23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lebih dari Sekadar ‘Exchange’: Pengalaman Berharga di Polandia

Nadia Pranasiwi Justie Dewantari by Nadia Pranasiwi Justie Dewantari
January 22, 2026
in Tualang
Lebih dari Sekadar ‘Exchange’: Pengalaman Berharga di Polandia

Suasana jalanan di Katowice, Polandia /Foto Dok.Penulis

Dzień dobry! Nama saya Nadia Pranasiwi Justie Dewantari, mahasiswi kedokteran Universitas Gadjah Mada, Indonesia. Pada bulan Agustus 2025, saya mengikuti program pertukaran klinis IFMSA SCOPE di Katowice, Polandia. Sejujurnya, saya tidak tahu persis harus berekspektasi apa ketika pertama kali mendaftar, namun ternyata menjadi pengalaman paling berkesan yang pernah saya alami.

Mengapa Polandia?Banyak orang menanyakan hal itu kepada saya. Selain karena faktor keamanan, reputasi layanan kesehatan yang solid, dan biaya hidup yang lebih murah dibandingkan negara Eropa lainnya, alasan sebenarnya adalah karena saya menginginkan tempat di mana saya bisa belajar ilmu kedokteran sekaligus bertemu orang-orang dari berbagai belahan dunia.

 Saya mendengar bahwa Polandia memiliki banyak mahasiswa internasional, jadi saya berpikir, “Oke, di sinilah saya akan mendapatkan pengalaman klinis dan budaya yang saya cari.” Dan dugaan saya ternyata benar. Selama di Polandia, saya ditempatkan di sebuah kota kecil bernama Katowice, sekitar 3 jam perjalanan dengan kereta api dari Ibu Kota Warsawa. Untungnya saya tidak ditempatkan sendirian, tetapi bersama seorang teman dari FK UGM.

Pengalaman di Rumah Sakit

Selama di Katowice, saya satu kamar dengan teman dari Portugal. Tidak terbayang sebelumnya bagaimana jika harus berbagi kamar dengan orang asing. Ternyata kekhawatiran saya tidak terbukti. Teman sekamar saya ramah dan periang, mencairkan suasana dalam sekejap ketika kami pertama bertemu.

Setiap hari, saya bangun jam 6 pagi untuk bersiap-siap dan mengejar bus satu jam kemudian. Meskipun persis di depan asrama terdapat halte bus, saya lebih memilih halte yang berjarak sekitar 1 km karena saya menikmati berjalan di tengah dinginnya embun pagi. Tiket bus dari asrama ke rumah sakit sekitar 2,10 złoty (Rp10.000,-) sekali jalan.

Tiket bus bulanan bisa dibeli dengan harga yang lebih murah melalui aplikasi atau di mesin tiket yang tersedia di halte. Bicara soal cuaca, meskipun sedang musim panas, suasana selalu terasa dingin dan berangin sehingga meski berjalan kaki agak jauh badan tetap tidak berkeringat.

Berfoto di depan rumah sakit | Foto Dok.Penulis

Saya ditempatkan di Departemen Bedah Vaskular di Górnośląskie Centrum Medyczne Ochojec, sebuah rumah sakit pendidikan di Katowice yang juga merupakan pusat rujukan nasional untuk bedah kardiovaskular. Para dokter di sana sangat sibuk, tetapi mereka cukup baik hati membiarkan saya mengamati berbagai prosedur, seperti: Endovascular Abdominal Aortic Aneurysm Repair (EVAR), embolisasi koil pada arteri iliaka interna, pemasangan stent arteri karotis, dan banyak lagi. Kasus yang paling tidak terlupakan adalah Arteriovenous Malformation (AVM).

Para dokter memberi tahu saya bahwa kasus ini sangat jarang, bahkan hanya muncul sekali dalam sekitar sepuluh tahun. Yang lebih luar biasa lagi, kasus ini membutuhkan kolaborasi antara ahli bedah vaskular dan ahli bedah saraf. Menyaksikan dua spesialisasi bekerja berdampingan dalam satu operasi benar-benar menginspirasi saya. Saya tidak hanya belajar dari para dokter, tetapi juga dari tenaga kesehatan lain seperti perawat dan paramedis.

Foto bersama profesor dan suasana ruang operasi | Foto Dok.Penulis

Pengalaman Budaya dan Sosial

Di luar rumah sakit, pengalaman pertukaran ini pun tak kalah istimewanya. Berbagai kegiatan, seperti mengunjungi kota-kota tetangga, kunjungan ke museum sejarah, bahkan workshop menjahit luka (suturing), pemasangan gips, dan lain-lain menjadi aktivitas yang sangat mengasyikkan. Suatu kali, seorang teman dari Portugal mengadakan workshop memasak. Kami membuat hidangan tradisional Portugal bernama Pastel de Nata, sejenis hidangan penutup egg tart. Rasanya enak sekali!

Momen lain yang sangat berkesan bagi saya adalah National Food and Drink Party, di mana setiap orang membawa makanan dari negara asal mereka. Bersama dengan teman dari Indonesia, saya memasak nasi goreng dan es teh manis. Mendengar betapa teman-teman dari berbagai negara menikmati makanan kami membuat kami merasa bangga dan senang bisa berbagi makanan rumah dengan mereka. Di saat yang sama, saya juga mencoba makanan dari negara-negara yang bahkan belum pernah saya kunjungi. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan!

Teman-teman exchange dan makanan khas berbagai negara | Foto Dok.Penulis

Hal kecil namun bermakna adalah kafetaria di dekat asrama tempat saya makan siang setiap hari. Kedengarannya mungkin sepele, tetapi jujur saja, makanan hangat, lezat, terlebih duduk bersama teman-teman untuk makan siang menjadi bagian dari rutinitas yang selalu saya nantikan.

Pelajaran Berharga

Selain ilmu kedokteran yang saya dapatkan di rumah sakit, banyak pelajaran sangat berharga yang bersifat lebih personal. Ini adalah pertama kalinya saya tinggal sendirian, terlebih di luar negeri, jadi petualangan ini bukanlah tanpa tantangan. Tidak banyak warga lokal yang bisa berbahasa Inggris sehingga saya terbiasa menggunakan aplikasi penerjemah ke mana pun saya pergi.

Selain itu, untuk pertama kalinya dalam hidup, saya memiliki roommate. Saya belajar cara berbagi ruang dan menemukan keseimbangan antara kenyamanan pribadi saya dan orang lain. Awalnya terasa aneh, tetapi pada akhirnya, hal tersebut menjadi salah satu bagian paling berharga dari pengalaman ini.

Yang jelas, saya pulang membawa persahabatan dan kenangan yang saya yakin akan selalu saya simpan untuk waktu yang lama. Jadi, terima kasih Katowice. Terima kasih Polandia! [T]

Penulis: Nadia Pranasiwi Justie Dewantari
Editor: Adnyana Ole

Tags: Fakultas Kedokteranmahasiswa kedokteranPendidikanPolandia
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

‘Darurat Medsos’ untuk Indonesia

Next Post

Willy Fahmy Agiska | kumpulan puisi, 2026 | Jalan Baru 

Nadia Pranasiwi Justie Dewantari

Nadia Pranasiwi Justie Dewantari

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Related Posts

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails
Next Post
Willy Fahmy Agiska | kumpulan puisi, 2026 | Jalan Baru 

Willy Fahmy Agiska | kumpulan puisi, 2026 | Jalan Baru 

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co