14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kalisalak: Desa Wisata dan Desa Adat yang Menyimpan Misteri

Prasetiyo by Prasetiyo
September 5, 2024
in Khas
Kalisalak: Desa Wisata dan Desa Adat yang Menyimpan Misteri

Objek Wisata Curug Song, Desa Kalisalak | Foto: Dok. Tim Blusuker

DESA Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah merupakan Desa Wisata dan Desa Adat  yang menyimpan banyak misteri. Terletak di sebelah Selatan ibukota Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Desa Kalisalak memiliki aksesibilitas jalan yang cukup baik.

Yang menarik dari desa ini adalah sebuah bangunan yang bernama Langgar Jimat, tepatnya berada di wilayah RT 3/RW 6. Pada setiap tanggal 12 bulan Mulud, berdasarkan perhitungan tahun Jawa, Langgar Jimat selalu ramai dipadati ribuan pengunjung, karena ada tradisi Jamasan Jimat atau pencucian jimat Kalisalak, sebuah ritual warisan nenek moyang masyarakat Banyumas dari tahun ke tahun.

“Kami melestarikan tradisi Jamasan Jimat Kalisalak, karena ini warisan nenek moyang kami. Setiap tahun sekali, kami selalu rutin menggelar Jamasan Jimat Kalisalak,” ujar Samilin Agus Setiono (63), juru kunci Langgar Jimat saat menerima Tim Blusuker dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di lokasi Langgar Jimat, Sabtu (31/8/2024).

Pintu gerbang makam Mbah Agung Karangbanar dijaga ratusan monyet | Foto: Dok. Tim Blusuker

Ikut dalam kunjungan itu, pakar pemberdayaan Unsoed Prof. Dr. Adhi Iman Sulaiman, S.IP, M.Si, dosen Fisip Unsoed dan pengamat pariwisata Drs. Chusmeru, M.Si beserta anggota tim. Kehadiran mereka dalam rangka penelitian tentang objek wisata religi di pedesaan.

Potensi Ekonomi

Pemerintah Desa Kalisalak memberi keterangan, saat ini desa ini dikenal sebagai desa wisata dan desa adat. Disebut desa wisata karena di desa yang berjarak kurang lebih 20 kilometer dari Kota Purwokerto ini terdapat sejumlah objek wisata, yakni Curug Song, Bukit Mbulu, Watu Gede, Telaga Anteng, dan belakangan ada adventure dan outbond, serta wisata kuliner.

Sedangkan disebut desa adat karena di desa ini terdapat tradisi atau adat pencucian jimat Kalisalak, yang setiap tahun sekali selalu ramai dihadiri pengunjung, tidak hanya dari Desa Kalisalak dan sekitarnya, juga dari berbagai daerah, seperti Jogja, Solo, dan Semarang.

Desa Kalisalak memiliki potensi ekonomi dari industri kerajinan kecil berupa gula kelapa dan gula aren. Produksi gula ini cukup menjanjikan karena, selain dipasarkan di beberapa kota di Indonesia, juga diekspor ke luar negeri. Tenaga kerja terserap dari masyarakat Desa Kalisalak sendiri.

Objek wisata andalan Desa Kalisalak adalah Curug Song. Pemandangan di lahan Perhutani ini sangat indah. Pengunjung akan ramai di hari Sabtu dan Minggu. Beberapa wahana permainan air tersedia di Curug Song. Lahan parkir yang luas membuat objek wisata ini nyaman untuk dikunjungi.

Potensi ekonomi Curug Song, selain dari retribusi pengunjung, juga diperoleh dari sektor kuliner. Para pedagang kecil berderet di area parkir. Menu makanan dan minuman yang dijual bervariasi, mulai dari soto Banyumas dengan bumbu kacang, Tempe Mendoan, serta air kelapa muda.

Makam Mbah Agung Karangbanar di Desa Kalisalak | Foto: Dok. Tim Blusuker

Menyimpan Misteri

Di Desa ini pula, terdapat makam yang dikeramatkan, yakni Makam Mbah Agung Karangbanar. Berada di atas perbukitan, makam ini terlihat asri karena hawanya yang sejuk. Juga terdapat ratusan monyet ekor panjang yang  hidup di pepohonan yang rimbun di sekitar makam. Pada hari-hari tertentu makam ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dari wilayah Banyumas dan kota-kota lain seperti Solo, Yogya, dan Jakarta.

Untuk menuju ke makam itu, meskipun jalanan naik turun bukit, namun sudah diaspal mulus. Sedangkan di area makam, terdapat jalur jalan setapak yang naik melalui anak tangga. Kondisi seperti ini mengingatkan pada lokasi makam raja-raja di Imogiri, Yogyakarta.

Mbah Agung Karangbanar dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai tokoh agama Islam yang disegani pada masanya. Hal itu tampak dari banyaknya peziarah yang melakukan wisata ziarah setiap menjelang hari Selasa Kliwon atau Jumat Kliwon. Kebanyakan dari peziarah berdoa untuk mendapatkan pertolongan karir, usaha, maupun rezeki.

Sosok Mbah Agung Karangbanar sendiri hingga saat ini masih menyimpan misteri. Sebagian besar masyarakat percaya bahwa beliau terkait dengan Kesultanan Yogya. Namun ada pula yang beranggapan Mbah Agung Karangbanar memiliki garis keturunan dengan keluarga Sunan Kalijaga—seorang ulama Walisongo yang kesohor dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa melalui pendekatan budaya.

Desa Kalisalak juga memiliki sendang atau telaga yang menyimpan misteri. Telaga Anteng di Kalisalak menurut penuturan masyarakat merupakan wudel atau pusarnya Laut Selatan. Anehnya, air Telaga Anteng selalu melimpah di musim kemarau, namun justru akan surut jika musim penghujan tiba.

Tim Peneliti Unsoed di pabrik gula Desa Kalisalak | Foto: Dok. Tim Blusuker

Telaga Anteng kerap menjadi tujuan wisata medis bagi pelancong. Konon, air Telaga Anteng dapat menyembuhkan penyakit gatal-gatal. Meski belum terdapat kajian ilmiahnya, masyarakat dan pelancong mempercayai khasiat air telaga ini.

Melihat potensi yang dilimiliki Desa kalisalak, pakar pemberdayaan masyarakat Prof. Dr. Adhi Iman Sulaiman, S.IP, M.Si memandang  penting dan strategis untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan dengan kolaborasi akademisi, pemerintah daerah, serta pegiat pembangunan untuk mengembangkan potensi Desa Kalisalak sebagai desa wisata budaya, religi, dan alam.

Upaya pengembangan dan pelestarian, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal yang ada, akan menjadikan Desa Kalisalak menjadi eduwisata atau wisata pendidikan yang maju. Prof. Adhi Iman juga mengemukakan perlunya memberikan literasi bagi masyarakat dalam meneruskan nilia-nilai spirit perjuangan melawan penjajahan dan moralitas yang menjungjung tinggi niat baik, ketulusan serta persatuan (solidaritas) sebagai modal sosial dalam pembangunan.

Dampak selanjutnya, dengan memaksimalkan potensi alam yang ada, Desa Kalisalak dapat dikembangkan sebagai ekowisata. Sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi generasi muda, berkembangnya produk khas seperti kuliner, produk gula aren dan gula kelapa yang memiliki kualitas eksport. Dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.[T]

Reporter/Penulis: Prasetiyo
Editor: Jaswanto

Sepenggal Kisah dari Langgar Jimat Pusaka Amangkurat I di Desa Kalisalak
Ziarah ke Makam R.M. Djojo Poernomo, Guru Spiritual Laskar Diponegoro dan Pendiri Parikunan Purwa Ayu Mardi Utomo
Menengok Wisata Religi Islami di Jembrana, Bali
Tags: Desa Kalisalak
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sepenggal Kisah dari Langgar Jimat Pusaka Amangkurat I di Desa Kalisalak

Next Post

Vis A Vis Merah dan Putih | Catatan Pilkada Bali

Prasetiyo

Prasetiyo

Penulis dan Jurnalis, yang juga Guru SMPN 3 Purbalingga, Jawa Tengah

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Vis A Vis Merah dan Putih | Catatan Pilkada Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co