2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gol A Gong | Atlet Badminton, Novelis, Duta Baca, Membangun Rumah Dunia

Dian Suryantini by Dian Suryantini
February 12, 2022
in Persona
Gol A Gong | Atlet Badminton, Novelis, Duta Baca, Membangun Rumah Dunia

Gol A Gong menunjukkan novel Balada Si Roy cetakan kedua tahun 1991 yang dikoleksi di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali

Nama Gol A Gong adalah salah satu dari sekian banyak nama yang menginspirasi setiap generasi di Indonesia. Ia dikenal sebagai novelis sejak tahun 1980-an, atlet badminton yang juara, membangun Rumah Dunia, lalu menjadi Duta Baca.

Sebagai Duta Baca Indonesia, ia sempat melakukan Safari Literasi di kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, selama tiga hari, 10-12 Februari 2022. Ia memberi pelatihan menulis bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Undiksha Singaraja, dan sempat berkunjung ke sejumlah perpustakaan yang dikelola sejumlah lembaga di Bali Utara.

Gol A Gong bersama anak-anak Komunitas Mahima, Singaraja, Bali

Di sela-sela kegiatan itu ia sempat ngobrol dengan santai di Rumah Belajar Komunitas Mahima yang digawangi Made Adnyana Ole dan Kadek Sonia Piscayanti. Selain mendengar cerita tentang proses literasi di Komunitas Mahima, Gol A Gong banyak bercerita tentang proses kreatifnya selama ia menjadi penulis, membangun gerakan literasi dan menjadi Duta Baca.  

Masa Kecil

Gol A Gong merupakan nama pena dari Heri Hendrayana Harris. Rambut dibelah tengah, berjalan santai dengan syal selalu tergantung di lehernya merupaka ciri khas lelaki kelahiran Purwakarta ini.

Semasa hidupnya, ia sangat cinta dengan badminton. Sampai suau hari ia mengalami musibah. Ia terjatuh dari pohon saat kelas IV SD. Kala itu ia masih berusia 11 tahun. Akibat jatuh dari pohon, tangan kiri Gol A Gong patah. Dokter terpaksa melakukan amputasi.

Ia pun menghabiskan waktunya dengan membaca, berolahraga serta mendengarkan dongeng. Semua itu adalah amanah dari sang ayah agar ia tidak minder. Setiap pagi ia mengikuti ayahnya yang naik vespa. Tapi dengan berlari mengikutinya. Tidak turut naik vespa.

Begitu setiap pagi aktivitasnya. Suatu ketika ayahnya juga memberinya raket. Maka main badmintonlah ia hingga fasih. Keterbatasan fisiknya tidak menjadi masalah. Asal ada niat, semuanya akan berjalan. Ia juga tekun membaca dan mendengar. Setiap ada waktu luang ia kerap memaba buku. Entah koran atau bahan bacaan lainnya. Lalu setiap malam ia mendengarkan dongeng. Dari sana ia belajar mendengar nada-nada, artikulai baca serta penekanan dalam pengucapan sebuah naskah.

Waktu bergulir dengan cepat. Gol A Gong akhirnya kelas 6 SD. Di masa-masa itu anak seusianya mungkin tengah sibuk bertumbuh dan menyiapkan diri untuk menghadapi dunia remaja. Namun beda halnya dengan Gol A Gong. Ia sibuk menulis. Sampai akhirnya ia berhasil mebuat naskah sandiwara radio. Hebat betul.

Masa Remaja

Begitu masuk SMP, Gol A Gong mulai menekuni kembali dunia olahraga. Namun sejatinya ia tidak pernah melupakan olahraga. Badminton adalah kecintaannya. Saat pertandingan, ia berhasil menyabet juara dua. Lawannya bukan difabel. Orang normal. Punya dua tangan yang utuh. Tapi Gol A Gong bertanding dengan sungguh menggunakan satu tangan. Luar biasa.

Serasa bergiliran, ketika memasuki masa SMA jiwa literasinya lebih kuat. Ia getol menulis. Novel maupun puisi. Puisi yang ia tulis dimuat dalam majalah HAI kala itu. Pun demikian ia tak meninggalkan dunia olahraga. Ia tetap serius terhadap badminton. Ia lantas menyabet juara kedua. Ia tak pernah menang melawan orang yang normal. Tapi jika diadu dengan atlet difabel lainnya, ia yakin ia mampu.

Semangatnya untuk belajar membuat ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Sastra, Universitas Padjadjaran. Selama kuliah ia terus berproses. Keterbatasan fisik tak lantas menjadi halangan bagi dirinya untuk menekuni hobi. Akan tetapi atlet adalah yang utama. Hobi membaca selalu dilakukan disela-sela waktu luang.

Gol A Gong saat ngobrol di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali

Gol A Gong kembali meraih jawara pada ajang Pekan Olahraga Penyandang Cacat (Porpenca) tahun 1986. Tiga emas kategori single, double dan beregu ia bawa pulang. Selanjutnya ia dipercaya mewakili mewakili Indonesia dalam FESPIC Games yang kini disebut Asean ParaGame tahun 1989 di Jepang.

Ia sempat bercita-cita menjadi pelatih atlet difabel. Namun ia berubah pikiran menengok nasib atlet yang banyak tak terurus. “Saat itu saya bercita-cita jadi pelatih. Tapi saya mikir lagi, orang yang normal aja masih belum terurus dengan baik, apalagi yang cacat,” selorohnya.

Lantaran menjadi pelatih tak terwujud, ia kemudian melamar di Kompas Gramedia. Ia lolos menjadi wartawan. Di sela-sela kegiatannya menjadi wartawan, ia menulis. Salah satu tulisannya adalah serial petualangan dirinya yang berjudul Balada Si Roy, yang kemudian dimuat di Majalah HAI. Selama dua tahun bergabung, ia berkontribusi mengirimkan tulisan dari luar negeri. Ia berkeliling Asia.

Pada tahun 1993, Gol A Gong diterima di ANTV. Kemudian pada tahun 1995 ia berpindah ke Indosiar. Begitulah jejaknya dari satu stasiun TV ke stasiun TV lainnya hingga ia bercokol di RCTI dari tahun 1996 sampai 2008. Di tenagh kesibukannya di stasiun TV, ia tetap menulis. Satu novel pun lahir. Judulnya Balada Si Roy. Novel tersebut kemudian diadopsi ke dalam naskah film. Dalam waktu dekat film itu pun akan dirilis. Kabarnya saat Lebaran 2022 mendatang.

Gol A Gong saat ngobrol di Rumah Belajar Komunitas Mahima, Singaraja, Bali

Keseriusan Gol A Gong dalam dunia literasi tersebut membuatnya mendedikasikan diri membuat komunitas Rumah Dunia. Komunitas Rumah Dunia pun ia buka untuk mewadahi masyarakat yang ingin belajar literasi. Berbagai kegiatan literasi juga ia lakukan lewat komunitas tersebut hingga ia ditunjuk sebagai ketua forum Taman Bacaan Masyarakat tahun 2010-2015. Seiring berjalannya waktu, Gol A Gong juga ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia meneruskan kiprah Najwa Sihab.

Yang cukup unik, nama pena yang digunakan adalah Gol A Gong. Nama tersebut menurutnya terinspirasi dari orang tuanya. Gol artinya berhasil. A adalah Tuhan (Allah) dan Gong adalah suara (kesuksesan) yang menggema. Maka nama itu memiliki filosofi, semua kesuksesan berasal dari Tuhan. [T]

Tags: Duta BacaGol A GongLiterasinovelsastra
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ketika Siswa SMA di Kota Denpasar Berdebat dalam Bahasa Bali

Next Post

Pertandingan Muay Thai, “Summer Fights”, di Bali – Ini Cabang Martial Art

Dian Suryantini

Dian Suryantini

Kuliah sambil kerja di Singaraja

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Pertandingan Muay Thai, “Summer Fights”, di Bali – Ini Cabang Martial Art

Pertandingan Muay Thai, “Summer Fights”, di Bali – Ini Cabang Martial Art

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co