23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Mencari Pasangan Untuk De Gadjah

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
July 15, 2024
in Esai
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Teddy C Putra

TERPILIHNYA Prabowo Subianto menjadi Presiden RI 2024 – 2029 menjadi modal besar bagi Gerindra dalam menghadapi Pilkada Serentak pada 27 November 2024 mendatang. Hasil baik pada Pilpres sebelumnya memberi kepercayaan diri bagi Gerindra. Memenangkan Pilkada adalah salah satu langkah penting bagi Gerindra untuk menyukseskan pelbagai program yang dijanjikan oleh Prabowo – Gibran. Salah satu daerah yang menjadi target bagi Gerindra adalah Bali.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Habiburokhman selaku Wakil Ketua Umum DPP Gerindra. Dirinya menyebutkan bahwa Gerindra mengincar kursi wakil gubernur dan sudah menyiapkan Made Mulyawan Arya (De Gadjah) dalam Pilgub Bali. Target tersebut makin realistis karena Gerindra menorehkan hasil positif di Bali. Bertambahnya 4 kursi di DPRD Bali tentu menjadi nilai tambah bagi Gerindra. Apalagi sang Ketua DPD Gerindra Bali, De Gadjah berhasil menjadi peraih suara terbanyak di Kota Denpasar dengan perolehan 49.091 suara.

Paket Mantra – Mulya

Jelang Pilkada, nama-nama potensial pun bermunculan di ruang-ruang publik. Figur Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra) mulai dipasangkan dengan De Gadjah untuk melaju ke Pilgub Bali. Pasangan ini mendapat dukungan oleh partai-partai politik di Bali yang tergabung dalam KIM Plus, yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, PSI, Nasdem, PKB, Gelora, Garuda, PKB, PAN, dan Prima.

Rai Mantra merupakan Wali Kota Denpasar 2016 – 2021 yang sebelumnya pernah berkontestasi di Pilgub Bali 2018 berpasangan dengan I Ketut Sudikerta. Meski pada saat itu pasangan Mantra – Kerta kalah dari pasangan Koster – Ace, karir politik Rai Mantra belum sepenuhnya redup. Terbukti pada Pemilu 2024, Rai Mantra berhasil meraih satu kursi DPD RI perwakilan Bali dengan perolehan 494.698 suara.

Kuatnya figur Rai Mantra dan De Gadjah, apalagi mereka cukup populer di sosial media, digadang-gadang akan menjadi penantang tangguh bagi pasangan yang diusung oleh PDIP, selaku partai dominan di Bali. Namun alih-alih semakin kuat dan serius, wacana pasangan Mantra – Mulya justru semakin melempem dan hilang tertiup angin. Tidak adanya sambutan hangat dari Rai Mantra menjadi salah satu faktornya.

Berbeda dengan De Gadjah yang merupakan seorang anggota partai, Rai Mantra adalah figur individu merdeka. Rai Mantra tentu harus mempertimbangkan banyak hal sebelum menerima pinangan KIM Plus sebagai bakal calon gubernur Bali. Taruhannya begitu besar apabila Rai Mantra menerima pinangan ini, apalagi dirinya baru saja terpilih sebagai Senator perwakilan Bali untuk lima tahun ke depan.

Jika pasangan Mantra – Mulya tetap maju dalam kontestasi Pilgub Bali 2024, maka baik Rai Mantra dan De Gadjah harus membuat surat pernyataan bersedia mengundurkan diri jika telah dilantik secara resmi menjadi anggota DPD RI dan anggota DPRD provinsi sesuai amanat Putusan MK Nomor 12/PUU-XXII/2024. Artinya akan ada satu kursi DPD RI perwakilan Bali yang kosong karena ditinggalkan Rai Mantra dan satu kursi DPRD Provinsi Bali dapil Denpasar yang ditinggalkan De Gadjah.

Semua skenario harus disiapkan dalam politik, termasuk skenario terburuk. Apa yang akan terjadi apabila pasangan Mantra – Mulya gagal menjadi pemenang di Pilgub Bali? De Gadjah mungkin saja akan kembali melakukan aktivitas politiknya sebagai Ketua DPD Gerindra Bali, tetapi bagaimana dengan Rai Mantra? Poin inilah yang harus disiapkan oleh KIM Plus apabila serius ingin Rai Mantra kembali berkontestasi di Pilgub Bali.

Belum adanya “garansi” terhadap Rai Mantra dapat menjadi salah satu faktor mandegnya wacana pasangan ini, meski sudah dideklarasikan oleh 11 partai politik. KIM Plus harus menyiapkan tempat berlabuh bagi Rai Mantra apabila pasangan Mantra – Mulya gagal dalam Pilgub Bali. Hal ini tentu realistis, mengingat untuk bersedia maju menjadi calon gubernur, Rai Mantra harus meninggalkan kursi DPD RI yang sudah diraihnya dengan cost politics yang tentu saja tidak sedikit jumlahnya.

Menipisnya potensi terwujudnya pasangan Mantra – Mulya, memunculkan paket pasangan baru, yakni Cantiasa – Mulya. Mantan Danjen Kopassus yang kini duduk di kursi Wakil Kepala Badan Intelejen Nasional (Waka BIN) tersebut belakangan santer dipasangkan dengan De Gadjah. Figur Cantiasa yang berangkat dari kalangan militer dinilai memahami teritorial dan dapat membaca potensi-potensi yang harus digali oleh Bali.

Tidak seperti pasangan Mantra – Mulya yang terlihat digarap secara serius oleh KIM Plus Bali, pasangan Cantiasa – Mulya terkesan hanya sekadar “tes ombak” alias hanya ingin mencari tahu respon publik terhadap pasangan ini. Bahkan kedua belah pihak, baik Cantiasa dan De Gadjah tidak berkomentar banyak dan mengembalikan hal tersebut kepada rakyat dan utamanya pimpinan partai politik yang memiliki kewenangan mengeluarkan surat rekomendasi.

Apapun Dinamika Politik Daerah, Penentunya Tetap Jakarta

Baru-baru ini terjadi peristiwa politik yang patut diperhatikan, yakni pertemuan antara I Wayan Koster dan De Gadjah. Pertemuan dua poros kekuatan politik Bali tersebut setidaknya berhasil memberi warna baru bagi dinamika politik Bali. Komunikasi politik dua kubu ini mengindikasikan satu hal menarik, yakni mulai tidak percaya dirinya PDIP di kandang sendiri. Kekhawatiran ini menjadi masuk akal tatkala mengingat pasangan Ganjar – Mahfud babak belur di Bali yang notabene adalah “kandang banteng”.

Terlalu dini jika menyimpulkan pertemuan dua tokoh politik tersebut adalah tanda akan terbangunnya koalisi “merah putih” seperti yang ramai diperbincangkan publik. Faktor yang menghambat terwujudnya koalisi antara PDIP dan Gerindra adalah soal calon yang diusung. Berbeda dengan Gerindra yang sudah bulan mengusung De Gadjah. Situasi internal PDIP justru menunjukkan hal berbeda. Masih panasnya persaingan antara Koster dan Giri dalam merebut rekomendasi calon gubernur dari DPP PDIP menunjukkan bahwa persoalan di internal PDIP Bali belumlah usai.

Pada akhirnya rakyat Bali harus menunggu keputusan dari para Ketua Umum partai politik di Jakarta. Surat rekomedasi yang dibubuhi tanda tangan ketua umum dan sekretaris jenderal menjadi modal utama untuk melenggang ke dalam perebutan kursi Bali 1 dan 2. Selain itu, seperti kata Gde Sumarjaya Linggih alias Demer, penting untuk mengetahui siapa yang sekiranya siap membiayai pasangan cagub dan cawagub yang akan bertanding nanti? [T]


Baca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI

Pancasila Menghendaki Hadirnya Oposisi
Berebut Rekomendasi Menuju Pilgub Bali: Bagaimana Peluang Koster-Giri?
Wayan Koster, Giri Prasta, dan Tebar Pesona Elit PDIP Bali Demi Rebut Rekomendasi
Membaca Masa Depan Koster
Percakapan di Ruang Tengah : Tentang Pendidikan Hindu di Bali
Tags: PilkadaPilkada BaliPolitik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kartunis I Wayan Tama dan Profesinya yang Jarang Dapat Perhatian

Next Post

Beberapa Menit Bersama Ketut Ariyani: Membicarakan Hak Pemilih Disabilitas di Bali

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Beberapa Menit Bersama Ketut Ariyani: Membicarakan Hak Pemilih Disabilitas di Bali

Beberapa Menit Bersama Ketut Ariyani: Membicarakan Hak Pemilih Disabilitas di Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co