2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Seni Rupa Bali dan Persoalan Arsip

Dewa Purwita Sukahet by Dewa Purwita Sukahet
March 22, 2022
in Esai
Seni Rupa Bali dan Persoalan Arsip

Bekerja pengarsipan tidaklah mudah sebab diperlukan kesabaran, ketelitian, dan pengelompokan data-data yang tepat. Entah mengapa pengarsipan menarik minat saya dan sejak kapan mulai tertarik saya juga kurang begitu ngeh, yang jelas pengarsipan atas dokumen-dokumen berupa foto, tulisan, wawancara, dan video saya masih kumpulkan dalam perangkat keras penyimpanan saya meskipun tentu tidak begitu rapi. Selain dokumentasi digital saya juga mengumpulkan dokumen fisik berupa katalog-katalog pameran seni rupa baik yang saya ambil dan beli pada waktu pameran berlangsung atau yang diberikan setelah acara oleh teman-teman yang berpameran.

Dari catatan waktu dalam arsip seni rupa digital saya tercatat dari tahun 2009 – hari ini berupa dokumentasi pameran dan video, beberapa kali juga sempat saya tuliskan dalam blog pribadi saya akan tetapi kegiatan itu juga tersendat-sendat. Secara personal yang saya rasakan dalam melakukan pendokumentasian seni rupa adalah ketika akan melakukan riset atau penelitian atau bahkan ketika ingin membuat tulisan singkat berupa warkat maka waktu dapat diefisiensikan karena data-data sudah tersedia meskipun data tersebut berupa data awal yang hanya berisi 5-10 foto dokumentasi akan tetapi tentu sangat membantu sekaligus memudahkan diri untuk mengingat pengalaman yang terjadi pada momen data tersebut didapat. Selain itu, untuk arsip berupa video dapat saya manfaatkan sebagai konten untuk diunggah pada platform digital Youtube.

Kegiatan Pengarsipan melalui wawancara oleh Gurat Institute

Pengalaman yang membuat saya ngeh dengan pentingnya pengarsipan adalah pada saat penulisan buku I Gusti Made Deblog bersama Komunitas Gurat Institute yang kini berada dalam divisi Komunitas Gurat Budaya Indonesia. Dokumen-dokumen wawancara dan foto pada tahun 2014-2015 sangat membantu ketika proses pengerjaan buku pada tahun 2020 meski kemudian banyak juga arsip-arsip yang baru kami temukan pada saat itu.

Beruntungnya, apa yang telah terdokumentasikan pada tahun 2014-2015 beberapa sudah tidak ditemukan lagi pada tahun 2020 tersebut, hal itu cukup mengejutkan akan tetapi beruntungnya pengarsipan sebelumnya telah kami dapatkan filenya. Hal yang sama terjadi saat wawancara, dengan narasumber kunci yang sudah semakin menua mengakibatkan daya ingatnya mulai menurun jadi data wawancara terdahulu sangat membantu untuk dilakukan studi perbandingan. Singkat kata, pengarsipan menjadi penting dalam konteks ini sebagai pembanding sekaligus penyelamat ketika objek berupa karya seni yang sebelumnya ada kini sudah tidak ada.

Dalang Banyuning # Melacak Jejak Sejarah Seni Rupa dari Museum Buleleng [1]

Saya sangat berterimakasih kemudian dengan adanya IVAA (Indonesia Visual Art Archive) berdomisili di Yogyakarta fokus dengan pengarsipannya, melalui arsip digitalnya beberapa katalog pameran Pesta Kesenian Bali pada awal-awal berlangsungnya masih tersedia dan dapat diakses. Dari sini kemudian timbul pertanyaan-pertanyaan mengenai dunia seni rupa dan pengarsipan di Bali.

Kesadaran akan mengarsipkan karya seni oleh seniman sendiri mungkin tidak begitu dianggap penting, meski demikian syukurnya beberapa seniman yang peduli dengan arsipnya menyimpan dengan apik, dibuatkan copy dan dihibahkan kepada Pro-Docs di Komunitas Budaya Gurat Indonesia, meski demikian kesadaran untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna tentu masih sangat kurang, mengingat data yang baru-baru ini terpublish mengenai tingkat kegemaran baca di Indonesia, Bali tidak termasuk ke dalam 10 besarnya. Hal itu menandakan kelemahan di Bali adalah membaca sekaligus efeknya adalah kesadaran untuk mengolah arsip, logikanya adalah untuk dapat menulis maka diperlukan membaca, untuk dapat membaca maka diperlukan sebuah ruang baca dengan ketersediaan bahan bacaan.

Kegiatan Pemilahan Arsip di Gurat Institut

Hal ini juga menjadi indikator mengenai penelitian-penelitian dan publikasi bacaan-bacaan mengenai seni rupa Bali yang tidak banyak tersentuh, mungkin juga akibat dogma bahwa “menjadi seniman ya berkarya seni, menjadi penulis ya menulis, kamu harus pilih salah satu!.” Statement tersebut sering saya dengar diucapkan oleh teman-teman seniman akan tetapi jangan lupa di masa yang dikata seni kontemporer adalah masa ketika lintas disiplin ilmu saling baur membentuk wujudnya kekinian, “artist are painter, photographer, actor, writer, producer,etc”.

Belum lagi persoalan arsip dalam dunia akademik rumpun ilmu seni rupa di Bali, arsip menjadi sesuatu yang dingin untuk di sentuh, apalagi kesadaran mengolahnya, saya teringat dengan salah satu teman semasa study magister tahun 2012, ia ingin mencari data-data baik berupa karya maupun tulisan mengenai gambar wayang Kamasan akan tetapi tidak banyak ia temukan di perpustakaan. Darinya juga saya berfikir tentang pentingnya pengolahan arsip, meski hanya berupa warkat jika itu banyak dan merinci objeknya akan sangat berguna.

Pameran Va(serious) Seni Rupa Undiksha mengapresiasi Ni Tanjung – Arsip Pribadi 2013

Hal lainnya tentu saja persoalan kemudahan mengakses data-data, kemudahan mengakses akan sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan dunia pengarsipan di Bali yang berdampat pada dunia literasinya. Di Yogyakarta kita dapat menemukan kartu sakti perpustakaan yang hanya dibuat pada satu perpustakaan dan dapat dipergunakan di perpustakaan instansi lainnya sehingga apa yang kit acari di tempat A misalkan maka kita akan dirujuk ke tempat B yang sekiranya koleksinya lebih lengkap.

Sebenarnya masih banyak persoalan pengarsipan dan data-data dalam seni rupa Bali, singat kata untuk mengakhiri tulisan ini bahwa persoalan pengarsipan seni rupa di Bali tidak hanya persoalan mengenai pendokumentasian visual dan pencatatan tertulis akan tetapi menjadi perkara bagaimana menumbuhkan kesadaran guna menghidupkan arsip-arsip yang telah kita kumpulkan. ”Cetana pinaka dilah” – “kesadaran adalah api!!!” [T]

Pohmanis, 21 Maret 2021

Pematung Ida Nyoman Karang dari Griya Kelodan Sawan # Melacak Jejak Sejarah Seni Rupa dari Museum Buleleng [3]
Tags: arsiparsip seni rupaSeniSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kenapa Hindu Jawa Kuno & Bali Tidak Mentuhankan Sri Krishna?

Next Post

I Dewa Putu Serong | Kisah Sang Pemain Kendang Lanang Pagambuhan Gaya Batuan Gianyar

Dewa Purwita Sukahet

Dewa Purwita Sukahet

Perupa, suka ngukur jalan, dan CaLis tanpa Tung

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
I Dewa Putu Serong | Kisah Sang Pemain Kendang Lanang Pagambuhan Gaya Batuan Gianyar

I Dewa Putu Serong | Kisah Sang Pemain Kendang Lanang Pagambuhan Gaya Batuan Gianyar

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co