2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dewa Made Dharma dan Perjumpaannya dengan Puisi

Tria HF by Tria HF
September 23, 2024
in Khas
Dewa Made Dharma dan Perjumpaannya dengan Puisi

I Dewa Made Dharma Putra Santika | Foto: Dok. Pribadi

PEKAN Seni Mahasiswa Nasional 2024 di Universitas Negeri Jakarta yang berlangsung dari tanggal 2 sampai 6 September 2024 telah berakhir, seluruh kontingen lomba dari 38 provinsi di Indonesia pulang membawa beragam kisah yang tentunya menjadi kenangan berharga.

I Dewa Made Dharma Putra Santika, biasa disapa Dewa, merupakan salah satu kontingen dari Provinsi Bali yang mewakili ranting lomba baca puisi putra PEKSIMINAS 2024 membagi pengalamannya selama mengikuti kegiatan tersebut.

Dewa mengakui bahwa melalui kegiatan PEKSIMINAS 2024 ini telah membuka kemungkinan lain dalam dirinya yang sebelumnya tidak ia sadari. Dimulai dari proses persiapan mengikuti seleksi tingkat daerah, itu adalah pertama kalinya Dewa mengulik puisi.

Meskipun sedari sekolah menengah atas Dewa sudah aktif berteater di Teater Jineng SMAN 1 Tabanan, namun jarang bersentuhan dengan puisi. Dewa menganggap puisi sebagai sesuatu yang ‘misterius’, namun ketika ia mulai mendalaminya dengan serius untuk PEKSIMIDA (Pekan Seni Mahasiswa Daerah) tahun 2024 ini, semuanya berubah.

“Saya mulai menemukan bahwa puisi adalah cara yang sangat pribadi dan mendalam untuk berekspresi,” ujar Dewa.

I Dewa Made Dharma Putra Santika | Foto: Dok. Pribadi

Sebagai pendatang baru, prestasi awal yang diraih oleh Dewa cukup bergengsi, menjadi duta Provinsi Bali bukanlah hal mudah untuk diraih. Sejumlah perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta bersaing di seleksi PEKSIMIDA, kemudian Dewa yang saat itu mewakili Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali berhasil meraih juara pertama sekaligus ditetapkan sebagai duta Provinsi Bali untuk ranting lomba baca puisi di tingkat nasional.

Hasil tersebut tidak diraih Dewa dengan mudah, hampir setiap hari Dewa berlatih didampingi dosen pembina di ITB STIKOM Bali dan sesekali berkonsultasi dengan seorang penyair Bali, Muda Wijaya, untuk mendapatkan tafsir mendalam mengenai puisi yang dibawakan.

Puisi ‘Perahu Kertas’ karya Sapardi Djoko Damono dan puisi ‘Tapi’ karya Sutradji Calzoum Bachri menjadi pilihan wakil ketua UKM Teater Biner itu untuk berlaga di panggung PEKSIMINAS 2024, Gedung Ki Hajar Dewantara, Universitas Negeri Jakarta.

Dewa menafsirkan puisi ‘Perahu Kertas’ sebagai simbol harapan dan cita-cita, bahwa hal sederhana memiliki dampak yang besar di waktu yang tepat, jika dilakukan secara tekun, “Saya melihatnya sebagai refleksi dari kehidupan, usaha kecil yang kita lakukan sekarang bisa berakhir dengan hasil yang besar dan bermanfaat,” katanya.

Sementara pada puisi ‘Tapi’ Dewa merasa agak kesulitan menafsir maknanya karena struktur puisi yang repetitif, ada banyak pengulangan dan membutuhkan strategi tepat menyusun teknik pembacaannya.

Namun, secara garis besar, Dewa menangkap maksud dari puisi tersebut sebagai ungkapan kekesalan terhadap seseorang yang tidak pernah menghargai dan menyangkal segala upaya yang diusahakan untuknya.

Kedua puisi tersebut dibawakan Dewa yang saat itu mendapat urutan tampil ke-13. Dengan kesadaran dan kepercayaan diri yang kuat, meski belum berhasil membawa pulang predikat juara di PEKSIMINAS 2024, tapi senyum puas mekar di wajah mahasiswa tahun pertama tersebut jelas terlihat.

“Saya merasa sangat bangga. Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya tentang menang atau kalah. Tujuan utama saya adalah berekspresi dan berusaha menyampaikan pesan tersirat yang terkandung dalam puisi kepada audiens. Melalui pengalaman ini, saya merasa telah berhasil melakukannya,” ungkap Dewa ketika ditemui sesaat setelah mendarat di Bali.

I Dewa Made Dharma Putra Santika saat membaca puisi | Foto: Dok. Pribadi

Dewa merasa menjadi bagian dari PEKSIMINAS 2024 adalah pengalaman yang berharga. Ia diberi kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang baru, bertemu teman-teman seni, khususnya teater, dari berbagai provinsi di Indonesia yang masing-masing membawa perspektif budaya dan pengalaman yang berbeda.

“Hal yang seru ketika saling bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan membahas ide-ide seputar seni teater dan puisi,” ujarnya. Pertemuan tersebut memperkaya wawasan Dewa tentang dunia seni yang bahwasanya adalah ruang tanpa batas yang selalu menawarkan hal-hal baru untuk dipelajari.

Ada momen yang tidak terlupakan bagi Dewa di hari terakhir PEKSIMINAS 2024, yaitu bertemu dengan pembaca puisi idolanya, Peri Sandi. “Beliau mentor dari salah satu peserta. Saat nongkrong bareng peserta lainnya setelah acara penutup, tiba-tiba beliau datang menghampiri. Itu momen yang tidak terlupakan banget, saya deg-degan tapi berusaha tetap stay cool padahal dalam hati saya teriak anjir Peri Sandi ini,” ungkap Dewa antusias.

Kegiatan Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2024 memang telah berakhir, namun geloranya begitu melekat. Masih ada panggung baca puisi di kegiatan lainnya yang ingin Dewa taklukan. Apalagi sehari sebelum keberangkatannya ke Jakarta untuk PEKSIMINAS 2024, ada kabar bahwa ia berhasil meraih juara pertama lomba baca puisi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh CORISINDO 2024 di Universitas Teknologi Bandung.

Berita tersebut memantik semangatnya untuk terus mengasah beragam tehnik pembacaan puisi. “Gara-gara ikut PEKSIMINAS saya jadi lebih dekat dengan puisi. Melalui puisi saya menemukan cara untuk lebih memahami diri sendiri dan dunia sekitar, saya masih penasaran sejauh mana puisi dapat mempengaruhi hidup saya. Jadi, perjuangan saya masih akan berlanjut di Festival Nasional Seni Pelajar Jembrana 202,” katanya, tegas.[T]

Reporter/Penulis: Tria HF
Editor: Jaswanto

Berbincang dengan Selfiana, Juara 1 Lomba Dangdut Putri Peksimida Bali
Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali
Dimas Bayu Erlangga, Didukung Rekan Teater di SMA, Juara 1 Lomba Monolog Peksimida Bali
Diah Elsa, Pengagum Chairil Anwar Itu, Meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi Peksimida Bali 2024
Tags: Peksimida BaliPeksimida Bali 2024Puisi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Singaraja Literary Festival dan Kota Pendidikan Tanpa Toko Buku

Next Post

Mengenang 13 Tahun “Tragedi Sebelas” [2]: Seniman I Nyoman Pindah, Asa yang Tersisa dari Sebunibus

Tria HF

Tria HF

Seseorang yang suka belajar untuk mengajar

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Mengenang 13 Tahun “Tragedi Sebelas” [2]: Seniman I Nyoman Pindah, Asa yang Tersisa dari Sebunibus

Mengenang 13 Tahun “Tragedi Sebelas” [2]: Seniman I Nyoman Pindah, Asa yang Tersisa dari Sebunibus

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co