24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Bondalem, Sampah Organik Jadi Pupuk, Sampah Plastik Barangkali Bakal Jadi Aspal

Redaksi Tatkala Buleleng by Redaksi Tatkala Buleleng
December 8, 2022
in Lingkungan
Di Bondalem, Sampah Organik Jadi Pupuk, Sampah Plastik Barangkali Bakal Jadi Aspal

Pengelolaan sampah organik jadi pupuk di Desa Bondalem, Tejakula, Buleleng

BULELENG | TATKALA.CO — Sampah oraganik diolah menjadi pupuk kompos. Itu sudah sukses di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. Kini masih dilakukan berbagai inovasi untuk mengolah sampah plastik, sehingga suatu saat bisa sukses disukap jadi campuran aspal.

Sampah organic dan sampah plastik di Desa boindalem dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tentu dengan dukungan pemerintah desa (pemdes). Bumdes membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

 “Pemdes sangat mendukung penuh TPST ini, antara lain  dengan menggelontorkannya penyertaan modal dari Pemdes melalui alokasi dana desa (ADD) untuk TPST dengan total sebesar 720 juta rupiah. Dana itu untuk biaya operasional dan pemberdayaan sumber daya manusianya,” kata Perbekel Desa Bondalem Gede Arya Odantara, Senin, 5 Desember 2022.

Kegiatan TPST Bondalem adalah  memberi pelayanan jasa angkut sampah dan melakukan pengolahan sampah menjadi pupuk kompos. Untuk pembuatan kompos, TPST mampu menghasilkan 1 ton pupuk. Pupuk itu dijual  Rp. 800 per kilonya.

Perbekel Gede Arya Odantara mengatakan, ke depan pengelolaan pupuk di Bondalem akan disinergikan dengan Desa Les dan Desa Tembok terkait bahan baku pupuk, seperti kotoran sapi. Bahkan sebagai sample awal, Pemdes Bondalem membeli langsung pupuk kompos itu sebanyak 40 ton untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat di Bondalem.

Dengan pemberian sampel pupuk secara gratis kepada masyarakat, diharapkan warga terketuk untuk membeli pupuk kompos untuk menyuburkan tanaman di kebun milik warga. Selain itu, dengan adanya usaha jual-beli pupuk kompos itu, kesejahteraan pekerja pengolah sampah akan meningkat.

Perbekel Desa Bondalem Gede Arya Odantara

Proses pembuatan kompos terbilang mudah. Perbekel Gede Arya menjelaskan, sampah yang diangkut itu akan dipilah dahulu, dipisahkan antara sampah organik dan non organik. Sampah organik itu akan diproses ke mesin penyacah terlebih dahulu sebelum dipermentasikan minimal selama seminggu dengan campuran kotoran sapi dan cairan C4, kemudian baru diayak sebelum dikemas menjadi pupuk.

“Minimal seminggu dipermentasikan ya. Kalau mau pupuk lebih bagus kwalitasnya bisa lebih dari seminggu. Namun hal itu tergantung kondisi cuaca juga, karena dalam proses permentasi itu dibutuhkan kelembaban dalam prosesnya agar lebih maksimal,” ujar Perbekel.

Terkait pengelolaan sampah plastik, Perbekel Gede Arya bertekad akan membuat terobosan baru, misalnya bersinergi dengan dinas agar sampah plastik bisa dimanfaatkan untuk campuran aspal.

Untuk itu Perbekel yang juga merupakan mantan dari Kabid di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil ini akan mencoba menambah SDM lagi untuk dipekerjakan dalam memilah sampah plastik dan organik. “Saya rasa itu kebijakan yang akan kami lakukan untuk tahun 2023,” tegasnya.

Bagaimana dengan warga Desa Bondalem?

Antusias  masyarakat, kata Perbekel Gede Arya, sangat tinggi terhadap keberadaa TPST ini. Terbukti sudah 400 lebih pelanggan yang terdaftar di dalam TPST ini. Masyarakat akan diberi kemudahan dalam proses pembuangan sampah karena petugas TPST akan mendatangi rumah-rumah masyarakat yang menjadi pelanggan untuk diangkut sampahnya oleh petugas sebanyak dua hari sekali. 

“Saya harapkan ke depan akan lebih banyak lagi masyarakat akan menjadi pelanggan TPST, sehingga sampah bisa terkumpul di satu tampat untuk dapat dipilah sesuai peruntukannya,” kata Perbekel Gede Arya.

Manager Bumdes Bondalem Ketut Partayasa mengatakan Bumdes Desa Bondalem dibangun tahun 2014. Bumdes membidangai beberapa program di antaranya simpan pinjam, unit pengelola sarana (UPS) air minum, pelayanan listrik online, perdagangan, wisata bahari diving dan penangan sampah melalui TPST.

Fokus Bumdes kini lebih banyak pada TPST untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih serta untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Apalagi TPST ini sudah berdiri sebelum adanya Bumdes dan mulai diakusisi pada tahun 2014.

“Karena keterbatasan sarana dan prasarana TPST yang dulunya dikelola oleh perseorangan itu baru dimerger Bumdes pada saat terbentuknya Bumdes. Pihak Bumdes memfalisitasinya dengan mesin pencacah serta kendaraan roda empat hasil bantuan dari Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Selain bantuan langsung dari Pemkab Buleleng, TPST Bondalem juga mendapat bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa masing-masing 1 unit sepeda motor roda 3 dari Krisna dan sumbangsih dari pengelola penginapan setempat. Sedangkan dari pihak desa memfalisitasi berupa lahan serta penyertaan modal dari tahun 2018 sampai sekarang ini.

Melalui bantuan dari beberapa stakeholder tersebut, TPST Bondalem dapat memperkerjakan masyarakat lokal di sana, bahkan sampai saat ini sudah menyerap 9 warga untuk ikut bekerja. Mengingat volume sampah yang dihasilkan masyarakat mencapai 3 ton perharinya.

“Hampir 3 ton perhari kami angkut sampah dari masyarakat Bondalem. Bahkan saat hari raya besar keagamaan bisa mengangkut sampah sampai 7 ton lebih,” kata Partayasa.

Partayasa menerangkan skema yang dipakai dalam mobilisasi pengangkutan sampah itu dengan cara masyarakat berlangganan langsung kepada TPST. Di mana setiap bulannya dikenai biaya Rp. 20.000. Petugas TPST akan menjemput langsung sampah itu ke rumah pelanggan setiap 2 hari sekali. [T][Ado/*]

Dibantu Mesin, Bank Sampah Desa Tembok Langsung Produksi Meja dari Sampah Plastik
Eka Darmawan | Inspirasi Usaha Sampah Plastik Ternyata dari Kerja+Belajar di Kapal Pesiar
3 Bocah Yatim Rajin Tabung Sampah untuk Beli Alat Sekolah | Ini Kisah Nasabah Bank Sampah Galang Panji
Tags: Bumdesdaur ulang sampah plastikDesa Bondalempengelolaan sampahsampah plastik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rumah Literasi Indonesia di Banyuwangi, Bukan Sekadar Membaca, Tapi Juga Berwisata

Next Post

Kamu Mau Jadi Jenius Jalanan atau Jenius Sekolahan?

Redaksi Tatkala Buleleng

Redaksi Tatkala Buleleng

Related Posts

Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

by tatkala
September 21, 2026
0
Berdampak Jaga Lingkungan Bali, FIB Unud Gelar Aksi Bersih Pesisir

DENPASAR | TATKALA.CO -- Ekosistem pesisir dan hutan mangrove di Bali kini menghadapi ancaman krisis lingkungan yang sangat serius, salah...

Read moreDetails

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

by tatkala
August 21, 2026
0
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

Read moreDetails

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
0
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

Read moreDetails

Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

by Nyoman Budarsana
June 6, 2026
0
Belajar Tentang Laut Bersama Para Ahli di Peninsula Island, Bali

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan bersama WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ Indonesia, CTI-CFF, Coral Triangle Center, Yayasan Pesisir Lestari, dan Coca-Cola Europacific...

Read moreDetails

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

by Son Lomri
April 21, 2026
0
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

by tatkala
March 29, 2026
0
Kolaborasi Internasional Tanam 1000 Pohon di Kawasan Danau Tamblingan

SEBANYAK lebih dari 100 orang melakukan penanaman pohon di kawasan Danau Tamblingan, Buleleng, Bali, Sabtu, 28 Maret 2026. Mereka berasal...

Read moreDetails

Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

by Radha Dwi Pradnyani
February 22, 2026
0
Ni Luh Djelantik dan Ribuan Bibit Pohon: Dari Rumah Aspirasi ke Hutan Desa

RUMAH kecil bernomor 76 di pinggir Jalan Sudirman, Singaraja, tepatnya di Kelurahan Banyuasri, Kabupaten Buleleng, Bali, siang itu mendadak ramai....

Read moreDetails

Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

by tatkala
September 1, 2025
0
Pemimpin Desa Luang Barat dan Timur, Maluku Barat Daya, Belajar Konservasi Penyu di TCEC Bali Bersama WWF

TIGA orang perwakilan pemimpin Desa Luang Barat dan Desa Luang  Timur, Maluku Barat Daya, mengikuti kegiatan Sekolah Lapang di Turtle...

Read moreDetails

Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

by tatkala
March 23, 2025
0
Minimalkan Sampah, Ini 5 “Pangeling-eling” untuk Umat saat “Ngusaba Kadasa” di Pura Batur

NGUSABA Kadasa Pura Ulun Danu Batur tahun Saka 1947 (tahun 2025) akan dimulai pada Tilem Kasanga, 28 Maret 2025. Selama...

Read moreDetails

Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

by tatkala
March 19, 2025
0
Kolaborasi Internasional Tanam Pohon di Pedawa: PBJ Undiksha, Universitas Iwate Jepang dan Kayoman

INI benar-benar kolaborasi internasional antara mahasiswa dan komunitas di Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Buleleng-Bali. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang (PBJ)...

Read moreDetails
Next Post
Kamu Mau Jadi Jenius Jalanan atau Jenius Sekolahan?

Kamu Mau Jadi Jenius Jalanan atau Jenius Sekolahan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co