23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

dr. Putu Sukedana, S.Ked. by dr. Putu Sukedana, S.Ked.
March 16, 2023
in Esai
LPD di Bali, Ayo Bangun Kurva Sigmoid Baru 

Ilustrasi tatkala.co

“Create your future from your future, not your past” — Werner Erhard-

Kenangan kadang indah kadang tidak. Tahukah Anda, ada perusahaan milik Negara pada masanya sukses dengan memulai usaha namun pada akhirnya justru jatuh ke jurang kehancuran. Awalnya memiliki 2 kapal hingga 14 kapal bahkan melayani pelayaran domestik dan internasional. Ini bukan aib, namun kita belajar bersama agar tidak jatuh pada hal yang sama.

Saban hari dengan keberhasilannya, mereka mulai terlena dan pengelolaan menjadi sembrono. Terjadi kecurangan dari karyawannya sendiri karena ketika ada order/permintaan mereka mengirimnya kepada saingan usahanya alih-alih untuk mendapat komisi. Awalnya satu dua orang namun semakin menjadi rahasia umum dan membuat mereka gigit jari di kemudian hari.

Kentara hingga tahun 2006 hingga 2012 kerugian operasional mencapai Rp 1,7 triliun rupiah. Para karyawan semakin tidak saling mempercayai dengan managemen dan perusahaanya, begitu pula sebaliknya.

Bahkan Dahlan Iskan waktu itu yang menjadi Menteri BUMN mengatakan kerusakan yang terjadi sudah kadung parah. Hal ini sebetulnya bisa kita sadari, bahwa setiap perusahaan publik maupun swasta bisa mengalami kurva Sigmoid alias sangat alamiah. Namun, justru inilah momentum melakukan transformasinya.

Kurva Sigmoid merupakan kurva berbentuk huruf S. Kurva ini menunjukkan pada mulanya perusahaan mengalami pertumbuhan pesat, kemudian mulai melambat, terutama mendekati titik puncak. Penurunan itu ditandai dengan adanya penurunan pendapatan atau pertumbuhan perusahaan. Di titik ini, perusahaan harus melakukan sesuatu,  seperti reinvention atau melakukan transformasi. Contoh lainnya adalah saat PT Merpati Nusantara Airlines yang kalah bersaing dengan Low Cost Carrier (LCC)

Di dunia pasar tradisional penampilan pasar yang kumuh akan tergerus oleh minimarket maupun supermarket yang bersih. Syukur di daerah Singaraja, transformasi di pasar tradisional Banyuasri segera dilakukan setidaknya mulai dari penampilannya. Sisanya tergantung konsistensi dari pengelola pasar.

Gambar. Kurva Sigmoid | Sumber: www.herwinlab.com

Di era kepemimpinan Ignasius Jonan sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) meraka menyadari pentingnya transformasi teknologi, budaya kerja, bahkan tampilan pelayanannya. Pada awalnya datang sering telat kereta api, calo dimana-mana, belum lagi kebersihan tidak higienis. Yang dilakukan pertama kali adalah meningkatkan remunerasi, lalu meminta semua sumber daya karyawan yang ada untuk menjadi profesionalisme. Bak bak toilet mulai terisi air, kebersihan toilet diperhatikan. Dari 2008 KAI merugi Rp 80 miliar, dengan adanya transformasi sudah untung Rp 153,8 miliar.

Faktor kunci untuk membuat dan membangun kurva Sigmoid baru ada beberapa hal sebagai berikut yang bisa dilakukan yang disebut 4M.

  • Membangun Sense of crisis dan sense of urgency

Dulu kondisi Garuda Indonesia kasnya hanya 20 juta US dollar dan biaya operasional mencapai 60 juta US dollar. Dengan kondisi seperti itu masih banyak karyawan yang berpikiran itu bukan masalahnya dan berpikir pasti akan dibantu oleh pemerintah. Mereka berada zona nyamannya. Kondisi ini bisa diatasi dengan membangun sense of crisis seperti wajib membuat terobosan mulai dari yang harusnya pulang jam 4, maka jajaran managemen harus menunjukkan mereka dalam kondisi krisis seperti rapat atau bekerja melebihi jam nya bekerja.

Hal lain untuk membangun sense of urgency yaitu permasalahan hari ini diselesaikan hari ini. Jangan ada anggapan bahwa jika bisa diperlambat ngapain dipercepat. Anekdot seperti itu sering disematkan kepada pelayanan publik seperti oknum di PNS, walau tidak semua hal ini membuat citra semua PNS menjadi tercoreng.

Kasus pada LPD di Bali sense of crisis dan sense of urgency misalnya dapat membuat terobosan program pembiayaan pembiayaan anak-anak yang akan berangkat ke luar negeri untuk investasi seperti belajar maupun bekerja. Mereka berinvestasi pada mind bahkan pengalaman hidup yang berbeda dengan kondisi di Bali. Karena dana yang ada di LPD tanpa lancar yang menjadi debitur jangan berharap aliran dana menjadi lancar.

Menurut saya, anak-anak desa yang berkeinginan ke luar negeri seperti ini adalah debitur potensial bahkan bisa diajak membangun desa kedepan. Wow !

  • Menolak perilaku penyangkalan

Seringkali kita melakukan penyangkalan terhadap suatu permasalahan yang ada. Penelitian dari Robert Kegan dan Lisa Laskow (2009) menunjukkan hanya 15% yang menderita penyakit jantung merubah kebiasaan hidupnya. Memang perubahan itu sulit, namun salah satu hal yang paling mendasar adalah ketidaktahuan posisi/kondisinya saat ini serta cara untuk melakukan perbaikannya.

Ketidaktahuan membuat kita menyangkal. LPD di Bali yang sebenarnya memiliki peran strategis membangun desanya masih tersisih karena memang kita menyangkal bahwa menabung di LPD belum ada kepercayaan lebih dalam dibandingkan bank-bank besar lainnya. Mengapa?

Karena isu segelintir LPD bangkrut dan kurang berhasil lebih merajai berita LPD yang sukses membangun desanya tentunya bersama nasabah-nasabahnya. Kita masih menyangkal peran krusial LPD ini, nah bagaimana jika kedepan LPD yang sukses kita boom kan sehingga bisa menjadi pancingan bagus mengubah mindset.

  • Managemen pemimpin

Ketika melakukan perubahan maka yang sering terjadi adalah pemimpin menunjuk dengan satu jari kepada karyawannya, namun dia lupa 4 jari sisanya mengarah kepadanya. Oleh karena itu sering terjadi permasalahan yang membuat gagalnya bertransformasi. Untuk itu managemen pemimpin atau kebijakan yang ada harus dimulai dari kepalanya lalu badan hingga ekor akan mengikuti. Perubahan perilaku sering susah berlari kencang karena di satu sisi perubahan harus dilakukan saat itu juga namun manfaat yang dirasakan dalam jangka panjang.

Di Universita Pendidikan Ganesha Jurusan Pasca Sarjana Managemen saya bertemu dengan salah satu senior yang sudah malang melintang dalam mengurus LPD dari sebuah desa di Buleleng. Walau sudah sepuh ternyata semangatnya tak pernah pudar. Yak, transformasi organanisasi tanpa diikuti dengan transformasi mindset akan menjadi sebuah omong kosong.

Salah satu cara mengubah pola pikir adalah pendidikan dan lingkungan dengan pergaulan yang pas. Sudah saatnya pengurus-pengurus LPD seperti di hotel diberikan training-training yang continu bahkan meningkatkan skill melalui sekolah. Mari kita dukung

  • Melakukan the burning platform

The burning platform merupakan salah satu managemen melalui bongkar habis-habisan cara lama baik SDM, aset yang terlihat maupun tak terlihat, serta standar yang ada. Hal ini pernah dilakukan managemen seperti AP II dalam mengelola krisis luar biasa di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh ketika tsunami melanda tahun 2004. Dengan melakukan the burning platform AP II bisa menjadi Good Corporate Governance (GCG) mencapai 82,08% atau termasuk dalam kategori baik.

Lalu bagaimana dengan LPD? Apanya yang dibongkar? Gedungnya? Ya yang terlihat dan tak terlihat perlu dibongkar. Gedung yang kusam tak menarik hati. Waktu yang habis di jalan untuk ke LPD dan mengantre menjemukan, kenapa tidak jemput bola? Pola pikir yang tak terlihat mengapa kita tidak rangkul orang-orang desa yang merantau di tempat lain untuk berbagi atau bahkan studi banding ke LPD yang sehat secara finansial dan pola pikir maupun habitnya dalam bekerja.

4 M tadi bisa kita pula terapkan pada pelayanan seperti LPD di Bali. Dengan adanya LPD banyak membantu warga yang ada, namun ketidaktahuan dan ketidakmauan membentuk kurva sigmoid baru maka akan membuat LPD menjadi tinggal kenangan. Semoga LPD di Bali kian terus membaik. [T]

Devi Jayanthi dan Hukum Sekala-Niskala dalam Perjanjian Kredit LPD di Bali
Mendukung Pendirian Stiti Loka LPD Bali
LPD, Sahabatnya Orang Desa
Tags: desaekonomiLPDperusahaan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Shibiru dari Temanggung Siap Birukan Dunia

Next Post

Dua Siswa Juara Lomba Sinopsis Buku Fiksi, Kado Spesial HUT SMPN 3 Sukasada

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

dr. Putu Sukedana, S.Ked.

Founder Budiarsana Foundation, Manager BMMC, Staff Managemen Pasien RSU Kertha Usada, Mahasiswa S2 Ilmu Managemen Pasca Sarjana Undiksha

Related Posts

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
0
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

Read moreDetails

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

Read moreDetails

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

by I Wayan Artika
October 21, 2026
0
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

Read moreDetails

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

by Chusmeru
October 21, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

Read moreDetails

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

by Angga Wijaya
October 20, 2026
0
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

Read moreDetails

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
0
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

Read moreDetails

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
0
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

Read moreDetails

Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

by AA Ayu Arun Suwi Arianty
October 19, 2026
0
Jaje Campur Bali: Beda Rasa, Tetap Satu Harmoni

PERNAH memperhatikan sepiring Jaje Campur Bali? Ada yang hijau, putih, merah, sampai hitam. Ada yang lembut, kenyal, manis, dan gurih....

Read moreDetails

Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

by I Wayan Yudana
October 19, 2026
0
Wajah Baru Pendidikan Pasca-“Mekemit” di SPBU

ADA pemandangan yang belakangan terasa tidak biasa di Bali. Orang-orang rela antre berjam-jam di SPBU, bahkan bertahan hingga malam, demi...

Read moreDetails

Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

by Angga Wijaya
October 19, 2026
0
Membaca “Nyama Selam”, Melampaui Perdebatan Kata

SEBELUM memulai esai ini, izinkan saya menyampaikan penghargaan kepada IGA Darma Putra atas keterlibatannya dalam perbincangan mengenai istilah selam dan...

Read moreDetails
Next Post
Dua Siswa Juara Lomba Sinopsis Buku Fiksi, Kado Spesial HUT SMPN 3 Sukasada

Dua Siswa Juara Lomba Sinopsis Buku Fiksi, Kado Spesial HUT SMPN 3 Sukasada

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co