12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Faisal Oddang: “Saya pikir saya tidak muda.”

tatkala by tatkala
September 22, 2023
in Khas
Faisal Oddang: “Saya pikir saya tidak muda.”

Faisal Oddang | Foto: repro

“Iya, Juli, saya juga bingung mau gimana ya. Saya pikir saya tidak muda, ternyata yang dari negara lain lebih tua dari saya!”

Itu sepotong kalimat yang dilontarkan Faisal Oddang ketika  Juli Sastrawan bertanya soal penghargaan “Sastrawan Muda Mastera”  Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) tahun 2023.

Mereka berdua, Faisal Oddang dan Juli Sastrawan, saat itu sedang berada di sebuah penginappan di wilayah Cikini, Jakarta, pada malam, Kamis, 21 September 2023. Mereka berdua sedang terlibat dalam acara Manajemen Talenta Muda yang merupakan program dari Kemendikbudristekdikti.

Juli Sastrawan adalah sastrawan dari Bali yang mengelola kolektif Lingkar Sastra Denpasar dan penerbitan Partikular.

Faisal memang baru saja mendapatkan penghargaan Sastrawan Muda Mastera itu. Barangkali karena ada embel-embel kata muda, maka ia jadi bingung, karena sudah merasa tidak muda lagi.

Mastera beranggotakan Negara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. Faisal Oddang mendapat penghargaan bersama Muhammad Lutfi (Malaysia), Awangku Syam (Brunei Darussalam), dan Farihan Bahron (Singapura).

Bicara soal  soal sastrawan muda, Faisal Oddang memang berkarya sejak amat muda. Sejak mahasiswa namanya sudah kerap muncul dalam papan pengumuman di sejumlah ajang penghargaan sastra nasional.

Faisal Oddang adalah sastrawan yang lahir di sebuah kampung bernama Tale, di Kabupetan Wajo, Sulsel, pada 18 September 1994. Ia menyelesaikan kuliah sarjana dan magister di Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Unhas.

Dua cerpennya, “Di Tubuh Tarra dalam Rahim Pohon” dan “Kapotjes dan Batu yang Terapung” menjadi cerpen terbaik Kompas 2014 dan 2018. Saat cerpen “Di Tubuh Tarra dalam Rahim Pohon” jadi terbaik di Kompas, usianya masih 20 tahun, dan sepertinya saat itu ia masih jadi mahasiswa.

Tahun 2014 itu ia mengalahkan cerpenis-cerpenis kawakan yang karyanya masuk dalam nominasi, antara lain Putu Wijaya dan Seno Gumira Ajidarma.

Tak lama sejak itu, ketika usianya masih tergolong amat muda dalam dunia sastra, Faisal Oddang makin produktif berkarya dan karya-karyanya selalu mendapat apresiasi dari kalangan sastra dan tentu saja juga meraih penghargaan.

Selain menulis di media cetak dan online, Faisal telah menerbitkan beberapa buku, antara lain: Puya ke Puya (KPG, 2015), salah satu pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014 dan menjadi novel terbaik pilihan Majalah Tempo 2015, dan menjadikan penulisnya sebagai Tokoh Seni Tempo 2015.

Pada tahun 2018, dua bukunya bersamaan menjadi 5 Besar Kusala Sastra Khatulistiwa: buku Manurung (GPU, 2017)—untuk kategori kumpulan puisi, dan Tiba Sebelum Berangkat (KPG, 2018), untuk kategori prosa. Selain itu, kumpulan cerpennya Sawerigading Datang dari Laut (Diva Press,2019) menjadi nomine penghargaan sastra Badan Bahasa 2020.

Buku-buku Faisal lainnya adalah sebagai berikut: Rain & Tears (Novel, Dive Press, 2014), Pertanyaan Kepada Kenangan (Novel, Gagasmedia, 2016), Perkabungan untuk Cinta (Kumpulan Puisi, BasaBasi, 2017), Raymond Carver Terkubur Mi Instan di Iowa (Novel, KPG, 2019), Selfiesh (Prosa, GPU 2019).

Faisal mendapatkan beberapa penghargaan dan fellowship di bidang kesusastraan sejak memulai menjadi penulis, antara lain: Penulis Cerpen Terbaik Kompas 2014 & 2018, Pemenang IV Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2014, Asean Young Writers Award 2014 dari Pemerintah Thailand, Tokoh Seni Tempo 2015, Robert Bosch Stiftung Literarisches Colloquium Berlin 2018, International Writing Program USA 2018, Finalis Kusala Sastra Khatulistiwa 2018, Nomine Penghargaan Sastra Badan Bahasa 2020.

Sementara itu, ia juga diundang di berbagai festival dan seminar sastra baik di luar maupun di dalam negeri, beberapa acara yang dihadirinya sebagai pembicara di antaranya: Iowa Book Festival (USA, 2018), London Book Fair (Inggris, 2019), Agor Drysau Festival (Wales, 2019), Temu Sastra Rumah Budaya Indonesia (Jerman, 2019).

Pada tahun 2018, dia juga memberi kuliah tamu di bidang kesusastraan di beberapa kampus di Amerika Serikat sebagai berikut: Seattle University, University of Iowa, dan Kirkwood Community College. Faisal juga diundang sebagai pembicara di beberapa acara sastra di Indonesia, antara lain: Ubud Writers and Readers Festival 2014 & 2019, Salihara International Literary Biennalle 2015, Makassar International Writers Festival 2012-2023, Festival Sastra Banggai 2018, Borobudur Writers and Cultural Festival 2018, Rainy Day Literary Festival 2018.

Di Makassar, bersama beberapa orang yang lain, Faisal mendirikan sekolah penulisan kreatif, Institut Sastra Makassar, dan penerbit kecil bernama Penerbit Kabisat, ia juga menjadi kurator Makassar International Writers Festival 2022 dan 2023.

Pada tahun 2016 dan 2022, ia mengikuti residensi di Leiden, Belanda, untuk menulis sebuah buku berdasarkan naskah La Galigo pada residensi yang pertama, dan pada residensi yang kedua, Faisal menjadi salah satu tim penerjemah naskah La Galigo jilid IV

Kini ia dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan tentu saja terus menulis.

Bagaimana ia bisa mendapatkan penghargaan Mastera itu? “Kalau urusan juara itu, hanya juri tampak yang tahu,” kata Faisal sembari sibuk mengerjakan sesuatu dan tampaknya tak bisa diggangu.

Selamat, Faisal Oddang. [T][Ole]

Berbincang Tentang Buku dengan Okky Madasari: “Yang Penting Kamu Baca”
Suara-suara “Liyan” Setelah 25 Tahun Reformasi: Membaca Kembali Karya-karya Ayu Utami
Bagaimana Adham T. Fusama Merancang Cerita?
Royyan Julian: Aku Tidak Mau Meromantisasi Madura
Sepanjang Jalan Sunyi: Emha Ainun Nadjib  dalam Pusaran Rindu-Dendam Puisi
Terpapar Umbu Landu Paranggi | Kisah Aliran Kepenyairan di Bali
Tags: Faisal OddangMasterasastraSastra Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Senandung Senyap (2022): Kisah Perjuangan Mufi dan Bagaimana Seharusnya Kita Memperlakukan Teman Tuli

Next Post

PKM ISI Denpasar : Pembinaan Gending Bopong Gaya Kayumas di Sanggar Tabuh Kembang Waru Denpasar

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
PKM ISI Denpasar : Pembinaan Gending Bopong Gaya Kayumas di Sanggar Tabuh Kembang Waru Denpasar

PKM ISI Denpasar : Pembinaan Gending Bopong Gaya Kayumas di Sanggar Tabuh Kembang Waru Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co