24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”

Wayan Diana Putra by Wayan Diana Putra
February 20, 2023
in Khas
Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”

Para seniman jadi pengayah dalam proses pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali

DESA ADAT PADANGTEGAL merupakan salah satu desa adat yang berada di Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Sebagai salah satu desa adat dengan kegiatan agama, adat dan budaya yang begitu intens, maka tahun ini desa adat itu melaksanakan kegiatan pawodakan (perbaikan/renovasi) benda sakral berupa barong yang disakralkan oleh masyarakat Desa Adat Padangtegal diberi gelar Ida Ratu Lingsir.

Ida Ratu Lingsir merupakan pelawatan/tapakan berwujud barong macan. Selain itu juga terdapat wujud barong bangkal yang bergelar Ratu Anom, rangda yang bergelar Ratu Sakti dan topeng Dalem Sidakarya yang bergelar Ratu Sidakarya. Keempat benda sakral tersebut dilakukan pawodakan karena telah terjadi kerusakan-kerusakan utamanya pada bagian cat pada prerai (topeng) dan cerawis (kumis).

Oleh sebab itu prejuru (pengurus) Desa Adat Padangtegal dari tingkat kebendesaan hingga prejuru adat sepakat untuk melakukan pawodakan dengan terlebih dahulu meminta petunjuk kepada Sulinggih yang kemudian akan dijadikan sebagai penanggungjawab secara spiritual (pengerajeg karya).

Sulinggih pun memberipPetunjuk berupa hari baik memulai pawodakan, tata cara pelaksanaan, etika dan hari pemlaspasan serta pasupati. Sebelumnya, pawodakan terhadap Ida Ratu Lingsir dilakukan pada tahun 2015.

Foto 1 — Saat Pawodakan Tahun 2015 oleh Ida Betara Lepas

Sebagai tindak lanjut, Bendesa Adat Padangtegal I Made Parmita didampingi oleh koordinator pelaksana I Koming Arcaya Bawa membentuk pengayah pawodakan yang terdiri dari koordinator pawodakan, seksi perlengkapan dan pengayah.

Pengayah pawodakan terdiri dari seniman-seniman Desa Adat Padangtegal dibawah kordinasi I Ketut Budiana.

Sebagai koordinator sekaligus salah satu penglingsir seniman Padangtegal, I Ketut Budiana mengatakan, pada pelaksanaan pawodakan Ida Ratu Lingsir ini pihaknya berkomitmen dan konsisten menggunakan tenaga dari seniman lingkup Desa Adat Padangtegal saja.

“Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga eksistensi seniman di Padangtegal utamanya untuk merawat benda-benda sakral sekaligus agar terjadi regenerasi kesenimanan dalam prihal kegiatan pawodakan dikemudian hari,” kata Ketut Budiana.

Pada tanggal 5 Februari 2023 hari Minggu wuku Pahang bertepatan dengan Purnama Kewulu dilakukan persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh pengayah pawodakan Ida Ratu Lingsir bertempat di Pura Dalem Agung Padangtegal.

Persembahyangan ini bermakna memohon izin dan anugerah dari Ida Betari Dalem selaku manifestasi beliau sebagai Sang Hyang Pasupati agar dalam proses pawodakan dapat berjalan dengan lancar serta dapat menghasilkan taksu.

Foto 2 — Ida Sulinggih, Pemangku dan Pengayah

Pada tanggal 8 Februari 2023, hari Rabu wuku Pahang, digelar upacara nebes yang dipimpin oleh Ida Pedanda Putra Jungutan Manuaba didampingi oleh para pemangku Khayangan Tiga.

Prosesi nebes ini merupakan upacara memindahkan roh/energi Hyang dari Ida Ratu Lingsir pada daksina linggih sehingga perwujudan barong dapat diperbaiki oleh para pengayah pawodakan.

Pada prosesi nebes ini juga secara teknis melepaskan prerai (topeng) dari preraga (badan) sehingga para pengayah dari para seniman dapat mengerjakan pawodakan (perbaikan/renovasi) dengan baik, terpola dan terstruktur.

Pada tanggal 9 Februari 2023, Kamis wuku Pahang, dilaksanakan nuasen pawodakan Ida Betara yang dipimpin oleh Pelaksana dan kordinator pengayah pawodakan. Pada acara nuasen merupakan kegiatan pertama kali dalam mengambil pekerjaan pawodakan.

Pada upacara nuasen ini koordinator pawodakan yaitu I Ketut Budiana menjelaskan kepada para pengayah tentang teknis kerja pawodakan, etika pada saat pawodakan dan target-target yang harus dicapai.

Adapun rencana kerja dari pawodakan Ida Ratu Lingsir adalah menyusun ulang cat pada prerai (topeng), memperbaiki rangka preraga (badan) dan mengganti wastra. Cat prerai (topeng) yang lama dikupas dengan telaten sebelum disusun ulang dengan cat selanjutnya. Adapun cat yang dipakai dalam pawodakan prerai Ida Ratu Lingsir ini menggunakan cat berbahan tradisional yang disebut dengan warna Bali.

Foto 3 — Proses Pewarnaan Prerai

Kemudian proses selanjutnya, tanggal 15 Februari 2023, Kamis Wuku Krulut, dilaksanakan upacara ngendag warna. Ngendag Warna adalah prosesi pewarnaan yang pertama kali setelah dilakukan pengupasan dari warna sebelumnya.

Upacara ngendag warna dipimpin oleh Sulinggih Ida Pedanda Putra Jungutan Manuaba didampingi oleh Ida Pedanda Putu Peling. Pada proses ngendag warna ini menggunakan warna dari sekar (bunga) manca warna yaitu bunga warna merah, putih, kuning, hitam dan percampuran dari seluruh warna bunga.

Sekar manca warna ini ditumbuk hingga mengeluarkan air, air hasil dari penumbukan ini kemudian diberikan japa mantra oleh kedua Sulinggih tersebut sehingga warna tersebut sudah menjadi warna sakral yang disebut dengan “jatu”. Setelah dilakukan pewarnaan yang pertama kali oleh Sulinggih kemudian para pengayah melanjutkan hingga pada tahap akhir.

Selain itu dalam pawodakan Ida Ratu Lingsir tahun ini, pihak desa adat mendatangkan undagi tatah dari Banjar Delod Sema, Taro Kelod, yaitu I Made Pada bersama asistennya I Wayan Sukiantara.

Adapun tatahan dari I Made Pada digunakan untuk menghiasi bagian dari Ida Ratu Lingsir, Ratu Anom, Ratu Sakti dan Ratu Sidakarya. Kain yang digunakan sebagai lidah Ida Raktu Sakti (rangda) menggunakan kain gringsing khusus yang ditenun oleh Ni Ketut Sumiartini seorang pengerajin kain gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem.

Menurut Jro Bendesa Desa Adat Padangtegal I Made Parmita didampingi oleh I Koming Arcaya Bawa, ditargetkan pawodakan ini akan selesai pada tanggal 12 Maret 2023. Selanjutnya sesuai rencana akan dilakukan upacara pemlaspasan dan pasupati bertempat di Pura Dalem Agung Padangtegal pada tanggal 14 Maret 2023.

Dan upacara mesamleh diperkirakan dilangsungkan pada tanggal 15 Maret 2023 bertempat di Pemuunan Agung Setra Desa Adat Padangtegal. [T]

Foto — Para seniman jadi pengayah dalam proses pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali

Yowana Desa Adat Padangtegal Gagas Pawai Ogoh-Ogoh dengan Tema “Bhuta Rupa”
Ida Ratu Lingsir Tedung Jagat Ubud
I Made Pada, Undagi Tatah Emas dari Sarwaada
Tags: BarongDesa Adat PadangtegalGianyarHindu BaliUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Drama Bali Modern di Bulan Bahasa Bali: Ada yang Total, Ada yang “Belum Drama”

Next Post

Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Wayan Diana Putra

Wayan Diana Putra

I Wayan Diana Putra, S.Sn., M.Sn. Dosen Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar. Komposer Gamelan Bali.

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co