‘Sejak Padi Mengakar’: Sebuah Gugatan yang Artistik
DI bawah remang lampu, seorang perempuan muda berdiri sambil menumbuk lantai pertunjukan dengan sebuah alu. Tak lama kemudian, lelaki muda ...
Read moreDetailsDI bawah remang lampu, seorang perempuan muda berdiri sambil menumbuk lantai pertunjukan dengan sebuah alu. Tak lama kemudian, lelaki muda ...
Read moreDetailsHUJAN masih menyisakan rintik saat saya menginjakkan kaki untuk kali pertama di kedai kopi Bhineka Djaja di kawasan Jalan Gajah ...
Read moreDetailsRAZAN masuk ke dalam kain persegi merah muda (“aneh) yang menyerupai sarung kasur beritsleting dan berbulu tebal. Ia lalu beringsut ...
Read moreDetailsCAHAYA temaram menimpa sesosok yang duduk bersila sambil memegang sebuah lontar tua lalu merapal semacam matra purba, tubuhnya nyaris menyatu ...
Read moreDetailsPEREMPUAN muda berbusana hitam itu bersimpuh sambil mengudar tali panjang yang kusut. Bersama musik yang tak nyaman didengar—setidaknya menurut saya—ia ...
Read moreDetailsSENJA baru saja turun di Ubud, udara lembab sehabis hujan hari itu membawa hawa yang berbeda. Saat hari perlahan menuju ...
Read moreDetailsDI Masa Masa R. Amir, Ketewel, Gianyar, di bawah rindang pohon, orang-orang duduk melingkar. Mereka tidak sedang berbincang omong kosong, ...
Read moreDetails“B-PART 2025 menjadi penutup satu fase perjalanan yang kaya dan reflektif. Kita akan Kembali bertemu lagi pada tahun 2027---karena setelah ...
Read moreDetailsTAHUN 2025 menjadi penanda penting bagi perjalanan Bali Performing Arts Meeting (B-PART). Setelah tiga tahun menelusuri tema “Raga, Ruang, Ragam ...
Read moreDetailsDI antara hamparan sawah Ketewel dan desir angin laut Gianyar, Masa Masa kembali bersiap menjadi tempat pertemuan tubuh-tubuh yang berpikir ...
Read moreDetails“Kita semua adalah kuli…” Adalah kata-kata yang melekat di benak kepala saya yang ketika pernyataan ini disampaikan oleh Shohifur Ridho’i ...
Read moreDetailsKAMI membentuk sebuah lingkaran kecil di lantai dua, di ruang Mayor, Masa Masa Bali, di kawasan Ketewel–Gianyar, Bali. Ini adalah ...
Read moreDetailsMemasuki ruang pertunjukan di ruang Mayor yang bergaya arsitektur Cina Peranakan Palembang itu, penonton disambut dengan lagu dangdut Sambolado-nya Ayu ...
Read moreDetailsSETELAH berlangsung tiga hari, B-Part berakhir, Minggu 1 Desember 2024. Malam terakhir BALI Performing Arts Meeting (B-PART), di Masa Masa ...
Read moreDetailsBALI Performing Arts Meeting (B-PART) merupakan acara seni pertunjukan kontemporer yang diselenggarakan di Bali. Tujuannya adalah untuk menjadi ruang temu ...
Read moreDetailsPEREMPUAN itu mengambil kursi-kursi kayu, menyusunnya hingga membentuk sesuatu yang mirip menara. Kursi pertama dan kedua ia susun tanpa ada ...
Read moreDetailsJIKA KITA berbicara soal Bali, apa yang pertama kali terbesit di pikiran? Dalam konteks kesenian, pernahkah seni kontemporer muncul pertama ...
Read moreDetailsBALI Performing Arts Meeting (B-PART) merupakan acara seni pertunjukan kontemporer yang diselenggarakan di Bali. Tujuannya adalah untuk menjadi ruang temu ...
Read moreDetails“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...
Read moreDetailsPERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...
Read moreDetailsTULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...
Read moreDetails

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...
PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...
BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co