24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Shibiru dari Temanggung Siap Birukan Dunia

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
March 16, 2023
in Khas
Shibiru dari Temanggung Siap Birukan Dunia

Fatah Syaifur Rochman | Foto Nyoman Nadiana

Bersama seorang pengusaha muda yang konsen dengan pewarna alami (natural dye), Andika Putra, pada Jumat, 9 Maret 2023, saya berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah. Perjalanan ke Temanggung dari bandara Yogyakarta di Kulonprogo itu menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam.

Kami jauh-jauh dari Bali ke Temanggung bukan untuk jalan-jalan hepi-hepi saja. Misi kami jelas, selain bertujuan untuk belajar, sekaligus juga temu kangen dengan kawan lama di sana. Ya, kami memang hendak belajar dan bertemu Fatah Syaifur Rochman, yang biasa dikenal dengan nama Pak Fatah.

Pak Fatah adalah seorang kawan yang bergerak di bidang pengolahan pewarna alami dari tumbuhan indigo. Lelaki 54 tahun itu sudah malang-melintang dalam dunia per-indigo-an. Ia telah berhasil mengolah indigo menjadi pewarna biru alami. Dan dari kisah perjalanannya yang berliku dan unik itu kami belajar.

Fatah Syaifur Rochman besama Andika Putra

Awalnya Pak Fatah di kenal sebagai pengusaha tongkat gagang skop pasir dan tanah. Hingga ia memutuskan untuk mengembangkan bakatnya di dunia pertanian. Sejak kecil Pak Fatah memang sudah mencintai pertanian. Sampai ia berjanji pada dirinya sendiri, suatu saat nanti, bisa mempunyai tanaman yang harganya mengalahkan tembakau.

Tanpa disadari, atas berkat kegigihannya, semesta mempertemukan Pak Fatah dengan tanaman indigo hingga akhirnya ia mendirikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memproduksi pewarna alam dengan nama Shibiru, di Desa Gandu Wetan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung.

Tempat produksi Shibiru

Mengajak Petani Menanam Indigo

Pada awalnya Pak Fatah menanam dua jenis indigo: indigofera tintoria dan arecta di lahan seluas 3 hektar, namun sempat berhenti pada tahun 2015. Tetapi setelah beliau mendapatkan informasi bahwa bibit indigo strobilanthes mempunyai warna biru kuat, ia tertarik kembali. Indigo jenis strobilanthes memang lebih cocok dikembangkan karena tidak terpengaruh musim—meskipun saat musim kemarau daunnya akan lebih kurus tapi warna yang di hasilkan tetap bagus.

Hasilnya, dengan ketekunan dan hobi bertaninya itu, dari satu bibit berubah menjadi berpuluh-puluh bibit. Bibit-bibit itu kemudian disebarkan (dibagikan) kepada beberapa petani sekitar.

“Pak Suciatna salah satu petani kopi pertama yang saya ajak merintis untuk menanam indigo,” kenang Pak Fatah.

Semenjak mengajak warga untuk menanam indigo dengan jumlah banyak, Pak Fatah juga mendapat banyak tangtangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah warga yang protes tempat produksinya karena bau indigo dianggap asem dan  memyengat.

Tetapi, seiring berjalannya waktu, bapak 2 anak ini dapat mengatasinya. Bahkan, ia bisa membuat banyak petani tertarik untuk menanami sela-sela pohon kopi dan jambunya dengan indigo. Ia menjelaskan, setidaknya ada dual hal yang akan didapat petani. Pertama, saat daun indigo berguguran ke tanah saat di panen, daun itu akan menjadi kompos alami; dan kedua, daun indigo dihargai Rp. 3000 per Kg.

Menurut salah satu petani yang sempat saya ajak bercerita, Pak Kundori, petani kopi Desa Kleseman, Wonoboyo, Temanggung, itu, mengatakan, semenjak ia menanami sela-sela pohon kopinya dengan indigo, ia mendapat bonus. “Dapat tambahan dan dapat pupuk,” katanya.

Dan sampai saat ini, menurut informasi dari Pak Fatah, sudah ada 179 petani yang menanam indigo di lahan kurang lebih 65 hektare.

Belajar Secara Otodidak

Proses pembuatan pasta Sibiru awalnya sangat sederhana. Berawal dari keingintahuan Pak Fatah untuk membuat warna biru indigo yang bisa dipack, ia mengerjakannya sendiri secara manual dan otodidak.

“Setelah menghasilkan beberapa bungkus warna, saya mencoba memberikan (menawarkan) kepada pengerajin tekstil di daerah Jogja dan Solo,” tuturnya.

Sampai pada akhirnya, ia mendapat pesanan pertama sebanyak 40 kg pasta biru.

Fatah sedang menunjukkan produk Shibirunya

Masalah baru, ia belum tahu akan membandrol berapa harga sekilo produknya.  “Karena tak menyangka pasta yang saya buat mempunyai kualitas tinggi,” katanya sambil tertawa.

Sejak saat itu, Pak Fatah memasarkan produknya lewat media sosial, di Facebook pribadinya. Hingga orang-orang menyebutnya “Fatah Si Biru”.

Atas inovasinya itu, Pak Fatah mendapat beberapa penghargaan. Ia mendapat juara 1 kategori inovasi dalam acara Krenova (kreatiif dan inovatif)  Harapan 2020 Kabupaten Temanggung. Mendapat penghargaan Inovasi Goverment Award dari pemerintah daerah untuk konservasi lahan. Dan saat saya bertemu Pak Fatah, ia sedang bersiap untuk visitasi seleksi dalam rangka penghargaan Kalpataru kategori Perintis Lingkungan. Luar biasa, bukan?

Tetapi ini yang membuat mata saya berbinar, sampai saat ini, omzet normal Shibiru sudah mencapai 75 juta per bulan. Wajar, produk Pak Fatah sudah diekspor ke beberapa negeri seperti Jepang, Malaysia, Spanyol, hingga Amerika.

Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, warna birunya telah digunakan di beberapa daerah seperti Bali, Kalimantan, Labuan Bajo, Lombok, sampai Nusa Penida.

Sebagai penutup, Pak Fatah menyampaikan mantra sederhana: “Dari Temanggung siap membirukan dunia.”[T]

Ada 57 Ribu UMKM di Buleleng — Gedung PLUT Bisa Jadi Pusat Inkubator Bisnis
Malam Seni Kopi Banyuatis: Melestarikan Seni dan Mempromosikan UMKM
Wabup Sutjidra Minta Perbarindo Bali Dukung UMKM Buleleng
“Desa Les Ngembak Festival”,  Memaknai Ngembak Geni Nyepi  Secara Lebih Luas
Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata
Tags: UMKM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Monolog “Emak Gugat”: Sebuah Ekspresi Patologi Sosial

Next Post

LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co