23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berebut Rekomendasi Menuju Pilgub Bali: Bagaimana Peluang Koster-Giri?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 16, 2024
in Esai
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Teddy C Putra

PASANGAN I Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta (Koster – Giri) menjadi paket paling potensial yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Bali mendatang. Setidaknya ada tiga faktor yang dapat menguatkan pandangan tersebut. Pertama, hasil pemilu 2024 khususnya di Bali. Kedua, hasil pilgub edisi sebelumnya. Dan, ketiga adalah perkembangan kultur politik di Bali.

Sebelumnya, seluruh DPC PDIP se-Bali telah mengirimkan rekomendasi nama-nama yang akan diusung dalam pilgub Bali. Pertama, pasangan incumbent I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster – Ace). Dan kedua, pasangan Koster – Giri. Secara akumulasi, terdapat 8 (delapan) DPC yang mengusung kembali Koster – Ace, sedangkan 6 (enam) DPC mengusung Koster – Giri. Lantas seberapa besar peluang Giri Prasta merebut kursi calon wakil gubernur dari Cok Ace sang incumbent?

Faktor Figur Jadi Penentu

Selepas mengakhiri jabatan sebagai wakil gubernur, sorotan terhadap Cok Ace secara drastis berkurang. Meski aktif sebagai Ketua PHRI Bali, tokoh Puri Agung Ubud ini jarang terlihat geliatnya di media. Berbanding terbalik dengan kompetitornya, Giri Prasta. Figur yang masih aktif sebagai Bupati Badung ini justru ramai diperbincangkan di media. Popularitasnya di media semakin diperkuat dengan program angelus buana yang populis di tengah masyarakat.

Program angelus buana yang berasal dari dana APBD Badung tersebut, memungkinkan Giri Prasta mengguyur seluruh kabupaten/kota di Bali dengan bantuan dana hibah yang tidak kecil nilainya. Upaya tersebut memberi dampak positif terhadap citra Giri Prasta di mata masyarakat. Citra Giri Prasta sebagai bupati bares-pun semakin kuat. Alhasil, Giri Prasta diunggulkan dalam kontestasi pilgub Bali mendatang.

Berkaca pada hasil pemilu 2024 lalu, partai politik tidak lagi menjadi faktor penentu dalam meraih kemenangan. Kemenangan mutlak pasangan Prabowo – Gibran di Bali adalah bukti bahwa rakyat Bali kini lebih melihat figur tinimbang partai pengusung. Fenomena tersebut setidaknya dapat menjadi pertimbangan bagi PDIP dalam menentukan pasangan yang akan diusung dalam pilgub mendatang.

Memiliki popularitas tinggi dan diperkuat dengan dukungan akar rumput yang kuat adalah modal besar bagi Giri Prasta untuk mendampingi Kosrer dalam pilgub Bali. Dalam konteks ini, jelas Giri Prasta lebih unggul dibanding Cok Ace.

Melihat Pilgub Edisi Sebelumnya

Tren gubernur terpilih berasal dari Buleleng telah ditunjukkan sejak pilgub Bali 2008. Pada pilgub 2008 dan 2013, Made Mangku Pastika yang berasal dari Desa Patemon, Kabupaten Buleleng berhasil terpilih sebagai Gubernur Bali. Tren tersebut dilanjutkan pada pilgub 2018 dengan terpilihnya I Wayan Koster yang berasal dari Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng.

Tren yang dapat menjadi perhatian selanjutnya adalah representasi wakil gubernur. Pada pilgub 2008, Made Mangku Pastika menggandeng Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang berasal dari Puri Ksatria, Kota Denpasar. Kemudian di periode kedua, Made Mangku Pastika menggandeng I Ketut Sudikerta yang berasal dari Desa Pecatu, Kabupaten Badung. Terakhir, di pilgub 2018, I Wayan Koster menggandeng Cok Ace yang berasal dari Desa Ubud, Kabupaten Gianyar.

Berdasarkan uraian tersebut, keseimbangan antara representasi Bali bagian utara dan selatan menjadi faktor yang krusial dalam setiap kontestasi pilgub Bali. Giri Prasta yang berasal dari Desa Plaga, Kabupaten Badung tentu menjadi figur kuat yang dapat menjadi representasi Bali bagian selatan. Apalagi, jika melihat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Badung pada pemilu 2024 lalu, Kabupaten Badung adalah pemilik jumlah pemilih terbanyak ketiga setelah Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar dengan jumlah sebanyak 403.326 pemilih.

Kultur Politik Bali Terkini

Masyarakat Bali kini telah terbiasa menerima guyuran bantuan dari pemerintah. Bantuan berupa hibah, dana kreativitas, hingga pembangunan infrastruktur terus digelontorkan di setiap kesempatan. Realitas politik Bali hari ini, pemimpin yang mampu meringankan beban masyarakat dalam menjalankan adat, tradisi, dan budaya dianggap sebagai pemimpin yang serius dalam mengimplementasikan konsep Ajeg Bali. Tidak heran kini para pemimpin di Bali berlomba-lomba memanfaatkan anggaran daerah untuk “memelihara” konstituennya.

I Wayan Koster menjadi salah satu pemimpin di Bali yang memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur. Beberapa proyek mercusuarnya pun dikemas dengan narasi penguatan adat, tradisi, dan budaya Bali. Sebut saja penataan kawasan suci Pura Besakih di Karangasem dan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Proyek mercusuar lainnya tidak kalah populer, seperti penataan Pelabuhan Sanur, pembangunan Tower Turyupada, hingga pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Jembrana dengan Badung.

Kebijakan-kebijakan serupa juga dilakukan oleh Giri Prasta selama menjabat sebagai Bupati Badung. Bantuan kepada masyarakat untuk melaksanakan upacara agama, perbaikan balai banjar, hingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara konsisten. Tidak heran Giri Prasta dijuluki sebagai “Bupati Bares”.

Melihat realitas tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa figur Giri Prasta sangat potensial ditunjuk oleh DPP PDIP untuk mendampingi Koster dalam kontestasi pilgub Bali 2024 mendatang. Berkaca pada kekalahan di pilpres sebelumnya, PDIP harus benar-benar memikirkan figur yang tepat untuk mendampingi Koster dalam pilgub mendatang. Dan mengusung pasangan Koster–Giri adalah pilihan yang realistis apabila PDIP benar-benar ingin mengamankan kursi eksekutif di Pulau Dewata. [T]

aca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI

Wayan Koster, Giri Prasta, dan Tebar Pesona Elit PDIP Bali Demi Rebut Rekomendasi
Membaca Masa Depan Koster
Percakapan di Ruang Tengah : Tentang Pendidikan Hindu di Bali
Tags: Nyoman Giri PrastaPilkada BaliWayan Koster
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Warung Suparmiasih, Menikmati Kopi Sambil Menyaksikan Sunset di Laut Utara Bali

Next Post

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Wajah Indonesia Bopeng

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

Read moreDetails

Renungan Meja Makan

by Angga Wijaya
August 22, 2026
0
Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

Read moreDetails

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
0
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

Read moreDetails

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
0
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

Read moreDetails

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
0
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

Read moreDetails

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

Read moreDetails

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
0
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

Read moreDetails

Lampu Merah dan Mental Menerabas

by Angga Wijaya
August 20, 2026
0
Lampu Merah dan Mental Menerabas

SETIAP hari, ketika berada di jalan raya, saya seperti menyaksikan sebuah pertunjukan kecil tentang manusia Indonesia. Pertunjukan itu tidak berlangsung...

Read moreDetails

Mata Air yang Kehilangan Sungai: Kemakmuran yang Tersesat

by Ahmad Sihabudin
August 19, 2026
0
’Pers Hijau’ dan Tanggung Jawab Ekologis Publik

"Di desa di kota tumbuh dan gelisah, seperti kembang dalam belukar, seperti mata air kehilangan sungai."— Franky Sahilatua Ada negeri...

Read moreDetails

Merawat Warisan Budaya Kolonial…

by Pande Susan
August 19, 2026
0
Merawat Warisan Budaya Kolonial…

“Berapa lama Belanda menjajah Indonesia?” Adalah sebuah pertanyaan wajib ketika mulai belajar tentang sejarah Indonesia setelah bab Kerajaan-Kerajaan Hindu-Budha dan...

Read moreDetails
Next Post
Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co