5 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diah Elsa, Pengagum Chairil Anwar Itu, Meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi Peksimida Bali 2024

Son Lomri by Son Lomri
August 6, 2024
in Persona
Diah Elsa, Pengagum Chairil Anwar Itu, Meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi Peksimida Bali 2024

Ni Nengah Diah Elsa Apricillia | Foto: Hizkia

“…pohon tegak-tegak
rumput semak dan riuh kota telah lelap
bersembunyi dalam satu nada sunyi
menunggu, adalah pembunuhan lambat
yang sedang berlalu
dan semangat hidup hilang melewati lobang-lobang
dalam kelam
kau gelisah sayang,
katakan itu cinta
kau membuang muka tidak ingin melihat
bulan dilingkari sepi
…”

POTONGAN syair di atas adalah nukilan dari puisi Elegi milik penyair Toety Heraty, puisi yang wajib dibacakan oleh peserta Baca Puisi Peksimida Bali 2024. Perlombaan itu telah digelar di Gedung Candra Mettu ISI Denpasar, pada Selasa, 9 Juli, kemarin.

Saat puisi itu dibacakan ulang oleh Elsa, penyabet juara 1 (satu) di acara tersebut, seolah hendak menyimak, dua burung gereja terbang dari pohon palem, dan hinggap kemudian di pohon kamboja, lima meter dari bayangan Elsa duduk.

Satu bunga terjatuh dari tangkainya menyambut itu, jatuh dengan lembut ke rumput hijau di beranda fakultas tempat Elsa belajar. Alam benar-benar memberi isyarat baik pada pagi menjelang siang itu, Minggu (14/7/2024), di depan FIP Undiksha.

Elsa, panggilan akrab dari Ni Nengah Diah Elsa Apricillia, mahasiswi semester 6 Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) itu, dengan senang hati membacakan ulang puisi yang ia baca pada tangkai lomba baca puisi serangkaian Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) kemarin.

Intonasi dan mimik wajahnya benar-benar seperti menyihir suasana pagi—yang semula biasa menjadi tidak biasa. Setiap bait dibawakannya dengan penuh penjiwaan yang kuat. Burung-burung itu terus berkicau mengiringi Elsa menyair sampai selesai. Alam telah memberkatinya barangkali.

Ni Nengah Diah Elsa Apricillia | Foto: Hizkia

Jika bisa seperti itu, tidak bisa dibantah jika ia layak juara. Tetapi, sejak kapan puisi itu mengalir di dalam hidupnya?

Perempuan kelahiran Sibetan, 29 April 2003 itu mengaku telah terpikat puisi sejak duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan ia memandang seni, dalam hal ini puisi, adalah suatu kebebasannya—dalam berfikir dan menilai sesuatu, lebih-lebih dalam memperlakukan hidup.

“Dalam seni (puisi), tidak ada benar dan salah. Semua bisa saja terjadi—perbedaan pendapat, dan tentang puisi, itu kita memang mesti mengartikannya selain menikmati setiap metaforanya yang indah,” ujar Elsa.

Puisi benar-benar telah masuk ke dalam tubuhnya itu, katanya, menjangkiti perasaan yang kian menjadikannya halus, dan mempertajam nalar-kritisnya sebagai perempuan yang sekarang tinggal di Kota Amlapura Karangasem itu.

“Sejak SMP, Kak. Saya sangat suka dengan puisi Chairil Anwar, yang judulnya ‘Diponegoro’.  Sajaknya cukup sederhana, tetapi sangat ‘ngena’ sekali saat dibaca. Tokoh Chairil Anwar itulah yang menjadi inspirasi saya dalam bergaul di dunia puisi hingga SMA—bahkan sampai sekarang,” terang Elsa.

Setelah menginjak SMA, kejuaraan lokal dan nasional pernah ia raih, dan itu tidak begitu jauh dari teks dan puisi, juga public speaking—sebagaimana ia sangat menyukai berbicara di depan orang banyak.

Pada Lomba Tutor Sebaya Tingkat Kabupaten tahun 2019 ia menyandang Juara Harapan 1, kemudian Juara Harapan 1 Lomba Baca Puisi Tingkat Kabupaten tahun 2019; Juara 1 Lomba Esai Tingkat Kabupaten tahun 2020; juara 3 Vlog Tingkat Kabupaten tahun 2020; Finalis Debat Ilmiah Tingkat Provinsi tahun 2020; Finalis Lomba Podcast Tingkat Provinsi Tahun 2020, Juara 3 Baca Puisi Tingkat Nasional Tahun 2020; dan Juara 3 Lomba Esai Tingkat Nasional Tahun 2020.

Setelah memasuki perguruan tinggi pada tahun 2021, latar belakang tadi memantapkan mental juaranya di kampus. Ketika sebuah informasi yang dilayangkan oleh BEM Fakultas FIP, tanpa berfikir panjang, ia merespon cepat untuk daftar. Latihan yang cukup singkat, sekitar satu mingguan, tak dinyana meraih hasil yang baik.

“Dalam lomba itu, disampaikan, apabila pernah memiliki prestasi di tangkai lomba tersebut, peserta diminta untuk mengisi gform dan meng-upload piagam juara sesuai dengan tangkai yang diminati, dan saya memilih lomba baca puisi—karena sangat suka,” terangnya.

Peksimida sendiri merupakan rangkaian dari Peksiminas (Pekan Seni Mahasiswa Nasional), dan Peksimida merupakan langkah pertama dalam menjaring mahasiswa terbaik yang ada di provinsi atau daerah.

“Setelah informasi Peksimida saya ketahui, dan dipertegas lagi oleh Wakil Rektor 3 Undiksha kepada kami mahasiswa, beliau mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun pertama dan wajib mengikuti Peksimida untuk menentukan siapa yang mewakili Bali ke ajang nasional, sedangkan tahun sebelumnya hanya menyertakan portofolio untuk diseleksi di Provinsi,” kata Elsa.

Menurut keterangan Elsa, mahasiswa diseleksi terlebih dahulu di fakultas kemudian dilanjutkan di lembaga. Setelah data valid di lembaga, kemudian langsung didaftarkan kepusat. ”Jadi, data artis sudah ada di pusat, baru kemudian dilaksanakan Peksimida,” lanjutnya.

Singkat cerita, ia terpilih untuk menjadi delegasi Undiksha. Di sana, di Denpasar, para peserta yang datang berasal dari beberapa kampus negeri dan swasta di Bali, dan ia merasakan gembira luar biasa setelah MC menyebut namanya dengan bangga sebagai juara satu di puncak acara.

“Ada banyak peserta yang ikut dari beberapa kampus, seperti dari Warmadewa, Dwijendra, PNB, STIKOM, dan lainnya. Persaingannya sangat ketat, apalagi dengan mahasiswi PNB. Nilai saya hanya selisih 1 (satu) poin dengan juara duanya,” ujar Elsa.

Dalam tangkai lomba yang sama, baca puisi, ia akan diterbangkan ke Jakarta untuk Peksiminas 2024 yang digelar di Universitas Negeri Jakarta, 2-7 September mendatang, mewakili Bali.

Selamat berjuang kembali, Elsa. Ingat yang dikatakan oleh Chairil Anwar dalam sajaknya “Diponegoro” itu: Maju! Serbu! Serang! Terjang!

Semoga puisi memberkatimu, di sana. Semangat![T]

Reporter: Sonhaji Abdullah
Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali
Dimas Bayu Erlangga, Didukung Rekan Teater di SMA, Juara 1 Lomba Monolog Peksimida Bali
Tags: Chairil AnwarDiah ElsaPeksimida BaliPeksimida Bali 2024PuisiUndiksha
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Prima Jyoti, Mahasiswi Undiksha, Juara Satu Lomba Keroncong Putri di Peksimida Bali

Next Post

Menjelajah Chiang Rai, Tertambat di Union of Hill Tribe Thailand

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Menjelajah Chiang Rai, Tertambat di Union of Hill Tribe Thailand

Menjelajah Chiang Rai, Tertambat di Union of Hill Tribe Thailand

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co