2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kalisalak: Desa Wisata dan Desa Adat yang Menyimpan Misteri

Prasetiyo by Prasetiyo
September 5, 2024
in Khas
Kalisalak: Desa Wisata dan Desa Adat yang Menyimpan Misteri

Objek Wisata Curug Song, Desa Kalisalak | Foto: Dok. Tim Blusuker

DESA Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah merupakan Desa Wisata dan Desa Adat  yang menyimpan banyak misteri. Terletak di sebelah Selatan ibukota Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Desa Kalisalak memiliki aksesibilitas jalan yang cukup baik.

Yang menarik dari desa ini adalah sebuah bangunan yang bernama Langgar Jimat, tepatnya berada di wilayah RT 3/RW 6. Pada setiap tanggal 12 bulan Mulud, berdasarkan perhitungan tahun Jawa, Langgar Jimat selalu ramai dipadati ribuan pengunjung, karena ada tradisi Jamasan Jimat atau pencucian jimat Kalisalak, sebuah ritual warisan nenek moyang masyarakat Banyumas dari tahun ke tahun.

“Kami melestarikan tradisi Jamasan Jimat Kalisalak, karena ini warisan nenek moyang kami. Setiap tahun sekali, kami selalu rutin menggelar Jamasan Jimat Kalisalak,” ujar Samilin Agus Setiono (63), juru kunci Langgar Jimat saat menerima Tim Blusuker dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di lokasi Langgar Jimat, Sabtu (31/8/2024).

Pintu gerbang makam Mbah Agung Karangbanar dijaga ratusan monyet | Foto: Dok. Tim Blusuker

Ikut dalam kunjungan itu, pakar pemberdayaan Unsoed Prof. Dr. Adhi Iman Sulaiman, S.IP, M.Si, dosen Fisip Unsoed dan pengamat pariwisata Drs. Chusmeru, M.Si beserta anggota tim. Kehadiran mereka dalam rangka penelitian tentang objek wisata religi di pedesaan.

Potensi Ekonomi

Pemerintah Desa Kalisalak memberi keterangan, saat ini desa ini dikenal sebagai desa wisata dan desa adat. Disebut desa wisata karena di desa yang berjarak kurang lebih 20 kilometer dari Kota Purwokerto ini terdapat sejumlah objek wisata, yakni Curug Song, Bukit Mbulu, Watu Gede, Telaga Anteng, dan belakangan ada adventure dan outbond, serta wisata kuliner.

Sedangkan disebut desa adat karena di desa ini terdapat tradisi atau adat pencucian jimat Kalisalak, yang setiap tahun sekali selalu ramai dihadiri pengunjung, tidak hanya dari Desa Kalisalak dan sekitarnya, juga dari berbagai daerah, seperti Jogja, Solo, dan Semarang.

Desa Kalisalak memiliki potensi ekonomi dari industri kerajinan kecil berupa gula kelapa dan gula aren. Produksi gula ini cukup menjanjikan karena, selain dipasarkan di beberapa kota di Indonesia, juga diekspor ke luar negeri. Tenaga kerja terserap dari masyarakat Desa Kalisalak sendiri.

Objek wisata andalan Desa Kalisalak adalah Curug Song. Pemandangan di lahan Perhutani ini sangat indah. Pengunjung akan ramai di hari Sabtu dan Minggu. Beberapa wahana permainan air tersedia di Curug Song. Lahan parkir yang luas membuat objek wisata ini nyaman untuk dikunjungi.

Potensi ekonomi Curug Song, selain dari retribusi pengunjung, juga diperoleh dari sektor kuliner. Para pedagang kecil berderet di area parkir. Menu makanan dan minuman yang dijual bervariasi, mulai dari soto Banyumas dengan bumbu kacang, Tempe Mendoan, serta air kelapa muda.

Makam Mbah Agung Karangbanar di Desa Kalisalak | Foto: Dok. Tim Blusuker

Menyimpan Misteri

Di Desa ini pula, terdapat makam yang dikeramatkan, yakni Makam Mbah Agung Karangbanar. Berada di atas perbukitan, makam ini terlihat asri karena hawanya yang sejuk. Juga terdapat ratusan monyet ekor panjang yang  hidup di pepohonan yang rimbun di sekitar makam. Pada hari-hari tertentu makam ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari wilayah Banyumas dan kota-kota lain seperti Solo, Yogya, dan Jakarta.

Untuk menuju ke makam itu, meskipun jalanan naik turun bukit, namun sudah diaspal mulus. Sedangkan di area makam, terdapat jalur jalan setapak yang naik melalui anak tangga. Kondisi seperti ini mengingatkan pada lokasi makam raja-raja di Imogiri, Yogyakarta.

Mbah Agung Karangbanar dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai tokoh agama Islam yang disegani pada masanya. Hal itu tampak dari banyaknya peziarah yang melakukan wisata ziarah setiap menjelang hari Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon. Kebanyakan dari peziarah berdoa untuk mendapatkan pertolongan karir, usaha, maupun rezeki.

Sosok Mbah Agung Karangbanar sendiri hingga saat ini masih menyimpan misteri. Sebagian besar masyarakat percaya bahwa beliau terkait dengan Kesultanan Yogya. Namun ada pula yang beranggapan Mbah Agung Karangbanar memiliki garis keturunan dengan keluarga Sunan Kalijaga—seorang ulama Walisongo yang kesohor dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa melalui pendekatan budaya.

Desa Kalisalak juga memiliki sendang atau telaga yang menyimpan misteri. Telaga Anteng di Kalisalak menurut penuturan masyarakat merupakan wudel atau pusarnya Laut Selatan. Anehnya, air Telaga Anteng selalu melimpah di musim kemarau, namun justru akan surut jika musim penghujan tiba.

Tim Peneliti Unsoed di pabrik gula Desa Kalisalak | Foto: Dok. Tim Blusuker

Telaga Anteng kerap menjadi tujuan wisata medis bagi pelancong. Konon, air Telaga Anteng dapat menyembuhkan penyakit gatal-gatal. Meski belum terdapat kajian ilmiahnya, masyarakat dan pelancong mempercayai khasiat air telaga ini.

Melihat potensi yang dilimiliki Desa kalisalak, pakar pemberdayaan masyarakat Prof. Dr. Adhi Iman Sulaiman, S.IP, M.Si memandang  penting dan strategis untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan dengan kolaborasi akademisi, pemerintah daerah, serta pegiat pembangunan untuk mengembangkan potensi Desa Kalisalak sebagai desa wisata budaya, religi, dan alam.

Upaya pengembangan dan pelestarian, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal yang ada, akan menjadikan Desa Kalisalak menjadi eduwisata atau wisata pendidikan yang maju. Prof. Adhi Iman juga mengemukakan perlunya memberikan literasi bagi masyarakat dalam meneruskan nilia-nilai spirit perjuangan melawan penjajahan dan moralitas yang menjungjung tinggi niat baik, ketulusan serta persatuan (solidaritas) sebagai modal sosial dalam pembangunan.

Dampak selanjutnya, dengan memaksimalkan potensi alam yang ada, Desa Kalisalak dapat dikembangkan sebagai ekowisata. Sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi generasi muda, berkembangnya produk khas seperti kuliner, produk gula aren dan gula kelapa yang memiliki kualitas eksport. Dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.[T]

Reporter/Penulis: Prasetiyo
Editor: Jaswanto

Sepenggal Kisah dari Langgar Jimat Pusaka Amangkurat I di Desa Kalisalak
Ziarah ke Makam R.M. Djojo Poernomo, Guru Spiritual Laskar Diponegoro dan Pendiri Parikunan Purwa Ayu Mardi Utomo
Menengok Wisata Religi Islami di Jembrana, Bali
Tags: Desa Kalisalak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sepenggal Kisah dari Langgar Jimat Pusaka Amangkurat I di Desa Kalisalak

Next Post

Vis A Vis Merah dan Putih | Catatan Pilkada Bali

Prasetiyo

Prasetiyo

Penulis dan Jurnalis, yang juga Guru SMPN 3 Purbalingga, Jawa Tengah

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Vis A Vis Merah dan Putih | Catatan Pilkada Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co