23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Shibiru dari Temanggung Siap Birukan Dunia

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
March 16, 2023
in Khas
Shibiru dari Temanggung Siap Birukan Dunia

Fatah Syaifur Rochman | Foto Nyoman Nadiana

Bersama seorang pengusaha muda yang konsen dengan pewarna alami (natural dye), Andika Putra, pada Jumat, 9 Maret 2023, saya berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah. Perjalanan ke Temanggung dari bandara Yogyakarta di Kulonprogo itu menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam.

Kami jauh-jauh dari Bali ke Temanggung bukan untuk jalan-jalan hepi-hepi saja. Misi kami jelas, selain bertujuan untuk belajar, sekaligus juga temu kangen dengan kawan lama di sana. Ya, kami memang hendak belajar dan bertemu Fatah Syaifur Rochman, yang biasa dikenal dengan nama Pak Fatah.

Pak Fatah adalah seorang kawan yang bergerak di bidang pengolahan pewarna alami dari tumbuhan indigo. Lelaki 54 tahun itu sudah malang-melintang dalam dunia per-indigo-an. Ia telah berhasil mengolah indigo menjadi pewarna biru alami. Dan dari kisah perjalanannya yang berliku dan unik itu kami belajar.

Fatah Syaifur Rochman besama Andika Putra

Awalnya Pak Fatah di kenal sebagai pengusaha tongkat gagang skop pasir dan tanah. Hingga ia memutuskan untuk mengembangkan bakatnya di dunia pertanian. Sejak kecil Pak Fatah memang sudah mencintai pertanian. Sampai ia berjanji pada dirinya sendiri, suatu saat nanti, bisa mempunyai tanaman yang harganya mengalahkan tembakau.

Tanpa disadari, atas berkat kegigihannya, semesta mempertemukan Pak Fatah dengan tanaman indigo hingga akhirnya ia mendirikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memproduksi pewarna alam dengan nama Shibiru, di Desa Gandu Wetan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung.

Tempat produksi Shibiru

Mengajak Petani Menanam Indigo

Pada awalnya Pak Fatah menanam dua jenis indigo: indigofera tintoria dan arecta di lahan seluas 3 hektar, namun sempat berhenti pada tahun 2015. Tetapi setelah beliau mendapatkan informasi bahwa bibit indigo strobilanthes mempunyai warna biru kuat, ia tertarik kembali. Indigo jenis strobilanthes memang lebih cocok dikembangkan karena tidak terpengaruh musim—meskipun saat musim kemarau daunnya akan lebih kurus tapi warna yang di hasilkan tetap bagus.

Hasilnya, dengan ketekunan dan hobi bertaninya itu, dari satu bibit berubah menjadi berpuluh-puluh bibit. Bibit-bibit itu kemudian disebarkan (dibagikan) kepada beberapa petani sekitar.

“Pak Suciatna salah satu petani kopi pertama yang saya ajak merintis untuk menanam indigo,” kenang Pak Fatah.

Semenjak mengajak warga untuk menanam indigo dengan jumlah banyak, Pak Fatah juga mendapat banyak tangtangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah warga yang protes tempat produksinya karena bau indigo dianggap asem dan  memyengat.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, bapak 2 anak ini dapat mengatasinya. Bahkan, ia bisa membuat banyak petani tertarik untuk menanami sela-sela pohon kopi dan jambunya dengan indigo. Ia menjelaskan, setidaknya ada dual hal yang akan didapat petani. Pertama, saat daun indigo berguguran ke tanah saat di panen, daun itu akan menjadi kompos alami; dan kedua, daun indigo dihargai Rp. 3000 per Kg.

Menurut salah satu petani yang sempat saya ajak bercerita, Pak Kundori, petani kopi Desa Kleseman, Wonoboyo, Temanggung, itu, mengatakan, semenjak ia menanami sela-sela pohon kopinya dengan indigo, ia mendapat bonus. “Dapat tambahan dan dapat pupuk,” katanya.

Dan sampai saat ini, menurut informasi dari Pak Fatah, sudah ada 179 petani yang menanam indigo di lahan kurang lebih 65 hektare.

Belajar Secara Otodidak

Proses pembuatan pasta Sibiru awalnya sangat sederhana. Berawal dari keingintahuan Pak Fatah untuk membuat warna biru indigo yang bisa dipack, ia mengerjakannya sendiri secara manual dan otodidak.

“Setelah menghasilkan beberapa bungkus warna, saya mencoba memberikan (menawarkan) kepada pengerajin tekstil di daerah Jogja dan Solo,” tuturnya.

Sampai pada akhirnya, ia mendapat pesanan pertama sebanyak 40 kg pasta biru.

Fatah sedang menunjukkan produk Shibirunya

Masalah baru, ia belum tahu akan membandrol berapa harga sekilo produknya.  “Karena tak menyangka pasta yang saya buat mempunyai kualitas tinggi,” katanya sambil tertawa.

Sejak saat itu, Pak Fatah memasarkan produknya lewat media sosial, di Facebook pribadinya. Hingga orang-orang menyebutnya “Fatah Si Biru”.

Atas inovasinya itu, Pak Fatah mendapat beberapa penghargaan. Ia mendapat juara 1 kategori inovasi dalam acara Krenova (kreatiif dan inovatif)  Harapan 2020 Kabupaten Temanggung. Mendapat penghargaan Inovasi Goverment Award dari pemerintah daerah untuk konservasi lahan. Dan saat saya bertemu Pak Fatah, ia sedang bersiap untuk visitasi seleksi dalam rangka penghargaan Kalpataru kategori Perintis Lingkungan. Luar biasa, bukan?

Tetapi ini yang membuat mata saya berbinar, sampai saat ini, omzet normal Shibiru sudah mencapai 75 juta per bulan. Wajar, produk Pak Fatah sudah diekspor ke beberapa negeri seperti Jepang, Malaysia, Spanyol, hingga Amerika.

Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, warna birunya telah digunakan di beberapa daerah seperti Bali, Kalimantan, Labuan Bajo, Lombok, sampai Nusa Penida.

Sebagai penutup, Pak Fatah menyampaikan mantra sederhana: “Dari Temanggung siap membirukan dunia.”[T]

Ada 57 Ribu UMKM di Buleleng — Gedung PLUT Bisa Jadi Pusat Inkubator Bisnis
Malam Seni Kopi Banyuatis: Melestarikan Seni dan Mempromosikan UMKM
Wabup Sutjidra Minta Perbarindo Bali Dukung UMKM Buleleng
“Desa Les Ngembak Festival”,  Memaknai Ngembak Geni Nyepi  Secara Lebih Luas
Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata
Tags: UMKM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Monolog “Emak Gugat”: Sebuah Ekspresi Patologi Sosial

Next Post

LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co