit di ketinggian, taman yang menggoda, balon raksasa yang memukau, jalan berkelok mulus lancar, space foto beragam di tiap sudut asal jeli mengambil angle. Bukan Jogja namanya bila kawasannya tanpa kata puitis, seperti, “Bukan JOGJA namanya jika tak mencipta RINDU” atau “Taman Langitnya Jogja”.

Ketiga, fasilitas pendukung destinasi juga memadai dari restoran sampai pedagang mode kaki lima yang dimartabatkan dengan gaya jualan ala hotel berbintang tetapi dengan harga rakyat rasa menggigit, lezat melesat dari mulut. Kelezatannya bertambah riuh dengan pemandangan di sekelilingnya menggoda, sangat inspiratif.

Begitulah Heha Sky View, Taman Langitnya Jogja. Taman cahaya dengan lampu kelap-kelip di kota kala malam, seperti lagu Rano Karno berjudul “Bukalah Kaca Matamu”, dengan reff: …Kelap–kelip lampu di kota/Kutak-kutik matamu nakal/senyum genit rayuan gombal/merinding bulu kudukku.

Rano Karno mengakhiri lagu dengan, “Hati siapa sayang yang tak tergoda”. Demikian Heha Sky View ibarat gadis cantik di malam hari yang selalu menggoda pengunjung untuk datang.

Berbeda dengan pagi dan siang, Heha Sky View mengingatkan kita bahwa alam pedesaan yang tenang penuh pesona selalu dirindu, sebagai mana lagu, “Desaku yang Tercinta” karya L Manik. Begini syairnya: Desaku yang kucinta/ pujaan hatiku/ tempat ayah dan bunda/ dan handai taulanku/ tak mudah kulupakan/ tak mudah bercerai/ selalu kurindukan/ desaku yang permai.

Heha Sky View ibarat lagu, ia adalah suara alam semesta yang menggoda setiap pengunjung untuk mendengarkan. Untuk mendengarkan, pengunjung harus mendekat. Datang kembali ke Taman Langitnya Jogja, Heha Sky View.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Shopping Puisi di Malioboro 
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan
Tags: Heha Sky ViewYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wisata Massal: Godaan Mengundang Kesal

Next Post

Tradisi Mepeed: Kearifan Lokal Desa Guwang yang Tak Lekang Kemajuan Zaman

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
0
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

Read moreDetails

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails

Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

by Ahmad Sihabudin
July 27, 2026
0
Mencari Rasa di Ranah Minang: Negeri yang Berbicara Lewat Masakan

"Perjalanan yang baik bukan sekadar memindahkan tubuh dari satu kota ke kota lain. Ia memindahkan cara pandang kita terhadap kehidupan."...

Read moreDetails

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

by Chusmeru
July 13, 2026
0
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

Read moreDetails

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails
Next Post
Tradisi Mepeed: Kearifan Lokal Desa Guwang yang Tak Lekang Kemajuan Zaman

Tradisi Mepeed: Kearifan Lokal Desa Guwang yang Tak Lekang Kemajuan Zaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co