23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

tatkala by tatkala
June 29, 2019
in Khas
Empat Remaja Menjadi Juri Internasional di Minikino Film Week 5

Foto-foto Dok Minikino

Youth Jury Camp 2019 telah dilangsungkan selama 3 hari di Mash Denpasar, sejak Jumat (21/6) sampai Minggu (23/6/2019). Youth Jury Camp merupakan program pelatihan penjurian dalam rangkaian acara pra-festival Minikino Film Week 5, Festival Film Pendek Internasional Bali.

Dalam kegiatan ini remaja berusia 13 hingga 17 tahun diundang melalui seleksi ketat, untuk kemudian dipersiapkan dengan pembekalan wawasan. Mereka kemudian bertanggung jawab untuk memberi penilaian terhadap film-film pendek Internasional pilihan.

Bentuk-bentuk penyaringan peserta ini termasuk kemampuan mereka menyatakan pendapat dalam bahasa Inggris, wawasan mereka terhadap film pendek dan juga kemampuan berbicara di depan publik. Sebelum keputusan penerimaan, calon peserta dan orang tua mereka juga melalui tahap wawancara melalui telepon.

Nama-nama empat peserta Youth Jury Camp tahun ini adalah Qiu Mattane Lao kelas 9 (Bali), Benedictus Richi Tamrin  kelas 3 SMP (Jakarta), Kayla Amare Budiwarman, kelas 11 (Thailand) dan Stella Melody Winata, kelas 10 (Bali). Mewakilkan ke-tiga rekannya, Stella menyatakan dalam bahasa Inggris:

”My love for the arts, film, creating, and learning opportunities. That’s what brought me to the Minikino Youth Jury Camp 2019. I didn’t know what to expect but after 40+ films, it’s safe to say that this experience has cultivated my capacity to analyse films, in a both critical and appreciative perspective.”

Yang bila diterjemahkan kurang lebih adalah:”Kecintaan saya pada seni, film, penciptaan karya dan kesempatan belajar. Inilah yang menghantar saya ke Minikino Youth Jury Camp 2019. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi setelah menonton lebih dari 40 film, rasanya saya bisa memastikan bahwa pengalaman ini mengembangkan kemampuan saya untuk menganalisa film, melalui perspektif kritis dan apresiatif. ”

Biografi pendek susunan dewan juri dan dewan juri remaja 2019 dapat dilihat selengkapnya di tautan : https://minikino.org/filmweek/jury-board-2019/

Masih sama seperti pada tahun sebelumnya, Youth Jury Camp diselenggarakan selama 3 hari secara intensif dari tanggal 21-23 Juni 2019. Di hari pertama para peserta mendapat presentasi tentang sejarah film pendek dan pengenalan dasar seleksi film dalam festival serta programming, diberikan langsung oleh Edo Wulia, selaku Direktur Festival Minikino dan juga salah satu mentor dalam rangkaian pelatihan ini.

Setelah istirahat sejenak, pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan bertutur visual dari Saifiudin Vifick, seorang visual storyteller dan fotografer profesional yang tahun ini juga didaulat sebagai salah satu dewan penasehat Minikino Film Week 5.

Edo Wulia menekankan bahwa semua pemberian materi wawasan ini penting untuk menjadi pondasi dalam apresiasi dan penilaian karya film pendek. Lebih lanjut, untuk memperdalam kesadaran peserta terhadap konteks pendidikan dan kebudayaan yang seringkali tersirat dengan halus, apalagi karya-karya film pendek ini datang dari berbagai negara dengan latar budaya yang mungkin saja belum akrab bagi mereka.

Pada sore hari menjelang petang, program pelatihan dihentikan sejenak. Seluruh peserta, bersama para mentor dan para fasilitator Youth Jury Camp berbaur menjadi satu dan menikmati matahari terbenam Denpasar di rooftop gedung pelatihan sambil menikmati barbeque dan minuman ringan.

Suasana terbangun dengan hangat dan menyenangkan, memberi kesempatan para peserta untuk saling mengenal dan bercerita satu sama lain, sembari menikmati makan malam. Pelatihan hari pertama ditutup dengan kegiatan menonton dan diskusi film-film pilihan nominasi Youth Jury Award-MFW 4 tahun lalu.

Hari kedua dimulai pagi hari, diawali dengan pengarahan tata-cara berdiskusi. Fransiska Prihadi, sebagai Direktur Program Minikino Film Week 5 menegaskan kepada peserta, “Tidak diperkenankan menggunakan kata ‘suka’ atau ‘tidak suka’, tapi perlu disampaikan dengan menceritakan pengalaman dan perasaan secara lebih konkrit pada saat menonton sebuah karya film. Setiap alasan maupun argumen, perlu diperkuat dengan referensi adegan atau dialog yang spesifik”.



Qiu Mattane Lao kelas 9 (Bali), Benedictus Richi Tamrin  kelas 3 SMP (Jakarta), Kayla Amare Budiwarman, kelas 11 (Thailand) dan Stella Melody Winata, kelas 10 (Bali).

Fransiska juga mendorong para peserta untuk selalu siap menuliskan catatan pada buku yang dibagikan, agar setiap elemen dalam film yang menarik perhatian mereka dapat dikemukakan kembali dalam diskusi. Setelah pembekalan tata cara diskusi, para juri muda memulai sesi menonton.

Pendapat dan penilaian yang kritis disampaikan setiap kali waktu jeda, juga untuk saling mendengar dan menanggapi pendapat rekan mereka yang lain. Seluruh sesi menonton dan menilai pada hari ke-dua, berlangsung seharian bahkan sampai melampaui jam makan malam.

Menurut Edo Wulia, “Tantangan terberat mereka sebagai juri, justru ketika berhadapan dengan karya-karya yang rata-rata berkualitas tinggi.  Dan lagi, setiap karya ini memiliki kelebihan dan kekuatannya sendiri. Mereka dituntut mampu memberikan alasan yang jelas dan bertanggung jawab untuk memilih yang ini. Atau juga alasan kenapa tidak memilih yang itu.”

Sesi menonton berlangsung intensif dengan jeda pendek antar film. Kemudian jeda yang lebih panjang diberikan setelah melalui beberapa film sekaligus, untuk memberi kesempatan para juri muda diskusi. Kegiatan menonton dan berdiskusi ini berlangsung sehari penuh, termasuk beberapa kali terjadi perdebatan untuk mempertahankan pendapat yang berbeda.

Hari ketiga jatuh pada hari Minggu, menjadi hari yang menutup rangkaian acara Youth Jury Camp 2019. Setelah secara seremonial, para peserta diresmikan sebagai anggota dewan juri, kemudian acara dilanjutkan dengan makan siang bersama di pantai Sanur. Setiap tahun, sesi pelatihan ini selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi komite penyelenggara di dalam badan Minikino.

I Made Suarbawa selaku direktur eksekutif festival menyampaikan,”Kemampuan para remaja saat ini selalu memberi kejutan pada kami. Bagaimana latar belakang pendidikan dan keluarga yang membentuk mereka tentu saja berperan penting, selain kemajuan teknologi informasi yang mengitari mereka. Mereka menghadapi tantangan-tantangan yang belum pernah dialami generasi sebelumnya, inilah yang membuat mereka jauh lebih siap membangun masa depannya.”

Made juga menambahkan bahwa,”Pemahaman lintas generasi ini harus terus diperkuat. Mereka belajar dari kami yang lebih tua. Namun kami pun belajar banyak sekali hal penting dan kritis dari mereka.”

Tahun ini, Minikino Film Week menerima pendaftaran Internasional, hampir mencapai angka 600 judul film dari 62 negara, termasuk Indonesia. Setelah melalui seleksi awal, 45 judul dipertimbangkan sebagai karya yang pantas untuk ditampilkan ke hadapan Youth Jury Camp 2019.

Dari seluruh film yang ditampilkan hari kedua ini, para juri muda akhirnya memutuskan lima film pendek yang menurut mereka layak mendapat kehormatan untuk masuk dalam daftar nominasi.

Pengumuman judul-judul film nominasi dalam kategori International Youth Jury Award tahun ini akan dipublikasikan pada tanggal 1 Juli 2019 mendatang dan satu pemenang utama akan diputuskan pada saat malam penganugerahan, Awarding Night Minikino Film Week 5, di hari Sabtu, 12 Oktober 2019. [T] [*]

Tags: filmfilm pendekMinikinoMinikino Film WeekRemaja
Share189TweetSendShareSend
Previous Post

Mari Bijak Merespons Instruksi KB Krama Bali

Next Post

Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

Puisi-puisi Surya Gemilang # Setelah Mengunduh Film Porno

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers
Pendidikan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   
Opini

Ironi Pemalakan dalam Dunia Pendidikan   

IRONI yang sulit diterima ketika seseorang yang berdiri di puncak lembaga pendidikan justru berhadapan dengan hukum karena dugaan praktik yang...

by I Ketut Suar Adnyana
August 23, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Wajah Indonesia Bopeng

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin saya melihat di medsos, di daerah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, seorang ibu bernama Riri Jayanti membagikan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
August 23, 2026
Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas
Kritik Sastra

Sastra Tuli: Kesusastraan dari Komunitas Tuli yang Selama Ini Dilihat Semata sebagai Disabilitas

ADA satu kesalahpahaman yang terlalu lama mengiringi cara kita memandang Tuli: seolah-olah Tuli hanya dapat dibicarakan dari apa yang tidak...

by Bagja Wiranandhika Prawira
August 23, 2026
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud
Panggung

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co