2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Putu Kusuma Wijaya by Putu Kusuma Wijaya
July 24, 2023
in Khas
Diskusi Film di Sela-sela Lovina Festival: Menjadikan Buleleng Sebagai Pusat Produksi Film International

Joseph JU Taylor (kanan) saat bicara dalam diskusi film di Rumah Film Sang Karsa, Lovina, Bali

DI SELA-SELA acara Lovina Festival, Minggu, 23 Juli 2023, berlangsung diskusi tentang film di Rumah Film Sang Karsa. Belum tahu Rumah Film Sang Karsa? Letaknya di tepi selatan Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, di sebelah barat lagi sedikit dari pusat digelarnya Lovina Festival.

Dalam diskusi itu hadir  Joseph JU Taylor. Jos, begitu ia dipanggil, adalah Produser Pelaksana Film “Luchsinger and the God”. Oh ya, film  “Luchsinger and the God” sempat diputar, Sabtu malam, 22 Juli, di Lapangan Voli Kalibukbuk.

Diskusi itu sendiri dihadiri juga oleh pegiat dan penonton film di Buleleng. Saya sneidir, Putu Kusuma Wijaya, dan Putu Satria Kusuma. Ada juga peserta lain yang punya perhatian besar di bidang perfilman, seperti Kardian Narayana, Dian Surayantini, Kadek Sonia Piscayanti, Tini Wahyuni, Eka Prasetya dan Made Adnyana Ole.  Tentu saja diskusi itu dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara bersama sejumlah staf.

Diskusi diarahkan untuk membahas potensi Buleleng dalam produksi film berskala International dan Nasional di Buleleng. Tentu saja, sejak awal disepakati bahwa Kabupaten punya potensi menjadi pusat produksi film, baik berskala lokal, nasional, maupun internasional.

Jos, dalam diskusi itu, mengatakan syuting film Luchsinger and the God di Buleleng memakan waktu sekitar 26 hari dengan total perputaran uang sekitar Rp 1 Milyar. Budget ini tersebar ke berbagai pos ( Katering, transportasi, extras (figuran)  maupun sumber daya manusia lainnya) yang diterima langsung oleh penduduk lokal

Jos menyebutkan, Luchsinger and the God bukanlah film berbiaya mahal untuk ukuran produksi negara Swiss. Dan hal itu memberikan gambaran bahwa sebuah produksi film Internasional sekecil apapun sanggup memberi sumbangan penting bagi perekonomian rakyat, di samping tentunya promosi daerah Lovina.

Diskusi tentang film di Rumah Film Sang Karsa, Lovina, Bali | Foto: Dispar Buleleng

Buleleng bisa menjadi daerah tujuan kerja film Internasional maupun Nasional karena karakter daerahnya yang macam-macam, bervariasi. Sebuah produksi film bisa saja menjadikan sebuah desa di Celukan Bawang misalnya, sebagai kampung Jawa (tanpa harus pergi ke Jawa- yang tentunya akan banyak menghemat anggaran sebuah produksi film). 

Perkampungan dan desa-desa di Buleleng bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah produksi film International.

Jika memungkinkan, kata Jos,  Buleleng sebaiknya membuat website tentang lokasi-lokasi yang bisa menarik minat investor produski film di Buleleng.

(Nah, bagi saya, inilah yang harus ada pembicaraan lebih dalam lagi, website apa yang dimaksud dan apakah memang sudah waktunya).

Jos mengatakan, dari pengalamannya memproduksi film Luchsinger di Buleleng pada tahun 2019 itu  ia mendapat dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Buleleng. Dukungan itu antara lain berupa proses perizinan dan hal-hal lain yang “tidak dipersulit”.

(Di sela-sela diskusi, Pak Kadis Pariwisata sempat menelepon Kepala Imigrasi Buleleng  menanyakan perihal aturan perijinan orang asing bisa mendukung sebuah produksi film. Dari penjelasan Kepala Imigrasi cukup panjang dan berisi kepada Kadis Pariwisata pada hari Minggu sudah memberikan gambaran hubungan erat dan saling mendukung. Ini pasti mempermudah segala proses produski film jika ada di kemudian hari)

Sebuah produksi film membutuhkan banyak orang. Seperti contoh, kru produksi film Luchsinger and the God berjumlah sekitar 42 orang.  Hanya pemain,  penata gambar, penata suara. tata artistik saja yang dari luar negeri, selebihnya adalah orang yang ada di Bali.

Banyak produksi film skala Internasional yang biasanya mencari kru lain seperti pencatat skrip, asisten penata gambar, asisiten penata suara  dan sebagainya, di tempat lokasi syuting. Dan kesempatan inilah seharusnya dapat ditangkap oleh anak muda (Buleleng) sebagai pintu masuk pertama menuju industri film.

Dari hasil diskusi itu disepakati bahwa edukasi akan pembuatan film harus dilakukan di Buleleng.

Gede Dody Sukma selaku Kadis Pariwsata, dalam diskusi itu memberi pemaparan bahwa Lovina Festival pada tahun mendatang akan diusahakan berlangsung 7 hari, sehingga pemutaran film diharapkan akan terus berlangsung sebagai bagian dari festival itu.

Dinas Pariwisata akan menerima semua masukan dari diskusi film yang berlangsung di sela-sela Lovina Festival, hanya saja ia menyatakan tidak ada dana khusus yang akan disediakan untuk kegiatan ini.

Berbagai Masukan

Dalam diskusi dari peserta terungkap bahwa pemutaran film “Luchsinger and the God”,  pada acara Lovina Festival itu diakui sebagai sesuatu yang baik, mengingat baru pertama kali film mendapat tempat, walaupun banyak kekurangan yang harus diperbaiki di masa mendatang.

Karena bagaimana pun, menonton film apalagi yang dua jam, memerlukan ruang perenungan- sehingga perlu dicarikan tempat yang lebih representatif. Sebelum pemutaran film pada Sabtu malam itu ada beberapa wisatawan asing yang sudah menunggu di depan layar, menandakan adanya minat menonton film bagi pengunjung Lovina Festival .

Lovina yang didirikan oleh Panji Tisna memang mempunyai keterkaitan dengan film. Panji Tisna pernah belajar film ke India dan dia juga yang mendirikan Maya Theater (Muda Ria Theater) di samping sekolah yang juga ia dirikan, Bhaktiyasa.  

Untuk itu, demi menyusun kembali energi Panji Tisna akan kecintaannya akan film dan sastra, peserta diskusi sama-sama setuju agar di tahun mendatang film tetap dijadikan salah satu agenda dalam Lovina Festival.

Ide yang  tercetus adalah

  1. Sebuah lomba pembuatan film pendek dengan bimbingan mentor mumpuni dari proses ide hingga eksekusi. Cerita harus berlokasi di Buleleng. (sponsor potensial harus dicari )
  2. Workshop mengajarkan cara pitching ide film dan pengenalan berbagai macam sumber dana perfilman.
  3. JIka memang tidak berhasil mendapatkan dana dari sponsor, maka peserta diskusi akan tetap membuat film dengan cara swadaya- sehingga pada Lovina Festival akan tetap memutar film dan bentuk bentuk diskusi lainnya.
  4. Membuat sebuah pendataan akan pelaku/pemerhati audio visual di Buleleng. Sehingga bisa saling mengenal berkolaborasi.

Dengan menciptakan ruang edukasi, penciptaan, berkesenian dalam  latar romantis dengan segala medium komunikasi  diharapkan bisa tumbuh dalam kemeriahan Lovina Festival mendatang yang kemudian bisa memberikan alternatif lain bagi pengunjung untuk bisa merasakan energi ketenangan dari Utara. Dengan merasakan itu  maka pengunjung akan tinggal lama.

(NB: Saat saya menulis rangkuman diskusiini, Lovina Festival 2023 masih berlangsung, dan penyanyi di panggung kehormatan itu menyanyikan lagunya Rolling Stones, Under My Tumb.  Mudah-mudahan tidak ada lagi band di panggung kehormatan menyanyikan lagu orang (Cover).  Mohon lagu sendiri dinyanyikan.  Untuk membedakan bahwa ini bukan café tapi Festival. Aduh sekarang Honky Tonk Woman…..lagi). [T]

  • BACA artikel lain dari penulis PUTU KUSUMA WIJAYA
Lovina adalah Merk Dagang #Cakil Putu Kusuma Wijaya
“Oh Captain My Captain” #Cakil Putu Kusuma Wijaya
Film Pendek “Fauve”, Kisah Melanggar Sebuah Aturan Alam
Tags: Festival LovinafilmLovinasinema
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Garis I Gusti Nyoman Lempad Menyimpulkan Narasi | Dari Diskusi Pameran “Darkness is White”

Next Post

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Putu Kusuma Wijaya

Putu Kusuma Wijaya

Pembuat film. Pengelola Rumah Film Sang Karsa di Jalan Singaraja-Seririt KM 13.2, Kaliasem, Buleleng

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Memaknai Perbedaan Komunikasi Antarbudaya:  Bukan Sekadar Wacana

Golput: Komunikasi Politik yang Gagal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co