23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ada Ratusan Film Pendek dari Berbagai Negara di Minikino Film Week 2024

Jaswanto by Jaswanto
September 13, 2024
in Khas
Ada Ratusan Film Pendek dari Berbagai Negara di Minikino Film Week 2024

Layar besar di pembukaan Minikino Film Week 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

DI Geo Open Space, Badung, Bali, orang-orang bergerombol dan mengular. Di ujung padang hijau berdiri sebuah pangggung kecil dengan layar besar di belakangnya. Layar tancap itu memang besar—seperti layar-layar di gedung bioskop. Dan di depan layar tersebut, di kursi-kursi yang ditata, orang-orang yang bergerombol dan mengular tadi kini duduk, sambil menikmati tahu krispi yang kopong. Mereka menunggu acara itu dibuka.

Sementara yang lain duduk, di dekat meja registrasi, tepatnya di area photo booth, beberapa gadis sedang asyik berpose. Berbagai mimik dan gerak tubuh mereka peragakan. Kadang manis, tak jarang konyol dan karikatural. Di depan mereka sebuah kamera menyala dan menangkap, mengabadikan, setiap gerak yang mereka peragakan. Foto tersebut bisa langsung dicetak dan dibawa pulang—sebagai kenang-kenangan.

Ada meja panjang yang tak pernah sepi. Di sanalah orang-orang mengambil kudapan, makanan dan minuman. Semuanya, dibagikan cuma-cuma. Tak perlu bayar, hanya butuh sedikit keberanian, jika urat sungkan Anda—untuk tidak mengatakan malu—lebih besar dari rasa lapar dan haus. Memang tak semua, tapi tampaknya kebanyakan demikian.

Dan itulah sedikit gambaran suasana pembukaan Minikino Film Week 10 (MFW10) Bali International Short Film Festival 2024 di Geo Open Space, Badung, Jumat (13/9/2024) sore. Rangkaian acara MFW10 ini akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 20 September 2024 di berbagai lokasi yang tersebar di seluruh Bali.

Suasana pembukaan Minikino Film Week (MFW) Bali International Short Film Festival 2024 | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Sekadar informasi, Minikino Film Week (MFW) Bali International Short Film Festival dimulai pada tahun 2015 sebagai Festival Film Pendek Internasional yang unik di Bali, sebab dapat menjangkau kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Layar diatur untuk memberikan kesempatan kepada orang-orang supaya mengalami kembali menonton film secara kolektif, seperti budaya layar tancap, dulu. Lebih jauh lagi, pula membangun ruang berdiskusi tentang pengalaman, mempromosikan pemikiran kritis tentang apa yang baru saja mereka tonton. Layar yang lebih besar, melihat pemutaran bersama, dapat merangsang dan mendorong kesadaran sosial. Dan melalui Bali International Short Film Festival, MFW berupaya membangun kembali budaya sinema itu di Bali.

MFW melibatkan berbagai tempat Micro Cinema, Community Screening, dan Pop-Up Cinema di sekitar Bali, menawarkan aksesibilitas bagi penduduk lokal, serta menawarkan eksposur yang menarik dan unik, bagi mereka yang ingin mengunjungi dan merasakan Bali lebih dekat.

Di usianya yang ke-10 tahun ini, sebagaimana diungkapkan para direkturnya, MFW berkomitmen untuk memperkuat simpul ekosistem film pendek, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional—dengan menghadirkan karya-karya film kreatif dari berbagai penjuru dunia.

Pada tahun ini, MFW menerima 1.231 film dari platform Filmfreeway dan Short Film Depot. Film-film tersebut kemudian dikurasi dan terpilih 293 film pendek dari 62 negara, termasuk film-film dari Indonesia, yang akan ditayangkan. MFW10 akan menampilkan 64 program pemutaran, 26 kegiatan Short Film Market, dan 7 program edukasi untuk menjangkau publik yang lebih beragam. Dalam 8 hari penyelenggaraan, lebih dari 190 kegiatan akan berlangsung di 16 lokasi berbeda di seluruh Bali.

Dari kiri ke kanan: Ursula Tumiwa, I Made Suarbawa, Edo Wulia, dan Fransiska Prihadi | Foto: tatkala.co/Jaswanto

“Kami berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung dan berkelanjutan bagi seluruh pelaku industri film pendek,” ujar Direktur Festival MFW10, Edo Wulia, sesaat setelah senja terakhir hilang, kembali ke peraduannya.

Sore itu, di panggung kecil di depan layar besar, Edo duduk berdampingan dengan ketiga rekannya. Di samping kirinya, Fransiska Prihadi, Direktur Program MFW, duduk dengan elegan. Sedang di samping kirinya ada I Made Suarbawa, Direktur Traveling Cinema; dan Ursula Tumiwa, Partnership Director. Mereka berempat adalah sosok di balik MFW.

MFW10 digelar di 17 lokasi berbeda yang tersebar di seluruh Bali. Festival Lounge atau tempat titik temu festival berada di MASH Denpasar. Selebihnya, jika Anda di Kota Denpasar, silakan berkunjung ke Alliance Française Bali, Kebun Berdaya Natah Rare, Dharma Negara Alaya, Double Bee, LSPR Bali, Marmarherrz, Pantai Karang Sanur, Puri Ayu Hotel, Tetuek Sangmong, dan The Rooms.

Selain itu, acara juga akan berlangsung di kabupaten lainnya, seperti Kedai Kopi Dekakiang di Buleleng, Kulidan Kitchen & Space di Gianyar, Desa Adat Pagi di Tabanan, Geo Open Space dan Uma Seminyak di Badung. Pemilihan lokasi-lokasi ini adalah komitmen untuk memproduksi ruang sosial yang dihidupkan oleh budaya sinema yang juga mendorong tindakan sosial.

MFW10 menyikapi ruang tidak melulu dalam artian fisik, sebagaimana Fransiska Prihadi menjelaskan, tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial dan budaya. Fransiska mengatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari produksi ruang sosial, di mana ruang dipersepsikan melalui hubungan antara aktivitas sosial, kehidupan pribadi, dan waktu yang melebur dalam budaya sinema.

“Konsep ruang di MFW10 lebih dari sekadar tempat menonton film. Ini adalah upaya kolektif untuk membangun jaringan yang menghubungkan berbagai aktivitas sosial dalam ruang yang dekat dengan keseharian kami,” terang Fransiska.

Salah satu adegan dalam film Sukoun (Amplified) (2023) karya Dina Naser (atas) dan Black Rain in My Eyes (2023) karya Amir Masoud Soheili dan Amir Athar Soheili (bawah) | Foto: tatkala.co/Son

Sedangkan menurut Made Suarbawa, film pendek merupakan medium yang luwes dalam membicarakan berbagai wacana sampai lapisan masyarakat akar rumput, sehingga ia bisa diterima dan menjangkau banyak komunitas. “Dan saya tidak menyangka Minikino Film Week sudah 10 tahun,” sambung lelaki paruh baya yang akrab dipanggil Birus itu.

MFW tahun ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2024. Menurut Ursula Tumiwa, kehadiran pemerintah mendorong lebih jauh visi dan jangkauan kerja Minikino dan memperkuat kolaborasinya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, MFW masih berkomitmen terhadap inklusifitas dengan terus memberi ruang kepada mereka yang memiliki “keistimewaan”—untuk tidak mengatakan kekurangan—dalam program MFW10 Inclusive Cinema. Program ini menampilkan serangkaian film pendek yang disesuaikan untuk semua penonton, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

“Kami menyediakan teks deskripsi audio (AD) untuk disabilitas netra dan SDH untuk Tuli,” jelas Fransiska. “Melalui kolaborasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia, Radio Republik Indonesia, dan Minikino Studio, kami memulai gerakan Film Radio yang memungkinkan komunitas disabilitas untuk terlibat secara aktif dalam ekosistem film pendek di Indonesia,” lanjutnya.

Pada pembukaan Minikino Film Week 10 (MFW10) Bali International Short Film Festival 2024, tepatnya di pengujung acara, penyelenggara memutar lima film yang tergabung dalam Opening Program: Short And Sharp. Kelima film pendek tersebut adalah Somni (2023) karya Sonja Rohleder, Sukoun (Amplified) (2023) karya Dina Naser, Black Rain in My Eyes (2023) karya Amir Masoud Soheili dan Amir Athar Soheili, Shallot Salad (2023) karya BW Purbanegara, dan Suli Storyboard (2023) karya Anggun Priambodo.[T]

Minikino Film Week 10 Tahun 2024, Memberdayakan Komunitas Lokal Melalui Budaya Sinema
Minikino Film Week 2023 dan Hidupnya Ruang Kolaboratif di Singaraja
Warung Azkiya Adalah Bagian “Penting” dari Minikino Film Week Bali International Short Film Festival
Penutupan Minikino Film Week 9 Bali International Short Film Festival: Sebuah Pertunjukan dan Malam Penganugerahan
Tags: film pendekMinikinoMinikino Film Week
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menang atau Kalah, Festival Olahraga Pendidikan 2024 Layak Dirayakan dengan Gembira

Next Post

Rumput Laut Delod Ceking, Nasibmu Kini   

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Rumput Laut Delod Ceking, Nasibmu Kini   

Rumput Laut Delod Ceking, Nasibmu Kini   

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co