3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Patung Buddha Tidur, Pesona Vihara Dharma Giri di Pupuan-Tabanan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
August 20, 2024
in Khas
Patung Buddha Tidur, Pesona Vihara Dharma Giri di Pupuan-Tabanan

Patung Buddha Tidur, Foto: Dede

BALI memang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Pura, tetapi bangunan suci yang ada di Bali tidaklah hanya Pura. Salah satu bangunan suci selain Pura adalah Vihara megah yang terletak di Pupuan, Tabanan. Yaitu Vihara Dharma Giri, yang terletak di Jalan Raya Pupuan-Seririt.

Dari Denpasar, perjalanan menuju Vihara Dharma Giri membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Sebelum sampai di lokasi, mata akan dimanjakan dengan pemandangan persawahan terasering yang lazim ditemukan di daerah pegunungan.

Suasana di Vihara Dharma Giri sangat tenang dan nyaman, sangat sesuai kalau dijadikan tempat untuk meditasi atau menjernihkan pikiran. Oleh karena itu, para pengunjung yang datang tidak diperkenankan membuat keributan agar tidak mengganggu umat Buddha yang beribadah.

Daya tarik dari Vihara Dharma Giri adalah keberadaan Sleeping Buddha atau Patung Buddha Tidur yang mempesona. Patung di Vihara Dharma Giri ini menjadi patung Buddha Tidur terbesar di Bali. Selain itu, kemegahan Patung Sang Buddha juga dilengkapi dengan latar belakang pemandangan gunung Batukaru dan hamparan hutan yang masih alami.

Setelah melewati anak-anak tangga di kanan dan kiri Pilar Asoka, Patung Buddha Tidur terletak di sebelah kiri. Di depan patung terdapat area luas yang biasanya digunakan untuk tempat bermeditasi bagi umat Buddha. Patung Buddha Tidur memiliki panjang sekitar 10 meter dan tingginya mencapai 3 meter. Patung tersebut dibangun sekira tahun 2010.

Tampak Patung Buddha Tidur saat difoto dari sudut kiri | Foto: Dede

Tampak Patung Buddha Tidur saat difoto dari sudut kanan | Foto: Dede

Selain pesona Patung Budda Tidur, penataan Vihara Dharma Giri juga rapi dan asri, sehingga menimbulkan kesan nyaman saat berada di vihara ini.

Romo Liemanuel Kartika yang juga merupakan pengelola Vihara Dharma Giri menyebutkan, pada awalnya tidak ada niat atau konsep untuk menjadikan vihara sebagai objek wisata religi. Sarana dan prasarana tersebut dibangun untuk peribahadan, kegiatan puja, dan meditasi bagi mereka yang ingin mencari ketenangan.

Tetapi karena keindahannya banyak dilirik oleh orang-orang, akhirnya lama-kelamaan Vihara Dharma Giri disebut sebagai objek wisata religi oleh banyak orang.

“Sampai sekarang pun kami menolak jika disebut sebagai objek wisata, semua yang kami bangun untuk bisa praktik dharma melalui meditasi dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk mereka yang ingin berlatih meditasi,” kata Romo Liemanuel.

Kemudian, Romo Liemanuel juga menambahkan, “Sesungguhnya tidak ada istilah Buddha Tidur, yang ada Reclining Buddha, yaitu posisi meditasi dari 4 cara praktik meditasi.”

Saat memasuki kawasan vihara, pengunjung akan disapa oleh petugas dan akan diarahkan terlebih dahulu sebelum berkeliling. Pengunjung hanya cukup mengisi buku tamu dan membayar tiket masuk sejumlah 10 ribu rupiah.

Bu Kadek, salah satu petugas saat memberi makan burung dara | Foto: Dede

Pengunjung yang datang wajib menggunakan celana panjang atau pakaian yang sopan. Tetapi tidak perlu khawatir, jika terlanjur menggunakan celana pendek, di sini juga disediakan sarung/kamen yang bisa digunakan pengunjung. Aturan lainnya, pengunjung harus melepas alas kaki di beberapa tempat. Termasuk areal Patung Buddha Tidur.

Karena memang dibangun sebagai tempat peribadahan bagi umat Buddha, maka vihara ini memiliki ciri khas bangunan tersendiri. Terdapat bangunan berbentuk stupa, pagoda, balai genta, dan tentunya patung Sang Buddha.

Sebelum naik menuju Patung Buddha Tidur dan Dhammasala, pengunjung akan melihat Pilar Asoka yang megah dan menjulang tinggi. Pada dinding pilar terdapat Prasasti Dekrit Asoka, yang berisi pesan tentang keberagaman, perdamaian, dan sikap toleransi antar umat.

Tampak depan Pilar Asoka | Foto: Dede

Di kawasan Vihara Dharma Giri Pupuan juga terdapat patung Sang Buddha duduk di atas lingkaran badan ular dan bunga teratai, berpayung kobra berkepala tujuh.

Patung Sang Buddha Duduk di atas bunga Teratai | Foto: Dede

Ketika ada upacara keagamaan atau kegiatan tertentu, biasanya Vihara Dharma Giri akan ditutup untuk wisatawan. Upacara yang biasa dilaksakan mulai dari Puja Bhakti, Waisak, dan berbagai hari raya suci umat Buddha lainnya.

Dhammasala (bangunan utama, tempat melakukan puja) Vihara Dharma Giri | Foto: Dede

Wisatawan asing bersama tour guide di dalam Dhammasala | Foto: Dede

Vihara Dharma Giri kini menjadi salah satu destinasi wisata di Pupuan. Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga kerap mengunjungi tempat peribahadan umat Buddha tersebut.

Keberadaan Vihara Dharma Giri menjadi salah satu pertanda kuatnya toleransi keberagaman di Indonesia, terutama di Bali. Kita hidup di negeri yang keberagamannya begitu kompleks atau sering disebut sebagai negeri multikultural.

Keunikan inilah yang sebetulnya menjadi daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisatawan mancanegara. Mereka datang ingin menyaksikan keberagaman, kebudayaan, kealamian alam, dan ketenangan yang tidak mudah ditemukan di tempat-tempat lain. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain tentang PARIWISATA atau artikel lain dari penulis DEDE PUTRA WIGUNA

Majukan Wisata lewat Keterampilan Fotografi Generasi Muda
Sebuah Pelajaran dari Ekowisata di Delta Sungai Mekong, Vietnam
Air Terjun Yeh Mempeh, Air Terbang di Desa Les
Tags: BuddhaBuddhismeBudhaKecamatan Pupuanobyek wisataPariwisatapariwisata balipariwisata religiPupuantabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Karya-karya Sastrawan Nyoman Tusthi Eddy Layak Diajarkan di Sekolah | Dari Acara Tribute to Maestro Nyoman Tusthi Eddy

Next Post

Merayakan Khazanah Rempah dalam Lontar Bali, Sesi Khusus Singaraja Literary Festival 2024

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Merayakan Khazanah Rempah dalam Lontar Bali, Sesi Khusus Singaraja Literary Festival 2024

Merayakan Khazanah Rempah dalam Lontar Bali, Sesi Khusus Singaraja Literary Festival 2024

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co