2 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Adi Sewaka Nugraha Kepada I Ketut Santosa Untuk Kesetiaannya Mengembangkan Seni Lukis Kaca Nagasepaha

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
July 20, 2023
in Khas
Adi Sewaka Nugraha Kepada I Ketut Santosa Untuk Kesetiaannya Mengembangkan Seni Lukis Kaca Nagasepaha

Dua anak almarhum Ketut Santosa, Made Wijana dan Ni Luh Widari | Foto: Dok

I KETUT SANTOSA berpulang setelah mengalami kecelakaan lalu-lintas pada November 2022. Dan, tujuh bulan kemudian, tepatnya pada saat penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023, ia diberikan penghargaan Adi Sewaka Nugraha oleh Gubernur Bali.

Aras penghargaan itu, anak dan istri I Ketut Santosa yang ditinggalkanya tentu saja berbahagia, meski kesdihan belum sepenuhnya bisa dilenyapkan dari lubuk hati. Yang berbahagia tentu juga seniman yang selama ini menkuni seni lukis kaca di Desa Nagasepaha, karena penghargaan itu bisa disebut sebagai penghargaan kepada kesetiaan untuk merawat tumbuhnya seni lukis kaca di desa itu.

Dengan diberikan penghargaan kepada Ketut Santosa yang beralamt di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng itu, kita bisa merenungkan kembali tentang kesetiaan seorang seniman untuk tetap fokus pada jalan kesenian yang dilakoninya.

Ya, Ketut Santosa adalah seniman yang setia. Ia adalah seniman sederhana yang tetap memberikan kontribusinya dengan karya yang ditinggalkan. Di setiap ajang Pesta Kesenian Bali, karya-karya seni lukis kaca selalu mendapat ruang dalam pameran dan selalu menyuguhkan karya yang memanjakan mata.

I Ketut Santosa, Pelukis Wayang Kaca yang Santun dan Sederhana Itu Telah Berpulang

Ketekunannya dalam berkarya, dan terus berusaha memperkenalkan lukis kaca ke hadapan publik, kini mendapat apresiasi dalam bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali.

Adi Sewaka Nugraha

Adi Sewaka Nugraha adalah pengharagan terhadap seniman Bali yang berkontribusi penuh dalam melestarikan budaya dan kesenian yang ada di Bali. Penghargaan ini diberikan tiap tahunnya, biasanya berbarengan dengan penutupan Pesta Kesenian Bali. Diberikan kepada seniman di semua bidang seni, melalui seleksi dari tim yang telah dibentuk. Bertujuan untuk mematik seniman-seniman Bali untuk tetap menjaga dan melestarikan seni dan budaya Bali.

Selain ketut Santosa, terdapat sembilan seniman lain yang juga mendapatkan penghargaan yang sama, yang diserahkan Gubernur bali Wayan Koster pada acara penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023.

Sembilan seniman lainnya adalah Wayan Darya, S.Sn., M.Ag. yang merupakan seniman karawitan (komposer) asal Banjar Kebon, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Sepuluh seniman, termasuk Ketut Santosa, saat menerima penghargaan Adi Sewaka Nugraha dari Gubernur Bali | Foto: Dok

Lalu, Bagus Suteja Yasa, seniman Tari asal Banjar Dinas Kelodan Desa Bubunan Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ; I Wayan Gama Astawa, S.Sn., seniman karawitan (komposer) asal Lingkungan Bilukpoh Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana; dan Dr. Anak Agung Gede Rai Ramawa, M.Sn., seniman (undagi) beralamat Jalan Letda I Dewa Gede Hadnyana, Gang Elang, Batubulan Sukawati, Gianyar.

Kemudian  I Made Sukadana, seniman pedalangan, asal Lingkungan Banjar Ubud Kaja, Desa Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar; I Wayan Butuantara, M.Si., seniman tari Topeng, Jalan Kenyeri, Gang Pucuk, Desa Sumerta Kaja, Kota Denpasar;  dan I Putu Purnawan, S.Pd., seniman tari alamat Jalan Gunung Agung, Gang XX No. 1, Kelurahan Dajan Peken, Kabupaten Tabanan.

Selain itu ada juga I Komang Parwata, seniman Tari Banjar Dinas Dukuh, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem dan Ni Wayan Sirat, seniman Drama Gong, Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Diterima Sang Istri

Penghargaan untuk I Ketut Santosa diterima oleh Ni Nyoman Ari Suteni, istri dari almarhum. Penghargaan itu juga disambut dengan baik oleh dua anak almarhum, Made Wijana dan Ni Luh Widari.

.

Ni Nyoman Ari Suteni, istri dari almarhum I Ketut Santosa menerima piagam penghargaan untuk suaminya yang diserahkan oleh Gubernur bali Wayan Koster | Foto: Dok

Penghargaan bergengsi ini tentu saja didapat dari jerih payah Ketut Santosa yang tetap melestarikan seni lukis kaca Nagasepaha. Walau I Ketut Santosa kini telah tiada, nama besarnya semakin dikenal dan mendapat apresiasi di mana-mana. Ini merupakan hal yang sering sekali terjadi pada seniman-seniman di masa lalu.

Dari pencetus Lukis Kaca Nagasepaha, Jro Dalang Diah, juga mengalami hal yang serupa. Karya-karyanya dilirik jauh setelah senimannya tiada.

Telah banyak pencapaian yang didapat I Ketut Santosa, berbagai penghargaan baik kepada dirinya maupun Sanggar Seni Lukis Kaca Nagasepaha yang di bangunnya. Hal itu adalah bukti bahwa ia serius dan memiliki semangat yang luar biasa dalam melestarikan seni lukis kaca Nagasepaha. Hal itu juga telah berdampak pada banyak orang.

Lukis Kaca Nagasepaha semakin dikenal, seniman-seniman baru bermunculan. Yang dulunya enggan melukis dan memilih pekerjaan lain, kini kemampuan luar biasa dalam lukis kaca mulai diasah kembali.

Jadi seniman memang istimewa, karya yang dibuat bisa jadi dilirik kapan saja. Bahkan setelah memiliki nama besar, karya yang dibuat saat usia anak-anak menjadi menarik untuk dibahas dan dikoleksi banyak orang.

Dua anak almarhum Ketut Santosa, Made Wijana dan Ni Luh Widari | Foto: Dok

Namun di balik keistimewaan itu, banyak seniman tidak merasakan pencapaian itu selama hidupnya. Pencapaian dan nama besarnya seakan menjadi harta warisan yang di turunkan ke generasi selanjutnya.

Yang namanya harta warisan, kini tergantung generasi pewarisnya yang memilih. Mau dilanjutkan perjuangan pendahulunya, atau akan kandas begitu saja. Tentu saja, harapan banyak pihak, Lukis Kaca Nagasepaha yang telah mendunia, harus tetap dilestarikan keberadaannya serta mendapat ruang dan perhatian lebih dari semua pihak.

Terimakasih Pak Santosa, jerih payahmu tak sia-sia. Namamu masih terpatri bersama seniman-seniman hebat lainnya. [T]

Putu Dudik Ariawan: Melukis di Atas Lontar dan Mengubah Hobi Menjadi Profesi
I Ketut Wisana Ariyanto: Guru Muda Pelukis Naturalis
Tags: desa nagasepahalukisan wayang kacaPesta Kesenian BaliSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menduniakan Sastra Indonesia, Pemerintah Bisa Tiru Korea

Next Post

Menikah Bukan Untuk Bercerai

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Menikah Bukan Untuk Bercerai

Menikah Bukan Untuk Bercerai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026
Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya
Esai

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan ——Ketika Bali Kehilangan Penjaga Nuraninya

"Sebuah peradaban tidak runtuh karena kekurangan orang pintar. Peradaban runtuh ketika orang-orang pintarnya memilih diam. Ketika ilmu kehilangan keberanian, kekuasaan...

by Agung Sudarsa
August 1, 2026
Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”
Hiburan

Scared of Bums Rilis “Berlari”, Soundtrack Enerjik untuk “Pelari Kalcer”

ADA masa ketika identitas musik punk begitu lekat dengan citra hidup yang berantakan. Rokok, begadang, alkohol, dan semangat melawan apa...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026
Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026
Panggung

Tiga Belas Penulis Muda Mempresentasikan Karya di Singaraja Literary Festival ——Dari Sesi Presentasi dan Diskusi Karya Emerging Writers MTN Lab x SLF 2026

PADA hari ketiga Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, Minggu, 5 Juli 2026, di Kawasan Museum Buleleng, tiga belas penulis muda...

by Dede Putra Wiguna
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co