17 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dimas Bayu Erlangga, Didukung Rekan Teater di SMA, Juara 1 Lomba Monolog Peksimida Bali

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
August 6, 2024
in Persona
Dimas Bayu Erlangga, Didukung Rekan Teater di SMA, Juara 1 Lomba Monolog Peksimida Bali

DIMAS Bayu Erlangga

DIMAS Bayu Erlangga melonjak senang ketika dirinya dinyatakan menjadi juara satu tangkai lomba monolog serangkaian Pekan  Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Bali 2024 yang digelar di Gedung Candra Mettu ISI Denpasar, Selasa, 9 Juli 2024.

Dengan gelar juara satu ia berhak mewakili Bali pada Peksiminas  2024 yang digelar di Universitas Negeri Jakarta, 2-7 September mendatang.

β€œSaya senang,” kata Dimas Bayu Erlangga tentang juara yang diraihnya.

Dimas, usia 19 tahun, adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional jurusan Ilmu Komunikasi yang saat ini duduk di semester 5. Ia sendiri tinggal di Sukawati, Gianyar, Bali.

β€œPertama kali saya mengetahui ajang ini, saat lembaga kampus saya mengedarkan buku panduan Peksimida tahun 2024. Saya tertarik,” kata Dinmas bercerita tentang riwayat ia ikut lomba.

Sebagai mahasiswa yang pernah menjadi anggota teater saat SMA, ia tertarik ikut tangkai lomba monolog. Ia kemudian mengajukan diri untuk mendaftar di lomba itu.

β€œKarena ini merupakan ajang yang diselenggarakan secara resmi oleh Kemendikbud, saya dibantu pihak kampus untuk pendataan dan perihal lain yang diperlukan,” kata Dimas.

Saat technical meeting (TM) diinformasikanlah judul-judul naskah yang bisa dibawakan saat perlombaan. β€œDari 10 naskah pilihan yang diberikan, Dimas memilih naskah β€˜Pidato’ karya Putu Fajar Arcana,” kata Dimas.

Tangkai lomba itu diikuti 8 peserta yang masing-masing mewakili perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali.

Dimas memang aktif menggeluti teater sejak sekolah di SMAN 1 Sukawati. Di sekolah itu ia pernah  tercatat sebagai anggota Teater Jungut Sari, yakni teater milik sekolah itu.

β€œDi teater sekolah itu kami dibimbing oleh seorang guru, Pak Wahyu Ardi, yang memang dikenal sebagai aktivis teater,” kata Dimas.   

Pak Wahyu Ardi yang dimaksud Dimas bernama lengkap Kadek Wahyu Ardi Putra, S.Pd.,M.Pd. Dan, Wahyu ardi inilah yang kemudian dihubungi Dimas untuk diajak berdiskusi dan latihan sebelum mengikuti lomba di Peksimida. β€œSetelah memilih naskah, saya memutuskan untuk berdiskusi dengan Pak Wahyu Ardi, pembina teater saya ketika SMA,” aku Dimas.

DIMAS Bayu Erlangga membawakan monolog Pidato saat Peksimida Bali 2024 | Foto: Ist

Selain Wahyu Ardi sebagai pembina, Dimas juga dibantu rekan-rekannya di Teater Jungut Sari, misalnya untuk penataan artistik dan membantu dalam proses latihan di balik layar.

β€œSaya berterima kasih ke[pada Pak Wahyu dan rekan-rekan di Teater Jungut Sari,” kata Dimas.

Penggarapan monolog ini, kata Dimas, memakan waktu kurang lebih selama 7 hari, dari proses penyuntingan naskah, pembuatan set properti, hingga latihan adegan. Persiapan yang benar-benar singkat.

β€œNamun dengan bimbingan dari Pak Wahyu Ardi serta semangat berkarya dari rekan-rekan artistik, pra produksi berjalan dengan lancar hingga membuahkan hasil sebagai juara satu,” ujar Dimas.

Anak Agung Sagung Mas Ruscitadewi, selaku juri dalam lomba itu menyampaikan rasa bahagianya bisa menyaksikan dan memberi evaluasi pada Lomba Monolog Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Perguruan Tinggi Negeri/Swasta Se-Bali tahun 2024 itu.

“Kalian hebat, tak ada kalah menang, yang ada hanya kesempatan, kemauan, dan semangat untuk selalu belajar dan belajar lagi. Kemenangan yang sesungguhnya adalah keberanian mengakui kekurangan diri, dan kelebihan orang,” kata Mas Rus.

Mas Rusβ€”panggilan akrab Mas Ruscitadewiβ€” juga sempat berbagi dan mengevaluasi penampilan seluruh peserta. Sebagai peraih juara satu dalam ajang ini, penampilan monolog dari Dimas pun bukan tanpa catatan dari juri.

“Secara keseluruhan, penyutradaraan, alur dan artistiknya bagus banget, hanya saja keaktoran masih bisa diperkuat kembali, utamanya dalam membedakan berbagai karakter tokoh yang ada agar tidak monoton,” kata Mas Rus.

Wahyu Ardi (depan) bersama teman-teman Dimas yang mendukung Dimas saat lomba monolog | Foto: Ist

Sementara itu, Wahyu Ardi mengatakan ia selalu senang melihat siswa-siswa yang pernah diajarnya dan setelah lulus masih tetap menggeluti dunia teater.

β€œDimas,  dua atau tiga bulan sebelum lomba sudah sempat bertanya kepada saya, ikut atau tidak ajang ini. Langsung saya jawab gaskan. Senang,” kata Wahyu Ardi ketika ditanya terkait prestasi yang dicapai anak didiknya.

Wahyu mengaku selalu senang ketika mendengar anak-anak muda ingin berkarya. β€œSeminggu sebelum lomba, Dimas baru menghubungi kembali untuk memulai latihan,” kata Wahyu Ardi.

Wahyu melakukan pembinaan dengan sabar. β€œSaya sampaikan, tak selalu kompetisi berkaitan dengan menang kalah. Khususnya teater, yang belakangan jarang ada ruang, maka syukuri saja ajang seperti ini sebagai panggung untuk berekspresi. Tak banyak orang punya kesempatan, sehingga nikmati setiap prosesnya. Selamat. Patut disyukuri lagi, dengan lolosnya ke nasional, artinya dapat lagi ruang untuk berproses,” ujar Wayu Ardi dengan bangga. [T]

Ni Kadek Thaly Titi Kasih, Setelah Piala Citra, Kini Juara Vokal Solo Nasional
Pementasan Teater Monolog Drupadi: Menghadirkan Kisah Klasik Sebagai Tragedi Baru dan Bahas Isu Perempuan yang Relevan
Monolog β€œEmak Gugat”: Sebuah Ekspresi Patologi Sosial
Monolog “Aku, Istri Munir”: Dari Ingatan Keluarga ke Ingatan Kolektif Bangsa
Putu Fajar Arcana dan Dibal Ranuh, Berdua Sutradarai Monolog β€œDrupadi” di Festival Seni Bali Jani 2022
Nanda Ayu Rini dari SMAN 1 Kuta Mainkan Monolog “Inggit” di TonCity Artspace
Teror Cleo pada Acara β€œNonton Monolog” di Canasta
Tags: MonologPeksimida BaliSMAN 1 SukawatiTeaterUndiknas University
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Internews dan Minikino Gelar Kompetisi Film Vertikal untuk Menyuarakan Kekerasan Berbasis Gender

Next Post

Perjalanan Menuju Desa Pai, Thailand: Oasis yang Tenang dan Tersembunyi

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
0
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

Read moreDetails

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

β€œSaya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada AjangΒ  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada AjangΒ  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails
Next Post
Perjalanan Menuju Desa Pai, Thailand: Oasis yang Tenang dan Tersembunyi

Perjalanan Menuju Desa Pai, Thailand: Oasis yang Tenang dan Tersembunyi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir
Buku Tatkala

Panduan Lumut — Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir

Judul: Panduan Lumut -- Untuk Manusia yang Terlalu Banyak Berpikir Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Putri Wijaya ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 16, 2026
Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM
Esai

Mekemit di SPBU: Parodi Kehidupan Orang Bali dalam Antrean BBM

LIMA hari sudah antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) memenuhi SPBU di Pulau Bali. Antrean itu tidak hanya...

by I Wayan Artika
October 16, 2026
Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow
Esai

Ketika BBM Mengusik Kebutuhan Dasar: Membaca Bali dari Kaca Mata Maslow

BAYANGKAN seorang tenaga medis yang baru saja menerima panggilan darurat. Seorang pasien membutuhkan pertolongan segera dan sudah terbaring di meja...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 16, 2026
Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan
Esai

Mengantre Bensin, Merayakan Kekalahan

ADA kejanggalan ketika mendapatkan bensin harus dirayakan sebagai sebuah kemenangan. Warga rela mengantre berjam-jam, menanti hingga dini hari, bahkan mengorbankan...

by Dede Putra Wiguna
October 16, 2026
DariΒ β€œPanic Buying” hinggaΒ β€œMaborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali
Bahasa

DariΒ β€œPanic Buying” hinggaΒ β€œMaborbor”: Cerita Bahasa di Balik Antrean BBM Bali

SECARA pribadi, saya sebisa mungkin menghindari antrean BBM di Bali saat ini. Saya pernah berada di posisi itu dahulu, dan...

by I Made Sudiana
October 16, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Selembar Kain di Antara Aku dan Dunia: Ritual Menutup Gorden Ketika Senja

Ada sebuah tindakan kecil yang hampir selalu kita lakukan tanpa pernah bertanya mengapa. Ketika sore mulai turun, cahaya matahari perlahan...

by Tri Nugroho Adi
October 16, 2026
Hukum Tanah Air Bali
Buku Tatkala

Hukum Tanah Air Bali

Judul: Hukum Tanah Air Bali Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: I Made Pria Dharsana ISBN: Masih dalam proses Tebal:...

by Buku Tatkala
October 15, 2026
Meninggal Seperti Pepes Ikan
Fiksi

Kemping yang Mencekam

LIBUR semester telah tiba. Mahasiswa dan anak sekolah dapat bersantai. Agung Santoso berencana memanfaatkan libur itu bersama keluarga. Ia ingin...

by Chusmeru
October 15, 2026
πŒπ„ππ“π„π‘πˆ 𝐋𝐔𝐀𝐑 ππ„π†π„π‘πˆ πˆππƒπˆπ€ ππ”πŠπ€ ππ€πŒπ„π‘π€π π‹πŽππ“π€π‘ ππ€π‹πˆ
Pameran

πŒπ„ππ“π„π‘πˆ 𝐋𝐔𝐀𝐑 ππ„π†π„π‘πˆ πˆππƒπˆπ€ ππ”πŠπ€ ππ€πŒπ„π‘π€π π‹πŽππ“π€π‘ ππ€π‹πˆ

Menteri Luar Negeri India, 𝐃𝐫. 𝐒. π‰πšπ’π¬π‘πšπ§π€πšπ«, 12 Oktober 2026, membuka pameran π‘π‘–π‘ŸΔπ‘šπ‘Žπ‘¦Δπ‘‘π‘Ž: π»π‘’π‘Žπ‘™π‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘Šπ‘’π‘™π‘™π‘π‘’π‘–π‘›π‘” 𝑖𝑛 π‘†π‘œπ‘’π‘‘β„Ž π΄π‘ π‘–π‘Žπ‘› 𝑇𝑒π‘₯𝑑𝑠...

by tatkala
October 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Perjanjian Kawin Campuran dan Hak Mewaris: Ketika Pisah Harta Berhadapan dengan Hak Pasangan yang Ditinggalkan

PERJANJIAN perkawinan dibuat untuk memberikan kepastian hukum atas harta suami dan istri. Namun, bagaimana jika kesepakatan pisah harta yang semula...

by I Made Pria Dharsana
October 14, 2026
Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari
Ulas Buku

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari

BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...

by Ahmad Hirzan Anwari
October 13, 2026
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Esai

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

by Angga Wijaya
October 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright Β© 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright Β© 2016-2025, tatkala.co