Mengenang Kekasih Jika pagi ini kembalihanya wangimu yang aku ingat.Kau, perempuan beraroma laut.Semerbak gelombang tak pernah surut.Aku memberinya nama, kenangan....
Read moreDetailsSayang Saja Sayangnya karena belum punya kertas halus ijazah,Pernah kita tutup mata bersama—kita berangan,Katanya ingin, katanya hendak, katanya sesudah,Coba bayangkan...
Read moreDetailsCINTA, TUNTUNLAH RINDU MENUJU JALAN PULANG Cinta, tuntunlah rindu menuju jalan pulangSebab cahaya telah ditelan petangBatas-batas sudah disekat-sekatAku takut rindu...
Read moreDetailsTERRA (dari tanah kau dititipkan pada api)mestinya kamu tahumagmatak pernah ingin membatudi antara retak aquifertapi lempeng memaksanyabergerak ke arah litosferdan...
Read moreDetailsDALAM NYEPI kita padamkan seluruh cahaya hari iniagar tahu guna kegelapan setelah mata tak henti terpapar sinarsampai serasa berpijar kita...
Read moreDetailsBawa Aku Kembali ke Neraka Bawa aku kembali ke nerakadunia ini sudah begitu ingarbawa aku ke liang-liang kuburanliatnya tanah dan...
Read moreDetailsKEDAI TUA JALAN KAKATUA Di ujung belokan tajam jalan menuju pulangNampak merona apel-apel marahKawan si apel malangPerlahan-lahan rayu pandangMengarah hilang...
Read moreDetailsLorong Kata /Lorong/ setiap kali geronggang itu hampa, mimpi kita berwarna gelap, ketakutan-ketakutan berkeringat, doa-doa setipis jangat. kita ingat, hati...
Read moreDetailsAntara Hitam dan Putih cahaya lampu membuatmu lupa akan kegelapanbukankah sebelum takdir dituliskanengkau serupa puisi tanpa kata-kataberkelana dalam warna hitamsebelum...
Read moreDetailsDi depan Batu Kolkata aku adalah Stanford Rafflesyang menggondol batu prasasti Jawa menuju India Oh Wurawari yang khianatOh Chola yang...
Read moreDetailsAQIL BALIGH Saat itu tibaEntah menjadi kelahiranAtau malah menuju kematianSetelah menjagamu sembilan bulan sepuluh hariDalam rahim yang hangat Tujuh hari...
Read moreDetailsSENANDIKA untuk I Made Aditya Nugraha Putra pada sebuah lingkaran dukakau menyalakan dendamdibikin dari api ketakutan masa lalu kehilangan alamatrumah...
Read moreDetailsRENCANA BERMAIN angin begitu liarmembentur tanah. di pusat bayanglangit menyalak kilatan bunyi. dalam kebisuan pohon-pohon tua menebar gelagatlewat denting ranting...
Read moreDetailsDELIRIUM mengoleksi klaksondari setiap lampu merahyang pernah kau terobos memasuki kamardengan diri dan daya tahanyang sudah lengket nyalakan baling-balingnyaagar Tuhan...
Read moreDetailsDI BINAR MATAMU : Ibu & Dua Ilalang Sejauh mana pun tualangkuPada akhirnyaPemberhentian kata-kataTertuju binar matamuYang sempat lekangRedup padam Seperti...
Read moreDetailsKAIDAH LIDAH Teruslah sampai yang putihTidak lagi bersih. SampaiTiba di ujung selisih. SampaiPada akhirnya tersisih Lidah yang pandai. HinggaDiri tergadai....
Read moreDetailsSEBAGAIMANA PUISI PERTAMA KALI DITULIS kepada Mamang Z letup ingatan di sebuah lini masaselalu mengajak kita sowan pada waktuyang mengarsip...
Read moreDetailsHUJAN SEBENTAR DI KOTA “Hujan sehari menghapus panas setahun.Berkhianat atas banyak hal. Kurang apa akupada dirimu? Engkau mengecewakanku.” Ayah pernah...
Read moreDetailsCARA MENGHUKUM PENGKHIANAT perempuan menjunjung sebakul bekal untuk kita tertangkap musuhsatu prajurit berambut pirang dan satu prajurit berambut legammengapitnya menuju...
Read moreDetailsMENYESAP MANIS PERIH HIDUP Untuk Pak Nyoman Sukerta, dan Cucunya Made. Dipasang sejak JuniKungkungan lebahDi pohon pohon cengkihDi atas tanah...
Read moreDetailsDANAU SUNTER Pagi iniAdakah yang menangisMeratapi jernih yang hilangDi Danau Sunter? Siang iniAdakah yang bertanyaDi mana sejuk udara Jakarta UtaraDisembunyikan...
Read moreDetailsSETELAH MEMBACA 100 SONETA CINTA PABLO NERUDA Pablo, kini aku mengerti betapa cintaamat mudah menjelma apa sajamenjelma kaki-kaki langit di...
Read moreDetailsTANAMLAH MUSIM DALAM JIWAMU tanamlah musim di hatimu, dalam jiwamuagar bisa kau petik setiap waktu tak perlu kau tunggu musim...
Read moreDetailsHUTAN KABUT di hutan gigil, lembah berkabut,tempat aku dibuih sepi.arus kabutmenuju rimbun bunga tulsi. tubuhku ingin tidur,membekukan segala yang dipandang...
Read moreDetailsSTASIUN KATA-KATA di stasiun kata, waktu melipat dirinyaseperti fragmen, kereta makna tiba tak tentu jadwalmengangkut beban samar yang penuhi ruang...
Read moreDetailsKUCING untuk Hakaik sampai di teras rumahsetelah meloncati pagarlarut malamaku pulang aku duduk di mejamemperhatikan cakar-cakarkubau tikus keluar dari sanamenyumpal...
Read moreDetailsDI DEPANMU CERMIN Terus urai rambutmu, LuhDimana sajaSampai ditiup anginMengurai. Mengurai Rontok. Mati. Jatuh jatuhDan tumbuh. Hidup hidup Adalah keniscayaan...
Read moreDetailsKepada Sunyi Jangan patahkan sayapkuMeski angin menderai-deraiSelama seribu tahun Kala kertas terlukaKar’na ditoreh penadan waktu:tiba-tiba membawaku kepadamuSekali lagi Ku katakanKepada...
Read moreDetailsBalada Buruh Kecil Di bawah langit revolusi,Dengan dada mungil kemerahan,Pancaran, sensasi murni;Terbakar, sepotong demi sepotongDalam bahasa yang keliru. Oh, hidup...
Read moreDetailsSUASANA LANGIT MALAMMU Suasana langit malam tergambar di depan mataKau akan mencoba membingkainya dengan puisiOrang-orang dapat memandanginya dari kataYang kau...
Read moreDetailsSUDAH lama saya ingin membicarakan persoalan bahasa daerah, khususnya bahasa Bali, di tengah ingar-bingar berbagai lomba seni dan sastra berbahasa...
Read moreDetailsSECARA biologis dan naluriah, dorongan untuk memelihara keberlanjutan spesies melalui reproduksi adalah fitrah paling mendasar bagi makhluk hidup. Namun, dalam...
Read moreDetailsPERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...
Read moreDetails

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...
Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...
BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar....
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co