13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiga Musisi Optimis Menyongsong Fajar Musik Indonesia

tatkala by tatkala
May 5, 2024
in Khas
Tiga Musisi Optimis Menyongsong Fajar Musik Indonesia

Pianis Daniel Adipradhana, tenor William Prasetyo, bariton Wirawan Cuanda

Sabtu, 4 Mei 2024, sebuah konser yang cukup signifikan dipagelarkan di galeri seni di atas lahan sekitar 1.500 meter persegi yang juga cukup menarik perhatian dengan dinding mukanya yang serba kaca. 

Banyak yang bisa dibicarakan tentang galeri unik itu, tapi untuk sekarang kita fokuskan ke konser musiknya yang sangat mengesankan, yang dipersembahkan oleh tiga musisi klasik muda, penuh gairah dan berkualitas musikal tinggi.

Bertajuk “Voyage to a New Dawn”, berlokasi di Yun Artified Gallery (yang juga Community Art Center) di bilangan Pantai Indah Kapuk, para penampil adalah vokalis William Prasetyo – tenor, Wirawan Cuanda – bariton dan pianis Daniel Adipradhana.

Konser terdiri dari tiga babak : 1. The Land of Occident (Tanah di Barat), 2. The Land Back Home (Tanah Tempat Lahir dan Tinggal) dan 3. The Land of Orient (Tanah di Timur).

Di babak pertama mereka mempersembahkan karya Benjamin Britten dan George Frideric Handel (keduanya dari Inggris), Wolfgang Amadeus Mozart (Austria) dan Sergei Rachmaninoff (Rusia).

Aroma Inggris memang kental di sini karena Wirawan Cuanda adalah alumni University of York, dan sebaliknya William Prasetyo setelah ini akan melanjutkan kuliah di Guildhall School of Music and Drama di London. Sedangkan sang pianis Daniel Adipradhana adalah lulusan Royal College of Music di London.

Babak kedua terdiri dari 4 lagu, tiga pertamanya adalah karya Ananda Sukarlan yang hadir di konser itu, disusul lagu dari komponis muda rekan para vokalis, Arya Pugala Kitti yang kini sedang kuliah di Royal College of Music, London.

Ada dua tembang puitik dan satu aria dari opera Ananda yang dipilih oleh dua vokalis ini. “On Virtue” yang dinyanyikan William Prasetyo adalah berdasarkan puisi Phillis Wheatley, penyair kulit hitam Amerika pertama dalam sejarah. Ini adalah puisi pertama Wheatley yang digubah oleh Ananda, saat itu Ananda masih kuliah di Koninklijk Conservatorium di Den Haag, Belanda. Saat itu Ananda mulai riset mengenai puisi budak perempuan Phillis Wheatley dan membuat musik dari berbagai puisinya bahkan sampai saat ini.

Lahir di Gambia, Afrika, Wheatley ditangkap dan dibawa ke Amerika oleh pedagang budak pada tahun 1761 ketika ia berusia sekitar 7 tahun. Setibanya di sana, ia dijual ke keluarga Wheatley di Boston, Massachusetts.

Nama depan Phyllis berasal dari kapal yang membawanya ke Amerika, “The Phyllis.”. Wheatley dididik oleh keluarga pemiliknya sampai dia bisa membaca Alkitab, Yunani klasik dan Latin serta sastra Inggris. Setelah dibebaskan pasca kematian ibu keluarga Wheatley, Phillis menjadi lebih vokal dalam mengekspresikan pandangan antiperbudakannya, dan kemudian menjadi penyair kulit hitam pertama yang diakui secara internasional dalam sejarah, menerbitkan buku pertamanya pada tahun 1773.

Kemudian Wirawan Cuanda menyanyikan dua karya Ananda Sukarlan : “Kasih”, berdasarkan puisi dari Chendra Panatan, koreografer dan juga manager Ananda. Satu lagi, aria dari opera “I’m Not For Sale” tentang tokoh wanita Auw Tjoei Lan dan kepahlawanannya.

Aria “Kapten Lie di Penjara” ini di opera dinyanyikan dalam setting penjara Cimahi oleh pemeran suaminya, Kapten Lie Tjian Tjoen setelah ditangkap dan disiksa oleh tentara Jepang. Teks yang sangat puitik dari opera ini seluruhnya ditulis oleh penyair Emi Suy yang juga hadir dan memuji penampilan para musisi. Secara utuh, opera ini akan diperdanakan awal tahun depan.

Tidak kalah menarik adalah babak ke-3, dimana William Prasetyo menyanyikan lagu-lagu Toru Takemitsu (1930-1996). Takemitsu adalah komponis Jepang pertama yang berhasil mengasimilasi elemen musik dan filosofi tradisi Jepang dalam karya-karyanya, dan ternyata ia adalah idola Ananda Sukarlan.

Bukan hanya itu, dua maestro ini pernah bekerjasama cukup intens. William memilih menyanyikan karya-karyanya tanpa mengetahui fakta ini. Ananda adalah pianis pertama yang merekam seluruh karya piano komponis Jepang pertama yang membuat musik klasik Jepang diperhitungkan di panggung dunia ini, dan sampai kini “Complete Piano Works of Toru Takemitsu” itu bisa diunduh di Apple music dan Spotify. Saat masih hidup, Takemitsu sering berkunjung ke Eropa dan Ananda selalu menemuinya untuk konsultasi dalam menginterpretasi karya sang komponis Jepang itu.

“Waktu itu saya masih usia duapuluhan, baru memulai karir. Tiap kali saya datang untuk tanya-tanya tentang 3 atau 4 karya piano, lama-lama saya jadi tahu seluruhnya bahkan filosofi komposisinya secara keseluruhan. Sempat sebelum beliau wafat, beliau bilang bahwa saya sudah bisa konser dan merekam seluruh karya pianonya nih! Tapi baru sekitar tahun 2000 saya bisa merealisasikannya”, ujar Ananda mengenang pertemuannya dengan komponis yang juga sering menulis soundtrack untuk film-film Akira Kurosawa ini.

Ananda juga bisa dibilang adalah komponis Indonesia pertama yang berhasil menembus dunia musik klasik internasional karena identitas nasionalnya yang kuat. “Saya banyak belajar dari Toru, dan juga dari [komponis Australia] Peter Sculthorpe tentang menggunakan elemen musik primordial dari budaya dan bangsa kita, yang membuat musik kita menjadi kuat identitasnya serta dapat menghembuskan nafas baru di dunia musik klasik,” lanjut Ananda Sukarlan yang telah dianugerahi bukan hanya satu, tapi dua gelar tertinggi kesatriaan dari dua negara, yaitu Cavaliere Ordine della Stella d’Italia dan Real Orden Isabel la Catolica (dari Kerajaan Spanyol). Ia sendiri adalah lulusan Koninklijk Conservatorium Den Haag dengan predikat summa cum laude.

Pianis Daniel Adipradhana, tenor William Prasetyo, bariton Wirawan Cuanda | Foto: Ist

Wirawan Cuanda, sang penyanyi bariton, memulai pelatihan vokal solonya di tahun 2017 di bawah bimbingan Bagus Syafrieza Paradhika. Keikutsertaannya di Surabaya Opera Academy pada tahun 2018 dan 2022 sangat mengasah minatnya terhadap dunia opera. Di bawah arahan soprano Heny Janawati ia tampil sebagai Betto di Signa dalam produksi ‘Gianni Schicchi’ pada tahun 2022. Ia menyelesaikan gelar Master of Arts (MA) di bidang Musik (Studi Vokal) di University of York pada tahun 2023 di bawah bimbingan Susan Young dan Alex Ashworth, sekaligus belajar dari berbagai maestro selama prosesnya, seperti Gianluca Terranova, Mary Bevan, Matteo Pavlica dan Geraldine Cassidy.

Wirawan Cuanda juga berpartisipasi di Dartington Summer School 2023 dan National Opera Studio. Wirawan tertarik untuk mengeksplorasi Tembang Puitik, aria, dan opera serta menjembatani kolaborasi berbagai bentuk seni dan budaya. Bersama Ginevra House, ia menggubah Bhishma, sebuah siklus lagu yang menggabungkan nyanyian klasik Barat dan gamelan serta menceritakan kisah Bhishma dari Mahabharata, yang ditayangkan perdana dalam konser ujian akhirnya di York.

Wirawan juga suka mempromosikan kolaborasi antar artis dalam konser dan pertunjukan, sehingga menghasilkan beberapa konser independen bersama dengan sesama artis di Indonesia dan Inggris.

Sedangkan penyanyi tenor William Prasetyo sedang mulai naik daun setelah performanya yang gemilang dan menarik perhatian di konser “History Through The Arts” di konser Bimasena (Hotel Dharmawangsa) bersama Ananda Sukarlan Oktober 2023, serta menjadi tokoh “dukun” di opera Ananda Sukarlan “Mendadak Kaya” dari naskah Putu Wijaya yang diselenggarakan oleh Rotary Club bulan Februari lalu.

Performanya bersama penyanyi tenor Nick Lucas (sebagai tokoh “Alung” yang mencari pesugihan) di opera tersebut cukup memukau sehingga sang penyelenggara, Rotary Club International ingin mengulang kesuksesan opera ini kembali, Juli nanti, juga untuk para peminat yang tidak mendapatkan kursi saat itu.

William adalah pemenang ke-3 Ananda Sukarlan Award tahun 2021, dan sejak itu karir artistiknya cukup melejit.

Selama di Indonesia, William telah menimba ilmu dari para guru vokal Daniel Victor, B.Art., Satriya Krisna, B.Mus., Arvin Zaenullah, Dorcas Soenaryo dan saat ini dengan Yasashi-I E. Pangaribuan, GradDip., MMus

Peranan pianis Daniel Adipradhana juga signifikan dalam kemasan artistik konser ini. Ia mendampingi performa dua vokalis ini dengan cermat dan rapih, terutama di karya-karya Ananda Sukarlan yang teknik pianistiknya tidak mudah. Daniel adalah lulusan Master of Performance dari Royal College of Music, London dengan predikat “distinction” di bawah bimbingan para dosen piano Roger Vignoles, Andrew Zolinsky, Audrey Hyland dan Simon Lepper.

Konser “Voyage to A New Dawn” sendiri menjadi bersejarah karena merupakan konser “Selamat Datang kembali di tanah air” untuk Wirawan Cuanda, dan “Konser Perpisahan” untuk William Prasetyo yang akan berangkat kuliah Agustus nanti ke London. [T][Emi]

JOKPINIANA | Obituari dari Ananda Sukarlan
Himne Seorang Gadis di Wapress Bulungan Sastra Reboan
Catatan Sekilas tentang Musik Klasik, Mereka yang Terbaik di Piano Klasik, serta Pentingnya Pendidikan Musik
Sukacinta Desember: Kasih Natal, Kasih Ibu, Kasih Musik & Puisi Melebihi Segala Bencana Alam dan Kemanusiaan
Tags: musikmusik klasik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dua Bandit Kecil dan Seorang Ibu yang Dihujani Banyak Masalah | Cerpen Sonhaji Abdullah

Next Post

Soal Perundungan, Tradisi atau Kebodohan?

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Besakih dan Medsos

Soal Perundungan, Tradisi atau Kebodohan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co