14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belum Diterima di Universitas Pilihan, Gap Year Bisa Jadi Pilihan

Dewa Ayu Yuliarini by Dewa Ayu Yuliarini
July 4, 2023
in Esai
Belum Diterima di Universitas Pilihan, Gap Year Bisa Jadi Pilihan

Ilustrasi Tatkala.co

KERESAHAN dan kebingungan sepertinya sedang menghantui mereka yang saat ini sudah lulus SMA atau SMK—tentu pengecualian bagi mereka yang sudah menentukan pilihan universitas dan dinyatakan lolos seleksi, rasanya ini bukan menjadi masalah.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang tidak lolos tes masuk universitas pilihannya?

Tulisan ini mungkin tepat bagi Anda yang sedang merasa sedih atau kecewa karena belum lolos di universitas pilihan. Untuk itu silakan baca sampai selesai.

***

Masuk universitas yang bukan Anda inginkan tentu bukan pilihan yang tepat, apalagi harus ikut-ikutan kata teman, atau terpaksa masuk universitas hanya karena dipaksa orang tua. Seperti teman saya, beberapa tahun lalu ia masuk jurusan yang tidak sesuai keinginanya. Dan belum genap satu semester ia sudah memilih mengundurkan diri.

Berkaca dari pengalaman teman saya, atau banyak teman di luar sana yang saat ini kuliah tapi justru tertekan karena tidak sesuai jurusan yang diinginkan dan lebih memilih bertahan karena sayang biaya yang sudah dikeluarkan, agar tidak seperti itu, rasanya gap year tidak terdengar buruk.

Nyatanya, selama gap year banyak hal yang bisa Anda lakukan. Eits, tapi sebelum ke hal apa saja yang bisa Anda lakukan selama gap year, kalian harus tahu dulu nih gap year itu apa.

Dilansir dari brainacademy.co, gap year merupakan kondisi ketika seseorang memutuskan untuk beristirahat dari pendidikan formal, atau peralihan dari SMA ke kuliah, dan pada umumnya gap year dapat berlangsung selama satu atau dua tahun, tergantung dari keputusan individu itu sendiri.

Sebenarnya, ada banyak hal yang mendasari seseorang memilih gap year, di antaranya bisa disebabkan finansial atau keuangan keluarga yang belum stabil—belum mampu—(maklum, seperti yang kita tahu, biaya masuk universitas tidak seperti masuk SMA/SMK), belum diterima di PTN atau universitas yang diingankan, atau bisa jadi juga individu tersebut memiliki masalah kesehatan mental.

Hal yang Bisa Dilakukan Saat Gap year

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan saat gap year. Seperti apa yang saya lakukan di bawah ini. Ya, sebelum melanjutkan kuliah di PTN saat ini, saya sendiri pernah memilih gap year selama setahun. Dan hal tersebut tidak terlalu buruk bagi saya.

Pertama saya bisa belajar skill baru. Mempelajari hal-hal baru tentu bukan menjadi pilihan yang buruk. Dengan belajar hal-hal baru, Anda akan memiliki keterampilan, yang dapat Anda pergunakan untuk melamar kerja, meskipun tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan.

Sejalan dengan mempelajari skill baru, Anda juga bisa menyalurkan hobby Anda, yang mungkin tertunda ketika sibuk mengejar deretan prestasi akademik di bangku SMA/SMK. Selama gap year, Anda dapat mempelajari lebih dalam hobby yang kalian miliki—mendapat pekerjaan sesuai hobby rasanya akan menyenangkan.

Bagi Anda yang memilih gap year karena kondisi keuangan keluarga yang belum stabil kalian bisa banget untuk mengajukan lamaran pekerjaan di beberapa perusahaan yang membuka loker. Saat ini, masih banyak perusahaan yang menerima lulusan SMA/SMK, tentunya Anda juga harus selektif memilih dan mencari.

Namun, bagi kalian yang memilih gap year karna belum diterima di PTN atau universitas, gap year dapat kalian manfaatkan untuk mengikuti bimbingan belajar, dan juga mencaritahu informasi terkait universitas pilihan Anda.

Manfaat Gap Year

Sampai di sini Anda pasti bertanya-tanya, “Apa manfaat gap year?” Atau justru pertanyaan “Kenapa sih saya harus gap year?” Nah, dalam tulisan ini saya juga menyampaikan beberapa manfaat bagi Anda yang memilih gap year, baik setahun atau dua tahun. Eitss, tapi jangan keterusan ya.

Pertama, memilih untuk istirahat sebentar dari pendidikan formal akan membuat Anda memahami kelebihan dan kekurangan Anda, hal ini bisa Anda gunakan untuk menentukan jurusan apa yang Anda ambil ketika melanjutkan ke jenjang kuliah.

Kedua, memilih gap year juga akan menuntut Anda menjadi lebih mandiri. Berada di rumah tanpa melakukan aktifitas mungkin akan membuat Anda merasa sedikit malu, jika harus meminta terus-menerus kepada orang tua.

Hal tersebut tentu akan menjadi pacuan Anda, agar dapat memperoleh pekerjaan, apalagi bagi Anda yang mendapatkan pekerjaan di luar wilayah tinggal, tentu akan membuat kalian lebih mandiri.

Ketiga, gap year tidak selamanya buruk bagi Anda, barangkali dengan Anda memilih gap year, Anda akan lebih siap ketika menghadapi UTBK atau ujian mandiri, sehingga peluang untuk kalian lolos lebih besar.

Artinya, belum lolos di universitas pilihan Anda saat ini, bisa jadi, itu menjadi jembatan Anda untuk sukses dengan jalan lain, atau justru Anda mengenal diri sendiri lebih jauh, sehingga ketika menginjakkan kaki di bangku perkuliahan, Anda tidak merasa salah jurusan.

Jadi, bagi Anda yang belum bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan, jangan berkecil hati, masih ada banyak kesempatan untuk menapaki jenjang karir yang lebih baik. Semangat.[T]

Istilah-istilah Seputar Kuliah yang Harus Diketahui Mahasiswa Baru, Khususnya di Undiksha
Ya Kuliah, Ya Kerja | Tips Membagi Waktu Kuliah Sambil Bekerja
Iri Dulu, Berusaha Kemudian | Catatan Mahasiswa yang Biasa-Biasa Saja
Mahasiswa Berguna itu Tak Harus “Wah”, Minimal Bisa Memberantas Hoax di Grup WA Keluarga
Tags: kampusmahasiswamahasiswa barutipsuniversitas
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Toko Indonesia di Amerika | Catatan dari Philadelphia [3]

Next Post

Sekaa Gong Legendaris Sengguan Singapadu Bernostalgia dengan Karya-karya Tahun 1982  

Dewa Ayu Yuliarini

Dewa Ayu Yuliarini

Lahir di Singaraja, tahun 2001. Saat ini sedang menempuh pendidikan di STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Program Studi Ilmu Komunikasi

Related Posts

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
0
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

Read moreDetails

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

by Angga Wijaya
May 12, 2026
0
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

Read moreDetails

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
0
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

Read moreDetails

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

by Asep Kurnia
May 11, 2026
0
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

Read moreDetails

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
0
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

Read moreDetails

Gagal Itu Indah

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
0
Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

Read moreDetails

Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

by Angga Wijaya
May 10, 2026
0
Ayah Menularkan Kebiasaan Membaca

DI tanganku ada sebuah buku. Aku baru membacanya setelah membelinya dari toko buku daring sekitar seminggu lalu. Buku itu kubeli...

Read moreDetails

Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

by Putu Nata Kusuma
May 9, 2026
0
Pertama Kali Jadi Orang Tua  —Wajar Jika Tak Sempurna

SELALU ada hal-hal pertama dalam hidup kita. Hal-hal pertama yang memberi pengalaman berharga di masa depan nanti. Kali pertama bersepeda,...

Read moreDetails

BAKAR SAMPAH BERTENTANGAN DENGAN PRINSIP HINDU BALI

by Sugi Lanus
May 9, 2026
0
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU

— Catatan Harian Sugi Lanus, 8 Mei 2026 Pemimpin umat atau pemimpin masyarakat yang membiarkan masyarakat membakar sampah secara terbuka...

Read moreDetails

Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

by Jro Gde Sudibya
May 8, 2026
0
Paradoks Pendidikan, Anggaran Naik Tinggi, Kualitas Terus Merosot

Tanggapan terhadap esai "Sekolah Kejuruan: Penyumbang Tertinggi Pengangguran? —Sebuah Tamparan ke Muka Kita Bersama", tatkala.co, 8 Mei 2026 --- PENDIDIKAN...

Read moreDetails
Next Post
Sekaa Gong Legendaris Sengguan Singapadu Bernostalgia dengan Karya-karya Tahun 1982  

Sekaa Gong Legendaris Sengguan Singapadu Bernostalgia dengan Karya-karya Tahun 1982  

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co