12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Putu Kusuma Wijaya by Putu Kusuma Wijaya
July 24, 2023
in Khas
Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Joseph JU Taylor (kanan) saat bicara dalam diskusi film di Rumah Film Sang Karsa, Lovina, Bali

DI SELA-SELA acara Lovina Festival, Minggu, 23 Juli 2023, berlangsung diskusi tentang film di Rumah Film Sang Karsa. Belum tahu Rumah Film Sang Karsa? Letaknya di tepi selatan Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, di sebelah barat lagi sedikit dari pusat digelarnya Lovina Festival.

Dalam diskusi itu hadir  Joseph JU Taylor. Jos, begitu ia dipanggil, adalah Produser Pelaksana Film “Luchsinger and the God”. Oh ya, film  “Luchsinger and the God” sempat diputar, Sabtu malam, 22 Juli, di Lapangan Voli Kalibukbuk.

Diskusi itu sendiri dihadiri juga oleh pegiat dan penonton film di Buleleng. Saya sneidir, Putu Kusuma Wijaya, dan Putu Satria Kusuma. Ada juga peserta lain yang punya perhatian besar di bidang perfilman, seperti Kardian Narayana, Dian Surayantini, Kadek Sonia Piscayanti, Tini Wahyuni, Eka Prasetya dan Made Adnyana Ole.  Tentu saja diskusi itu dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara bersama sejumlah staf.

Diskusi diarahkan untuk membahas potensi Buleleng dalam produksi film berskala International dan Nasional di Buleleng. Tentu saja, sejak awal disepakati bahwa Kabupaten punya potensi menjadi pusat produksi film, baik berskala lokal, nasional, maupun internasional.

Jos, dalam diskusi itu, mengatakan syuting film Luchsinger and the God di Buleleng memakan waktu sekitar 26 hari dengan total perputaran uang sekitar Rp 1 Milyar. Budget ini tersebar ke berbagai pos ( Katering, transportasi, extras (figuran)  maupun sumber daya manusia lainnya) yang diterima langsung oleh penduduk lokal

Jos menyebutkan, Luchsinger and the God bukanlah film berbiaya mahal untuk ukuran produksi negara Swiss. Dan hal itu memberikan gambaran bahwa sebuah produksi film Internasional sekecil apapun sanggup memberi sumbangan penting bagi perekonomian rakyat, di samping tentunya promosi daerah Lovina.

Diskusi tentang film di Rumah Film Sang Karsa, Lovina, Bali | Foto: Dispar Buleleng

Buleleng bisa menjadi daerah tujuan kerja film Internasional maupun Nasional karena karakter daerahnya yang macam-macam, bervariasi. Sebuah produksi film bisa saja menjadikan sebuah desa di Celukan Bawang misalnya, sebagai kampung Jawa (tanpa harus pergi ke Jawa- yang tentunya akan banyak menghemat anggaran sebuah produksi film). 

Perkampungan dan desa-desa di Buleleng bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah produksi film International.

Jika memungkinkan, kata Jos,  Buleleng sebaiknya membuat website tentang lokasi-lokasi yang bisa menarik minat investor produski film di Buleleng.

(Nah, bagi saya, inilah yang harus ada pembicaraan lebih dalam lagi, website apa yang dimaksud dan apakah memang sudah waktunya).

Jos mengatakan, dari pengalamannya memproduksi film Luchsinger di Buleleng pada tahun 2019 itu  ia mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Buleleng. Dukungan itu antara lain berupa proses perizinan dan hal-hal lain yang “tidak dipersulit”.

(Di sela-sela diskusi, Pak Kadis Pariwisata sempat menelepon Kepala Imigrasi Buleleng  menanyakan perihal aturan perijinan orang asing bisa mendukung sebuah produksi film. Dari penjelasan Kepala Imigrasi cukup panjang dan berisi kepada Kadis Pariwisata pada hari Minggu sudah memberikan gambaran hubungan erat dan saling mendukung. Ini pasti mempermudah segala proses produski film jika ada di kemudian hari)

Sebuah produksi film membutuhkan banyak orang. Seperti contoh, kru produksi film Luchsinger and the God berjumlah sekitar 42 orang.  Hanya pemain,  penata gambar, penata suara. tata artistik saja yang dari luar negeri, selebihnya adalah orang yang ada di Bali.

Banyak produksi film skala Internasional yang biasanya mencari kru lain seperti pencatat skrip, asisten penata gambar, asisiten penata suara  dan sebagainya, di tempat lokasi syuting. Dan kesempatan inilah seharusnya dapat ditangkap oleh anak muda (Buleleng) sebagai pintu masuk pertama menuju industri film.

Dari hasil diskusi itu disepakati bahwa edukasi akan pembuatan film harus dilakukan di Buleleng.

Gede Dody Sukma selaku Kadis Pariwsata, dalam diskusi itu memberi pemaparan bahwa Lovina Festival pada tahun mendatang akan diusahakan berlangsung 7 hari, sehingga pemutaran film diharapkan akan terus berlangsung sebagai bagian dari festival itu.

Dinas Pariwisata akan menerima semua masukan dari diskusi film yang berlangsung di sela-sela Lovina Festival, hanya saja ia menyatakan tidak ada dana khusus yang akan disediakan untuk kegiatan ini.

Berbagai Masukan

Dalam diskusi dari peserta terungkap bahwa pemutaran film “Luchsinger and the God”,  pada acara Lovina Festival itu diakui sebagai sesuatu yang baik, mengingat baru pertama kali film mendapat tempat, walaupun banyak kekurangan yang harus diperbaiki di masa mendatang.

Karena bagaimana pun, menonton film apalagi yang dua jam, memerlukan ruang perenungan- sehingga perlu dicarikan tempat yang lebih representatif. Sebelum pemutaran film pada Sabtu malam itu ada beberapa wisatawan asing yang sudah menunggu di depan layar, menandakan adanya minat menonton film bagi pengunjung Lovina Festival .

Lovina yang didirikan oleh Panji Tisna memang mempunyai keterkaitan dengan film. Panji Tisna pernah belajar film ke India dan dia juga yang mendirikan Maya Theater (Muda Ria Theater) di samping sekolah yang juga ia dirikan, Bhaktiyasa.  

Untuk itu, demi menyusun kembali energi Panji Tisna akan kecintaannya akan film dan sastra, peserta diskusi sama-sama setuju agar di tahun mendatang film tetap dijadikan salah satu agenda dalam Lovina Festival.

Ide yang  tercetus adalah

  1. Sebuah lomba pembuatan film pendek dengan bimbingan mentor mumpuni dari proses ide hingga eksekusi. Cerita harus berlokasi di Buleleng. (sponsor potensial harus dicari )
  2. Workshop mengajarkan cara pitching ide film dan pengenalan berbagai macam sumber dana perfilman.
  3. JIka memang tidak berhasil mendapatkan dana dari sponsor, maka peserta diskusi akan tetap membuat film dengan cara swadaya- sehingga pada Lovina Festival akan tetap memutar film dan bentuk bentuk diskusi lainnya.
  4. Membuat sebuah pendataan akan pelaku/pemerhati audio visual di Buleleng. Sehingga bisa saling mengenal berkolaborasi.

Dengan menciptakan ruang edukasi, penciptaan, berkesenian dalam  latar romantis dengan segala medium komunikasi  diharapkan bisa tumbuh dalam kemeriahan Lovina Festival mendatang yang kemudian bisa memberikan alternatif lain bagi pengunjung untuk bisa merasakan energi ketenangan dari Utara. Dengan merasakan itu  maka pengunjung akan tinggal lama.

(NB: Saat saya menulis rangkuman diskusiini, Lovina Festival 2023 masih berlangsung, dan penyanyi di panggung kehormatan itu menyanyikan lagunya Rolling Stones, Under My Tumb.  Mudah-mudahan tidak ada lagi band di panggung kehormatan menyanyikan lagu orang (Cover).  Mohon lagu sendiri dinyanyikan.  Untuk membedakan bahwa ini bukan café tapi Festival. Aduh sekarang Honky Tonk Woman…..lagi). [T]

  • BACA artikel lain dari penulis PUTU KUSUMA WIJAYA
Lovina adalah Merk Dagang #Cakil Putu Kusuma Wijaya
“Oh Captain My Captain” #Cakil Putu Kusuma Wijaya
Film Pendek “Fauve”, Kisah Melanggar Sebuah Aturan Alam
Tags: Festival LovinafilmLovinasinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Garis I Gusti Nyoman Lempad Menyimpulkan Narasi | Dari Diskusi Pameran “Darkness is White”

Next Post

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Putu Kusuma Wijaya

Putu Kusuma Wijaya

Pembuat film. Pengelola Rumah Film Sang Karsa di Jalan Singaraja-Seririt KM 13.2, Kaliasem, Buleleng

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co