NUR ILLAHI aku tak mungkin bisa menulis nama Allah dengan benarsebab kau tahu aku datang dari kegelapanseperti jelaga dari pijar...
Read moreDetailsAYAM TERTAWA Kudengar ayam berkokok, suaranya miriporang tertawa. Menertawai kemalanganyang kian hari dianggap lucu dan biasa. Bumi bergetar, terjadi gempa...
Read moreDetailsSEBUAH WAJAH YANG TAK PERNAH BISA KULUKIS selalu bisa kusapugurat-gurat zaman di wajahdengan segar warna merahtabur bedak pada coklat noda-nodadan...
Read moreDetailsTILEM Tilemcemasku laksana gadis dengan haid pertama gelisahku bak pengantin di tepian ranjang malam pertama Tilemkumohon jangan pergipergimu adalah pendar...
Read moreDetailsKOTA TAK PERNAH TIDUR kota tak pernah tidurjangan harap larut malam hadir di ranjangmukarena lampu-lampu kota menggantikan terangsebelum matahari menghilang...
Read moreDetailsSEPERTI PERJALANAN ISRA-MIRAJ:PERDAMAIAN DAN PEPERANGAN TEREKAM ALBUM SEMESTA Ketika malam ituTuhan menghentikan gerak ruang, menjeda putaran waktudan memindahkan jiwa matahari...
Read moreDetailsHANYA MATAHARI Di ujung waktuKita bertemuTiga seteruYang jadi guruDalam gundahAda yang salahHanya matahariSelalu mengabari Umah Menuh, 22/01/2022 TAMU Tamu yang...
Read moreDetailsKE MANA KUBAWA LARI saat membacaberlembar lembar kisahdi atas bait kehidupan bersuluh pada heningdan hingar bingaryang berputar pada otak,tak jua...
Read moreDetailsTUHAN DI ATAS KITA "di mana kau sembunyi, adam?" tanya tuhan--adam di balik belukar sorga-- tapi di mana kita sembunyi...
Read moreDetailsEPISODE Bagi seorang pemurung sepertikujagat ini seluas rasa sedihku.Mimpi-mimpi bertumpukanmengarah ke satu peti mati: Aku akan mati. Dari celah kakiku...
Read moreDetailsPRIHENTEMEN Prihentemen dharma dumaranang sarat “sunia memanggil manggil dalam gigil: lepaslah lepaslah dengan adil” Semua perkara akan berakhirDalam garis tangan...
Read moreDetailsAKU MENCUMBU WAKTU aku mencumbu waktuyang rebah di bahu kupu kupuentahlah ia terbangmencapai langit yang mana,yang berwarna apa? sekelebat raut...
Read moreDetailsSUATU HARI TANPA HUJAN di hari tanpa hujanpara pemeluk pohon---pohon penghisap cahayamembasahi bunga terakhirdengan sisa airmatanyapemeluk pohon tidak bisa lagi...
Read moreDetailsARLOJI BERLIAN 1/Dikoleksinya arloji mewahdari berbagai belahan duniaTak satu pun mampu menolongnyamenambah sedetik saja waktu bahagiamengurangi sedetik saja waktu bersedih...
Read moreDetailsDi Utara Aku Melihat Laut di Utara aku melihat lauttenang air muka gelombangombak-ombak berlari kecillembut mengusap bibir pasir saat terbit...
Read moreDetailshari tua sebuah kelewang kelewang itu tergeletak di tepi sungai. telah lamabekas darah di tubuhnya mengering. bahkan ada yang mengeras...
Read moreDetailsPERISTIWA BIASA PADA HARI-HARI BAHAGIA Minggu, hari matahariKujemur cahayaDi sela urat daunTumbuh-tumbuhan Senin, hari tumbuh-tumbuhanKusimpan serat giziPada jinak atau liarTubuh...
Read moreDetailsSILATURRAHMI KUPUKUPU - 1(Muhono Atmojo, alm) Pada lukisan mataangin : Darimana datangnya arah bahDan seorang ibu mengumpulkan segalanyaPada setiap ceruk...
Read moreDetailsGUGATAN BISU Pada waktu yang sedang berhenti, dunia terasa lari menjauhi. Ada jerit yang menderit-derit Dari ngarai dada tak punya...
Read moreDetailsIKAN BAKAR DAN SEPORSI SORE Di hadapanku sore berdebardi atas piring datarsegaris di depannya tatapan garis pantaiberlumur senyum ringan tipis...
Read moreDetailsUSIA Tetaplah setia menapaki hari ke depanMenciptakan sejarah dan memakunya di setiap angka baru pada penanggalanHingga lembar kalender terlipat berulang...
Read moreDetailsDENTING PENJUAL BAKSO Dari dalam kamar, kudengar suara yangberasal dari luar, mangkuk penjual bakso Suaranya tak seperti biasa, begitu piluPagi...
Read moreDetailsOleg Tamulilingan Cintaku,Nyanyikan lagiSeribu gairah dari kepak sayapmu Lalu kecuplah pagi di matakuKecuplah ranum senja di bibirku Cintaku, mari kita...
Read moreDetailsTOMBAK BERMATA TIGA tombak bermata tigabertatahkan bunga padmategak di kedalaman hatimengumandangkan aksara suci gema di dalam jantungmekar berbinarsejuk bersinarmemercikan nada-nada...
Read moreDetailsOrang-orang di Pinggir Hati “Dalam timbunan sampah masih kau berucapbahwa hidup perlu dimaknaitidak cukupkah dengan sebuah pengakuanbahwa sejatinya dirimu adalah...
Read moreDetailsAIR MATA BORNEO TEPI SELATAN Seorang karib mengirim air mataJauh lebih derasdari air yang tibatiba laparmenjulurkan lidah keluar bibir sungaimelahap...
Read moreDetailsNASI SERE LEMO DAN SEORANG KARYAWAN Br. Gerenceng, Denpasar Setelah berkeliling kota Denpasarnamun tidak juga menemukan apa dan bagaimanacobalah ke...
Read moreDetailsLAKON PENARI /i/tak ada satu pijar yang menuntun arah jatuh selendangIbu berkelebat di antara anyam alang dan kelambu /ii/selendang yang...
Read moreDetailsJATUH CINTA aku jatuh cinta lagipadamu, kekasih,yang kini ditemanianak; selalu mengintipdan menguntit ia adalah bayangmudi belakang kita, kekasih, aku jatuh...
Read moreDetailsPISANG BAKAR DAN SEBIJI TREMBESI SERUPA KHULDI seseorang di dalam kamarmerajuk dalam mimpinya:“aku ingin pisangyang tumbuh di bilik sorga,ditanam para...
Read moreDetailsDi tengah gempuran media sosial, kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...
Read moreDetailsMatematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...
Read moreDetailsGAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...
Read moreDetails

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...
CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...
SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co