2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
October 10, 2024
in Tualang
Heha Sky View, Taman Langitnya Yogyakarta

Penulis berpose di Heha Sky View | Foto: Dok. Penulis

MENGAKHIRI perjalanan widya wisata di Yogyakarta, rombongan SMA Negeri 2 Kuta Selatan mengunjungi Heha Sky View yang dikenal dengan Taman Langitnya Yogyakarta. Rombongan menuju Heha Sky View setelah shopping ke pasar oleh-oleh Bakpia Patok Yogyakarta seusai berguru ke UGM.

Perjalanan dari Jalan Malioboro Yogyakarta ke Heha Sky View sepanjang 18,8 km dengan waktu tempuh sekitar 45 menit melalui jalan yang mulus—walaupun banyak kelokan, mirip jalan menuju Singaraja via Bedugul, Bali. Namun, di sini jalannya besar, halus, mulus, tanpa kemacetan. Sungguh menyenangkan dengan view yang aduhai.

Heha Sky View berada di Jalan Dlingo–Patuk nomor 2, Patuk, Bukit, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Heha mulai dibuka 18 September 2019 dan makin hit setelah Pandemi Covid-19.

Saat rombongan widya wisata SMA Negeri 2 Kuta Selatan berkunjung ke Heha Sky View banyak juga rombongan dari sekolah lain dating, seperti dari Padang, Bandung, Jakarta. Selain itu juga ada rombongan keluarga dan komunitas tertentu, healing di Heha Sky View.

Kehadiran mereka di Heha Sky View tampak gembira, ceria, mengabadikan setiap sudut yang menawarkan pemandangan yang layak dijadikan kenangan. Dari puncak ketinggian bukit ini, pengunjung dapat menyaksikan sunset yang menawarkan warna jingga keperakan di ufuk Barat mengantarkan mentari ke peraduannya. Sungguh sangat menawan.

Sementara itu, Kota Yogyakarta tampak di bawahnya, bermandi cahaya, mula-mula berkelap-kelip antara muncul tenggelam. Seiring malam bertambah malam, cahayanya makin stabil dan sangat indah menggugah cocok diunggah.

Bukan hanya sunset yang ditawarkan Heha Sky View, melainkan juga sunrise yang menyambut pagi tiba penuh gairah dalam suasana alam perbukitan yang hijau memukau. Momen pagi dengan sunrise pun tak kalah indahnya dengan sunset untuk diabadikan dan menjadi kenangan  yang indah, penuh inspiratif.

Oleh karena itu, pengunjung disarankan datang pagi-pagi atau sore hari mulai pukul 16.00 untuk menikmati ademnya suasana langit Yogyakarta. Suasana pagi-pagi dan sore di Heha Sky View yang adem menjadi penyeimbang suasana siang yang terasa panas menyengat. Di Langit Yogya, sejuk dan panas menyatukan rasa.

Menurut Mas Mamad, sopir yang sekaligus memandu kami, Heha itu adalah akronim dari nama pemiliknya, yaitu Hery Zuianto dan Handoyo Mulyono. Hery Zuianto adalah mantan wali kota Yogyakarta (2022–2011) sedangkan Handoyo Mulyono adalah pengusaha.

Namun ketika saya cek di laman berita online, Heha juga akronim dari hebat-hebat, sebuah ikon inspiratif dari Yogyakarta dalam mengembangkan dan mempromosikan destinasi pariwisatanya.

Ada empat Heha—bisa disebut Catur Heha—yang menjadi destinasi pariwisata sedang berkembang setelah Pandemi Covid-19, yaitu Heha Sky Vie, Heha Ocean View, Heha Forest View, Heha Stone View dengan keunikan masing-masing.

Heha Sky View menawarkan keunikan Yogyakarta dari ketinggian sehingga disebut Taman Langitnya Yogya. Heha Ocean View menawarkan keindahan laut dan pantai yang cocok untuk bersantai dengan deburan ombak tempat mengadu bagi om bersama mbak mengabadikan kemesraan dan kebersamaan dengan pasangan.

Heha Forest View menawarkan keindahan dan kesejukan hutan yang hijau dengan space foto yang instagramable. Dan Heha Stone View menawarkan keindahan bebatuan yang alami dan menggugah semangat untuk teguh dan kokoh menghadapi hidup yang penuh cobaan. Semangat pantang menyerah penuh integritas itulah pesan di balik Heha Stone View.

Di antara Catur Heha, sampai saat ini Heha Sky View yang popular di kalangan wisatawan domestik. Pertama, dari Catur Heha, Heha Sky View pertama dibuka dan dipromosikan secara massif, sehingga makin dikenal dan terkenal dengan memanfaatkan media sosial.

Media sosial adalah media promosi murah meriah hasilnya nyata asal citra kawasan yang diberitakan positif memenuhi syarat sapta pesona pariwisata. Orang akan datang beramai-ramai, tergiur postingan menarik media sosial. Oleh karena itu, pengelola wajib memberikan pelayanan prima kepada wisatawan sebagai tamu. Tamu adalah raja yang wajib dimuliakan.

Kedua, fasilitas parkirnya luas yang memungkinkan kunjungan secara massal dalam jumlah banyak dengan daya tarik multiview. Bukit di ketinggian, taman yang menggoda, balon raksasa yang memukau, jalan berkelok mulus lancar, space foto beragam di tiap sudut asal jeli mengambil angle. Bukan Jogja namanya bila kawasannya tanpa kata puitis, seperti, “Bukan JOGJA namanya jika tak mencipta RINDU” atau “Taman Langitnya Jogja”.

Ketiga, fasilitas pendukung destinasi juga memadai dari restoran sampai pedagang mode kaki lima yang dimartabatkan dengan gaya jualan ala hotel berbintang tetapi dengan harga rakyat rasa menggigit, lezat melesat dari mulut. Kelezatannya bertambah riuh dengan pemandangan di sekelilingnya menggoda, sangat inspiratif.

Begitulah Heha Sky View, Taman Langitnya Jogja. Taman cahaya dengan lampu kelap-kelip di kota kala malam, seperti lagu Rano Karno berjudul “Bukalah Kaca Matamu”, dengan reff: …Kelap–kelip lampu di kota/Kutak-kutik matamu nakal/senyum genit rayuan gombal/merinding bulu kudukku.

Rano Karno mengakhiri lagu dengan, “Hati siapa sayang yang tak tergoda”. Demikian Heha Sky View ibarat gadis cantik di malam hari yang selalu menggoda pengunjung untuk datang.

Berbeda dengan pagi dan siang, Heha Sky View mengingatkan kita bahwa alam pedesaan yang tenang penuh pesona selalu dirindu, sebagai mana lagu, “Desaku yang Tercinta” karya L Manik. Begini syairnya: Desaku yang kucinta/ pujaan hatiku/ tempat ayah dan bunda/ dan handai taulanku/ tak mudah kulupakan/ tak mudah bercerai/ selalu kurindukan/ desaku yang permai.

Heha Sky View ibarat lagu, ia adalah suara alam semesta yang menggoda setiap pengunjung untuk mendengarkan. Untuk mendengarkan, pengunjung harus mendekat. Datang kembali ke Taman Langitnya Jogja, Heha Sky View.[T]

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

Berguru ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Shopping Puisi di Malioboro 
Yang Tercecer dari Borobudur dan Prambanan
Tags: Heha Sky ViewYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Wisata Massal: Godaan Mengundang Kesal

Next Post

Tradisi Mepeed: Kearifan Lokal Desa Guwang yang Tak Lekang Kemajuan Zaman

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Tradisi Mepeed: Kearifan Lokal Desa Guwang yang Tak Lekang Kemajuan Zaman

Tradisi Mepeed: Kearifan Lokal Desa Guwang yang Tak Lekang Kemajuan Zaman

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co