14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

tatkala by tatkala
June 29, 2019
in Khas
Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

Foto-foto Dok Minikino

Youth Jury Camp 2019 telah dilangsungkan selama 3 hari di Mash Denpasar, sejak Jumat (21/6) sampai Minggu (23/6/2019). Youth Jury Camp merupakan program pelatihan penjurian dalam rangkaian acara pra-festival Minikino Film Week 5, Festival Film Pendek Internasional Bali.

Dalam kegiatan ini remaja berusia 13 hingga 17 tahun diundang melalui seleksi ketat, untuk kemudian dipersiapkan dengan pembekalan wawasan. Mereka kemudian bertanggung jawab untuk memberi penilaian terhadap film-film pendek Internasional pilihan.

Bentuk-bentuk penyaringan peserta ini termasuk kemampuan mereka menyatakan pendapat dalam bahasa Inggris, wawasan mereka terhadap film pendek dan juga kemampuan berbicara di depan publik. Sebelum keputusan penerimaan, calon peserta dan orang tua mereka juga melalui tahap wawancara melalui telepon.

Nama-nama empat peserta Youth Jury Camp tahun ini adalah Qiu Mattane Lao kelas 9 (Bali), Benedictus Richi Tamrin  kelas 3 SMP (Jakarta), Kayla Amare Budiwarman, kelas 11 (Thailand) dan Stella Melody Winata, kelas 10 (Bali). Mewakilkan ke-tiga rekannya, Stella menyatakan dalam bahasa Inggris:

”My love for the arts, film, creating, and learning opportunities. That’s what brought me to the Minikino Youth Jury Camp 2019. I didn’t know what to expect but after 40+ films, it’s safe to say that this experience has cultivated my capacity to analyse films, in a both critical and appreciative perspective.”

Yang bila diterjemahkan kurang lebih adalah:”Kecintaan saya pada seni, film, penciptaan karya dan kesempatan belajar. Inilah yang menghantar saya ke Minikino Youth Jury Camp 2019. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi setelah menonton lebih dari 40 film, rasanya saya bisa memastikan bahwa pengalaman ini mengembangkan kemampuan saya untuk menganalisa film, melalui perspektif kritis dan apresiatif. ”

Biografi pendek susunan dewan juri dan dewan juri remaja 2019 dapat dilihat selengkapnya di tautan : https://minikino.org/filmweek/jury-board-2019/

Masih sama seperti pada tahun sebelumnya, Youth Jury Camp diselenggarakan selama 3 hari secara intensif dari tanggal 21-23 Juni 2019. Di hari pertama para peserta mendapat presentasi tentang sejarah film pendek dan pengenalan dasar seleksi film dalam festival serta programming, diberikan langsung oleh Edo Wulia, selaku Direktur Festival Minikino dan juga salah satu mentor dalam rangkaian pelatihan ini.

Setelah istirahat sejenak, pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan bertutur visual dari Saifiudin Vifick, seorang visual storyteller dan fotografer profesional yang tahun ini juga didaulat sebagai salah satu dewan penasehat Minikino Film Week 5.

Edo Wulia menekankan bahwa semua pemberian materi wawasan ini penting untuk menjadi pondasi dalam apresiasi dan penilaian karya film pendek. Lebih lanjut, untuk memperdalam kesadaran peserta terhadap konteks pendidikan dan kebudayaan yang seringkali tersirat dengan halus, apalagi karya-karya film pendek ini datang dari berbagai negara dengan latar budaya yang mungkin saja belum akrab bagi mereka.

Pada sore hari menjelang petang, program pelatihan dihentikan sejenak. Seluruh peserta, bersama para mentor dan para fasilitator Youth Jury Camp berbaur menjadi satu dan menikmati matahari terbenam Denpasar di rooftop gedung pelatihan sambil menikmati barbeque dan minuman ringan.

Suasana terbangun dengan hangat dan menyenangkan, memberi kesempatan para peserta untuk saling mengenal dan bercerita satu sama lain, sembari menikmati makan malam. Pelatihan hari pertama ditutup dengan kegiatan menonton dan diskusi film-film pilihan nominasi Youth Jury Award-MFW 4 tahun lalu.

Hari kedua dimulai pagi hari, diawali dengan pengarahan tata-cara berdiskusi. Fransiska Prihadi, sebagai Direktur Program Minikino Film Week 5 menegaskan kepada peserta, “Tidak diperkenankan menggunakan kata ‘suka’ atau ‘tidak suka’, tapi perlu disampaikan dengan menceritakan pengalaman dan perasaan secara lebih konkrit pada saat menonton sebuah karya film. Setiap alasan maupun argumen, perlu diperkuat dengan referensi adegan atau dialog yang spesifik”.



Qiu Mattane Lao kelas 9 (Bali), Benedictus Richi Tamrin  kelas 3 SMP (Jakarta), Kayla Amare Budiwarman, kelas 11 (Thailand) dan Stella Melody Winata, kelas 10 (Bali).

Fransiska juga mendorong para peserta untuk selalu siap menuliskan catatan pada buku yang dibagikan, agar setiap elemen dalam film yang menarik perhatian mereka dapat dikemukakan kembali dalam diskusi. Setelah pembekalan tata cara diskusi, para juri muda memulai sesi menonton.

Pendapat dan penilaian yang kritis disampaikan setiap kali waktu jeda, juga untuk saling mendengar dan menanggapi pendapat rekan mereka yang lain. Seluruh sesi menonton dan menilai pada hari ke-dua, berlangsung seharian bahkan sampai melampaui jam makan malam.

Menurut Edo Wulia, “Tantangan terberat mereka sebagai juri, justru ketika berhadapan dengan karya-karya yang rata-rata berkualitas tinggi.  Dan lagi, setiap karya ini memiliki kelebihan dan kekuatannya sendiri. Mereka dituntut mampu memberikan alasan yang jelas dan bertanggung jawab untuk memilih yang ini. Atau juga alasan kenapa tidak memilih yang itu.”

Sesi menonton berlangsung intensif dengan jeda pendek antar film. Kemudian jeda yang lebih panjang diberikan setelah melalui beberapa film sekaligus, untuk memberi kesempatan para juri muda diskusi. Kegiatan menonton dan berdiskusi ini berlangsung sehari penuh, termasuk beberapa kali terjadi perdebatan untuk mempertahankan pendapat yang berbeda.

Hari ketiga jatuh pada hari Minggu, menjadi hari yang menutup rangkaian acara Youth Jury Camp 2019. Setelah secara seremonial, para peserta diresmikan sebagai anggota dewan juri, kemudian acara dilanjutkan dengan makan siang bersama di pantai Sanur. Setiap tahun, sesi pelatihan ini selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi komite penyelenggara di dalam badan Minikino.

I Made Suarbawa selaku direktur eksekutif festival menyampaikan,”Kemampuan para remaja saat ini selalu memberi kejutan pada kami. Bagaimana latar belakang pendidikan dan keluarga yang membentuk mereka tentu saja berperan penting, selain kemajuan teknologi informasi yang mengitari mereka. Mereka menghadapi tantangan-tantangan yang belum pernah dialami generasi sebelumnya, inilah yang membuat mereka jauh lebih siap membangun masa depannya.”

Made juga menambahkan bahwa,”Pemahaman lintas generasi ini harus terus diperkuat. Mereka belajar dari kami yang lebih tua. Namun kami pun belajar banyak sekali hal penting dan kritis dari mereka.”

Tahun ini, Minikino Film Week menerima pendaftaran Internasional, hampir mencapai angka 600 judul film dari 62 negara, termasuk Indonesia. Setelah melalui seleksi awal, 45 judul dipertimbangkan sebagai karya yang pantas untuk ditampilkan ke hadapan Youth Jury Camp 2019.

Dari seluruh film yang ditampilkan hari kedua ini, para juri muda akhirnya memutuskan lima film pendek yang menurut mereka layak mendapat kehormatan untuk masuk dalam daftar nominasi.

Pengumuman judul-judul film nominasi dalam kategori International Youth Jury Award tahun ini akan dipublikasikan pada tanggal 1 Juli 2019 mendatang dan satu pemenang utama akan diputuskan pada saat malam penganugerahan, Awarding Night Minikino Film Week 5, di hari Sabtu, 12 Oktober 2019. [T] [*]

Tags: filmfilm pendekMinikinoMinikino Film WeekRemaja
Share189TweetSendShareSend
Previous Post

Mari Bijak Merespons Instruksi KB Krama Bali

Next Post

Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co