24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

tatkala by tatkala
June 29, 2019
in Khas
Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

Foto-foto Dok Minikino

Youth Jury Camp 2019 telah dilangsungkan selama 3 hari di Mash Denpasar, sejak Jumat (21/6) sampai Minggu (23/6/2019). Youth Jury Camp merupakan program pelatihan penjurian dalam rangkaian acara pra-festival Minikino Film Week 5, Festival Film Pendek Internasional Bali.

Dalam kegiatan ini remaja berusia 13 hingga 17 tahun diundang melalui seleksi ketat, untuk kemudian dipersiapkan dengan pembekalan wawasan. Mereka kemudian bertanggung jawab untuk memberi penilaian terhadap film-film pendek Internasional pilihan.

Bentuk-bentuk penyaringan peserta ini termasuk kemampuan mereka menyatakan pendapat dalam bahasa Inggris, wawasan mereka terhadap film pendek dan juga kemampuan berbicara di depan publik. Sebelum keputusan penerimaan, calon peserta dan orang tua mereka juga melalui tahap wawancara melalui telepon.

Nama-nama empat peserta Youth Jury Camp tahun ini adalah Qiu Mattane Lao kelas 9 (Bali), Benedictus Richi Tamrin  kelas 3 SMP (Jakarta), Kayla Amare Budiwarman, kelas 11 (Thailand) dan Stella Melody Winata, kelas 10 (Bali). Mewakilkan ke-tiga rekannya, Stella menyatakan dalam bahasa Inggris:

”My love for the arts, film, creating, and learning opportunities. That’s what brought me to the Minikino Youth Jury Camp 2019. I didn’t know what to expect but after 40+ films, it’s safe to say that this experience has cultivated my capacity to analyse films, in a both critical and appreciative perspective.”

Yang bila diterjemahkan kurang lebih adalah:”Kecintaan saya pada seni, film, penciptaan karya dan kesempatan belajar. Inilah yang menghantar saya ke Minikino Youth Jury Camp 2019. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi setelah menonton lebih dari 40 film, rasanya saya bisa memastikan bahwa pengalaman ini mengembangkan kemampuan saya untuk menganalisa film, melalui perspektif kritis dan apresiatif. ”

Biografi pendek susunan dewan juri dan dewan juri remaja 2019 dapat dilihat selengkapnya di tautan : https://minikino.org/filmweek/jury-board-2019/

Masih sama seperti pada tahun sebelumnya, Youth Jury Camp diselenggarakan selama 3 hari secara intensif dari tanggal 21-23 Juni 2019. Di hari pertama para peserta mendapat presentasi tentang sejarah film pendek dan pengenalan dasar seleksi film dalam festival serta programming, diberikan langsung oleh Edo Wulia, selaku Direktur Festival Minikino dan juga salah satu mentor dalam rangkaian pelatihan ini.

Setelah istirahat sejenak, pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan bertutur visual dari Saifiudin Vifick, seorang visual storyteller dan fotografer profesional yang tahun ini juga didaulat sebagai salah satu dewan penasehat Minikino Film Week 5.

Edo Wulia menekankan bahwa semua pemberian materi wawasan ini penting untuk menjadi pondasi dalam apresiasi dan penilaian karya film pendek. Lebih lanjut, untuk memperdalam kesadaran peserta terhadap konteks pendidikan dan kebudayaan yang seringkali tersirat dengan halus, apalagi karya-karya film pendek ini datang dari berbagai negara dengan latar budaya yang mungkin saja belum akrab bagi mereka.

Pada sore hari menjelang petang, program pelatihan dihentikan sejenak. Seluruh peserta, bersama para mentor dan para fasilitator Youth Jury Camp berbaur menjadi satu dan menikmati matahari terbenam Denpasar di rooftop gedung pelatihan sambil menikmati barbeque dan minuman ringan.

Suasana terbangun dengan hangat dan menyenangkan, memberi kesempatan para peserta untuk saling mengenal dan bercerita satu sama lain, sembari menikmati makan malam. Pelatihan hari pertama ditutup dengan kegiatan menonton dan diskusi film-film pilihan nominasi Youth Jury Award-MFW 4 tahun lalu.

Hari kedua dimulai pagi hari, diawali dengan pengarahan tata-cara berdiskusi. Fransiska Prihadi, sebagai Direktur Program Minikino Film Week 5 menegaskan kepada peserta, “Tidak diperkenankan menggunakan kata ‘suka’ atau ‘tidak suka’, tapi perlu disampaikan dengan menceritakan pengalaman dan perasaan secara lebih konkrit pada saat menonton sebuah karya film. Setiap alasan maupun argumen, perlu diperkuat dengan referensi adegan atau dialog yang spesifik”.



Qiu Mattane Lao kelas 9 (Bali), Benedictus Richi Tamrin  kelas 3 SMP (Jakarta), Kayla Amare Budiwarman, kelas 11 (Thailand) dan Stella Melody Winata, kelas 10 (Bali).

Fransiska juga mendorong para peserta untuk selalu siap menuliskan catatan pada buku yang dibagikan, agar setiap elemen dalam film yang menarik perhatian mereka dapat dikemukakan kembali dalam diskusi. Setelah pembekalan tata cara diskusi, para juri muda memulai sesi menonton.

Pendapat dan penilaian yang kritis disampaikan setiap kali waktu jeda, juga untuk saling mendengar dan menanggapi pendapat rekan mereka yang lain. Seluruh sesi menonton dan menilai pada hari ke-dua, berlangsung seharian bahkan sampai melampaui jam makan malam.

Menurut Edo Wulia, “Tantangan terberat mereka sebagai juri, justru ketika berhadapan dengan karya-karya yang rata-rata berkualitas tinggi.  Dan lagi, setiap karya ini memiliki kelebihan dan kekuatannya sendiri. Mereka dituntut mampu memberikan alasan yang jelas dan bertanggung jawab untuk memilih yang ini. Atau juga alasan kenapa tidak memilih yang itu.”

Sesi menonton berlangsung intensif dengan jeda pendek antar film. Kemudian jeda yang lebih panjang diberikan setelah melalui beberapa film sekaligus, untuk memberi kesempatan para juri muda diskusi. Kegiatan menonton dan berdiskusi ini berlangsung sehari penuh, termasuk beberapa kali terjadi perdebatan untuk mempertahankan pendapat yang berbeda.

Hari ketiga jatuh pada hari Minggu, menjadi hari yang menutup rangkaian acara Youth Jury Camp 2019. Setelah secara seremonial, para peserta diresmikan sebagai anggota dewan juri, kemudian acara dilanjutkan dengan makan siang bersama di pantai Sanur. Setiap tahun, sesi pelatihan ini selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi komite penyelenggara di dalam badan Minikino.

I Made Suarbawa selaku direktur eksekutif festival menyampaikan,”Kemampuan para remaja saat ini selalu memberi kejutan pada kami. Bagaimana latar belakang pendidikan dan keluarga yang membentuk mereka tentu saja berperan penting, selain kemajuan teknologi informasi yang mengitari mereka. Mereka menghadapi tantangan-tantangan yang belum pernah dialami generasi sebelumnya, inilah yang membuat mereka jauh lebih siap membangun masa depannya.”

Made juga menambahkan bahwa,”Pemahaman lintas generasi ini harus terus diperkuat. Mereka belajar dari kami yang lebih tua. Namun kami pun belajar banyak sekali hal penting dan kritis dari mereka.”

Tahun ini, Minikino Film Week menerima pendaftaran Internasional, hampir mencapai angka 600 judul film dari 62 negara, termasuk Indonesia. Setelah melalui seleksi awal, 45 judul dipertimbangkan sebagai karya yang pantas untuk ditampilkan ke hadapan Youth Jury Camp 2019.

Dari seluruh film yang ditampilkan hari kedua ini, para juri muda akhirnya memutuskan lima film pendek yang menurut mereka layak mendapat kehormatan untuk masuk dalam daftar nominasi.

Pengumuman judul-judul film nominasi dalam kategori International Youth Jury Award tahun ini akan dipublikasikan pada tanggal 1 Juli 2019 mendatang dan satu pemenang utama akan diputuskan pada saat malam penganugerahan, Awarding Night Minikino Film Week 5, di hari Sabtu, 12 Oktober 2019. [T] [*]

Tags: filmfilm pendekMinikinoMinikino Film WeekRemaja
Share189TweetSendShareSend
Previous Post

Mari Bijak Merespons Instruksi KB Krama Bali

Next Post

Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co