15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Petualangan Don Quixote: Kegilaan Bersahabat dengan Keberanian

Karisma Nur Fitria by Karisma Nur Fitria
June 29, 2024
in Ulas Buku
Petualangan Don Quixote: Kegilaan Bersahabat dengan Keberanian

Foto: Karisma Nur fitria

Judul : Petualangan Don Quixote
Genre : Fiksi (Terjemahan)
Penulis : Miguel De Cervantes
Penerbit : Imortal Publishing
Tahun Terbit : Cetakan IV, Oktober 2023
Halaman : 124 halaman

***

“Petualangan Don Quixote, inilah novel yang menggebyarkan gagasan bahwa pena lebih kejam dari pedang”.

Sebuah kalimat terakhir pada halaman pengatar buku ini mungkin sekali membuat pembaca berpikir. Bagaimana mungkin pena lebih kejam dari pedang? Mungkin. Cervantes membuktikannya melalui tokoh bernama Don Quixote. Seorang kesatria yang menempatkan dirinya pada sebuah kegilaan dan keberanian sebab buku yang dibacanya.

Petualangan Don Quixote merupakan sebuah cerita fiksi bergenre fantasi. Novel ini berkisah tentang petualangan seorang pria tua yang mengaku dirinya sebagai seorang kesatria. Bukan tanpa alasan, pikiran-pikiran liarnya itu bersumber dari buku kepahlawanan yang dibacanya. Ia telah menjadi “gila” karena buku-buku kecintaannya itu.

Pikiran liar dalam mengimajinasikan diri tengah berada pada sebuah pertempuran atau petualangan-petualangan hebat terinfeksi dari kisah kepahlawanan yang dibacanya. Tidak sendirian, Don Quixote ditemani oleh pengawal setia Sancho dan bayangan kekasihnya Dulcinea. Setiap pengembaraan kesatria gila atau pemberani itu nyaris selalu mengantarkannya pada kenestapaan –bagi yang membaca-.

Petualangan Don Quixote yang penuh dengan imajinasi akan membawa pembaca terpengaruh terhadap apa yang dilihat tokoh ini. Layaknya Sancho yang merubah ketidakpercayaannya menjadi rasa kagum terhadap tuannya. Akan tetapi, sayangnya ini tetaplah kegilaan pikiran pria tua bernama Alonso Quixano. Hingga akhirnya ia ditinggalkan kegilaannya setelah proses pertemuan menuju Tuhan.

Batas Antara Kegilaan dan Keberanian

Don Quixote bersama kegilaannya telah menjadi dungu dan tidak terkendalikan. Cervantes menunjukkan bahwa kegilaan dan keberanian memiliki batas yang amat tipis. Kedua sifat inilah yang merasuki Don Quixote –Kesatria Berwaajah Sedih-. Tentu saja, jika tidak manakah mungkin seseorang bisa bertahan hidup setelah babak belur di hajar 20 orang kurir paket. Atau manakah mungkin seseorang memiliki keberanian membuka kandang singa tanpa rasa getir.

“Setelah pintu itu terbuka, tampaklah singa yang sangat besar. Ia tengah berbaring; tiba-tiba bangun dan meregangkan badannya; mulai mengusap-usap debu di matanya dan. Setelah itu, menjilati tubuhnya pelan-pelan. Kemudian, mengeluarkan kepalanya dari kandang dan memandang sekelilingnya dengan sinar matanya yang merah. Satu tatapan yang kuasa menciutkan nyali seseorang pemberani sekalipun. Namun, Don Quixote tidak beringsut sedikit pun. Dia menunggu singa itu melompat keluar kandang dan mendekat, sehingga dia bisa mencincangnya menjadi kecil-kecil” (halaman 111)

Kutipan di atas adalah bukti kegilaan sekaligus keberanian sang Kesatria Berwajah Sedih. Ia menantang seekor singa karena menganggap itu jelmaan penyihir –musuhnya-. Akan tetapi, dengan berani pula Don Quixote menghadapi singa yang bukan tandingan manusia dalam memangsa. Tentu saja ia merasa kurang puas karena tidak melawan singa itu. Meski demikian, ia cukup puas karena keberaniannya yang dianggap sudah cukup berbalik menciutkan sang raja hutan itu.

Batas antara kegilaan dan keberanian itu nyatanya bersimpangan. Hal inilah yang berusaha disampaikan oleh Cervantes melalui tokoh Don Quixote melalui petualangan-petualangannya. Sebagai seorang kesatria dengan kegilaannya itu justru membuatnya menjadi seorang yang penuh keberanian. Kesatria gila itu nyatanya juga kesatria pemberani.

Ia tidak mempedulikan perkataan Sancho terkait kebenaran raksasa yang dilawan tuannya tidak lain hanyalah kincir angin besar.  Imajinasi yang dibawa oleh Don Quixote benar-benar membius pembaca. Meski sedikit “aneh” untuk mempercayainya tetapi bersiaplah untuk menuruti pikiran liar sang kesatria gila itu.

Masih banyak kisah petualangan-petualangan Don Quixote sepanjang pengembaraannya. Berbagai kisah nelangsa atau kehebatannya sebagai kesatria dapat mengasah imajinasi pembaca. Petualangan yang tentu saja didasari gagasan-gagasan gila dan liar. Imajinasinya berhasil memikat pembaca untuk betah mengejar bagian cerita selanjutnya.

Novel Petualangan Don Quixote ini membeberkan kisah petualangan yang ringan dibaca.  Cervantes berhasil membawa pembaca larut dalam diksi yang sederhana. Pengimajinasian yang dihadirkan dalam cerita menjadi keunikan tersendiri. Buku ini sukses diterjemahkan oleh pihak terkait karena mengemasnya dalam bahasa Indonesia yang indah serta menyesuaikan bahasa sasaran. Contohnya terdapat penggunaan kata “edan” dalam novel ini. Hal seperti ini penting diperhatikan demi kenyamanan dan kesesuaian peralihan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran.

Novel Petualangan Don Quixote telah diterjemahkan dalam pelbagai bahasa di belahan dunia. Tidak heran buku karya pengarang besar Miguel De Cervantes ini menjadi perbincangan sepanjang masa. Buku yang berisi kisah petualangan penuh imajinasi ini cocok untuk diaca oleh semua kalangan khususnya remaja karena bahasa yang digunakan nyaman dan mudah dipahami. Semua orang bisa menikmati kisah petualangan Don Quixote dengan imajinasinya yang liar. [T]

Pikiran dan Luka Tak Berdarah dalam Diri – Ulasan Buku “Yang Belum Usai: Kenapa Manusia Punya Luka Batin?”
Merayakan Kemurungan Bersama Sarah Monica
Membaca Puisi Penyair Kupu-Kupu : Ulasan Kumpulan Puisi I Made Suantha “Kukubur Hidup Hidup Puisiku Dalam Hidupku”
Negara Tidak Hadir dalam Perkara-perkara Nyaris Puitis
Rendezvous: Puisi-puisi yang Melawan Keberserakan Kata-kata
Tags: Bukuresensi buku
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pekik Takbir Malam Hari Raya | Cerpen Khairul A. El Maliky

Next Post

Pancasila Menghendaki Hadirnya Oposisi

Karisma Nur Fitria

Karisma Nur Fitria

Mahasiswi berusia 20 tahun yang sedang menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Yogyakarta. Memiliki ketertarikan dalam bidang kepenulisan berbagai genre baik fiksi maupun non fiksi. Tengah berusaha mengembangkan project humanity @katabantu_ dengan konsep menjual e-book karya sastra dan 100% hasil penjualannya akan didonasikan untuk aksi kemanusiaan.

Related Posts

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
0
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

Read moreDetails

Makassar yang Sempat Terabaikan

by Moch. Ferdi Al Qadri
April 16, 2026
0
Makassar yang Sempat Terabaikan

Judul: Makasssar Nol Kilometer Penulis: Anwar J. Rahman, dkk. Penerbit: Tanahindie Press Tahun: 2014 Halaman: xviii + 255 MAKASSAR-NYA satu,...

Read moreDetails

Menggugat Kanon, Mengarsip yang Obskur

by Farhan M. Adyatma
March 27, 2026
0
Menggugat Kanon, Mengarsip yang Obskur

Judul: Terdepan, Terluar, Tertinggal: Antologi Puisi Obskur Indonesia 1945-2045 Penulis: Martin Suryajaya Penerbit: Anagram Tahun terbit: Agustus 2020 Jumlah halaman:...

Read moreDetails

‘Coming Up For Air’, Menghirup Udara yang Tak Lagi Sama

by Radha Dwi Pradnyani
March 25, 2026
0
‘Coming Up For Air’, Menghirup Udara yang Tak Lagi Sama

Judul: Menghirup Udara Segar Judul Asli: Coming Up For Air Penulis: George Orwell Penerjemah: Berliani M. Nugraha Tahun Terbit: 2021...

Read moreDetails

Tubuh, Ingatan, dan Sebuah Paradoks —Membaca Kembali ‘Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer’

by Inno Koten
March 22, 2026
0
Tubuh, Ingatan, dan Sebuah Paradoks —Membaca Kembali ‘Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer’

YANG orang ingat dari Pramoedya Ananta Toer (Pram) adalah ikhtiarnya untuk menyelamatkan martabat manusia. Ia menulis tentang mereka yang kalah,...

Read moreDetails

Di Hati Kami Orang Indonesia —Perempuan Swiss di Sumatra dan Jawa Selama 25 tahun: 1920-1945

by Sigit Susanto
March 17, 2026
0
Di Hati Kami Orang Indonesia —Perempuan Swiss di Sumatra dan Jawa Selama 25 tahun: 1920-1945

Judul: Im Herzen waren wir Indonesier Penulis: Gret Surbeck Penerbit: Limmat Verag, 2007 Tebal: 508 Bahasa : Jerman Christa Miranda, menemukan...

Read moreDetails

Membaca Luka Digital dan Kegelisahan Zaman  —Ulasan Buku Puisi ‘Anak-anak Luka di Dunia Maya’ Karya Yahya Umar

by Dian Suryantini
March 13, 2026
0
Membaca Luka Digital dan Kegelisahan Zaman  —Ulasan Buku Puisi ‘Anak-anak Luka di Dunia Maya’ Karya Yahya Umar

SASTRA sering kali menjadi cermin paling jujur bagi kehidupan sosial. Sastra tidak selalu menyampaikan fakta dalam bentuk angka, statistik, atau...

Read moreDetails

Ingatan, Kehilangan, dan Perlawanan dalam ‘Laut Bercerita’

by Muhammad Khairu Rahman
March 8, 2026
0
Ingatan, Kehilangan, dan Perlawanan dalam ‘Laut Bercerita’

NOVEL Laut Bercerita karya Leila S. Chudori merupakan salah satu karya sastra Indonesia kontemporer yang menghadirkan luka sejarah sebagai ruang...

Read moreDetails

Sugianto Membongkar Bali

by Wayan Esa Bhaskara
March 8, 2026
0
Sugianto Membongkar Bali

Judul Buku    : Aib Penulis          : I Made Sugianto Penerbit        : Pustaka Ekspresi Cetakan         : Pertama, Januari 2026 Tebal              :...

Read moreDetails

Catatan Kecil Tentang ‘Dokter Gila’ Karya Putu Arya Nugraha

by Putu Lina Kamelia
February 28, 2026
0
Catatan Kecil Tentang ‘Dokter Gila’ Karya Putu Arya Nugraha

Judul Buku : Dokter Gila Penulis : dr. Putu Arya Nugraha Penerbit : Tatkala Tahun : 2025 RUMAH itu mungil...

Read moreDetails
Next Post
Suburnya Politik Dinasti di Pulau Dewata

Pancasila Menghendaki Hadirnya Oposisi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan
Pendidikan

‘Perkuat Toleransi dan Semangat Persatuan’ —Begitu Kata Ketua MPR Ahmad Muzani saat Beri Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan

KETUA MPR RI, Ahmad Muzani memberikan Kuliah Umum Kebangsaan kepada sivitas akademika Institut Mpu Kuturan (IMK) pada Jumat (15/5) sore....

by Son Lomri
May 15, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo

“The man who wears the shoe knows best that it pinches and where it pinches, even if the expert shoemaker...

by Faris Widiyatmoko
May 15, 2026
Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali
Liputan Khusus

Hikayat Rempah dalam Prasasti dan Lontar Bali

LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...

by Jaswanto
May 15, 2026
Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co