3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Teddy Chrisprimanata Putra by Teddy Chrisprimanata Putra
April 5, 2020
in Opini
Bali dan Covid-19: Titik Balik Bali Untuk Masa Depan

Bali sudah memasuki minggu ke-2 memberlakukan Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran Penyakit Akibat Corona Virus (COVID-19) yang dilakukan dengan penerbitan Surat Edaran (SE) No. 2717 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra tertanggal 16 Maret 2020. Surat ini juga disusul juga dengan Surat Edaran dari Gubernur Bali No. 7194 Tahun 2020 tentang Panduan Tindak Lanjut Terkait Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali yang pada pokok pembahasannya melakukan pembatasan aktivitas yang melibatkan banyak orang yang berlaku mulai 16 s/d 30 Maret 2020.

Corona Virus ini berhasil membuat berbagai lapisan masyarakat di Bali saling berspekulasi, apalagi virus ini merebak menjelang perayaan Hari Raya Suci Nyepi yang sehari sebelumnya biasa dilakukan pawai Ogoh-Ogoh. Walaupun pada akhirnya pawai Ogoh-Ogoh urung dilaksanakan karena terbit surat berbagai instansi mulai Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Desa Adat (MDA) dan Pemerintah Daerah agar pawai Ogoh-Ogoh tidak dilaksanakan. Tetapi hal ini telah berhasil memantik berbagai pro dan kontra di lapisan masyarakat bawah.

Banyak pemuda-pemuda yang menganggap bahwa kreativitasnya tidak dihargai jika pawai ogoh-ogoh tidak dilaksanakan. Nyatanya, pawai ogoh-ogoh beberapa kali mendapatkan pembatasan bahkan pelarangan oleh pemerintah. Salah satunya akibat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu sehingga pawai ogoh-ogoh memiliki potensi untuk menimbulkan gesekan antar kelompok masyarakat.

Di Bali sendiri, kasus pertama yang terungkap terkait dengan kasus (COVID-19) pada 11 Maret 2020 yaitu Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris berusia 53 tahun. Mulai dari sana pemerintah mulai getol memberitakan perkembangan kasus ini ke khalayak ramai, tetapi belum banyak inovasi yang dilakukan oleh pemerintah. Pemerintah terlihat monoton dalam penanganan kasus ini. Mulai dari pemberlakuan WFH (work from home) kepada jajaran OPD yang ada di seluruh wilayah Bali hingga Lockdown yang dilakukan di wilayah Provinsi Bali sehari setelah Nyepi yang berbekal surat intruksi dari masing-masing pemimpin wilayah (baca: bupati/walikota).

Selain itu tak nampak lagi inovasi pemerintah daerah dalam menangani kasus COVID-19 ini. Selain itu transparansi terhadap daerah yang rawan akan penyebaran virus ini khususnya di Bali pun belum ada. Hanya jumlah-jumlah terkait dengan virus ini saja yang diungkap oleh pemerintah.

Berangkat dari daerah lain, bagi masyarakat sangatlah penting dalam menyebarluaskan wilayah yang sudah terpapar COVID-19 di Bali, agar masyarakat lebih waspada ketika terpaksa keluar rumah untuk mengerjakan sesuatu yang mendesak. Alat Pelindung Diri untuk masyarakat keberadaannya juga sekarang cukup langka seperti masker, sanitasi tangan (hand sanitizer), dan lainnya.

Pariwisata Bali Anjlok

Mewabahnya Corona Virus tak hanya di Indonesia melainkan di berbagai negara belahan dunia mana pun, membuat tingkat kunjungan wisatawan ke Bali menurun secara pesat. Banyak kamar hotel yang kosong akibat virus ini yang memberikan dampak lebih parah kepada masyarakat Bali yang bekerja di sektor pariwisata. Banyak dari mereka yang terpaksa harus di rumahkan oleh perusahaannya (hotel, restoran, villa, dll) karena tak mampu menutupi biaya operasional. Hal ini tentu menjadi pukulan telak bagi Bali yang hampir 60% pendapatannya berasal dari sektor pariwisata.

Menyikapi hal ini, pemerintah bergerak cepat melakukan kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memberikan keringanan biaya bagi para karyawan yang nasibnya kurang baik karena terkena kebijakan di rumahkan karena virus ini. Namun dibalik itu semua, nampaknya kita perlu belajar untuk tidak memfokuskan diri hanya pada sektor pariwisata saja. Memang benar, Bali tak memiliki Sumber Daya Alam seperti emas, perak, batu bara, dan lainnya. Tetapi Bali masih memiliki Sumber Daya Manusia yang bisa diandalkan untuk membuat berbagai kreativitas dan inovasi di berbagai sektor. Sehingga ekonomi tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata saja.

Ekonomi kreatif menjadi salah satu alternatif yang tengah digandrungi anak muda di kota Denpasar dan sekitarnya. Membuat start up, membangun komunitas yang berdampak pada ekonomi harus juga diberikan perhatian lebih oleh pemerintah. Tidak hanya ekonomi kreatif saja, sektor pertanian dan kemaritiman patut diberikan ruang yang lebih besar lagi untuk memberikan kontribusi terhadap ekonomi di Bali. Jangan lagi hanya digunakan sebagai sektor penunjang bagi pariwisata saja. melainkan semua sektor ini bisa saling berdiri mandiri satu sama lain. Agar tak menyebabkan penurunan ekonomi yang jomplang ketika berbagai ujian menyerang Bali. Karena sampai hari ini, Bali belum memiliki prosedur mitigasi yang jelas, khususnya bencana alam karena Bali sangat rentan terkena bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, banjir, dll.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah provinsi Bali untuk segera merilis peta sebaran kasus COVID-19 di Bali agar lebih meningkatkan kewaspadaan masyarakat yang tidak bisa melakukan work from home seperti himbauan dari pemerintah. Dan perlu juga nampaknya pemerintah memikirkan bagaimana langkah konkrit pemulihan terhadap sektor pariwisata Bali setelah wabah COVID-19 di Bali mereda dan mencoba untuk memberikan perhatian dengan porsi yang sama kepada sektor perekonomian yang lain. [T]

Denpasar, 28 Maret 2020

Tags: balicovid 19Pariwisata
Share32TweetSendShareSend
Previous Post

Wahai Kaum Rebahan, Yukk Nonton Drakor! Dijamin Tambah Mager

Next Post

Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Teddy Chrisprimanata Putra

Teddy Chrisprimanata Putra

Penulis adalah Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Related Posts

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

Read moreDetails

Rekonstruksi Hak Waris dalam Perkawinan Beda Agama: Perspektif Hukum Keluarga dan Agraria

by I Made Pria Dharsana
May 27, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

HUKUM seringkali berbicara dalam bahasa kepastian, tetapi realitas sosial tidak selalu berjalan dalam garis yang sama. Perkawinan beda agama menjadi...

Read moreDetails

Koperasi Merah Putih: Mengulang Jejak KUD, Menabrak BUMDes, atau Membangun Jalan Baru?

by I Made Pria Dharsana
May 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan...

Read moreDetails

Cinta, Hibah, dan Tanah:  Antara Ketulusan dan Batas yang Tak Bisa Ditembus

by I Made Pria Dharsana
May 21, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

CINTA kerap mendorong seseorang untuk memberi tanpa syarat.  Dalam relasi suami-istri, pemberian itu bahkan sering dimaknai sebagai bentuk ketulusan paling tinggi—termasuk...

Read moreDetails

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

Read moreDetails

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

Read moreDetails

Menguji Batas Tanggung Jawab Terbatas:  ‘Piercing the Corporate Veil’ dalam Sengketa Kepemilikan dan Pengalihan Saham

by I Made Pria Dharsana
May 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM rezim hukum Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, prinsip tanggung jawab terbatas...

Read moreDetails

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
0
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

Read moreDetails

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

Read moreDetails

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

Read moreDetails
Next Post
Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Relawan Kelas Inspirasi Bali: “Sehari Menjadi Guru SD”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co