Gadis (1) malam kian letihengkau gadisku, tertidur di pangkuan sajakkau baringkan segenap penat kilau rambutmu membias dihembus angin liarmengalun bagai...
Read moreDetailsPadi Tujuh Belas Hari Bubur tabahPutih tanpa rasaLima penjuruAkar akar tumbuhKuat menggenggam tanahMisal hidup lebih lamaTujuh belas ke tiga puluh...
Read moreDetailsKELAHIRAN JOKO TOLE Dari ovarium gua Payudan, akulah dulu yang datang dengan ayat-ayat kelahiran, dari dimensi mantra bukan lagi rahasia,...
Read moreDetailsSKETSA PENYAIR SAMARGANTANG biarlah keedanan sejenakmenjadi seekor srigalameraungdi punggung panggung Mengunyah bait demi baitsaat membaca sajaksajak sajak mu raungmu ruangsepertimengundang...
Read moreDetailsLANGIT MALAM GAZA Malam ini tak biasaMalam ini tak berawanTiada kudengar adzan berkumandangTiada kudengar mazmur kembali disenandungkan Sorban terhimpit puingKekasihku...
Read moreDetailsMari Berjumpa Selepas Kita Bekerja Keras : MW mari berjumpaselepas kita bekerjakeras. selepas semuatugas-tugas kitatuntas. lepas satu-satutopeng besimu. tunjukanpadaku wajah...
Read moreDetailsMeditasi Hari Pertama sudah kusempurnakan mandi besardan jubah hitam gairah yang lalulekas kulepas di pintu keheninganlumut dan bakteri kusikat sampai...
Read moreDetailsCATATAN BIRU Para malaikat akan datangMenjemput tugas yang belum usaiKetika datang para pahlawan dari abad kesianganSejarah mualai gusar, catatan-catatan di...
Read moreDetailsSEBUAH RUANG Abu rokok jatuh pada sebuah puisilalu sunyi di serat-serat pagiAngin pun selembut mautMaka jadilah sebuah ruang,Tempat perenungan memusatLalu...
Read moreDetailsTIDAK MAMPU Kuterima cintamu jadi satu dengan yang lain Tidak ada duka-lara yang lebih dalam dari ituTidak ada semesta yang...
Read moreDetailsKETIKA SAJAK ITU JEJAK DI SUNGAI__Puan Agustina Thamrinakulah puan penyair Kalimantan.yang kali-kalinya jadi kota bekas penjarahyang hutan hutannya sering membara.tambang...
Read moreDetailsUPACARA DIRI ini haribuik rajah ni dirahmenguasai kalangansetiap lekuk di tubuhnyapenuh kilatan api tebar teluhke semua penjuru mata anginmenyusup ke...
Read moreDetailsMENJELAJAH WAKTU Menjelajah waktudari hulu ke hilirjika mampu,kau akan temukan kilasan langkah yang indahpastikan yang menghalang di hadapantak menyisakan sembilujuga...
Read moreDetailsMENUNGGU MARIA Rindu dari dada Maria membentang di laut itu.Laut seribu serdadu.Barangkali akan berujung di rumah Banda ini. Melewati pintu-pintu...
Read moreDetailsINI MEREKA SUNYI TIMPONAN Hutan diam Anak-anak beranjak dari Kota RaguSusuri panjang jalan muramMeninggalkan segala gelisah-curigaSedia diri digamit dingin alam...
Read moreDetailsPengantar penyair: tahun-tahun belakangan, setiap hari saya melewati rute Denpasar-Badung untuk mengantar kekasih saya yang bekerja di Canggu, “kota” baru...
Read moreDetailsSIHIR PAGI Pagi buta Mikail datangmengetuk pintu rumahSedang kita masih bersulang kopidengan Belphegordi beranda neraka Hanyut di tepi mimpiditimang-timang hening...
Read moreDetailsMANTRA DISKO DARI PUB DEKAT KUBURAN Apa ada yang pedulipada kesepian kuburanMimpi bangkit dari tubuh terbakardan debu hanyut di gelombang...
Read moreDetailsNYANYIAN PANJANG TALANG SUNGAI PARIT 1.Talang Sungai Parit, luak warisanBenua Awan (kini tetap tegakDijaga roh-roh keramat pilihan,hanya tak nampakdalam pandangan)....
Read moreDetailsMenulis Kesepian Malam turun perlahan-lahanKemudian gelap adalah mata cahayaYang kau saksikan dari sebuah kabar kematianyang berlalu lalang di dinginnya kesendirianTekadmu...
Read moreDetailsRahim Puisi aku terlahir dari rahim puisitangisku membebas metaforabilangan takdir bermula ciptamewujud bait-bait kehidupanyang kelak terus kutuliskan diksi-diksi bergugurandari batang-batang...
Read moreDetailsLima Kurma, Telur, dan Tepung Saat sahur tiba..Ibu terlihat gelisah–khawatirDi depan tungku hanya melihatAda dua telur, dan sekantong tepungDari plastik...
Read moreDetailsDI ATAS MEJA PELUKIS MADE BUDHIANA di atas mejaada kepala- kepala berserakanmenggelinding ke berbagai arahseperti mencari badannyatak kutahu milik siaparaut...
Read moreDetailsNYEPI UNTUK PULANG KE DIRI Di mana suara suara semalamYang menggema di sepanjang jalanDi mana derap langkah kakiYang kadang mengejar...
Read moreDetailsBUKAN UNTUK RASA SAKIT Diam-diamSeseorang telah mengadu pada TuhanIa menghadap di waktu senggangDalam lelap orang-orang lalaiYang telah nista padanya Sesuatu...
Read moreDetailsMenafsir Sejumput Rondo Alla Turca dan Ziarah Akor yang Samarkan Getir: wa mozart angin musim gugur di salzburgseperti ratusan tahun...
Read moreDetailsDOA: kepada Riri Satria barangkali usia kita terbuat dari lorong waktukegelapan diterangi cahayaberasal dari doabarangkali dada yang lebar terbuat dari...
Read moreDetailsPENGKHIANAT BERTELANJANG DADA Berjalanlah di atas sanadarah-darah kekecewaanbarangkali mereka juga tidak pedulisebab kau bertelanjang dada Rebahkanlah tubuhmu di atasnyaresapi setiap...
Read moreDetailsJENG YAH, DESAHMU ABADI kereta takdir laju tujudi atas rel kecemasankudari stasiun keraguanduka abadi derit gerbong kesedihanserupa jerit pengakuankucerita gersang...
Read moreDetailsAKU GAGAL MENGHAPUS SELURUHMU, SEUTUHNYA Lamat-lamat dirimu melangkahdan kata-kata itu membekas lagi menyekap bisu Aku gagal kembali, hari inidari waktu...
Read moreDetails"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar...
Read moreDetailsDALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s...
Read moreDetails"Di mata Sang Guru, tidak ada dosa yang tidak dapat ditebus, tidak ada jiwa yang berada di luar pelukan kasih-Nya."...
Read moreDetails

Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026....
“Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?" KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade...
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co