6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Menilik Film “Sore” Melalui Kacamata Tradisi Komunikasi Sosio-Psikologis

Deanda Dewindaru by Deanda Dewindaru
July 23, 2025
in Ulas Film
Menilik Film “Sore” Melalui Kacamata Tradisi Komunikasi Sosio-Psikologis

Scene Film SORE saat Jo dan Sore berbincang

*Tulisan ini mengandung spoiler film Sore: Istri dari Masa Depan

“Kamu tahu kenapa senja menyenangkan? Kadang dia merah merekah bahagia, kadang dia hitam gelap berduka, tapi langit selalu menerima senja apa adanya.” —Sore, Istri dari Masa Depan.

LAMPU bioskop kembali dihidupkan setelah film “Sore, Istri dari Masa Depan” diputar. Film yang aku tonton bersama 2 (dua) temen dekatku tatkala mataku sembab. Cerita pasutri Jonathan dan Sore membuatku termenung sampai aku menulis esai ini. Pemeran Jonathan adalah Dion Wiyoko sedankan Sore dimainkan oleh Sheila Dara Aisha.

Kisah ini berawal Sore, seorang istri masa depan Jo (panggilan Jonathan) yang mencoba untuk mengubah kebiasaan buruk suaminya, yaitu merokok dan minum alkohol.  Namun, tiap Jo melanggar aturan tersebut, Sore akan mimisan, meninggal, dan kembali pada scene awal—saat Jo belum mengenal Sore, dan mencoba dekat satu sama lain. Begitu Jo mengisap rokoknya lagi, kehidupan kembali. Begitu terus berulang kali sampai aku yang hanya menjadi penonton merasa lelah jika aku menjadi Sore.

Cerita ini mengingatkanku bahwa untuk merubah seseorang, hanya individu tersebut yang mampu mengubah dirinya sendiri. Orang lain hanya dapat mengingat dan menegur, tidak ada wewenang untuk mengubah suatu individu. Hal ini dapat dilihat melalui kacamata tradisi komunikasi sosio-psikologis. Menurut West dan Turner, tradisi ini memahami komunikasi dengan kausalitas—bagaimana perilaku seseorang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial (West & Turner, 2021).

Poster Film SORE

Berdasarkan tradisi tersebut, aku mengingat cerita awal mula Jo merokok. Saat itu Sore mengatakan bahwa Jo mulai merokok di kelas 1 SD. Dia merasa dunia tidak adil kepadanya. Ayah yang ia sayangi meninggalkan Ibu, Kak Cindy (kakak perempuan Jo), dan Jo demi perempuan bule Kroasia. Jo merasa lebih baik tidak dilahirkan daripada hidup tanpa seorang ayah. Ia berpikir bahwa ayahnya mengkhianati dirinya. Hal tersebut yang melandasi Jo “lari” dari kehidupannya dengan merokok dan meminum alkohol.

Faktor sosial di lingkungan Jo tumbuh—yang banyak orang merokok dan suka meminum-minuman keras—, membawa diri Jo sebagai seorang perokok dan peminum pula. Tentu, mengubah perilaku seseorang tidak dapat dilakukan dalam waktu semalam, melainkan waktu yang cukup lama, seperti dalam dialog Sore dan Jo saat Jo bertanya sudah berapa lama Sore hidup? Sore menjawab bahwa ia telah hidup selama ratusan tahun, seolah untuk mengubah perilaku Jo, dibutuhkan waktu yang cukup lama sehingga Sore terus mengulang fase hidup sampai waktu yang tersisa habis.

Dalam mengubah perilaku Jo, Sore berkomunikasi dengan cara yang sangat personal dan mencoba memengaruhi Jo agar mengubah kebiasaanya. Tentu hal ini melibatkan aspek psikologis dari komunikasi.

Sore menggunakan cara-cara tertentu untuk memotivasi perubahan dalam diri Jonathan, meskipun ada dampak fisik pada dirinya sendiri: mimisan dan kematian.  Komunikasi antara Jo dan Sore adalah contoh dari interaksi yang berusaha memperbaiki gaya hidup seseorang.

Pada akhirnya, saat waktu Sore tak tersisa untuk hadir kembali dalam hidup Jo, Sore merasa lelah dan hilang. Jo merasa hampa sekaligus rindu yang tak dapat tergambarkan.

Poster film SORE

Sejak saat itulah Jo mengubah kebiasaannya. Ia pelan-pelan tak lagi merokok dan membuang semua minuman kerasnya. Bahkan, Jo juga mengunjungi rumah Ayahnya di Kroasia. Dia mengirimkan surat bahwa dia sudah memaafkan atas kesalahannya. Jo akhirnya terbebas dari penjara dirinya sendiri. Jo berdamai pada dirinya sendiri, tidak menyalahkan kesalahan orang lain atas sakit yang ia derita.

Scene akhir memperlihatkan Sore yang datang ke pameran Jo di Jakarta. Mereka saling berkenalan satu sama lain. Ketika bersalaman, fragmen kehidupan Jo dan Sore kembali teringat.

Alasan Sore ingin mengubah Jo adalah Jo meninggal karena serangan jantung saat usia pernikahan mereka masih muda. Sore tidak ingin hal itu terjadi sehingga ia mencoba untuk mengubah kebiasaan hidup Jo. Namun, film ini mengingatkan bahwa ada 3 (tiga) hal yang tidak dapat diubah, yaitu masa lalu, kesedihan, dan kematian.

Oleh karena itu, jika kita melihat perilaku individu berbeda dengan kita, hal yang perlu diingat adalah tiap orang memiliki sosio psikologis masing-masing. Layaknya Sore ingin megubah Jo, diperlukan pemahaman yang mendalam kepada alasan Jo memiliki gaya hidup yang buruk. Sore hanya dapat membantu dan menegurnya, selebihnya yang harus merubah kebiasaan itu adalah Jo sendiri.

Jika kamu ingin menonton film ini, siapkan tisu karena menyentuh hati. Tak hanya alur cerita yang fantastik, balutan sinematografi yang apik juga menambah karya Yandy Lauren ini lebih mendalam dan memikat.

Tatapan ekspresif Dion dan Sheila menambah rasa satire dalam film yang dibuat di negara Kroasia dan Finlandia. Tentunya, film ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang memiliki pasangan namun tetap hobi merokok dan minum. Sambil menonton film, kamu dapat menyindir pasanganmu sekaligus![T]

Referensi :

West, R. L. ., & Turner, L. H. . (2021). Introducing communication theory : analysis and application. McGraw-Hill Education.

Poster Film SORE. Diakses pada 19 Juli 2025. Instagram @dionwiyoko dan @sheiladaisha.

Scene Film SORE diunduh melalui Youtube Cerita Film. Diakses pada 19 Juli 2025.

Penulis: Deanda Dewindaru
Editor: Jaswanto

Sunyi yang Melawan dan Hal-hal yang Kita Bayangkan tentang Hidup : Film “All We Imagine as Light”
Kritik Terhadap Materialisme Ilmiah yang Tersingkap dalam “The Most Beautiful Girl in the World “ (2025)
“Fireworks Wednesday”: Api Membakar Cadar Rumah Tangga
“Forushande”: Bagaimana Orang Bisa Berubah Menjadi Sapi?
Tags: filmJo dan SoreSoreSore Istri dari Masa Depan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Panggung Biografi “The Brief History Of Dance” dari Garasi Performance Institute di Festival Seni Bali jani 2025

Next Post

(Gangguan) Pikiran dan Motif Penggandaan

Deanda Dewindaru

Deanda Dewindaru

Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi - Fisip, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” (UPNVJ) Jakarta

Related Posts

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

by Agung Kesawa Kevalam
February 12, 2026
0
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

ADA jenis cinta yang datang untuk menemani, dan banyak juga yang datang untuk mengingatkan. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika...

Read moreDetails

Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

by Rana Nasyitha
January 24, 2026
0
Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

WAKTU itu saya melihat judul film ini di sebuah aplikasi/platform streaming lokal. Di antara kumpulan film indonesia lainnya, Surat Dari...

Read moreDetails

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

by Ahmad Sihabudin
January 23, 2026
0
Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

BAGI generasi yang tumbuh sebelum jalan tol Trans Jawa rampung, nama Alas Roban bukan sekadar penanda geografis. Ia adalah kata...

Read moreDetails

Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup? — Tanggapan untuk Jaswanto

by Angga Wijaya
January 21, 2026
0
Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup?  — Tanggapan untuk Jaswanto

PADA esai Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial (Tatkala.co, 16 Januari 2026), saya sepakat dengan Jaswanto, sang penulis, dalam...

Read moreDetails

Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

by Jaswanto
January 16, 2026
0
Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

SEORANG pria muda jomlo dan kurang mampu dari zaman modern entah bagaimana ceritanya bisa melintasi waktu dan masuk ke tubuh...

Read moreDetails

Film Pendek ‘Anuja’: Ketika Mimpi Sekolah Harus Berhadapan dengan Realitas Pekerja Anak

by Dian Suryantini
January 13, 2026
0
Film Pendek ‘Anuja’: Ketika Mimpi Sekolah Harus Berhadapan dengan Realitas Pekerja Anak

FILM pendek Anuja terasa seperti tamparan pelan tapi tepat sasaran. Film ini tidak berisik. Tapi berhasil membuat penontonnya terngiang. Saya...

Read moreDetails

Drama “Taxi Driver” dan Fantasi Keadilan Netizen Indonesia

by Jaswanto
December 18, 2025
0
Drama “Taxi Driver” dan Fantasi Keadilan Netizen Indonesia

ADA sebuah komentar dari netizen―yang saya lupa entah di mana―tentang drama Korea (drakor) berjudul “Taxi Driver”. Komentar itu begini, “Seandainya...

Read moreDetails

Dari Rumah Hantu ke Panti Jompo: Langkah Baru Film ‘Agak Laen’ yang Menggaet Jutaan Pasang Mata

by Vivit Arista Dewi
December 2, 2025
0
Dari Rumah Hantu ke Panti Jompo: Langkah Baru Film ‘Agak Laen’ yang Menggaet Jutaan Pasang Mata

Film Agak Laen kembali hadir dengan langkah yang jauh lebih berani dari sebelumnya. Setelah sukses mengacak-acak rumah hantu, kini mereka...

Read moreDetails

Pangku (2025): Safari Kemiskinan di Pantai Utara Jawa

by Bayu Wira Handyan
November 13, 2025
0
Pangku (2025): Safari Kemiskinan di Pantai Utara Jawa

SEDIKIT film di Indonesia yang berani menampilkan kemiskinan sebagaimana adanya—banal, kasar, tanpa romantisasi. Sebagian besar memilih jalan aman, menjadikan kemiskinan...

Read moreDetails

The Long Walk (2025): Ritus Kekejaman di Jalan Panjang Tak Berujung

by Bayu Wira Handyan
November 7, 2025
0
The Long Walk (2025): Ritus Kekejaman di Jalan Panjang Tak Berujung

ADA sesuatu yang menakutkan tentang jalanan yang lurus. Ia tidak menjanjikan sebuah tujuan, tetapi yang ia berikan adalah cakrawala yang...

Read moreDetails
Next Post
(Gangguan) Pikiran dan Motif Penggandaan

(Gangguan) Pikiran dan Motif Penggandaan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co