23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kepemimpinan “Punyan”

I Dewa Gede Darma Permana by I Dewa Gede Darma Permana
December 23, 2024
in Esai
Kepemimpinan “Punyan”

Gambar pertumbuhan Pohon Mangga dari bibit (kiri) ke pohon yang besar (kanan)

“Bli Dewa di antara semua prinsip kepemimpinan, yang mana cocok untuk orang kecil?”

SEPERTI itulah untaian pertanyaan dari seorang adik tingkat kepada saya kemarin malam. Dengan gelagat mata yang sudah menunjukkan kadar 5 watt habis berkegiatan, dengan sopan saya memohon izin untuk menunda menjawab pertanyaan tersebut hingga esok pagi. Terlebih lagi, pertanyaan tersebut mungkin lebih elok untuk dijawab ketika keadaan otak dan jiwa sudah berada dalam kondisi terbaiknya.

Di pagi dini hari, saya tiba-tiba memperoleh mimpi yang cukup mencengangkan. Terekam dengan jelas, di mana badan saya semacam dililit dan ditarik, serta tiba-tiba diangkat oleh sesuatu. Dengan perasaan takut, mata ini kemudian diperlihatkan sesuatu yang begitu besar dan tampak bersinar. Substansi yang pada akhirnya mampu mengubah rasa dalam diri yang awalnya diliputi oleh ketakutan, berubah menjadi rasa penuh kekaguman.

“Puih jeg gede lan menyala sajan punyane ne! (Wow, besar dan bersinar sekali pohon ini!)”

Ternyata, substansi yang melilit dan menarik badan ini berasal dari akar pohon yang berukuran sangat besar. Selain ukurannya yang menakjubkan, pohon tersebut juga mampu memancarkan cahaya yang berkilauan. Cahaya tersebut terpancar dari seluruh bagian tubuhnya. Baik melalui batang yang besar, dahan dan ranting yang tumbuh berkelok ke kanan maupun ke kiri, serta daunnya yang juga menampakkan unsur kerindangan.

Belum habis menikmati keindahan mimpi tersebut, saya malah terbangun akibat bunyi alarm yang menggelegar. Meskipun demikian, punyan gede (pohon besar) yang baru saja terlihat dalam mimpi masih saja terbayang -bayang di dalam sanubari. Mimpi yang bagi saya bukanlah sekedar mimpi biasa, namun bisa jadi memiliki makna intrinsik dan pesan tersembunyi yang terkandung di dalamnya.

Lama merenungi akan makna mimpi tentang punyan, tiba-tiba munculah sebuah notifikasi dari layar handphone. Sebuah pesan hadir dari adik tingkat kemarin yang menanyakan kembali pertanyaan serupa.

“Bagaimana Bli? Apakah sudah ketemu jawaban tentang prinsip kepemimpinan yang saya tanyakan kemarin?”

Dengan kondisi jiwa yang masih mengumpulkan nyawa, Buddhi sontak bergejolak dan tiba – tiba menghubungkannya dengan mimpi yang baru saja terjadi. Melalui perantara jari jemari tangan, dengan tegas seuntai kalimat jawaban akhirnya terketik:

“Jawabannya bisa jadi adalah ‘Punyan’ dik.”.

1. Lahir dari benih yang kecil

Setiap pohon besar di dunia ini tumbuh dari benih yang kecil. Baik itu pohon kelapa, pohon beringin, maupun pohon mangga yang besar semua tumbuh berawal dari sebutir biji yang bertumbuh. Filosofi inilah yang bisa dijadikan pedoman oleh calon-calon pemimpin hari ini. Anggapan kecil, minoritas, dan termarjinalkan harus bisa ditepikan dan mulai memupuk diri agar mampu menjadi pribadi yang besar.

Terlebih lagi secara historis, sudah terbukti banyak pemimpin besar di dunia yang lahir dari seseorang yang awalnya dicap kecil dan dipandang sebelah mata. Namun yang perlu juga diperhatikan oleh benih agar bisa berkembang menjadi pohon yang besar adalah usaha, pemupukan, dan lingkungan yang memadai. Jadi, kalau ingin menjadi sossosok pemimpin yang besar, perhatikan juga usaha, pemupukan diri, dan lingkungan sekitar sebagai tempat bertumbuh.

2. Tumbuh juga perlu ke bawah

Di balik bentangan batang yang besar, ranting yang panjang, serta daun yang lebat, pohon yang besar juga perlu memperhatikan akar yang mampu bertumbuh secara konsisten di dalam tanah. Akar biasanya bertumbuh ke bawah, menyelami ibu pertiwi, hingga mampu menopang bagian atas pohon untuk terus bertumbuh dan berkembang. Bisa dikatakan, akarlah yang menjadi pondasi untuk sebuah benih berubah menjadi pohon yang besar. Begitu juga layaknya insan yang ingin menjadi sosok pemimpin.

Di balik gempitanya pertumbuhan ke atas dengan segala macam keberhasilan dan kemenangan yang penuh pujian, seseorang juga perlu menghadapi pertumbuhan ke bawah dengan segala konsekuensi kepahitan, kekalahan, dan juga kegagalan yang menyakitkan. Seseorang yang berkenan bangkit dan menerima pertumbuhan ke bawah layaknya akar, disanalah ia secara tidak langsung juga bertumbuh ke atas untuk menjadi seorang pemimpin yang agung.

3. Jangan terlalu lurus!

Pohon yang mampu memayungi adalah ia yang memiliki liukan batang dan ranting menuju ke segala arah. Dengan demikian, daun yang lebat akan mampu bertumbuh secara subur serta mampu memayungi makhluk hidup yang berteduh di bawahnya. Selain itu, Rsi Canakya sebagai guru besar Raja Candragupta Maurya dalam Niti Sastra juga pernah mengemukakan, pohon yang memiliki batang dan ranting yang terlalu lurus cenderung ditebang, serta pohon-pohon yang memiliki batang dan ranting bengkok atau berkelok-kelok cenderung dibiarkan hidup.

Filosofi jangan terlalu lurus ini juga bisa menjadi pedoman oleh calon – calon pemimpin hari ini. Dimana dalam meraih mimpi untuk menjadi pemimpin yang besar, menjadi pribadi yang tidak terlalu lurus serta mampu bertumbuh ke berbagai bidang juga diperlukan agar mampu memayungi berbagai karakter anggota atau masyarakat kedepannya.

4. Sayatan terkadang juga diperlukan

Satu hal yang menarik di balik rahasia pertumbuhan pohon mangga yang menghasilkan buah melimpah adalah perlunya sayatan pada batangnya. Dari sisi biologis, zat hara dan sari makanan dari daun biasanya dikembalikan ke tanah melalui media bagian luar lapisan batang.

Oleh karena itu, sayatan terkadang diperlukan agar zat hara dan sari makanan tidak langsung mengalir ke dalam tanah, namun mampu bertransformasi menghasilkan bunga dan buah yang lezat. Begitu juga apabila seorang pemimpin ingin meninggalkan legacy baik dan mencapai sesuatu yang besar. Terkadang cobaan, hinaan, fitnah yang terkadang menyayat hati serta perasaan perlu diterima untuk memperoleh buah yang lebat dan manis di kemudian hari.

5. Semakin tinggi, Semakin rawan!

Saat musim hujan, pohon tinggilah yang berpotensi lebih besar untuk tersambar petir. Begitu juga saat ada badai, pohon besarlah yang pertama kali mesti berkenan menahan terjangan angin. Dibalik agungnya sebuah pohon yang tinggi, tersimpan juga potensi lebih besar untuk menerima ancaman dan tantangan. Begitu juga apabila filosofi tersebut dikaitkan dengan menjadi seorang pemimpin.

Sebagai seorang kepala, sudah menjadi kewajiban apabila muara dampak dari kesalahan, kekurangan, ancaman, dan rintangan yang ada pada organisasi atau instansi akan berakhir di seorang pemimpin. Disinilah keuletan dan kekokohan pemimpin akan diuji. Apabila gagal dan tak kuat menahan terjangan petir dan badai tersebut, konsekuensi tumbang juga harus siap diterima. Namun sebaliknya jika berhasil menerima terjangan petir atau badai, semakin tinggi dan besarlah ia akan dapat bertumbuh.  

Kembali lagi ke percakapan dengan adik tingkat, lima poin di atas bisa menjadi bahan saya untuk menjawab, apabila ia menanyakan kembali kenapa jawaban yang diberikan adalah “Punyan”.

Lebih daripada itu, jika mau digali dan dikuliti lebih dalam, sesungguhnya pohon bisa saja memberikan prinsip kepemimpinan yang lebih banyak, serta bahkan falsafah kehidupan yang lebih luas.

Namun jika dipikir-pikir, apabila di masa depan pohon – pohon besar sudah tidak ada lagi karena habis ditebang dan bertransformasi menjadi bangunan, apakah prinsip kepemimpinan ini masih relevan? Benar saja beberapa menit kemudian, adik kelas tersebut kembali mengetik dan bertanya:

“Kok bisa Punyan? Apa hubungannya punyan dan kepemimpinan Bli?” [T]


BACA artikel lain dari penulis DEWA GEDE DARMA PERMANA

FGD Ibu-ibu Kantin: Hujan, Cuaca Buruk atau Berkah?
Merenungi Ajian “Tri Samaya” Lewat Film “Sekawan Limo”
Menikmati Pasang-Surut Dinamika Hidup — Renungan dari Pantai Sanur
Bagaimana Siksa Kubur Versi Hindu?
“Melajah Kalah”
Tags: kepemimpinanpemimpinpemimpin balipohonrenungan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Meramal  Wujud Arsitektur di Bali pada Masa yang Akan Datang

Next Post

Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

I Dewa Gede Darma Permana

I Dewa Gede Darma Permana

Penulis, Editor, Penyuluh Agama. Biasa dipanggil Dede Brayen. Lahir dan tinggal di Klungkung.

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

Kantin Sela Pohon di Kampus Unnes Semarang, Sebuah Space untuk Bernapas dan Berpikir

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co