28 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

Jaswanto by Jaswanto
September 9, 2022
in Ulas Film
“Kadillak dhe Manaferra”, Potret Perlawanan Albania 1975 | Catatan Menonton Minikino Film Week 8

Cadillac and the Blackberry | Foto Dok MFW 8

Kadillak dhe Manaferra atau Cadillac and the Blackberry adalah salah satu film pendek yang diputar dalam acara Minikino Film Week (MFW) 8 , Bali International Short Film Festival.

MFM 8 itu berlangsung 2-10 September 2022 di sejumlah venue di Denpasar, Singaraja dan Tabanan, termasuk venue Komunitas Mahima di Singaraja. Dan film pendek Cadillac and the Blackberry ini merupakan bagian dari program UNKNOWN KNOWN yang diputar di Komunitas Mahima, Minggu 4 September 2022.   

Entah kenapa, saya tertarik dengan film  ini — mungkin karena berlatar sejarah Albania 1975.

Film pendek yang ditulis oleh Bujar Alimani dan disutradari Suela Bako ini berkisah tentang perlawanan seorang teknisi minyak — yang diperankan Lulzim Zeqja — terhadap rezim otoriter Albania pada 1975.

Suasana menonton film dalam acara Minikino Film Week 8 di Komunitas Mahima, Singaraja, Bali, 4-9-2022

Dikisahkan, seorang teknisi minyak mendapatkan hadiah mobil mewah dari ayahnya — mobil itu dikirim dari Amerika — dan seorang penghusaha minyak (diperankan oleh Myzafer Zilfa) tempatnya bekerja, meminta mobil mewah itu, “untuk disumbangkan kepada pimpinan,” katanya.

“Ini adalah kisah perlawanan seorang teknisi minyak terhadap kekuasaan dan manipulasi. Orang-orang yang berkuasa mencoba membujuknya untuk menyumbangkan mobil mewah itu kepada pimpinan,” kata Alimani.

Albania. Sebuah negara di Eropa Timur yang tak kunjung lepas dari pendudukan, perlawanan, dan ketidakadilan. Pada tahun 1946, negara ini bernama Repubik Rakyat Albania dan berganti menjadi Republik Rakyat Sosialis Albania pada tahun 1976 sampai 1991. Republika Popullore Socialiste e Shqiperise. Negara komunis yang dideklarasikan oleh Enver Hoxha, pemimpin Partai Pekerja Albania.

Cadillac and the Blackberry berlatar cerita kisaran tahun 1970-an, saat Hoxha menjadikan Albania sebagai negara komunis. Sekadar informasi: pada 1912 Albania lepas dari kekuasaan Turki Ustmani dan sempat menjadi bagian singkat dari Kerajaan Serbia sebelum beralih menjadi republik (1924-1928) dan kerajaan (1928-1939) sebelum dikuasai Italia pada Perang Dunia II. Lepas dari Italia, Albania menjadi negara komunis.

Di masa Hoxha, setelah rezim fasis Italia gulung tikar, kehidupan rakyat Albania tidak banyak berubah. Hoxha menjelma menjadi diktator baru. Ia membuat paham Hoxhaist, yang didasarkan namanya sendiri.

Paham ini banyak mengontrol kehidupan di berbagai bidang, termasuk penerbitan buku. Sang Pemimpin Hoxha memaksa rakyat bekerja melakukan pembangunan dengan mengirimnya ke kamp-kamp. Bila melawan akan disiksa. Melaui Sigurimi, badan intelijen yang menjadi kaki tangannya, ia berubah menjadi monster bagi rakyat Albania.

Ia tak jauh berbeda dengan Francisco Teodolu Franco kelahiran Galicia itu. Franco dan Hoxha sama-sama menekuni profesi langka sebagai diktator. Bedanya, Franco di Spanyol, sedangkan Hoxha di Albania. Segala urusan digenggamnya di satu tangan belaka, seakan cuma dia yang punya tangan di seluruh negeri, betis dan lengannya kokoh, tentu sangat efektif untuk memelintir leher oposan, dan tidak canggung memutar mesin kekuasaan baik siang maupun malam, bertahun-tahun.

Melalui kisah pendek perlawanan teknisi minyak yang menolak memberikan mobil mewah hadiah dari ayahnya kepada pimpinan dalam Cadillac and the Blackberry, Bujar Alimani dan Suela Bako, saya kira hendak menyampaikan perjuangan rakyat Albania terhadap kekuatan rezim otoriter pada saat itu sekaligus menyampaikan kekejaman rezim melalui dialog antara teknisi minyak (Lulzim Zeqja) dengan pengusaha minyak (Myzafer Zilfa) di ujung cerita.

Kurang lebih — saya lupa tepatnya — pengusaha minyak mengatakan begini: “Kalau kau menolak untuk memberikan mobilmu pada pimpinan, berarti kau telah melakukan perlawanan. Dan bagaimana dengan anakmu? Tenang, kami tidak akan menelantarkan anak yatim.”

Dikisahkan teknisi minyak memiliki seorang anak laki-laki yang diperankan oleh Daren Karameta.

Film pendek yang terinspirasi dari kisah nyata ini menurut saya cukup bagus. Bukan saja tentang eksotisnya pemandangan yang disajikan, tapi juga selipan-selipan humor yang tak murahan. Lulzim berakting dengan sangat baik. Begitu pula Zilfa, ia berhasil memerankan tokoh pengusaha tambun yang menyebalkan. Tetapi maaf, saya tidak dapat berkomentar atas tokoh anak laki-laki yang diperankan Daren Karameta.

Minikino Film Week 8 Digelar 2-10 September

Cadillac and the Blackberry terpilih dalam festival film pendek edisi ke-25 di Brussel, Belgia. Film ini merupakan produksi 90 Cinrmatography dan SEE Cinema Network.

Sebagai film dengan durasi yang pendek (saya lupa tepatnya), Cadillac and the Balckberry tetap berhasil menyampaikan pesannya. Untuk mengetahui bahwa rezim Albania 1975 itu kejam, tanpa adegan kekerasan fisik pun, pemirsa tetap dapat menilai bahwa rezil Albania 1975 itu kejam melalui dialog bernaga intimidasi dari penguasa.

Menurut awam saya ini suatu yang mengesankan. Saya menikmati film ini dan teringat dengan sejarah bangsa sendiri pada kurun waktu yang sama. [T]

Tags: Komunitas MahimaMinikinoMinikino Film WeekUlasan Film
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

”Ngerupa Guet Toya”, Menggambar Garis Air | Dari Pameran Seni Rupa Dosen ISI Denpasar

Next Post

Lihadnyana Berharap PKK Berperan untuk Kemajuan Perekonomian Buleleng

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
0
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

Read moreDetails

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
0
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

Read moreDetails

Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

by Made Adnyana
May 6, 2026
0
Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

TIDAK banyak film biografi mampu merangkum kehidupan seorang musisi besar secara utuh. Ada yang memilih merayakan, ada pula yang mencoba...

Read moreDetails

Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

by Jaswanto
March 28, 2026
0
Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

SEJAK menonton video promosi singkatnya di media sosial, saya tahu bahwa Hoppers (2026) bukan sekadar film animasi yang diperuntukkan untuk...

Read moreDetails

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

by Agung Kesawa Kevalam
February 12, 2026
0
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

ADA jenis cinta yang datang untuk menemani, dan banyak juga yang datang untuk mengingatkan. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika...

Read moreDetails

Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

by Rana Nasyitha
January 24, 2026
0
Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

WAKTU itu saya melihat judul film ini di sebuah aplikasi/platform streaming lokal. Di antara kumpulan film indonesia lainnya, Surat Dari...

Read moreDetails

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

by Ahmad Sihabudin
January 23, 2026
0
Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

BAGI generasi yang tumbuh sebelum jalan tol Trans Jawa rampung, nama Alas Roban bukan sekadar penanda geografis. Ia adalah kata...

Read moreDetails

Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup? — Tanggapan untuk Jaswanto

by Angga Wijaya
January 21, 2026
0
Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup?  — Tanggapan untuk Jaswanto

PADA esai Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial (Tatkala.co, 16 Januari 2026), saya sepakat dengan Jaswanto, sang penulis, dalam...

Read moreDetails

Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

by Jaswanto
January 16, 2026
0
Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

SEORANG pria muda jomlo dan kurang mampu dari zaman modern entah bagaimana ceritanya bisa melintasi waktu dan masuk ke tubuh...

Read moreDetails

Film Pendek ‘Anuja’: Ketika Mimpi Sekolah Harus Berhadapan dengan Realitas Pekerja Anak

by Dian Suryantini
January 13, 2026
0
Film Pendek ‘Anuja’: Ketika Mimpi Sekolah Harus Berhadapan dengan Realitas Pekerja Anak

FILM pendek Anuja terasa seperti tamparan pelan tapi tepat sasaran. Film ini tidak berisik. Tapi berhasil membuat penontonnya terngiang. Saya...

Read moreDetails
Next Post
Lihadnyana Berharap PKK Berperan untuk Kemajuan Perekonomian Buleleng

Lihadnyana Berharap PKK Berperan untuk Kemajuan Perekonomian Buleleng

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 
Tualang

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Rekonstruksi Hak Waris dalam Perkawinan Beda Agama: Perspektif Hukum Keluarga dan Agraria

HUKUM seringkali berbicara dalam bahasa kepastian, tetapi realitas sosial tidak selalu berjalan dalam garis yang sama. Perkawinan beda agama menjadi...

by I Made Pria Dharsana
May 27, 2026
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng
Khas

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

by I Wayan Artika
May 27, 2026
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja
Khas

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
Orang Bali Tetaplah Orang Bali
Esai

Orang Bali Tetaplah Orang Bali

WARUNG kopi itu berdiri di pinggir jalan kawasan Dalung, Kuta Utara. Siang mulai beranjak perlahan. Lalu lintas tak pernah benar-benar...

by Angga Wijaya
May 26, 2026
Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur
Bahasa

Adiluhung: Makna Luhur yang Kian Kabur

DI warung kopi, seminar budaya, sampai brosur perumahan mewah, istilah adiluhung makin sering berseliweran. Istilah ini mirip stempel sakti. Apa...

by I Made Sudiana
May 26, 2026
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
Sepatu yang Kekecilan dan Pembelajaran dari Situbondo
Esai

Pertumbuhan Ekonomi Saja Tidak Cukup  

DI sebuah obrolan sore yang dipenuhi asap kopi, suara kendaraan berlalu-lalang, dan pemberitaan tumbuhnya perekonomian kuartal I 2026 (5,61 persen),...

by Faris Widiyatmoko
May 26, 2026
Buzzer Rakyat
Esai

Buzzer Rakyat

DALAM diskusi dengan beberapa teman di grup WA, saya tidak menolak diposisikan sebagai ‘buzzer’. Tapi, dengan catatan (cetak tebal, miring,...

by Hartanto
May 25, 2026
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah
Tualang

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

by Chusmeru
May 25, 2026
Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh
Panggung

Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh

DI sudut gang yang dari luar tampak tak sepenuhnya meyakinkan, tampak sebuah ruang yang terasa begitu hangat karena dipeluk tertawaan...

by Made Chandra
May 25, 2026
Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA suasana hening dari masyarakat dan para undangan, tabuh mulai dimainkan. Muda-mudi yang didominasi para remaja itu menari lepas tanpa...

by Nyoman Budarsana
May 25, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co