17 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

”Ngerupa Guet Toya”, Menggambar Garis Air | Dari Pameran Seni Rupa Dosen ISI Denpasar

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
September 9, 2022
in Pameran
”Ngerupa Guet Toya”, Menggambar Garis Air | Dari Pameran Seni Rupa Dosen ISI Denpasar

Pameran "Ngerupa Guet Toya" di ARMA, Ubud, Bali

Di ruang pameran yang megah, di Agung Rai Museum of Art (ARMA) Ubud, Bali, terpajanglah 24 lukisan, 6 karya rupa dengan bahan kayu berupa panil, 3 set karya seni gerabah, dan 10 karya fotografi. Totalnya terdapat 43 karya seni, dan semuanya dipajang atau dipamerkan di ARMA Ubud sejak Selasa 6 September 2022.

Karya-karya itu lahir dari tangan para dosen seni rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan merupakan hasil karya dari program Penelitian dan Penciptaan Seni (P2S) di kampus itu. Hampir semua karya punya upaya keras untuk memberi sekaligus menampilkan makna, filosofi, dan pesan indah dan pesan tak indah tentang air.

Untuk itulah pameran itu diberi tajuk ”Ngerupa Guet Toya”. Bisa diartikan secara mentah-mentah sebagai “Menggambar Garis Air”. Bisa juga diberi makna luas, selayaknya rangkaian kata-kata dalam puisi. Misalnya, diartikan sebagai “memberi wajah pada air yang sudah  hilang tanpa bentuk”.

BACA JUGA:

  • Seni Rupa Bali dan Persoalan Arsip
  • Pameran Seni Rupa “Megibung”: Kolaborasi dan Kesadaran Berbagi dalam Proses Berkarya

Secara luas, karya-karya para dosen ini menampilkan pesan dan ajakan untuk memahami lingkungan, membaca lingkungan, memanfaatkan lingkungan, merawat lingkungan. Alam adalah kesatuan organis yang tumbuh, berkembang dalam adabnya sendiri.

Karya-karya rupa itu berkisah tentang air. Air yang muncul dari mata air. Air yang mengalir, air yang penuh manfaat bagi semua mahluk, dan air yang harus dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain pelestarian melalui tradisi sakral dan kepercayaan-kepercayaan yang juga sakral.

Sapi, Petani-Nelayan dan Ikan-ikan

Bicara tentang air, tentu saja para dosen-perupa itu menggambarkan air beserta segala hubungannya dengan materi-materi alam, hewan, manusia, juga materi yang tak kasat mata.

Simak misalnya dalam satu bidang lukisan terdapat sosok nelayan dengan dungki (kantong wadah ikan dari anyaman bambu), sapi, dan kepala-kepala sapi yang seakan-akan tercebur dibawa sinar matahari dari langit.

Pameran “Ngerupa Guet Toya” di ARMA, Ubud, Bali

Karya lukisan itu tentu bisa membangkitkan romantisme Bali, di mana banyak hal sudah hilang, dan kita tetap mengenangnya hingga kini, meski hanya lewat lukisan, ukiran, dan patung. Justru dalam lukisan itu bentuk air bukanlah hal yang ditonjolkan, melainkan bagaimana sapi dan nelayan yang berjongkok di ssisinya membuat kita paham pada masa lalu yang secara perlahan bisa hilang.

Air pun demikian. Ia bisa hilang. Dan jika ia hilang, maka tak ada lagi kehidupan apa pun di dunia ini. Maka dalam pameran itu ada sebuah lukisan dengan obyek ikan dengan beragam rupa. Ikan bergerombol. Mereka meratap atau mati. Ikan yang sendiri. Ia mungkin saja lukisan dari manusia yang kesepian di tengah alam yang tak penuh lagi dalam memberi kehidupan. Kita telah merusaknya.

Pemahaman itu bersambung dengan perkataan Rektor ISI Denpasar Prof. Wayan Kun Adnyana saat memberi sambutan untuk pameran 43 dosen ISI itu. Air, kata dia, sebagai salah satu entitas utama yang terdapat di muka bumi memiliki sifat-sifat yang unik dan penuh filosofis.

“Air juga merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup. Sumber-sumber  air pasti menjadi pusat perkembangan peradaban,” kata Kun Adnyana.

 Tema air, lanjut dia, yang diangkat dalam pameran ini sangat relevan dengan isu-isu global yang berkembang belakangan ini, khususnya tentang pemanasan global. Keberlangsungan (sustainability) dari air itu sendiri menentukan kualitas kehidupan yang ada di bumi nantinya.

“Artinya, sangat penting menyampaikan pesan-pesan kebudayaan tentang air kepada dunia,” kata Kun Adnyana.

Dibuka dengan Kegembiraan

Pameran ”Ngerupa Guet Toya” dibuka dengan penuh kegembiraan oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. I Ketut Muka. Tentu juga dihadiri oleh Agung Rai, pemilik ARMA.

Wakil Rektor Ketut Muka mengatakan, pameran ini sebagai pembuktian bahwa karya-karya seni penciptaan ISI Denpasar sudah masuk museum. Apalagi, kegiatan ini dimotifasi pemilik museum ARMA, sehingga para dosen bisa menyajikan karya seni, di samping sebagai bentuk menlaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Pameran “Ngerupa Guet Toya” di ARMA, Ubud, Bali

Pameran para dosen ini diharapkan dapat menginspirasi para dosen lain, juga mahasiswa dalam berkarya. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini, akan dapat merangsang mereka untuk lebih kreatif baik dalam menggali ide dan menghasilakn karya seni. “Ini pameran hasil karya dari program P2S, semoga saja nantinya kouta dan volumenya ditambah,”  kata Muka.

BACA JUGA

  • “Bah Bangun: Diorama Seni Lukis Kamasan” dalam Pameran “Manifesto VIII: Transposisi” di Jakarta
  • “Sekala-Skala”: Menakar Geliat Seni Patung SDI

Suasana senang menyeruak pada acara pembukaan itu, termasuk Agung Rai, karena museum yang dikelolanya itu sudah memberi manfaat pada karya-karya dosen ISI yang dibuat dari hasil penelitian itu.

“Tugas museum adalah memfasilitasi dan mengangkat, sehingga bisa dipertanggung jawabkan baik secara nasional maupun internasional,” kata Agung Rai.

Agung Rai mengatakan, pameran ini bisa disebut sebagai sebuah terobosan baru, dimana seniman sudah melirik pentingnya museum sebagai ruang untuk mengapreasi karya seni. ARMA sudah menasional, bahkan lintas negara untuk menyaksikan karya-karya seni yang dipamerkan.

“Pameran ini akan memberikan suasana baru bagi publik, selain public juga menyaksikan pameran yang dilakukan secara tetap di ARMA,”kata Agung Rai.

Agung Rai dalam pameran “Ngerupa Guet Toya” di ARMA, Ubud, Bali

Koordinator Prodi Seni Murni ISI Denpasar Wayan Setem yang juga menjadi tim kurasi pameran mengatakan, pesan dari karya-karya yang dipamerkan kali ini, sebagai ajakan memahami lingkungan untuk ”dibaca” dan dimanfaatkan.

Alam, kata dia, adalah kesatuan organis yang tumbuh, berkembang dalam adabnya sendiri. Prilaku dan daya hidup dari sebuah ekosistim merupakan mutual yang saling memberi.

Esensi dari karya-karya yang ditampilkan ini adalah, Bali tidak hanya cukup dijaga dengan Om Shanti, Shanti, Shanti, melainkan harus lebih jauh dari itu, yakni kita bersama mencari tafsir baru mengenai kaitan Tri Hita Karana dengan menggali kearifan lokal yang sesuai konteks zaman.

“Semua harus menjaga Bali, tidak saja orang Bali, tetapi juga para pendatang,” kata Setem. [T][*]

Tags: ISI DenpasarPameran Seni RupaSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gema Raga : Penghargaan Seniman Tua Badung, Penyajian Karya Seni, dan Diskusi Karya

Next Post

“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

by Nyoman Budarsana
June 9, 2026
0
Karya Seniman Bali I Ketut Putrayasa Jadi Ikon Kampus di Turki, Bawa Tradisi Anyaman Logam yang Unik dan Mendunia

JANGAN sepelekan tradisi menganyam. Seniman Bali, I Ketut Putrayasa membawa tradisi anyaman itu mendunia. Ia dipercaya membuat empat patung yang...

Read moreDetails

Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
June 6, 2026
0
Pameran Tabula Rasa Vol 3, Ruang Tumbuh yang Menjaga Nyala Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UPMI Bali

DI salah satu sudut ruang pamer lantai dasar gedung Fakultas Bahasa dan Seni UPMI Bali, sebuah lukisan terpajang dalam bingkai...

Read moreDetails

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
0
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

Read moreDetails

Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

by Nyoman Budarsana
May 10, 2026
0
Empat Perupa Bali Pamerkan ‘Vernal Artistic’ di Santrian Art Gallery: Pemaknaan atas Musim Semi

Jauh sebelum para undangan itu hadir, karya seni rupa berbagai ukuran sudah terpasang rapi pada dinding tembok putih. Lampu sorot...

Read moreDetails

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
0
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

Read moreDetails

Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

by Nyoman Budarsana
March 9, 2026
0
Enam Perupa Asal Yogyakarta Pamerkan ‘Togetherness’: Berbeda Arah, Warna, Bentuk dan Latar Budaya

Enam perupa dari berbagai wilayah di Indonesia menggelar pameran bertajuk “Togetherness” di Artspace, ARTOTEL Sanur Bali. Pameran lukisan dan patung...

Read moreDetails

Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

by tatkala
February 19, 2026
0
Pameran Foto “Magic in the Waves” Menjadi Pengingat Perlunya Menjaga Pantai di Bali

Foto-foto karya yang dipertunjukkan Bagus Made Irawan alias Piping dalam pameran Magic in the Waves di Warung Kubukopi, Denpasar, 18-28...

Read moreDetails

“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

by I Gede Made Surya Darma
January 25, 2026
0
“Wianta & Legacy”: Perayaan Warisan Kosmik Made Wianta di The Apurva Kempinski Bali

Pameran “Wianta & Legacy” resmi dibuka pada tanggal 23 Januari 2026 di Gallery of Art, The Apurva Kempinski Bali, menghadirkan...

Read moreDetails

Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

by tatkala
January 18, 2026
0
Merespon Isu Interseksionalitas dan Merayakan Keragaman Manusia pada Pameran MANUSIA 4.0: Diver(city)

RIUH ramai terdengar berbeda di salah satu venue Berbagi Ruang & Kopi, Denpasar, Sabtu 17 Januari 2026. Jika biasanya ia...

Read moreDetails

Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

by Nyoman Budarsana
January 17, 2026
0
Menengok Lukisan Bercorak ‘Young Artist Style’ di The 1O1 Bali Oasis Sanur

Wisatawan yang sedang melakukan check in ataupun check out di The 1O1 Bali Oasis Sanur tiba-tiba terhenti sejenak. Mereka bukan...

Read moreDetails
Next Post
“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali
Esai

Pesta Kesenian Bali, Ya Dibuka Gubernur Bali

MENJELANG pembukaan Pesta Kesenian Bali 2026, perhatian publik justru tidak tertuju pada tarian, tabuh-tabuh baru, atau tema yang diusung tahun...

by Dede Putra Wiguna
June 16, 2026
Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026:  Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik
Panggung

Timor Leste di BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Tarian Klasik dan Ragam Budaya Unik

INI adalah pertunjukan seni panggung. Namun, stage proscenium itu dimeriahkan dengan foto-foto indah dan bersejarah. Bidikan aktivitas budaya, bangunan bersejarah...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca
Esai

Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca

BEBERAPA waktu lalu saya sengaja mampir ke sebuah toko buku di Malang yang pernah menjadi tempat favorit saya semasa mahasiswa....

by Ahmad Fatoni
June 15, 2026
Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng
Pemerintahan

Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi mengambil sumpah/janji serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi...

by tatkala
June 15, 2026
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

by Ingga Adelia
June 15, 2026
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif
Pendidikan

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I
Panggung

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
Pemerintahan

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Om Swastyastu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan pribadi, kami I Nyoman Sutjidra, Bupati Buleleng, bersama Gede Supriatna, Wakil Bupati...

by tatkala
June 15, 2026
Tari Siwanataraja, Simbol Awal Penciptaan yang Selalu Hadir dalam Peed Aya Pesta Kesenian Bali
Panggung

Peed Aya PKB 2026, Seni Keberlanjutan

PEMENTASAN Peed Aya serangkaian dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada yang baru, dan pastinya menarik. Arak-arakan barisan yang...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026
Ulas Pentas

Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026

MENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...

by I Nyoman Darma Putra
June 15, 2026
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali
Ulas Rupa

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

by Oka Rusmini
June 15, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Wisatawan Eropa Masih Menjadi Andalan Indonesia

MASA tinggal terlama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia didominasi oleh wisatawan asal negara-negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan Eropa...

by Chusmeru
June 15, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co