23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Karakter dan Nilai-Nilai Luhur “The Mask of Buleleng” — Catatan dari Pembukaan Bulfest 2025

Son Lomri by Son Lomri
August 19, 2025
in Panggung
Karakter dan Nilai-Nilai Luhur “The Mask of Buleleng” — Catatan dari Pembukaan Bulfest 2025

Bupati Nyoman Sutjidra mengamati topeng di pembukaan Bulfest 2025

SORE menjelang petang. Orang-orang lokal-mancanegara betul-betul tumpah di Tugu Singa Ambararaja, di titik nol Kota Singaraja, Buleleng, Bali. Bejubel manusia di sana. Jalanan jadi macet parkiran jadi mampet. Mereka datang untuk menghadiri acara pembukaan Buleleng Festival (Bulfest) ke-8, Selasa petang, 18 Agustus 2025.

Bulfest 2025 yang menyebar tema “The Mask of Buleleng : Topeng Leluhur, Jiwa Buleleng” ini dibuka Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, dan masyarakat datang menumpahkan kerinduan mereka, karena Bulfest sudah lima tahun membatu, tidak bergerak.

Sekalinya bergerak, Bulfest benar-benar diserbu pengunjung. Ramai. Ada yang sekadar jualan, ada yang sekadar datang menikmati 173 stand UMKN dan kuliner, dan hibur diri-menonton pertunjukan seni di hari pembukaan seperti Tari Megrumbungan yang dipertunjukkan secara massal, Tari Kembang Deeng, Topeng Napak Pertiwi, dan, tentu saja,  musik.

Wakil Gubernur Bali Giri Prasta didampingi Bupati Nyoman Sutjidra saat pembukaan Bulfest 2025 | Foto: Dok. panitia

“Buleleng Festival yang-8 ini, dilaksanakan kembali, merupakan bentuk—ide dari Bapak Bupati Buleleng, dalam rangka memenuhi aspirasi publik, untuk menyampaikan program-program kompetensi pembangunan yang ada di Buleleng,” kata Gede Suyasa, Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Bulfest 2025.

Kegiatan Buleleng Festival—atawa Bulfest itu, memang terakhir dilaksanakan tahun 2019. Sehingga pada saat ini, lima tahun sudah, atau menjadi tahun ke-6, baru bisa dilaksanakan kembali.

Hidupnya Bulfest tahun ini, juga dilatarbelakangi atas dorongan yang kuat pemerintah darah untuk mengeksplorasi, mengembangkan, melestarikan, dan mempromosikan potensi Buleleng.

Tari Magrumbungan saat pembukaan Bulfest 2025 | Foto: Dok. panitia

“Baik dari sisi edukasi, seni budaya, potensi ekonomi kreatif, kuliner, UMKM, industri kecil, pariwisata, pertanian dalam arti luas. Dan membangun kesadaran baru, akan pentingnya identitas, karakteristik, branding—daerah Buleleng yang potensial, serta yang konstruktif untuk menjadi daerah yang maju, dan berkembang,” kata Suyasa.

Atas dasar kesadaran dan potensi itulah, kata Suyasa, roh Bulfest kembali dimunculkan, untuk menjadi panggung bagi penciptaan seni, terutaam seni topeng.

Topeng—Wajah Ekspresi Seni

Bicara topeng, Buleleng tentu saja punya sejarah panjang. Buleleng, untuk pertama kalinya pernah menjadi tuan rumah International Mask Organization Conference tahun 2011, sebuah organisasi internasional, yang memperagakan dan membahas keberadaan topeng di dunia.

Dan bagaimana hari ini, topeng kembali dibahas di festival terbesar di Bali Utara, Buflest 2025, sebagai perwujudan—bentuk rasa syukur dan apresiasi terhadap potensi yang ada. Sehingga telah melibatkan 31 sanggar seni dan 1000 seniman.

Sebagaimana diakui Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra. Ia merasakan betul ada yang berbeda Bulfest tahun ini setelah kematiannnya beberapa tahun terakhir itu.

Topeng Napak Pertiwi di pembukaan Bulfest 2025 | Foto: Dok. panitia

The Mask Of Buleleng, katanya, adalah sebuah tema yang mengajak semua orang untuk merenungkan lebih dalam makna dari topeng. Karena topeng merupakan sebuah artefak budaya yang telah menjadi bagian yang tak terpisahkan antara sejarah dan kehidupan masyarakat di Buleleng.

“Topeng bukan sekadar penutup wajah, di baliknya topeng menyimpan cerita, karakter, dan nilai-nilai luhur. Dia adalah symbol dari berbagai ekspresi seni, dan ritual yang telah diwariskan dari generasi ke generasi,” kata Sutjidra.

Dari topeng-topeng sakral yang digunakan, dalam upacara keagamaan, hingga topeng-topeng yang menghiasi pertunjukan tari dan teater semuanya mencerminkan kekayaan dan kedalaman seni buda Buleleng.lokal.

Bulfest kali ini seperti sebuah ledakan kerinduan antara pemerintah dan masyarakatnya. Sebab, menghadirkan banyak titik pertemuan alias zona besar.

Semua Tumpah Pada Perayaan, Pada Kreativitas

Bulfest, selain menyebarkan semangat berkesenian, juga menciptakan titik-tik pertemuan. Titik-titik pertemuan itu, ada di Tugu Singa Ambara Raja, Rumah Jabatan  Bupati,  Zona Gedung Laksmi Graha, Zona Gedung DPRD, Gedung Sasana Budaya, Kawasan Jalan VETERAN, Kawasan Jalan Pahlawan, dan juga Puri Kanginan Singaraja.

Kemudian, kegiatan akademik juga akan disampaikan dalam bentuk talkshow, atau seminar diskusi, topeng dalam perspektif, history—dari hulu ke hilir, dengan narasumber Prof. Made Bandem, dan juga topeng dalam perspektif ekonomi kreatif di jaman milenial oleh berbagai narasumber. Semua itu akan digelar dengan cara-cara yang sangat familiar dengan dunia milenial.

Selanjutnya, di Bulfest juga ada Buleleng Digital Expo (BDE) khusus anak-anak muda, yang berada di zaman ini, yang sangat dekat dengan digitalisasi. Di situ akan ada pameran digital, lomba drone, programing, literasi digital, E-Sport, pusat pelayanan terpadu, fun run digital, lomba fotografi jurnalistik. Termasuk pelayanan KTP Digital—juga ada di Bulfest.

Terus, juga ada pameran bonsai, pameran lukisan, pameran topeng, pameran poto dokumentasi topeng—yang disiapkan di ruang rapat rumah jabatan bupati.

Bulfest dibuka dengan membunyikan ketungan | Foto: Dok. panitia

Dan tak kalah seru, Bufest tahun ini juga gelar lomba memasak makanan khusus anak stunting, yang akan dilaksanakan oleh PKK Kabupaten Buleleng. Lomba barista, juggling, dan masih banyak lagi untuk mendongkrak dunia anak muda pada dunia kreatifitas.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap instruksi Gubernur dalam penanganan sampah plastik, melalui dua backdrop dan dua topeng; wajah Rama dan Laksamana, dibuat dari daur ulang plastik, adalah bentuk komitmen Buleleng atas kebijakan tersebut,” kata Gede Suyasa.

Bahkan panitia telah menggaet 135 relawan muda-mudi dari berbagai sekolah, yang akan siap membersihkan areal Bulfest. Baik itu sampah organik maupun anorganik.

Khusus anorganik akan didaur ulang menjadi kompos di Jagaraga milik DLH. dan Anorganik, akan disetor di bank sampah induk. Setiap sampah yang dikirim akan dibayar. Lalu setelah di bank sampah induk. Sampah lastik itu akan didaur ulang, dan kembali akan menjadi karya seni, yang memiliki nilai ekonomis.

“Semoga, Bulfest yang ke-8, bisa membangkitkan kebanggan masyarakat pada Buleleng tercinta,” harap Gede Suyasa.

Lantas masyarakat tepuk tangan, semeriah-meriahnya acara itu digelar. Bulfest dilakukan dari tangal 18 – 23 Agustus. Teruslah datang. Selamat Hiburan. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Jaswanto

Sampah Plastik dan Ragam Tangan di Balik Topeng Rama-Laksmana pada Panggung Bulfest 2025
Tags: buleleng festivalbulfestBulfest 2025Bupati Nyoman Sutjidratopeng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Akhir Era Tenun Julah Tejakula

Next Post

Ibuku, Darahku, Tanah Airku: Senandung Duka Lagu “Kebaya Merah”

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
0
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

Read moreDetails

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails
Next Post
Ibuku, Darahku, Tanah Airku: Senandung Duka Lagu “Kebaya Merah”

Ibuku, Darahku, Tanah Airku: Senandung Duka Lagu “Kebaya Merah”

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co