13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kartunis I Wayan Tama dan Profesinya yang Jarang Dapat Perhatian

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 15, 2024
in Persona
Kartunis I Wayan Tama dan Profesinya yang Jarang Dapat Perhatian

Kartunis Wayan Tama

DI antara banyaknya kartunis Bali, I Wayan Tama adalah salah satu yang konsisten dengan aktivitas satu ini. Ia begitu piawai menggoreskan lukisan kartun yang lucu, menggelitik, bahkan acap kali mengkritik. Baginya, seni dalam melukis kartun adalah hal yang menyenangkan dan tidak akan pernah bosan dilakoni olehnya.

Jika Anda sempat datang ke Pesta Kesenian Bali (PKB) ia mudah ditemui di Stand Pameran Karikatur Bali. Ia pun siap menggambar wajah Anda menjadi sosok karikatur yang lucu. Mengapa kartunis asal Karangasem ini mengatakan kartunis adalah profesi yang kurang diperhatikan? Berikut petikan perbincangan antara I Wayan Tama dengan penulis.

Sejak kapan Anda menekuni seni melukis, terutama sebagai kartunis?

Kalau saya dari tahun 2004, tetapi tahun 2008 baru jadi pekerjaan tetap.

Apakah dulu Anda bersekolah seni lukis atau seni rupa?

Kalau saya lulusan SMA. Awalnya saya bekerja di pembuatan film kartun, dari sana saya mulai belajar. Nama perusahaannya Marsa Jaya. Jadi keterampilan yang saya miliki ini bisa saya sebut otodidak.

Apa kesibukan Anda sehari-hari?

Ya tetap melukis. Ini sudah menjadi kerjaan saya. Udah benar-benar kerja dari karikatur. Ya sehari-hari gak ada kerjaan yang lain.

Dalam banyak kesempatan seperti di ajang PKB, Anda menggambar objek secara langsung atau on the spot. Apa daya tarik dari melukis on the spot?

Kalau on the spot itu kan ada chemistry-nya ya. Orang yang digambar langsung itu ada kesannya tersendiri. Beda pokoknya. Yang digambar juga merasakan kesenangan yang berbeda ketika melihat hasilnya.

Foto: I Wayan Tama melukis karikatur di Pameran Karikatur Bali (PKB) | Foto: Dede

Selain melukis on the spot di pameran, apakah Anda juga ikut kegiatan lain, misalnya juga melukis wedding?

Iya melukis Wedding (Bali Wedding Carricatures). Kalau itu sistemnya bookingan. Biasanya bule-bule yang nikah itu kan punya tamu, ya tamu-tamu itu yang saya Lukis, jadi souvenir lah istilahnya. Lukisannya on the spot juga. Sistemnya beda, kalau wedding itu per-jam. Dibayarnya sama pengantin. Jumlah tamu tidak mempengaruhi. Termasuk dinner juga, sistemnya sama.

Selain kartun wajah, Anda sering melukis apa lagi?

Dulu pernah melukis realis, foto, batik juga pernah (desain batik tulis).

Apakah kemampuan melukis juga Anda bagikan kepada yang lain, mungkin pernah mengajar melukis?

Kalau batik saya sempat ngajar di Batik Popiler. Itu art shop tapi ada tempat untuk ngajar. Tapi menurut saya kurang sreg, lebih menarik di karikatur ini, passion-nya lebih di sini, bisa ketemu orang-orang baru dan tidak monoton. Kalau mengajar melukis yang lain saya tidak pernah, saya tidak berani karena hanya belajar otodidak. Lebih baik kerja sendiri.

Di keluarga apakah ada yang mengikuti jejak Anda sebagai pelukis?

Anak saya ada, tapi tidak pelukis seperti saya, dia lebih ke teknologi. Masih kecil sih, masih SMA, tapi ngambil jurusan DKV. Gambar juga, cuma beda aliran lah. Dia lebih ke anime dan ilustrasi.

Karya I Wayan Tama dalam Pameran Karikatur Bali 2024 | Foto: Dede

Apa kesan Anda mengenai minat anak muda untuk menjadi kartunis?

Nah, kalau menurut saya belum sih ya, belum ada. Karena anak muda lebih ke teknologi, desain-desain. Kalaupun ada, tidak terlalu mendalami. Jurusannya juga tidak ada. Kalau ada kemungkinan besar bakal ada. Biasanya hanya jurusan umum. Ini karena jurusannya tidak ada, otomatis juga jarang ada yang berminat. Saya juga awalnya tidak berniat ke sini, tapi karena mendapat tawaran kerja di film kartun tadi, jadinya belajar dan bisa. Saya banyak belajar dasar-dasarnya di sana. Lama-kelamaan jadi pekerjaan tetap sampai sekarang.

Apa harapan Anda untuk seniman kartun Bali?

Harapan saya agar ke depannya kartunis mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Karena karikatur atau kartun ini kan berbeda dengan seni lukis lain yang lebih diperhatikan. Kalau kartun seperti karikatur itukan model humor, kritikan. Rata rata yang diangkat humor. Sketsa pun dibuat agar orang yang melihat tertawa. Komunitas kami sendiri memang belum penuh mendapatkan perhatian. Baru ini saja, agak bersyukur sih era kemarin kami dikasi tempat di sini untuk tetap menunjukkan eksistensi.

Di luar PKB, sama sekali belum ada wadah yang disediakan untuk kami. Kami sudah sering menghubungi pihak terkait, tapi tak ada respon, buntu. Mungkin karena kita dianggap sebagai kritikus. Berbeda dengan seni lukis yang lain.

***

Pesta Kesenian Bali Jadi Ladang Rejeki

Setiap setahun sekali, perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB) menjadi momentum yang ditunggu-tunggu banyak orang, tak terkecuali oleh I Wayan Tama. Ia bisa melukis banyak sketsa dalam sebulan penuh di PKB, di Pameran Karikatur Bali.

Karya I Wayan Tama dalam Pameran Karikatur Bali 2024 | Foto: Dede

I Wayan Tama mengungkapkan bahwa pameran karikatur ini sudah ada sejak tahun 2000-an. Namun, dirinya mulai bergabung pada tahun 2015.

Pada awalnya pameran ini bertempat di areal pameran Ksirarnawa. Kemudian sejak tahun 2020 pindah ke ruang pameran, dekat Gedung Wantilan.

“Setelah pindah ke sini, ternyata animo masyarakat masih sama, bahkan makin ramai,” ungkapnya.

Dalam sehari ia bisa membuat 10-15 sketsa, satu sketsa dibanderol dengan harga 50 ribu rupiah. Selain sketsa wajah, pameran karikatur ini juga menampilkan karya-karya dari komunitas BALICA (Bali Cartoons Association). Semuanya adalah kartunis yang menuangkan ide-ide kekinian, terutama isu-isu yang sedang viral.

“Kami ini dari komunitas BALICA, nah dari kami ada sepuluh orang seniman, satu orang minimal buat tiga karya untuk dipamerkan di pameran karikatur ini. Tidak ada seleksi juga, karena waktunya juga mepet,” tandasnya.

Penulis bersama I Wayan Tama | Foto: Dok. Dede

Pesta Kesenian Bali ke-46 secara resmi telah ditutup pada 13 Juli 2024. Jika anda tertarik untuk membuat sketsa wajah, namun belum sempat berkunjung ke Pameran Karikatur Bali. Anda dapat menghubungi I Wayan Tama melalui akun Instagram-nya @bali_karikatur. [T]

BIODATA
Nama Lengkap : I Wayan Tama
Asal : Karangasem, Menetap di Denpasar
Tempat/Tgl Lahir : Karangasem, 24 Agustus 1968
Profesi : Kartunis, Pelukis Karikatur
Usaha : Bali Karikatur
Komunitas : Bali Cartoons Association

Reporter: Dede Putra Wiguna
Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Repertoar “Ng”, Pranamya Swari, dan Proses Kreatifnya
Putu Shinta Aiswarya, Pecinta Kucing, Calon Pendidik, Lulus Cumlaude
Kadek Angga Wahyu Pradana, Pemuda Pelopor Bali dan Revitalisasi Tabuh Lelonggoran Buleleng
Tags: Karikaturkartunkartunis baliPesta Kesenian BaliSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dalang Bali: Manipulator dengan Keahlian dan Misteri “Makebang-kebang”

Next Post

Mencari Pasangan Untuk De Gadjah

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails
Next Post
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Mencari Pasangan Untuk De Gadjah

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co