29 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

Jaswanto by Jaswanto
September 9, 2022
in Ulas Film
“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

Cadillac and the Blackberry | Foto Dok MFW 8

Kadillak dhe Manaferra atau Cadillac and the Blackberry adalah salah satu film pendek yang diputar dalam acara Minikino Film Week (MFW) 8 , Bali International Short Film Festival.

MFM 8 itu berlangsung 2-10 September 2022 di sejumlah venue di Denpasar, Singaraja dan Tabanan, termasuk venue Komunitas Mahima di Singaraja. Dan film pendek Cadillac and the Blackberry ini merupakan bagian dari program UNKNOWN KNOWN yang diputar di Komunitas Mahima, Minggu 4 September 2022.   

Entah kenapa, saya tertarik dengan film  ini — mungkin karena berlatar sejarah Albania 1975.

Film pendek yang ditulis oleh Bujar Alimani dan disutradari Suela Bako ini berkisah tentang perlawanan seorang teknisi minyak — yang diperankan Lulzim Zeqja — terhadap rezim otoriter Albania pada 1975.

Suasana menonton film dalam acara Minikino Film Week 8 di Komunitas Mahima, Singaraja, Bali, 4-9-2022

Dikisahkan, seorang teknisi minyak mendapatkan hadiah mobil mewah dari ayahnya — mobil itu dikirim dari Amerika — dan seorang penghusaha minyak (diperankan oleh Myzafer Zilfa) tempatnya bekerja, meminta mobil mewah itu, “untuk disumbangkan kepada pimpinan,” katanya.

“Ini adalah kisah perlawanan seorang teknisi minyak terhadap kekuasaan dan manipulasi. Orang-orang yang berkuasa mencoba membujuknya untuk menyumbangkan mobil mewah itu kepada pimpinan,” kata Alimani.

Albania. Sebuah negara di Eropa Timur yang tak kunjung lepas dari pendudukan, perlawanan, dan ketidakadilan. Pada tahun 1946, negara ini bernama Repubik Rakyat Albania dan berganti menjadi Republik Rakyat Sosialis Albania pada tahun 1976 sampai 1991. Republika Popullore Socialiste e Shqiperise. Negara komunis yang dideklarasikan oleh Enver Hoxha, pemimpin Partai Pekerja Albania.

Cadillac and the Blackberry berlatar cerita kisaran tahun 1970-an, saat Hoxha menjadikan Albania sebagai negara komunis. Sekadar informasi: pada 1912 Albania lepas dari kekuasaan Turki Ustmani dan sempat menjadi bagian singkat dari Kerajaan Serbia sebelum beralih menjadi republik (1924-1928) dan kerajaan (1928-1939) sebelum dikuasai Italia pada Perang Dunia II. Lepas dari Italia, Albania menjadi negara komunis.

Di masa Hoxha, setelah rezim fasis Italia gulung tikar, kehidupan rakyat Albania tidak banyak berubah. Hoxha menjelma menjadi diktator baru. Ia membuat paham Hoxhaist, yang didasarkan namanya sendiri.

Paham ini banyak mengontrol kehidupan di berbagai bidang, termasuk penerbitan buku. Sang Pemimpin Hoxha memaksa rakyat bekerja melakukan pembangunan dengan mengirimnya ke kamp-kamp. Bila melawan akan disiksa. Melaui Sigurimi, badan intelijen yang menjadi kaki tangannya, ia berubah menjadi monster bagi rakyat Albania.

Ia tak jauh berbeda dengan Francisco Teodolu Franco kelahiran Galicia itu. Franco dan Hoxha sama-sama menekuni profesi langka sebagai diktator. Bedanya, Franco di Spanyol, sedangkan Hoxha di Albania. Segala urusan digenggamnya di satu tangan belaka, seakan cuma dia yang punya tangan di seluruh negeri, betis dan lengannya kokoh, tentu sangat efektif untuk memelintir leher oposan, dan tidak canggung memutar mesin kekuasaan baik siang maupun malam, bertahun-tahun.

Melalui kisah pendek perlawanan teknisi minyak yang menolak memberikan mobil mewah hadiah dari ayahnya kepada pimpinan dalam Cadillac and the Blackberry, Bujar Alimani dan Suela Bako, saya kira hendak menyampaikan perjuangan rakyat Albania terhadap kekuatan rezim otoriter pada saat itu sekaligus menyampaikan kekejaman rezim melalui dialog antara teknisi minyak (Lulzim Zeqja) dengan pengusaha minyak (Myzafer Zilfa) di ujung cerita.

Kurang lebih — saya lupa tepatnya — pengusaha minyak mengatakan begini: “Kalau kau menolak untuk memberikan mobilmu pada pimpinan, berarti kau telah melakukan perlawanan. Dan bagaimana dengan anakmu? Tenang, kami tidak akan menelantarkan anak yatim.”

Dikisahkan teknisi minyak memiliki seorang anak laki-laki yang diperankan oleh Daren Karameta.

Film pendek yang terinspirasi dari kisah nyata ini menurut saya cukup bagus. Bukan saja tentang eksotisnya pemandangan yang disajikan, tapi juga selipan-selipan humor yang tak murahan. Lulzim berakting dengan sangat baik. Begitu pula Zilfa, ia berhasil memerankan tokoh pengusaha tambun yang menyebalkan. Tetapi maaf, saya tidak dapat berkomentar atas tokoh anak laki-laki yang diperankan Daren Karameta.

Minikino Film Week 8 Digelar 2-10 September

Cadillac and the Blackberry terpilih dalam festival film pendek edisi ke-25 di Brussel, Belgia. Film ini merupakan produksi 90 Cinrmatography dan SEE Cinema Network.

Sebagai film dengan durasi yang pendek (saya lupa tepatnya), Cadillac and the Balckberry tetap berhasil menyampaikan pesannya. Untuk mengetahui bahwa rezim Albania 1975 itu kejam, tanpa adegan kekerasan fisik pun, pemirsa tetap dapat menilai bahwa rezil Albania 1975 itu kejam melalui dialog bernaga intimidasi dari penguasa.

Menurut awam saya ini suatu yang mengesankan. Saya menikmati film ini dan teringat dengan sejarah bangsa sendiri pada kurun waktu yang sama. [T]

Tags: Komunitas MahimaMinikinoMinikino Film WeekUlasan Film
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

”Ngerupa Guet Toya”, Menggambar Garis Air | Dari Pameran Seni Rupa Dosen ISI Denpasar

Next Post

Lihadnyana Berharap PKK Berperan untuk Kemajuan Perekonomian Buleleng

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

by Yoga Wismantara
September 24, 2026
0
Breadsong: Menelusuri Jejak Masa Depan dari Roti Berjamur–Catatan Minikino Film Week Festival 12

SAYA saya masih duduk di bangku SMP, saya pernah bertanya pada diri sendiri, “Apa yang akan terjadi jika saya bisa...

Read moreDetails

Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

by Arya Dhamma Nanda
September 24, 2026
0
Gecko: Menelusuri Ingatan Mei 1998

PERKEMBANGAN ekonomi dalam masyarakat biasanya memicu berbagai perubahan pada pasar yang kemudian berdampak pada kehidupan masyarakat dan lingkungan di sekitarnya....

Read moreDetails

Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

by Arya Dhamma Nanda
September 21, 2026
0
Menelusuri Enam Film ENIGMA di Minikino Film Week 2026: Ketika Setiap Keputusan Memiliki Konsekuensi

ENIGMA adalah program kompilasi film pendek dalam ajang Minikino Film Week 12 (MFW12) yang mengusung subjudul What Goes Around Comes...

Read moreDetails

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
0
SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

Read moreDetails

“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

by Satria Aditya
August 7, 2026
0
“Tung Tung Uma”: Ketika Sawah Menjadi Medan Pertaruhan

ADA satu hal yang langsung terasa begitu duduk menonton Tung Tung Uma, bagaimana Amrita Dharma memetakan setiap adegannya dengan begitu...

Read moreDetails

“Niskala yang Menari”: Ketika Guru, Murid, dan Sebuah iPhone Melahirkan Film Juara Favorit

by Angga Wijaya
July 31, 2026
0
“Niskala yang Menari”: Ketika Guru, Murid, dan Sebuah iPhone Melahirkan Film Juara Favorit

MALAM itu, gelap menggantung di langit Pantai Melasti, Ungasan, Badung, Bali. Debur ombak bersahutan dengan suara "cak... cak... cak..." yang...

Read moreDetails

The Odyssey (2026): Nolan Gagal Memulangkan Odysseus

by Bayu Wira Handyan
July 19, 2026
0
The Odyssey (2026): Nolan Gagal Memulangkan Odysseus

SUDAH tentu, Christopher Nolan bukan sutradara pertama yang mengadaptasi epos Odyssey milik Homer. Kisah itu sudah ada sekitar 2.800 tahun...

Read moreDetails

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

by Satria Aditya
June 1, 2026
0
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

Read moreDetails

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
0
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

Read moreDetails

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
0
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

Read moreDetails
Next Post
Lihadnyana Berharap PKK Berperan untuk Kemajuan Perekonomian Buleleng

Lihadnyana Berharap PKK Berperan untuk Kemajuan Perekonomian Buleleng

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival
Tualang

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

by I Putu Ardiyasa
September 29, 2026
Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938
Kuliner

Es Waneng Tabanan dan Rasa Manis yang Bertahan Sejak 1938

CUKUP dengan uang tiga ribu rupiah saja, segelas penuh minuman es santan yang creamy dan menyegarkan sudah bisa mengalir di...

by Wahyu Mahaputra
September 28, 2026
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe
Tualang

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya
Esai

Brigitta Hauser-Schäublin: Batur, “Pasihan”, dan Peluang Diskusi Setelahnya

Puspawacana penulis tujukan untuk mendiang Ibu Prof. Brigitta Hauser-Schäublin yang telah berpulang ke kedamaian pada medio 2025. Penulis mengucapkan terima...

by Jero Penyarikan Duuran Batur
September 28, 2026
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang
Khas

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
Penawar Letih Ghazali | Cerpen Made Bryan Mahararta
Cerpen

Penawar Letih Ghazali | Cerpen Made Bryan Mahararta

GHAZALI menatap langit-langit rumah kecilnya bersama Bilqis sambil mendengarkan detik jam dinding yang seolah semakin keras tiap malam. Usianya kini...

by Made Bryan Mahararta
September 27, 2026
Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa
Puisi

Puisi-Puisi Chusmeru | Pagi September 1965 di Suatu Desa

Pagi September 1965 di Suatu Desa Suara derit terdengar dari pintu rumah kakek di suatu desa yang sejukAnak-anak mengajak bermain...

by Chusmeru
September 27, 2026
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival
Panggung

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda
Esai

Melamar Kerja Saat Usia Tak Lagi Muda

DUA hari lalu, saat membuka media sosial, saya melihat informasi lowongan kerja sebagai kontributor penulis pada sebuah media online nasional....

by Angga Wijaya
September 27, 2026
Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI
Pendidikan

Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

KECERDASAN buatan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mencari informasi, memahami materi, menemukan ide, hingga membuat rangkuman kini dapat dilakukan dengan...

by Dede Putra Wiguna
September 27, 2026
Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”
Pop

Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

SINGARAJA pernah menjadi pintu masuk bagi Gede Angga Prasaja untuk memperkenalkan musiknya. Lewat “Singaraja Kota Kita” dan “Senja di Singaraja”,...

by Rusdy Ulu
September 27, 2026
Mengurai Gnosis Perupa Payangan
Ulas Rupa

Mengurai Gnosis Perupa Payangan

Dr. Jean Couteau, budayawan asal Prancis pernah berseloroh soal kondisi terkini psiko-budaya generasi Bali. Dalam sejumlah pernyataan lisan maupun tertulis,...

by I Wayan Westa
September 27, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co