4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata

Nyoman Nadiana by Nyoman Nadiana
December 8, 2022
in Khas
Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata

Tunggul Harwanto (tengah) pendiri Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Jawa Timur

DI KABUPATEN BANYUWANGI, Jawa Timur, tidak hanya terdapat obyek wisata alam dan budaya, tapi juga obyek wisata literasi. Lokasinya di Rumah Literasi Indonesia (RLI),  di Dusun Gunung Remuk, Desa Ketapang, Kecamatan Kali Puro.

Tempat itu adalah sebuah rumah yang di dalamnya tentu saja berisi berbagai jenis buku dan bahan bacaan, juga sarana belajar, bermain, sarana membaca, serta perlengkapan-perlengkapan lain yang menjadikan rumah itu bukan sekadar rumah untuk diam, tapi rumah untuk bergerak, juga berwisata.

Di Rumah Literasi Indonesia, selain buku dan sarana belajar, juga terdapat kebun sayur dan kolam lobster air tawar. Di sekitar rumah itu terdapat bentang alam yang sungguh asyik ditelusuri untuk kegiatan trekking.

Tunggul Harwanto adalah pendiri rumah itu. RLI dibangun tahun 2014 yang diawali dengan gerakan-gerakan kecil, lalu membesar, dan membesar, sehingga didirikanlah yayasan untuk menaungi gerakan itu. Namanya, Yayasan Rumah Literasi Nusantara yang secara sah berdiri tahun 2018.

Saya sempat singgah di RLI, Minggu, 4 Desember 2022. Saya disambut Mas Tunggul dengan ramah. Begitu masuk rumah itu, sangat terasa napas literasi berhembus dari segala ruangan, bahkan dari alam sekitar di Dusun Gunung Remuk.

Tunggul Harwanto (kiri) bersama saya (penulis)

Tunggul Harwanto adalah alumnus SMA 1 Melaya, Jembrana, Bali. Ia memang memiliki kecintaan pada dunia literasi. Yang unik, ia tak punya latar belakang pendidikan yang khusus bisa disambungkan ke dunia literasi.

Setelah tamat SMA, ia   melanjutkan ke Skolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Banyuwangi mengambil  S1 Jurusan Keperawatan. Kemudian ia melanjutkan pendidikan S2 Jurusan Kedokteran Keluarga di perguruan tinggi di Solo.

Iahun 2014 ia sempat sempat mengajar di Universitas Bakti Indonesia, Jurusan Keperawatan (Ilmu Kesehatan Masyarakat) di Banyuwangi. Namun ia hanya betah mengajar selama setahun, dan memutuskan untuk mengembangkan dunia literasi di rumahnya.

Tonggak ia awal jatuh cinta pada dunia literasi ketika ia terlibat kelas inspirasi selama satu hari yang diadakan oleh sebuah rumah sakit untuk edukasi. Saat itu, Tunggul menjadi relawan pengajar di pelosok Banyuwangi bagian selatan.

“Saya menemukan semangat ketika seharian melihat dan terlibat dalam kelas inspirasi itu,” kata Tunggul.

Apalagi, dalam program itu dipilih menjadi ketua kelas inspirasi. Lalu, dipertemukan dengan Nurul Hikmah, seorang gadis yang punya kecintaan besar pada dunia literasi.

Nurul Hikmah adalah pendiri Rumah Baca, yaitu  Rumah Literasi Banyuwangi, yang sejak awal sudah menyebarkan virus baik pada dunia bacaan. Nurul akhirnya menjadi istri Mas Tunggul.

Tunggu dan Nurul kemudian bahu membahu mengembangkan Rumah Literasi Indonesia. Selama tiga  tahun mereka keliling Banyuwangi pahit dan getir yang mereka rasakan.

“Kami merasakan bagaimana beratnya membuka dan mengkampanyekan taman baca,” kata Tunggul.

Program Wisata Literasi di Rumah Literasi Indonesia, Banyuwangi

Literasi bukan hanya tentang buku yang dibaca tapi tentang mengelola manusia dengan berbagai bacaan. Dengan sabar Tunggul bersama istrinya menemua berbagai macam manusia. Sehingga akhirnya RLI memiliki jaringan pada 57 taman baca di seluruh Kabupaten Banyuwangi.

Program-program yang mereka kembangnya antara lain program Literasik, Desa Literasi, Bookbuster, Inspirasi Sekolah Literasi, Voluntary Capacity Building dan Gerakan1000 Rumah Baca. Masing-mamsing program memiliki kepala program.

Yang istimewa dari Rumah Literasi Indonesia ini adalah sebuah program Wisata Literasi. Dirilis tahun 2017 sampai sekarang sudah tiga sekolah yang melakukan kerjasama dengan RLI untuk menggelar wisata literasi..

Apa itu wisata literasi di Rumah Literasi Indonesia?

Secara umum kegiatan wisata literasi ini mencakup  berberapa kegiatan yakni usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Rumah Sayur, Rumah Lobster dan Trekking.

Di Eumah Literasi Indonesia terdapat kebun sayur, kolam dan tempat melakukan workshop kerajinan serta kegiatan masak-memasak. Anak-anak sekolah yang mengikuti wisata literasi diajak untuk belajar menanam sayur, atau mearawat lobster dalam kolam serta diajak untuk membuat barang kerajinan.

Setelah itu anak-anak diajak trekking untuk melakukan eksplorasi alam di wilayah perkebunan dan perbukitan. Anak-anak membawa buku melakukan pembacaan buku sekaligus membaca alam di alam terbuka. Setelah itu mereka pulang kembali ke rumah literasi, memanen sayur bersama dan menangkap lobster bersama, memasak bersama dan tentu saja diakhiri dengan makan bersama.

Rumah Lobster di Rumah Literasi Indonesia

Jadilah ini memang berwisata dan sekaligus melakukan kegiatan literasi yang memang harus selalu dinamis berjalan, mengenal dan memahami alam.sekitarnya, sembari menanamkan makna literasi yang sebenar-benarnya dengan menu tidak hanya membaca buku saja. 

Dan hal yang lagi-lagi istimewa, RLI selalu berkala mendistribusikan buku-buku bacaan kepada jaringannya di seluruh Banyuwangi.

Untuk hal baik itu ada juga kolaborasi antara gank motor (baca komunitas motor). Dulunya komunitas motor hanya bepergian begitu saja, kadang dengan menggeber motor ke beberapa tempat. Namun RLI melakukan kolaborasi dengan komunitas motor itu.

Komunitas motor itu bepergiaan, melakukan konvoi ke daearah terpencil untuk menyalurkan buku-buku ke seluruh pelosok jaringan RLI.

“Komunitas motor mempunyai peranan sosial dan mendapatkan pengalaman berharga ke daerah -daerah pelosok,” kata Tunggul.

Setelah melihat kegiatan literasi di Rumah Literasi Indonesia saya percaya selain menjadi jendela dunia, buku juga menjadi pintu penghubung semua hal di dunia. [T]

Gol A Gong | Atlet Badminton, Novelis, Duta Baca, Membangun Rumah Dunia
Rumah Belajar Gebang di Desa Tembok: Literasi Anak-anak dari Buleleng Timur
Membaca Danarto dengan Segala Imajinasinya | Catatan Diskusi Semenjana
Tags: banyuwangiJawa TimurLiterasirumah bacarumah belajarRumah Literasi Indonesia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Konser Quino The Big Mountain: Tarian Ska dan Musik Reggae Menemani Debur Ombak Pantai Sanur

Next Post

Di Bondalem, Sampah Organik Jadi Pupuk, Sampah Plastik Barangkali Bakal Jadi Aspal

Nyoman Nadiana

Nyoman Nadiana

Anak dari pelosok utara Bali. Suka ke semua penjuru arah mata angin menemukenali semua hal tentang hidup dan kehidupan lewat cerita-cerita

Related Posts

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails
Next Post
Di Bondalem, Sampah Organik Jadi Pupuk, Sampah Plastik Barangkali Bakal Jadi Aspal

Di Bondalem, Sampah Organik Jadi Pupuk, Sampah Plastik Barangkali Bakal Jadi Aspal

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co