12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Toko Indonesia di Amerika | Catatan dari Philadelphia [3]

Luh Putu Anggreny by Luh Putu Anggreny
July 4, 2023
in Tualang
Toko Indonesia di Amerika | Catatan dari Philadelphia [3]

Di depan cafe Pendawa, Philadelphia | Foto: Dok. Anggreny

PENDAWA. Itulah rekomendasi nama toko dan cafe yang disampaikan alumni SUSI Indonesia kepada saya dan teman-teman lainnya.

Hampir dua minggu berada di Philadelphia, kami sejak awal sudah memendam rencana untuk mengunjungi cafe ini. Café Pendawa. Dan, akhirnya, rencana itu terwujud menjelang akhir minggu kedua.

Kami menuju ke cafe dengan menggunakan kereta bawah tanah. Seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya, kereta bawah tanah Amerika sangatlah canggih.

Penumpang hanya menggunakan satu kartu, namanya SEPTA Key, untuk seluruh transportasi umum yang disediakan, seperti bis dan kereta bawah tanah. Biayanya pun cukup terjangkau, hanya sekitar 2$ untuk sekali pergi ke tempat tujuan.

Cafe Pendawa terletak di 1529 Morris St, Philadelphia, PA 19145, kurang lebih 3,5 mil jaraknya dari asrama kami. Untuk menuju ke cafe kami harus melewati beberapa stasiun.

Walaupun sudah beberapa kali naik kereta, namun tetap saja kami mengalami culture shock. Di jalanan menuju tempat chek in stasiun beberapa kali kami mencium bau pesing. Tak tahu bau itu dihasilkan oleh apa. Entah orang-orang yang pipis sembarangan, atau memang ada bau semacam itu dan kami yang belum terbiasa dengan bau ini. Entahlah.

“Kalau di Indonesia, kebanyakan bau begini di toilet umum aja ya?” celetuk Farah.

“Bener banget. Kalau di sini tiap beberapa langkah bisa tercium bau pesing,” jawabku.

“Sudah, sudah. Ayo jalan lagi,” ucap Yusuf sembari mengajak Egi yang tertinggal di belakang.

Bau dingin AC menyengat, menusuk hidung kami ketika pertama masuk ke dalam kereta.

•••

Kami akhirnya sampai di Cafe Pendawa. Rasa haru menyeruak, benar-benar merasakan rindu rumah yang sebenarnya. Ketika kami nasih berada di luar cafe saja, kami sudah mendengar percakapan orang-orang dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Masuk ke cafe, kami terbawa dalam suasana seperti di pasar di Indonesia. Sedikit ricuh dengan suara ibu-ibu bahkan bahkan bapak-bapak yang menanyakan di mana letak bumbu dan yang lainnya.

Kami menelusuri cafe. Terasa seperti di surga bagi kami. Menemukan banyak makanan Indonesia. Indomie, rendang, ayam kremes, gorengan dan lainnya yang benar-benar memanjakan lidah Indonesia kami. Harganya pun terbilang terjangkau, mulai dari 10$ untuk setiap makanan sudah jadi seperti nasi rendang.

Makan bersama masakan Indonesia | Foto: Dok Anggreny

“Semua makanan yang sudah jadi di sini, dimasak oleh orang-orang Indonesia yang tinggal di sekitaran cafe. Bisa dibilang state ini merupakan desanya Indonesia di Philadelphia,” ucap salah satu pegawai toko, yang baru menetap sekitar beberapa bulan di Philadelphia.

“Cumi, kesukaanku.” Begitu kata Farah ketika menemukan nasi cumi kesukaannya di Amerika.

“Rendang juga.” timpal Yusuf. Dan aku mengambil ayam kremes kesukaanku.

Egi mendekati kami, dengan setumpuk Indomie di tangannya, memang maniak Indomie, hahaha.

•••

Pandawa, sebuah cafe yang berdiri sejak tahun 2004 di Philadelphia, Amerika Serikat, yang menyediakan berbagai barang dari Indonesia. Café Pandawa juga menawarkan penjualan secara online sehingga para pelanggan lebih mudah untuk membeli produk Indonesia yang mereka inginkan melalui website Café Pandawa.

Café Pendawa menawarkan berbagai produk seperti makanan ringan tradisional, rempah-rempah, kopi, teh, serta barang-barang kerajinan tangan dan souvenir dari Indonesia. Semua produk yang dijual di toko tersebut dipilih dengan hati-hati untuk memastikan kualitas dan kesegarannya.

Dalam menjual barang secara online, took atau café Pendawa memanfaatkan platform e-commerce yang dapat diakses melalui situs website resminya di cafependawa.com.

Pelanggan juga dapat memilih produk yang diinginkan dan melakukan pembayaran dengan mudah melalui berbagai metode pembayaran yang disediakan.

Nasi rendang di Cafe Pendawa, Philadelphia | Foto: Dok. Anggreny

Selain itu, Pendawa juga menawarkan pengiriman produk ke seluruh Amerika Serikat, sehingga pelanggan dapat menerima produk yang mereka beli dengan mudah dan nyaman. Seluruh pengiriman dilakukan dengan hati-hati dan dijamin keamanannya, sehingga pelanggan tidak perlu khawatir tentang kerusakan atau hilangnya produk saat dalam perjalanan.

Dengan menjual barang secara online, Cafe Pendawa dapat menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Amerika Serikat, bahkan di luar kota Philadelphia. Ini juga memberi pelanggan yang tidak dapat mengunjungi toko secara fisik kesempatan untuk membeli produk Indonesia yang mereka inginkan dengan mudah dan nyaman.

Secara keseluruhan, Cafe Pendawa adalah tempat yang sempurna untuk membeli produk Indonesia di Philadelphia, dan dengan layanan penjualan online membuat transaksi menjadi lebih mudah.

•••

Dua jam sudah kami berada di toko ini. Waktunya membayar apa yang kami beli. Total semua yang kami beli sekitar 65$. Harga yang lumayan jika dirupiahkan. Tak apa, waktunya makan enak. Begitu pikir kami, hahaha. [T]

Berpose di depan Toko/Cafe Pendawa di Philadelphia | Foto: Dok. Anggreny

Mulailah Perjalanan Penuh Emosi  | Catatan dari Philadelphia [1]
Empat Hari Pertama yang Penuh Kejutan | Catatan dari Philadelphia [2]
Tags: Amerika SerikatperjalananPhiladelphiaSTAHN Mpu Kuturan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mahasegara Pertiwi, Kesadaran Mencintai Alam dari Mahasiswa ISI Yogyakarta

Next Post

Belum Diterima di Universitas Pilihan, Gap Year Bisa Jadi Pilihan

Luh Putu Anggreny

Luh Putu Anggreny

Penikmat kata dan halaman-halaman sunyi. Menyukai menulis dan membaca, serta hal-hal kecil yang sering terlewat. Sejak lama jatuh cinta pada senja—karena dari sanalah ia belajar bahwa keindahan sering datang bersama kefanaan. Dapat dijumpai di Instagram: @pt.anggreny_

Related Posts

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails

Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

by I Nyoman Tingkat
August 7, 2026
0
Pantai Jimbaran dengan Kafe Ikan Bakarnya  

Sejak dahulu, Jimbaran, Kedonganan, Kelan, dan Kuta adalah daerah nelayan. Namun, yang terkenal hanya Jimbaran dan Kuta. Ketika Asosiasi Kepala...

Read moreDetails

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
0
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

Read moreDetails
Next Post
Belum Diterima di Universitas Pilihan, Gap Year Bisa Jadi Pilihan

Belum Diterima di Universitas Pilihan, Gap Year Bisa Jadi Pilihan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co