2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”

Wayan Diana Putra by Wayan Diana Putra
February 20, 2023
in Khas
Pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal: Seniman pun Jadi “Pengayah”

Para seniman jadi pengayah dalam proses pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali

DESA ADAT PADANGTEGAL merupakan salah satu desa adat yang berada di Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Sebagai salah satu desa adat dengan kegiatan agama, adat dan budaya yang begitu intens, maka tahun ini desa adat itu melaksanakan kegiatan pawodakan (perbaikan/renovasi) benda sakral berupa barong yang disakralkan oleh masyarakat Desa Adat Padangtegal diberi gelar Ida Ratu Lingsir.

Ida Ratu Lingsir merupakan pelawatan/tapakan berwujud barong macan. Selain itu juga terdapat wujud barong bangkal yang bergelar Ratu Anom, rangda yang bergelar Ratu Sakti dan topeng Dalem Sidakarya yang bergelar Ratu Sidakarya. Keempat benda sakral tersebut dilakukan pawodakan karena telah terjadi kerusakan-kerusakan utamanya pada bagian cat pada prerai (topeng) dan cerawis (kumis).

Oleh sebab itu prejuru (pengurus) Desa Adat Padangtegal dari tingkat kebendesaan hingga prejuru adat sepakat untuk melakukan pawodakan dengan terlebih dahulu meminta petunjuk kepada Sulinggih yang kemudian akan dijadikan sebagai penanggungjawab secara spiritual (pengerajeg karya).

Sulinggih pun memberipPetunjuk berupa hari baik memulai pawodakan, tata cara pelaksanaan, etika dan hari pemlaspasan serta pasupati. Sebelumnya, pawodakan terhadap Ida Ratu Lingsir dilakukan pada tahun 2015.

Foto 1 — Saat Pawodakan Tahun 2015 oleh Ida Betara Lepas

Sebagai tindak lanjut, Bendesa Adat Padangtegal I Made Parmita didampingi oleh koordinator pelaksana I Koming Arcaya Bawa membentuk pengayah pawodakan yang terdiri dari koordinator pawodakan, seksi perlengkapan dan pengayah.

Pengayah pawodakan terdiri dari seniman-seniman Desa Adat Padangtegal dibawah kordinasi I Ketut Budiana.

Sebagai koordinator sekaligus salah satu penglingsir seniman Padangtegal, I Ketut Budiana mengatakan, pada pelaksanaan pawodakan Ida Ratu Lingsir ini pihaknya berkomitmen dan konsisten menggunakan tenaga dari seniman lingkup Desa Adat Padangtegal saja.

“Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga eksistensi seniman di Padangtegal utamanya untuk merawat benda-benda sakral sekaligus agar terjadi regenerasi kesenimanan dalam prihal kegiatan pawodakan dikemudian hari,” kata Ketut Budiana.

Pada tanggal 5 Februari 2023 hari Minggu wuku Pahang bertepatan dengan Purnama Kewulu dilakukan persembahyangan bersama yang diikuti oleh seluruh pengayah pawodakan Ida Ratu Lingsir bertempat di Pura Dalem Agung Padangtegal.

Persembahyangan ini bermakna memohon izin dan anugerah dari Ida Betari Dalem selaku manifestasi beliau sebagai Sang Hyang Pasupati agar dalam proses pawodakan dapat berjalan dengan lancar serta dapat menghasilkan taksu.

Foto 2 — Ida Sulinggih, Pemangku dan Pengayah

Pada tanggal 8 Februari 2023, hari Rabu wuku Pahang, digelar upacara nebes yang dipimpin oleh Ida Pedanda Putra Jungutan Manuaba didampingi oleh para pemangku Khayangan Tiga.

Prosesi nebes ini merupakan upacara memindahkan roh/energi Hyang dari Ida Ratu Lingsir pada daksina linggih sehingga perwujudan barong dapat diperbaiki oleh para pengayah pawodakan.

Pada prosesi nebes ini juga secara teknis melepaskan prerai (topeng) dari preraga (badan) sehingga para pengayah dari para seniman dapat mengerjakan pawodakan (perbaikan/renovasi) dengan baik, terpola dan terstruktur.

Pada tanggal 9 Februari 2023, Kamis wuku Pahang, dilaksanakan nuasen pawodakan Ida Betara yang dipimpin oleh Pelaksana dan kordinator pengayah pawodakan. Pada acara nuasen merupakan kegiatan pertama kali dalam mengambil pekerjaan pawodakan.

Pada upacara nuasen ini koordinator pawodakan yaitu I Ketut Budiana menjelaskan kepada para pengayah tentang teknis kerja pawodakan, etika pada saat pawodakan dan target-target yang harus dicapai.

Adapun rencana kerja dari pawodakan Ida Ratu Lingsir adalah menyusun ulang cat pada prerai (topeng), memperbaiki rangka preraga (badan) dan mengganti wastra. Cat prerai (topeng) yang lama dikupas dengan telaten sebelum disusun ulang dengan cat selanjutnya. Adapun cat yang dipakai dalam pawodakan prerai Ida Ratu Lingsir ini menggunakan cat berbahan tradisional yang disebut dengan warna Bali.

Foto 3 — Proses Pewarnaan Prerai

Kemudian proses selanjutnya, tanggal 15 Februari 2023, Kamis Wuku Krulut, dilaksanakan upacara ngendag warna. Ngendag Warna adalah prosesi pewarnaan yang pertama kali setelah dilakukan pengupasan dari warna sebelumnya.

Upacara ngendag warna dipimpin oleh Sulinggih Ida Pedanda Putra Jungutan Manuaba didampingi oleh Ida Pedanda Putu Peling. Pada proses ngendag warna ini menggunakan warna dari sekar (bunga) manca warna yaitu bunga warna merah, putih, kuning, hitam dan percampuran dari seluruh warna bunga.

Sekar manca warna ini ditumbuk hingga mengeluarkan air, air hasil dari penumbukan ini kemudian diberikan japa mantra oleh kedua Sulinggih tersebut sehingga warna tersebut sudah menjadi warna sakral yang disebut dengan “jatu”. Setelah dilakukan pewarnaan yang pertama kali oleh Sulinggih kemudian para pengayah melanjutkan hingga pada tahap akhir.

Selain itu dalam pawodakan Ida Ratu Lingsir tahun ini, pihak desa adat mendatangkan undagi tatah dari Banjar Delod Sema, Taro Kelod, yaitu I Made Pada bersama asistennya I Wayan Sukiantara.

Adapun tatahan dari I Made Pada digunakan untuk menghiasi bagian dari Ida Ratu Lingsir, Ratu Anom, Ratu Sakti dan Ratu Sidakarya. Kain yang digunakan sebagai lidah Ida Raktu Sakti (rangda) menggunakan kain gringsing khusus yang ditenun oleh Ni Ketut Sumiartini seorang pengerajin kain gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem.

Menurut Jro Bendesa Desa Adat Padangtegal I Made Parmita didampingi oleh I Koming Arcaya Bawa, ditargetkan pawodakan ini akan selesai pada tanggal 12 Maret 2023. Selanjutnya sesuai rencana akan dilakukan upacara pemlaspasan dan pasupati bertempat di Pura Dalem Agung Padangtegal pada tanggal 14 Maret 2023.

Dan upacara mesamleh diperkirakan dilangsungkan pada tanggal 15 Maret 2023 bertempat di Pemuunan Agung Setra Desa Adat Padangtegal. [T]

Foto — Para seniman jadi pengayah dalam proses pawodakan Tapakan Ida Ratu Lingsir Desa Adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Bali

Yowana Desa Adat Padangtegal Gagas Pawai Ogoh-Ogoh dengan Tema “Bhuta Rupa”
Ida Ratu Lingsir Tedung Jagat Ubud
I Made Pada, Undagi Tatah Emas dari Sarwaada
Tags: BarongDesa Adat PadangtegalGianyarHindu BaliUbud
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Drama Bali Modern di Bulan Bahasa Bali: Ada yang Total, Ada yang “Belum Drama”

Next Post

Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Wayan Diana Putra

Wayan Diana Putra

I Wayan Diana Putra, S.Sn., M.Sn. Dosen Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar. Komposer Gamelan Bali.

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Di Pemkab Buleleng, Pegawai Naik Pangkat Kini Lewat Jalur Digital

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co