3 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 5, 2020
in Opini
Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Bali sudah memasuki minggu ke-2 memberlakukan Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran Penyakit Akibat Corona Virus (COVID-19) yang dilakukan dengan penerbitan Surat Edaran (SE) No. 2717 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra tertanggal 16 Maret 2020. Surat ini juga disusul juga dengan Surat Edaran dari Gubernur Bali No. 7194 Tahun 2020 tentang Panduan Tindak Lanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang pada pokok pembahasannya melakukan pembatasan aktivitas yang melibatkan banyak orang yang berlaku mulai 16 s/d 30 Maret 2020.

Corona Virus ini berhasil membuat berbagai lapisan masyarakat di Bali saling berspekulasi, apalagi virus ini merebak menjelang perayaan Hari Raya Suci Nyepi yang sehari sebelumnya biasa dilakukan pawai Ogoh-Ogoh. Walaupun pada akhirnya pawai Ogoh-Ogoh urung dilaksanakan karena terbit surat berbagai instansi mulai Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Desa Adat (MDA) dan Pemerintah Daerah agar pawai Ogoh-Ogoh tidak dilaksanakan. Tetapi hal ini telah berhasil memantik berbagai pro dan kontra di lapisan masyarakat bawah.

Banyak pemuda-pemuda yang menganggap bahwa kreativitasnya tidak dihargai jika pawai ogoh-ogoh tidak dilaksanakan. Nyatanya, pawai ogoh-ogoh beberapa kali mendapatkan pembatasan bahkan pelarangan oleh pemerintah. Salah satunya akibat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu sehingga pawai ogoh-ogoh memiliki potensi untuk menimbulkan gesekan antar kelompok masyarakat.

Di Bali sendiri, kasus pertama yang terungkap terkait dengan kasus (COVID-19) pada 11 Maret 2020 yaitu Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris berusia 53 tahun. Mulai dari sana pemerintah mulai getol memberitakan perkembangan kasus ini ke khalayak ramai, tetapi belum banyak inovasi yang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah terlihat monoton dalam penanganan kasus ini. Mulai dari pemberlakuan WFH (work from home) kepada jajaran OPD yang ada di seluruh wilayah Bali hingga Lockdown yang dilakukan di wilayah Provinsi Bali sehari setelah Nyepi yang berbekal surat intruksi dari masing-masing pemimpin wilayah (baca: bupati/walikota).

Selain itu tak nampak lagi inovasi pemerintah daerah dalam menangani kasus COVID-19 ini. Selain itu transparansi terhadap daerah yang rawan akan penyebaran virus ini khususnya di Bali pun belum ada. Hanya jumlah-jumlah terkait dengan virus ini saja yang diungkap oleh pemerintah.

Berangkat dari daerah lain, bagi masyarakat sangatlah penting dalam menyebarluaskan wilayah yang sudah terpapar COVID-19 di Bali, agar masyarakat lebih waspada ketika terpaksa keluar rumah untuk mengerjakan sesuatu yang mendesak. Alat Pelindung Diri untuk masyarakat keberadaannya juga sekarang cukup langka seperti masker, sanitasi tangan (hand sanitizer), dan lainnya.

Pariwisata Bali Anjlok

Mewabahnya Corona Virus tak hanya di Indonesia melainkan di berbagai negara belahan dunia mana pun, membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Bali menurun secara pesat. Banyak kamar hotel yang kosong akibat virus ini yang memberikan dampak lebih parah kepada masyarakat Bali yang bekerja di sektor pariwisata. Banyak dari mereka yang terpaksa harus di rumahkan oleh perusahaannya (hotel, restoran, villa, dll) karena tak mampu menutupi biaya operasional. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi Bali yang hampir 60% pendapatannya berasal dari sektor pariwisata.

Menyikapi hal ini, pemerintah bergerak cepat melakukan kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memberikan keringanan biaya bagi para karyawan yang nasibnya kurang baik karena terkena kebijakan di rumahkan karena virus ini. Namun dibalik itu semua, nampaknya kita perlu belajar untuk tidak memfokuskan diri hanya pada sektor pariwisata saja. Memang benar, Bali tak memiliki Sumber Daya Alam seperti emas, perak, batu bara, dan lainnya. Tetapi Bali masih memiliki Sumber Daya Manusia yang bisa diandalkan untuk membuat berbagai kreativitas dan inovasi di berbagai sektor. Sehingga ekonomi tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata saja.

Ekonomi kreatif menjadi salah satu alternatif yang tengah digandrungi anak muda di kota Denpasar dan sekitarnya. Membuat start up, membangun komunitas yang berdampak pada ekonomi harus juga diberikan perhatian lebih oleh pemerintah. Tidak hanya ekonomi kreatif saja, sektor pertanian dan kemaritiman patut diberikan ruang yang lebih besar lagi untuk memberikan kontribusi terhadap ekonomi di Bali. Jangan lagi hanya digunakan sebagai sektor penunjang bagi pariwisata saja. melainkan semua sektor ini bisa saling berdiri mandiri satu sama lain. Agar tak menyebabkan penurunan ekonomi yang jomplang ketika berbagai ujian menyerang Bali. Karena sampai hari ini, Bali belum memiliki prosedur mitigasi yang jelas, khususnya bencana alam karena Bali sangat rentan terkena bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, dll.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah provinsi Bali untuk segera merilis peta sebaran kasus COVID-19 di Bali agar lebih meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang tidak bisa melakukan work from home seperti himbauan dari pemerintah. Dan perlu juga nampaknya pemerintah memikirkan bagaimana langkah konkrit pemulihan terhadap sektor pariwisata Bali setelah wabah COVID-19 di Bali mereda dan mencoba untuk memberikan perhatian dengan porsi yang sama kepada sektor perekonomian yang lain. [T]

Denpasar, 28 Maret 2020

Tags: balicovid 19Pariwisata
Share32TweetSendShareSend
Previous Post

Wahai Kaum Rebahan, Yukk Nonton Drakor! Dijamin Tambah Mager

Next Post

Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Insolvensi dan Kewajiban Debitur Pailit

by I Made Pria Dharsana
July 31, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi Nomor 181/PUU-XXIII/2025 menjadi salah satu penegasan penting dalam perkembangan hukum kepailitan di Indonesia. Melalui putusan tersebut, Mahkamah...

Read moreDetails

Ketika Warisan Baru Dianggap Sah Setelah Dicatat Negara —Membongkar Distorsi Administrasi dalam Peralihan Hak Waris di Indonesia

by I Made Pria Dharsana
July 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

 Kematian seseorang tidak hanya mengakhiri eksistensi biologis, tetapi sekaligus memicu konsekuensi hukum yang kompleks dalam sistem hukum perdata. Salah satu...

Read moreDetails

Potensi Ekonomi yang Menguap di Titik 0 Singaraja

by I Gede Sena Putrawan
July 20, 2026
0
Membangun Buleleng, Membangun Ingatan Sejarah dan Membangun Masa Depan Kota dari Kawasan Titik Nol Singaraja

PADA awal tahun 2026, sebuah proyek bernilai fantastis menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat Buleleng. Nama proyek itu sebenarnya...

Read moreDetails

Lelang Bank dan Kepastian Hukum: Antara Peluang Investasi dan Risiko Lapangan

by I Made Pria Dharsana
July 15, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

BARANG lelang bank sering dipandang sebagai peluang mendapatkan aset murah dengan potensi keuntungan besar. Rumah, tanah, ruko, kendaraan, hingga aset...

Read moreDetails

AJB atau Pelepasan Hak: Menguji Rasionalitas Perolehan Tanah oleh Perseroan Terbatas di Era KKPR dan Lahan Sawah yang Dilindungi

by I Made Pria Dharsana
July 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERDEBATAN mengenai mekanisme perolehan tanah oleh Perseroan Terbatas (PT) sesungguhnya tidak lagi hanya berkisar pada pilihan antara Akta Jual Beli...

Read moreDetails

Notaris di Tengah Gelombang Disrupsi: Antara Kepastian Hukum, Iklim Investasi, dan Ancaman Kriminalisasi

by I Made Pria Dharsana
July 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan...

Read moreDetails

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

Read moreDetails

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
0
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

Read moreDetails

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails
Next Post
Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026
Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu
Panggung

Angker Pancer Joged Pingitan, Upaya Menghidupkan Kembali Warisan Sakral Singapadu

MALAM merayap pelan di Tempekan Selat, Banjar Apuan, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di catus pata yang biasanya menjadi...

by Nyoman Budarsana
August 2, 2026
Tuhan Yang Maha Puisi
Ulas Buku

Tuhan Yang Maha Puisi

The Ingredients of Easter: Three nails, Two pieces of wood, a crown of thorns, a fair share of lashing, and...

by Heski Dewabrata
August 1, 2026
Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal
Esai

Tumpek Krulut, Hari Kasih Sayang Dresta Bali yang Bernilai Universal

"Kalau dunia merayakan Hari Kasih Sayang dengan setangkai mawar, Bali telah merayakannya sejak berabad-abad lalu dengan doa, gamelan, dan ketulusan...

by I Wayan Yudana
August 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co