Lahir di Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, 28 November 2000. Alumnus program Belajar Bersama Mestro (BBM) bidang teater di Teater Satu Lampung (2019). Sebagai aktor ia bermain dalam beberapa pertunjukan, antara lain Museum Ingatan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dalam Pekan Teater Nasional (Oktober 2018). Puisi-puisinya telah disiarkan di berbagai media daring. Kini ia bekerja sebagai wartawan dan bergiat di Komunitas Akarpohon Mataram.
Instagram: @gilang.sakti.ramadhan
KETAKUTAN terhadap perubahan dalam dunia seni tidak hanya muncul dari kekhawatiran meninggalkan tradisi, tetapi juga dari kehadiran bentuk-bentuk seni eksperimental...
Read moreDetailsADA seorang guru sekaligus penulis senior asal Bali yang bernama Nyoman Tingkat. Suatu ketika, dengan permainan kata yang cerdas dan menggelitik, melalui unggahan...
Read moreDetailsDALAM perspektif ilmu politik dan studi kebijakan publik, krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia bukan sekadar fenomena meteorologis...
Read moreDetails

ADA perjalanan yang kita tempuh karena tugas. Ada perjalanan yang kita jalani karena kewajiban. Namun, sering kali justru di balik...
SEPERTI apa kekuatan penuturan kisah lokal dalam karya sastra? Bagaimana seorang penulis memanfaatkan lanskap, identitas, dan pengalaman lokal untuk menciptakan...
RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

TELEPON belum lama ditutup ketika Luh Sukerti kembali sibuk di depan tungku. Puluhan tusuk sate dibolak-balik di atas bara, dilumuri...
PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...
"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co