29 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Gong Legendaris ISI Denpasar, Berkarya Tanpa Batas Usia

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
February 8, 2023
in Khas
Gong Legendaris ISI Denpasar, Berkarya Tanpa Batas Usia

Para Penabuh Gong Legendaris ISI Denpasar | Dokumentasi ISI Denpasar, tahun 2023

LEGENDARIS ADALAH sesuatu yang melegenda, yang sudah lama tetapi masih terkenal. Berdasar KBBI, arti kata legendaris adalah menurut atau seperti legenda; terkenal seperti dalam legenda (KBBI, 2007:651).

Dalam dunia karawitan, pengertian legendaris bias saja pengerawit senior, pencipta, juga merupakan pengabdi seni yang mendedikasikan diri untuk kemajuan seni dan budaya Bali dalam waktu yang sangat lama.

Merujuk pada pengertian tersebut, maka tercetuslah sebuah gagasan di sejumlah daerah dan lembaga kesenian di Bali untuk membentuk grup gamelan dari para senior, seniman tua yang melegenda dengan nama Gong Legendaris.

Pada lembaga pendidikan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar juga dibentuk grup gamelan legendaris. Gong Legendaris adalah sebuah wadah untuk merangkul seniman-seniman tua yang purna tugas, praktisi, seniman akademisi, dari keluarga besar ISI Denpasar.

Terbentuknya Gong Legendaris ISI Denpasar merupakan jawaban akan kerinduan untuk mengenang kenangan lama dari para maestro era tahun 1980an. Wadah Gong Legendaris ini, juga terkait dengan Program Tri Darma Perguruan Tinggi dalam aspek Pengabdian Masyarakat Institut Seni Indonesia Denpasar.

Gong Legendaris ISI Denpasar dinyatakan lahir pada 7 Pebruari 2022. Berdasar wawancara dengan Kaprodi Karawitan, I Nyoman Kariasa, tanggal itu diambil ketika grup itu melakukan pertunjukan pertamanya di Pinda.

Kala itu antusias penonton sangat tinggi untuk menyaksikan perhelatan akbar dari para maestro seni pertunjukan Bali. Terbukti, penampilan dari para maestro mengundang detak kagum para penikmatnya. Hingar bingar penampilan dari para legendaris membius hati setiap yang menikmati pertunjukannya.

Kekaguman akan kepiawaian para senior di kala usia senja itu, serentak memberi arti bahwa pengabdian mereka tanpa batas tak terbendung oleh usia. Gairah mudanya “meronta” untuk menunjukkan eksistensinya di atas stage. Di sini mereka memberi arti bahwa “jalan bakti pengabdian mereka yang patut dicontoh oleh generasi kini. Ketulusan hati dalam pengabdian, akan memberi kedamaian dalam hidup”.

Penampilan yang memukau dari para legenda kesenian ISI Denpasar dalam Grup Gong Legendaris ISI Denpasar, tersebar hingga ke pelosok daerah di Bali. Banyak yang mengagumi akan penampilan para sesepuh seni pertunjukan Bali. Terbukti dari banyaknya rekaman video yang tersebar luas di media sosial dengan beragam komentar baik di dalammnya.

Masyarakat memberikan apresiasi dan menyambut kehadiran mereka kembali di panggung pertunjukan. Mereka pun didaulat untuk tapil dalam rangkaian kegitan di daerah lainnya. Seperti halnya undangan dari Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem.

Untuk menyambut undangan yang ditujukan kepada Grup Gong Legendaris ISI Denpasar, tim telah melakukan persiapan dengan latihan bersama selama empat kali latihan. Latihan berjalan dengan baik. Para legenda hadir saling support mengisi satu sama lainnya.

Dalam proses itu, gelak tawa, kebahagian, keakraban, terjalin dengan eratnya. Di sini dapat dilihat bahwa, mereka juga merindukan untuk berkumpul bersama. Dalam bermain gamelan pun terlihat bagaimana mereka mengikat rasa saling menghargai, mengayomi, merangkul juga dikalangan junior.

Waktu pertunjukan pun tiba. Pada acara yang berlangsung tanggal 4 Februari 2023, sebelum penampilan dari para legenda, acara diawali dengan sambutan selamat datang dari Bendesa Adat Sibetan dan dilanjutkan sambutan Wakil Rektor III ISI Denpasar Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn.,M.Hum.

Acara dipandu oleh MC, Ni Wayan Suratni, S.Sn, dan Bapak Dr. I Kadek Suartaya, S.SKar.,M.Si. Setelah itu, para penabuh legendaris diundang menuju stage, memasuki gamelan yang telah di settup sebelumnya.

Penampilan di Desa Sibetan imerupakan gabungan generasi ke generasi penabuh di kalangan ISI Denpasar.

Di dalamnya ada para senior yang memasuki purna tugas; I Nyoman Windha, S.Skar.,MA, I Wayan Suweca, S.SKar M.Si, I Nyoman Sudiana, S.SKar.,M, I Wayan Suweca, SSKar,M.Mus, dan Ni Ketut Suryatini, S.Skar.,M.Si.

Para senior itu  berpadu dengan para dosen tetap ISI Denpasar seperti Prof. Dr. I Wayan Rai,S,,M.A., Prof. Dr. I Komang Sudirga, S.Sn., M.Hum., Dr. I Wayan Suarta, S.SKar., M.Si., Dr. I Gede Yudarta, S.SKar., M.Si., Dr. I Ketut Garwa, S.Sn. M.Sn., Dr. I Made Kartawan, S.Sn., MA, I Nyoman Kariasa, S.Sn., M.Sn., I Gusti Ketut Sudana, S.Skar., M.Si., I Gede Mawan, S.Sn., M.Sn.,  I Kadek Andika Putra, S.Sn., M.Sn., Ni Putu Hartini, S.Sn., M.Sn., Putu Tiodore Adi Bawa, S.Sn., M.Sn., dan I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn.

Ada juga  para pegawai di lingkungan ISI Denpasar. Mereka adalah I Nyoman Japayasa, S.Sn., I Wayan Suena, S.Sn., I Ketut Budiyana, S.Sn.,  Kadek Astawa, S.Sn., dan I Made Rai Widana, S.Sn.

Selain itu, seniman praktisi I Wayan Budana juga ikut berpartisifasi bersama para mahasiswa Pascasarjana ISI Denpasar.

Sebagai materi pembuka ditampilkan Tabuh Kutus Pelayon yang diciptakan oleh alm Bapak I Wayan Beratha tahun 1983. Materi kedua, Tari Sekar Jagat karya Ibu Swasti Wijaya Bandem, tahun 1986, ditarikan oleh mahasiswa Prodi Tari ISI Denpasar.

Penampilan ketiga, Tari Palawakya salah satu tarian yang lahir di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Riwayat tarian ini bermula dari peran I Wayan Paraupan atau yang lebih dikenal dengan Pan Wandres, yang menggarap sebuah tarian yang ditarikan oleh penari wanita secara tunggal dengan lantunan tembang kekawin dengan permainan instrument terompong.

Selanjutnya penampilan ke-empat, dimainkan Tabuh Kebyar Dang Citta Utsada, yang diciptakan tahun 1983 oleh Alm Bapak I Wayan Beratha. Tabuh Kebyar Dang ini, juga ditarikan oleh Dosen Prodi Tari, Gusti Ayu Ketut Swandewi, S.ST., M.Si., Ni Komang Sekar Marhaeni, S.SP., M.Sn., Ni Made Astari, A.A Ayu Mayun Hartati, S.ST.,M.Sn., dan seniman praktisi lainnya.

Dilanjutkan dengan penampilan  Tari Oleg Tamulilingan karya I Ketut Marya alias I Mario yang digarap tahun 1952. Tarian itu tercipta atas permintaan John Coast, budayawan asal Inggris yang sangat terkesan dengan kesenian Bali, untuk dipromosikan ke Eropa dan Amerika Serikat.

Penampilan kelima, Tari Teruna Jaya diciptakan pada tahun 1915 oleh Pan Wandres dalam bentuk Kebyar Legong, kemudian tarian ini disempurnakan oleh I Gede Manik. Dalam penampilan kali ini, tarian dibawakan oleh mahasiswa Prodi Tari.

Penampilan Kebyar Dang Citta  Utsada ISI Denpasar | Dokumentasi ISI Denpasar, tahun 2023

Selain menampilkan tarian, tim ISI Denpasar dalam kesempatan ini juga menampilkan hiburan Bondres atau lawakan yang dibawakan oleh Kaprodi Pendidikan Seni, I Wayan Budiarsa, S.Sn.,M.Sn., bekerja sama dengan Prodi Musik I Ketut Sumarjana, S.Sn., M.Sn., Ni Putu Tisna Andayani, S.S., M.Hum., dan Prodi Pedalangan; Dr. I Gusti Made Darma Putra, S.Sn., M.Sn., dan Sang Nyoman Adi Santika, S.Sn.,M.Sn.

Penampilan Prodi Musik dan Pedalangan ISI Denpasar | Dokumentasi ISI Denpasar, tahun 2023

Dalam penampilan ini diselipkan pesan=pesan tentang ISI Denpasar sebagai salah satu perguruan tinggi seni terbaik dengan akreditasi A yang siap menerima mahasiswa barunya. Juga dalam kesempatan ini, diinformasikan tentang keberadaan prodi masing-masing dengan keunggulan yang dimilki dan peluang kerja yang ditawarkan. Hal ini terkait dengan visi ISI Denpasar menjadi pusat penciptaan, pengkajian, penyaji dan pembinaan seni yang unggul berwawasan kebangsaan demi memperkaya nilai-nilai kemanusiaan sesuai perkembangan zaman. [T]

Rekacipta Seni Pertunjukan Pesona Mandalika | Kini Matching Fund ISI Denpasar Masuki Tahap Evaluasi
”Ngerupa Guet Toya”, Menggambar Garis Air | Dari Pameran Seni Rupa Dosen ISI Denpasar
Ketika Para Guru Besar Menari di Bulan Menari ISI Denpasar
Tags: Gong Legendaris ISI DenpasarISI Denpasarkarawitan balikesenian baliseniman legendaris
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gempabumi Turki Magnitudo Mw 7,7 dan Narasi Tentang Patahan-Patahan

Next Post

Remaja Bali Kini Sudah Mengenal Prasi

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

by Dede Putra Wiguna
June 26, 2026
0
Bagaimana Seharusnya Generasi Muda Menyikapi Inovasi Seni di Masa Kini?

 “Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...

Read moreDetails

Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

by Dede Putra Wiguna
June 25, 2026
0
Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?

DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

Read moreDetails

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails
Next Post
Remaja Bali Kini Sudah Mengenal Prasi

Remaja Bali Kini Sudah Mengenal Prasi

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KEHANCURAN HINDU NUSANTARA & DUNNING-KRUGER EFFECT

JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan...

by Sugi Lanus
June 28, 2026
Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky
Cerpen

Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky

HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai...

by Khairul A. El Maliky
June 28, 2026
Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda
Puisi

Puisi-puisi Sholihul Mubarok | Menjelma Kata di Kurusetra Beranda

MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta...

by Sholihul Mubarok
June 28, 2026
Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan
Liputan Khusus

Betapa Kompaknya Seniman Buleleng Membangun Karakter Buleleng Lewat Berbagai Karya Seni dan Kebudayaan

TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....

by Jaswanto
June 28, 2026
Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

Praticaya, Ketika Sang Dasamuka Berbalik Menatap Kita  —Catatan Baleganjur Duta Karangasem di Pesta Kesenian Bali 2026

RAHWANA adalah nama yang kerap kali tidak membutuhkan pengantar. Ia hadir lebih dulu dari ceritanya; datang sebagai prasangka sebelum sempat...

by Pasek Agung Wicaksana
June 28, 2026
Bulan Juni Milik Empat Presiden
Esai

Bulan Juni Milik Empat Presiden

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak...

by I Nyoman Tingkat
June 28, 2026
Ishavasyam Idam Sarvam: Ketika Seluruh Alam Semesta Adalah Wujud Ilahi
Esai

Ishavasyam Idam Sarvam: Ketika Seluruh Alam Semesta Adalah Wujud Ilahi

īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa...

by Agung Sudarsa
June 28, 2026
Masalah Kita Bukan Kekurangan, Melainkan Pemborosan
Esai

Masalah Kita Bukan Kekurangan, Melainkan Pemborosan

ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin...

by T.H. Hari Sucahyo
June 28, 2026
Lahan Basah  Sebagai Ginjal Bumi
Esai

Lahan Basah  Sebagai Ginjal Bumi

PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua...

by Doni Sugiarto Wijaya
June 28, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

NGANDANG NGANJUH: ‘Unconscious Incompetence’ dalam Masyarakat Bali —Renungan Malam Kuningan

Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong...

by Sugi Lanus
June 27, 2026
Tergopoh-gopoh di Hari Kuningan
Esai

Tergopoh-gopoh di Hari Kuningan

PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten,...

by Dede Putra Wiguna
June 27, 2026
Takut Galungan
Dongeng

Takut Galungan

DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan...

by Dede Putra Wiguna
June 27, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co