14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 5, 2020
in Opini
Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Bali sudah memasuki minggu ke-2 memberlakukan Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran Penyakit Akibat Corona Virus (COVID-19) yang dilakukan dengan penerbitan Surat Edaran (SE) No. 2717 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra tertanggal 16 Maret 2020. Surat ini juga disusul juga dengan Surat Edaran dari Gubernur Bali No. 7194 Tahun 2020 tentang Panduan Tindak Lanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang pada pokok pembahasannya melakukan pembatasan aktivitas yang melibatkan banyak orang yang berlaku mulai 16 s/d 30 Maret 2020.

Corona Virus ini berhasil membuat berbagai lapisan masyarakat di Bali saling berspekulasi, apalagi virus ini merebak menjelang perayaan Hari Raya Suci Nyepi yang sehari sebelumnya biasa dilakukan pawai Ogoh-Ogoh. Walaupun pada akhirnya pawai Ogoh-Ogoh urung dilaksanakan karena terbit surat berbagai instansi mulai Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Desa Adat (MDA) dan Pemerintah Daerah agar pawai Ogoh-Ogoh tidak dilaksanakan. Tetapi hal ini telah berhasil memantik berbagai pro dan kontra di lapisan masyarakat bawah.

Banyak pemuda-pemuda yang menganggap bahwa kreativitasnya tidak dihargai jika pawai ogoh-ogoh tidak dilaksanakan. Nyatanya, pawai ogoh-ogoh beberapa kali mendapatkan pembatasan bahkan pelarangan oleh pemerintah. Salah satunya akibat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu sehingga pawai ogoh-ogoh memiliki potensi untuk menimbulkan gesekan antar kelompok masyarakat.

Di Bali sendiri, kasus pertama yang terungkap terkait dengan kasus (COVID-19) pada 11 Maret 2020 yaitu Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris berusia 53 tahun. Mulai dari sana pemerintah mulai getol memberitakan perkembangan kasus ini ke khalayak ramai, tetapi belum banyak inovasi yang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah terlihat monoton dalam penanganan kasus ini. Mulai dari pemberlakuan WFH (work from home) kepada jajaran OPD yang ada di seluruh wilayah Bali hingga Lockdown yang dilakukan di wilayah Provinsi Bali sehari setelah Nyepi yang berbekal surat intruksi dari masing-masing pemimpin wilayah (baca: bupati/walikota).

Selain itu tak nampak lagi inovasi pemerintah daerah dalam menangani kasus COVID-19 ini. Selain itu transparansi terhadap daerah yang rawan akan penyebaran virus ini khususnya di Bali pun belum ada. Hanya jumlah-jumlah terkait dengan virus ini saja yang diungkap oleh pemerintah.

Berangkat dari daerah lain, bagi masyarakat sangatlah penting dalam menyebarluaskan wilayah yang sudah terpapar COVID-19 di Bali, agar masyarakat lebih waspada ketika terpaksa keluar rumah untuk mengerjakan sesuatu yang mendesak. Alat Pelindung Diri untuk masyarakat keberadaannya juga sekarang cukup langka seperti masker, sanitasi tangan (hand sanitizer), dan lainnya.

Pariwisata Bali Anjlok

Mewabahnya Corona Virus tak hanya di Indonesia melainkan di berbagai negara belahan dunia mana pun, membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Bali menurun secara pesat. Banyak kamar hotel yang kosong akibat virus ini yang memberikan dampak lebih parah kepada masyarakat Bali yang bekerja di sektor pariwisata. Banyak dari mereka yang terpaksa harus di rumahkan oleh perusahaannya (hotel, restoran, villa, dll) karena tak mampu menutupi biaya operasional. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi Bali yang hampir 60% pendapatannya berasal dari sektor pariwisata.

Menyikapi hal ini, pemerintah bergerak cepat melakukan kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memberikan keringanan biaya bagi para karyawan yang nasibnya kurang baik karena terkena kebijakan di rumahkan karena virus ini. Namun dibalik itu semua, nampaknya kita perlu belajar untuk tidak memfokuskan diri hanya pada sektor pariwisata saja. Memang benar, Bali tak memiliki Sumber Daya Alam seperti emas, perak, batu bara, dan lainnya. Tetapi Bali masih memiliki Sumber Daya Manusia yang bisa diandalkan untuk membuat berbagai kreativitas dan inovasi di berbagai sektor. Sehingga ekonomi tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata saja.

Ekonomi kreatif menjadi salah satu alternatif yang tengah digandrungi anak muda di kota Denpasar dan sekitarnya. Membuat start up, membangun komunitas yang berdampak pada ekonomi harus juga diberikan perhatian lebih oleh pemerintah. Tidak hanya ekonomi kreatif saja, sektor pertanian dan kemaritiman patut diberikan ruang yang lebih besar lagi untuk memberikan kontribusi terhadap ekonomi di Bali. Jangan lagi hanya digunakan sebagai sektor penunjang bagi pariwisata saja. melainkan semua sektor ini bisa saling berdiri mandiri satu sama lain. Agar tak menyebabkan penurunan ekonomi yang jomplang ketika berbagai ujian menyerang Bali. Karena sampai hari ini, Bali belum memiliki prosedur mitigasi yang jelas, khususnya bencana alam karena Bali sangat rentan terkena bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, dll.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah provinsi Bali untuk segera merilis peta sebaran kasus COVID-19 di Bali agar lebih meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang tidak bisa melakukan work from home seperti himbauan dari pemerintah. Dan perlu juga nampaknya pemerintah memikirkan bagaimana langkah konkrit pemulihan terhadap sektor pariwisata Bali setelah wabah COVID-19 di Bali mereda dan mencoba untuk memberikan perhatian dengan porsi yang sama kepada sektor perekonomian yang lain. [T]

Denpasar, 28 Maret 2020

Tags: balicovid 19Pariwisata
Share32TweetSendShareSend
Previous Post

Wahai Kaum Rebahan, Yukk Nonton Drakor! Dijamin Tambah Mager

Next Post

Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

Read moreDetails

Menguji Batas Tanggung Jawab Terbatas:  ‘Piercing the Corporate Veil’ dalam Sengketa Kepemilikan dan Pengalihan Saham

by I Made Pria Dharsana
May 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM rezim hukum Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, prinsip tanggung jawab terbatas...

Read moreDetails

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
0
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

Read moreDetails

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

Read moreDetails

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

Read moreDetails

Tanah Dijual, Adat Ditinggal —Alarm Krisis Tanah Bali di Tengah Arus Investasi

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MASYARAKAT Bali sejatinya tidak kekurangan aturan untuk menjaga tanahnya yang kerap diuji , justru adalah keteguhan untuk mempertahankannya. Di tengah...

Read moreDetails

BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

by I Gede Joni Suhartawan
April 13, 2026
0
BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

BEGINILAH sebuah paradoks yang dilakoni Bali ketika berada di jagat politik anggaran Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta: Bali adalah si...

Read moreDetails

BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

by I Gede Joni Suhartawan
April 12, 2026
0
BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

BELAKANGAN ini, wajah politik di Bali tampak tidak sedang baik-baik saja. Jika kita jeli membaca arah angin dari Jakarta, ada...

Read moreDetails

Singkong dan Dosa Orde Baru

by Jaswanto
April 9, 2026
0
Singkong dan Dosa Orde Baru

RASANYA gurih, meski hanya dibubuhi garam. Teksturnya lembut sekaligus sedikit lengket di lidah. Tampilannya sederhana saja, mencerminkan masyarakat yang mengolah...

Read moreDetails

Rekonstruksi Status Tanah ‘Ex Eigendom Verponding’: Antara Legalitas Formal dan Penguasaan Fisik dalam Perspektif Keadilan Agraria

by I Made Pria Dharsana
April 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH bekas hak barat berupa eigendom verponding menyisakan persoalan hukum yang tidak pernah sepenuhnya selesai sejak berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria....

Read moreDetails
Next Post
Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co