3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Berebut Rekomendasi Menuju Pilgub Bali: Bagaimana Peluang Koster-Giri?

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
May 16, 2024
in Esai
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Teddy C Putra

PASANGAN I Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta (Koster – Giri) menjadi paket paling potensial yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Bali mendatang. Setidaknya ada tiga faktor yang dapat menguatkan pandangan tersebut. Pertama, hasil pemilu 2024 khususnya di Bali. Kedua, hasil pilgub edisi sebelumnya. Dan, ketiga adalah perkembangan kultur politik di Bali.

Sebelumnya, seluruh DPC PDIP se-Bali telah mengirimkan rekomendasi nama-nama yang akan diusung dalam pilgub Bali. Pertama, pasangan incumbent I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster – Ace). Dan kedua, pasangan Koster – Giri. Secara akumulasi, terdapat 8 (delapan) DPC yang mengusung kembali Koster – Ace, sedangkan 6 (enam) DPC mengusung Koster – Giri. Lantas seberapa besar peluang Giri Prasta merebut kursi calon wakil gubernur dari Cok Ace sang incumbent?

Faktor Figur Jadi Penentu

Selepas mengakhiri jabatan sebagai wakil gubernur, sorotan terhadap Cok Ace secara drastis berkurang. Meski aktif sebagai Ketua PHRI Bali, tokoh Puri Agung Ubud ini jarang terlihat geliatnya di media. Berbanding terbalik dengan kompetitornya, Giri Prasta. Figur yang masih aktif sebagai Bupati Badung ini justru ramai diperbincangkan di media. Popularitasnya di media semakin diperkuat dengan program angelus buana yang populis di tengah masyarakat.

Program angelus buana yang berasal dari dana APBD Badung tersebut, memungkinkan Giri Prasta mengguyur seluruh kabupaten/kota di Bali dengan bantuan dana hibah yang tidak kecil nilainya. Upaya tersebut memberi dampak positif terhadap citra Giri Prasta di mata masyarakat. Citra Giri Prasta sebagai bupati bares-pun semakin kuat. Alhasil, Giri Prasta diunggulkan dalam kontestasi pilgub Bali mendatang.

Berkaca pada hasil pemilu 2024 lalu, partai politik tidak lagi menjadi faktor penentu dalam meraih kemenangan. Kemenangan mutlak pasangan Prabowo – Gibran di Bali adalah bukti bahwa rakyat Bali kini lebih melihat figur tinimbang partai pengusung. Fenomena tersebut setidaknya dapat menjadi pertimbangan bagi PDIP dalam menentukan pasangan yang akan diusung dalam pilgub mendatang.

Memiliki popularitas tinggi dan diperkuat dengan dukungan akar rumput yang kuat adalah modal besar bagi Giri Prasta untuk mendampingi Kosrer dalam pilgub Bali. Dalam konteks ini, jelas Giri Prasta lebih unggul dibanding Cok Ace.

Melihat Pilgub Edisi Sebelumnya

Tren gubernur terpilih berasal dari Buleleng telah ditunjukkan sejak pilgub Bali 2008. Pada pilgub 2008 dan 2013, Made Mangku Pastika yang berasal dari Desa Patemon, Kabupaten Buleleng berhasil terpilih sebagai Gubernur Bali. Tren tersebut dilanjutkan pada pilgub 2018 dengan terpilihnya I Wayan Koster yang berasal dari Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng.

Tren yang dapat menjadi perhatian selanjutnya adalah representasi wakil gubernur. Pada pilgub 2008, Made Mangku Pastika menggandeng Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga yang berasal dari Puri Ksatria, Kota Denpasar. Kemudian di periode kedua, Made Mangku Pastika menggandeng I Ketut Sudikerta yang berasal dari Desa Pecatu, Kabupaten Badung. Terakhir, di pilgub 2018, I Wayan Koster menggandeng Cok Ace yang berasal dari Desa Ubud, Kabupaten Gianyar.

Berdasarkan uraian tersebut, keseimbangan antara representasi Bali bagian utara dan selatan menjadi faktor yang krusial dalam setiap kontestasi pilgub Bali. Giri Prasta yang berasal dari Desa Plaga, Kabupaten Badung tentu menjadi figur kuat yang dapat menjadi representasi Bali bagian selatan. Apalagi, jika melihat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Badung pada pemilu 2024 lalu, Kabupaten Badung adalah pemilik jumlah pemilih terbanyak ketiga setelah Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar dengan jumlah sebanyak 403.326 pemilih.

Kultur Politik Bali Terkini

Masyarakat Bali kini telah terbiasa menerima guyuran bantuan dari pemerintah. Bantuan berupa hibah, dana kreativitas, hingga pembangunan infrastruktur terus digelontorkan di setiap kesempatan. Realitas politik Bali hari ini, pemimpin yang mampu meringankan beban masyarakat dalam menjalankan adat, tradisi, dan budaya dianggap sebagai pemimpin yang serius dalam mengimplementasikan konsep Ajeg Bali. Tidak heran kini para pemimpin di Bali berlomba-lomba memanfaatkan anggaran daerah untuk “memelihara” konstituennya.

I Wayan Koster menjadi salah satu pemimpin di Bali yang memiliki fokus pada pembangunan infrastruktur. Beberapa proyek mercusuarnya pun dikemas dengan narasi penguatan adat, tradisi, dan budaya Bali. Sebut saja penataan kawasan suci Pura Besakih di Karangasem dan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung. Proyek mercusuar lainnya tidak kalah populer, seperti penataan Pelabuhan Sanur, pembangunan Tower Turyupada, hingga pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan Jembrana dengan Badung.

Kebijakan-kebijakan serupa juga dilakukan oleh Giri Prasta selama menjabat sebagai Bupati Badung. Bantuan kepada masyarakat untuk melaksanakan upacara agama, perbaikan balai banjar, hingga pembangunan infrastruktur dilakukan secara konsisten. Tidak heran Giri Prasta dijuluki sebagai “Bupati Bares”.

Melihat realitas tersebut, tidak bisa dipungkiri bahwa figur Giri Prasta sangat potensial ditunjuk oleh DPP PDIP untuk mendampingi Koster dalam kontestasi pilgub Bali 2024 mendatang. Berkaca pada kekalahan di pilpres sebelumnya, PDIP harus benar-benar memikirkan figur yang tepat untuk mendampingi Koster dalam pilgub mendatang. Dan mengusung pasangan Koster–Giri adalah pilihan yang realistis apabila PDIP benar-benar ingin mengamankan kursi eksekutif di Pulau Dewata. [T]

aca esai-esai politik TEDDY CHRISPRIMANATA PUTRA lainnya DI SINI

Wayan Koster, Giri Prasta, dan Tebar Pesona Elit PDIP Bali Demi Rebut Rekomendasi
Membaca Masa Depan Koster
Percakapan di Ruang Tengah : Tentang Pendidikan Hindu di Bali
Tags: Nyoman Giri PrastaPilkada BaliWayan Koster
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Warung Suparmiasih, Menikmati Kopi Sambil Menyaksikan Sunset di Laut Utara Bali

Next Post

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Harbuknas, Momentum Refleksi Gerakan Literasi 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co