14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”

Wayan Diana Putra by Wayan Diana Putra
February 20, 2023
in Khas
Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”

Para seniman jadi pengayah dalam proses pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali

DESA ADAT PADANGTEGAL merupakan salah satu desa adat yang berada di Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Sebagai salah satu desa adat dengan kegiatan agama, adat dan budaya yang begitu intens, maka tahun ini desa adat itu melaksanakan kegiatan pawodakan (perbaikan/renovasi) benda sakral berupa barong yang disakralkan oleh masyarakat Desa Adat Padangtegal diberi gelar Ida Ratu Lingsir.

Ida Ratu Lingsir merupakan pelawatan/tapakan berwujud barong macan. Selain itu juga terdapat wujud barong bangkal yang bergelar Ratu Anom, rangda yang bergelar Ratu Sakti dan topeng Dalem Sidakarya yang bergelar Ratu Sidakarya. Keempat benda sakral tersebut dilakukan pawodakan karena telah terjadi kerusakan-kerusakan utamanya pada bagian cat pada prerai (topeng) dan cerawis (kumis).

Oleh sebab itu prejuru (pengurus) Desa Adat Padangtegal dari tingkat kebendesaan hingga prejuru adat sepakat untuk melakukan pawodakan dengan terlebih dahulu meminta petunjuk kepada Sulinggih yang kemudian akan dijadikan sebagai penanggungjawab secara spiritual (pengerajeg karya).

Sulinggih pun memberipPetunjuk berupa hari baik memulai pawodakan, tata cara pelaksanaan, etika dan hari pemlaspasan serta pasupati. Sebelumnya, pawodakan terhadap Ida Ratu Lingsir dilakukan pada tahun 2015.

Foto 1 — Saat Pawodakan Tahun 2015 oleh Ida Betara Lepas

Sebagai tindak lanjut, Bendesa Adat Padangtegal I Made Parmita didampingi oleh koordinator pelaksana I Koming Arcaya Bawa membentuk pengayah pawodakan yang terdiri dari koordinator pawodakan, seksi perlengkapan dan pengayah.

Pengayah pawodakan terdiri dari seniman-seniman Desa Adat Padangtegal dibawah kordinasi I Ketut Budiana.

Sebagai koordinator sekaligus salah satu penglingsir seniman Padangtegal, I Ketut Budiana mengatakan, pada pelaksanaan pawodakan Ida Ratu Lingsir ini pihaknya berkomitmen dan konsisten menggunakan tenaga dari seniman lingkup Desa Adat Padangtegal saja.

“Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga eksistensi seniman di Padangtegal utamanya untuk merawat benda-benda sakral sekaligus agar terjadi regenerasi kesenimanan dalam prihal kegiatan pawodakan dikemudian hari,” kata Ketut Budiana.

Pada tanggal 5 Februari 2023 hari Minggu wuku Pahang bertepatan dengan Purnama Kewulu dilakukan persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh pengayah pawodakan Ida Ratu Lingsir bertempat di Pura Dalem Agung Padangtegal.

Persembahyangan ini bermakna memohon izin dan anugerah dari Ida Betari Dalem selaku manifestasi beliau sebagai Sang Hyang Pasupati agar dalam proses pawodakan dapat berjalan dengan lancar serta dapat menghasilkan taksu.

Foto 2 — Ida Sulinggih, Pemangku dan Pengayah

Pada tanggal 8 Februari 2023, hari Rabu wuku Pahang, digelar upacara nebes yang dipimpin oleh Ida Pedanda Putra Jungutan Manuaba didampingi oleh para pemangku Khayangan Tiga.

Prosesi nebes ini merupakan upacara memindahkan roh/energi Hyang dari Ida Ratu Lingsir pada daksina linggih sehingga perwujudan barong dapat diperbaiki oleh para pengayah pawodakan.

Pada prosesi nebes ini juga secara teknis melepaskan prerai (topeng) dari preraga (badan) sehingga para pengayah dari para seniman dapat mengerjakan pawodakan (perbaikan/renovasi) dengan baik, terpola dan terstruktur.

Pada tanggal 9 Februari 2023, Kamis wuku Pahang, dilaksanakan nuasen pawodakan Ida Betara yang dipimpin oleh Pelaksana dan kordinator pengayah pawodakan. Pada acara nuasen merupakan kegiatan pertama kali dalam mengambil pekerjaan pawodakan.

Pada upacara nuasen ini koordinator pawodakan yaitu I Ketut Budiana menjelaskan kepada para pengayah tentang teknis kerja pawodakan, etika pada saat pawodakan dan target-target yang harus dicapai.

Adapun rencana kerja dari pawodakan Ida Ratu Lingsir adalah menyusun ulang cat pada prerai (topeng), memperbaiki rangka preraga (badan) dan mengganti wastra. Cat prerai (topeng) yang lama dikupas dengan telaten sebelum disusun ulang dengan cat selanjutnya. Adapun cat yang dipakai dalam pawodakan prerai Ida Ratu Lingsir ini menggunakan cat berbahan tradisional yang disebut dengan warna Bali.

Foto 3 — Proses Pewarnaan Prerai

Kemudian proses selanjutnya, tanggal 15 Februari 2023, Kamis Wuku Krulut, dilaksanakan upacara ngendag warna. Ngendag Warna adalah prosesi pewarnaan yang pertama kali setelah dilakukan pengupasan dari warna sebelumnya.

Upacara ngendag warna dipimpin oleh Sulinggih Ida Pedanda Putra Jungutan Manuaba didampingi oleh Ida Pedanda Putu Peling. Pada proses ngendag warna ini menggunakan warna dari sekar (bunga) manca warna yaitu bunga warna merah, putih, kuning, hitam dan percampuran dari seluruh warna bunga.

Sekar manca warna ini ditumbuk hingga mengeluarkan air, air hasil dari penumbukan ini kemudian diberikan japa mantra oleh kedua Sulinggih tersebut sehingga warna tersebut sudah menjadi warna sakral yang disebut dengan “jatu”. Setelah dilakukan pewarnaan yang pertama kali oleh Sulinggih kemudian para pengayah melanjutkan hingga pada tahap akhir.

Selain itu dalam pawodakan Ida Ratu Lingsir tahun ini, pihak desa adat mendatangkan undagi tatah dari Banjar Delod Sema, Taro Kelod, yaitu I Made Pada bersama asistennya I Wayan Sukiantara.

Adapun tatahan dari I Made Pada digunakan untuk menghiasi bagian dari Ida Ratu Lingsir, Ratu Anom, Ratu Sakti dan Ratu Sidakarya. Kain yang digunakan sebagai lidah Ida Raktu Sakti (rangda) menggunakan kain gringsing khusus yang ditenun oleh Ni Ketut Sumiartini seorang pengerajin kain gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem.

Menurut Jro Bendesa Desa Adat Padangtegal I Made Parmita didampingi oleh I Koming Arcaya Bawa, ditargetkan pawodakan ini akan selesai pada tanggal 12 Maret 2023. Selanjutnya sesuai rencana akan dilakukan upacara pemlaspasan dan pasupati bertempat di Pura Dalem Agung Padangtegal pada tanggal 14 Maret 2023.

Dan upacara mesamleh diperkirakan dilangsungkan pada tanggal 15 Maret 2023 bertempat di Pemuunan Agung Setra Desa Adat Padangtegal. [T]

Foto — Para seniman jadi pengayah dalam proses pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali

Yowana Desa Adat Padangtegal Gagas Pawai Ogoh-Ogoh dengan Tema “Bhuta Rupa”
Ida Ratu Lingsir Tedung Jagat Ubud
I Made Pada, Undagi Tatah Emas dari Sarwaada
Tags: BarongDesa Adat PadangtegalGianyarHindu BaliUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Drama Bali Modern di Bulan Bahasa Bali: Ada yang Total, Ada yang “Belum Drama”

Next Post

Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Wayan Diana Putra

Wayan Diana Putra

I Wayan Diana Putra, S.Sn., M.Sn. Dosen Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar. Komposer Gamelan Bali.

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co