23 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Memuja Kesempurnaan Jati: Konseptualisasi Bapang Barong Kabupaten Badung

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 17, 2024
in Ulas Pentas
Memuja Kesempurnaan Jati: Konseptualisasi Bapang Barong Kabupaten Badung

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

DALAM esai ini, saya mencoba mengulas Duta Bapang Barong Kabupaten Badung, yang diwakili oleh Sanggar Seni Metangun Lingga Khanti, Banjar Aseman, Abiansemal, dari sudut pandang konsepsi dalam sinopsis yang dikaitkan dengan tema Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini (2024), yaitu Jana Kerthi. Dalam lomba tersebut, Duta Kabupaten Badung meraih juara satu.

Namun sebelumnya, izinkan saya untuk menyelami sedikit esensi yang terkandung dalam duta Bapang Barong Kabupaten Badung ini dan harapan agar apa yang saya ulas dapat diterima dengan baik… Hehe.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung tahun ini terformulasi melalui pendekatan garapan yang terstruktur dan sistematis. Proses pembaruan ini melibatkan peremajaan pola-pola (paileh) dalam formulasi tari Bapang Barong khas bebadungan.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Tawaran dalam menghadirkan koreografi penari kera yang memikat, serta mengatur pola koreografi pemegang tedung bercorak sekar jepun dengan harmonis menjadi nilai tambah dalam sajian pertunjukannya.

Upaya ini tidak hanya mempertahankan keaslian tradisi, tetapi juga menambah daya tarik visual dan estetika pertunjukan, sehingga memberikan pengalaman yang segar dan dinamis bagi penikmatnya.

Pengembangan dan penyempurnaan dalam musik pengiring turut menjadi fokus utama dalam penyajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung ini. Teknik kotekan/ubit-ubitan melalui fokabuler-fokabuler yang ditawarkan merupakan ciri khas gaya bebadungan yang dikombinasikan dengan pendekatan inovatif sehingga menciptakan komposisi lagu (gending) baru yang tetap menghormati pola gending-gending klasik Bapang Barong Bebadungan.

Pembaruan musik iringan ini tidak hanya menambah kedalaman dan kekayaan musik pengiring dalam pertunjukan Bapang Barong Duta Kabupaten Badung ini, tetapi juga menjaga hubungan erat dengan warisan pola musik tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Keseluruhan pendekatan ini menunjukkan bagaimana tradisi dan inovasi dapat bersinergi dalam menghadirkan sebuah karya seni yang kaya dan bermakna. Sajian Bapang Barong duta Kabupaten Badung menjadi contoh bagaimana tradisi & budaya dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.

Melalui pembaruan yang penuh rasa hormat terhadap tradisi, kita dapat melihat bagaimana seni di Kabupaten Badung dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Sajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Badung tetapi juga simbol dari kelestarian dan perkembangan seni di Bali.

Dari pemahaman mendalam terhadap esensi Tari Barong, para seniman tari Bapang Barong Kabupaten Badung terdahulu telah memberikan spirit dan membimbing perkembangan kesenian ini menuju takdirnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan budaya Kabupaten Badung.

Dengan sentuhan para maestro dan teknik-teknik pola garap Tari Bapang Barong yang memukau, para seniman terdahulu berhasil mempersembahkan karya yang tak terbantahkan bagi masyarakat.

Keindahan dan otentisitas Bapang Barong Kabupaten Badung terus terjaga berkat karya-karya cemerlang para seniman terdahulu di Kabupaten Badung yang telah memberikan landasan kuat bagi generasi sekarang untuk mengeksplorasi dan menginovasi.

Jana Kerthi dan Bapang Barong Kabupaten Badung

Jana Kerthi, yang memperlihatkan tingkat keunggulan moral dan spiritual manusia, memberikan arahan yang penting bagi seniman muda Kabupaten Badung. Pandangan ini menekankan pentingnya menghargai dan mewarisi warisan seni dari para pionir seni Bapang Barong terdahulu.

Sajian Bapang Barong duta Kabupaten Badung bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan sebuah penghormatan terhadap tradisi yang kaya di Kabupaten Badung.

Dengan memahami dan menghargai kontribusi para seniman terdahulu, seniman muda diharapkan dapat melanjutkan legacy ini dengan menggali potensi kreatif mereka dalam konteks yang lebih luas dari budaya saat ini.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Jana Kerthi mencerminkan tanggung jawab moral untuk mempertahankan dan mengembangkan kesenian tradisi seperti Bapang Barong.

Melalui karya seniman terdahulu, para seniman muda Kabupaten Badung masa kini tidak hanya meneruskan tradisi, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai dan makna yang terkandung dalam seni ini.

Penghargaan kepada para pionir seni terdahulu terlihat dalam upaya mereka untuk mempersembahkan sajian Bapang Barong ini yang menginspirasi dan bermakna bagi masyarakat.

Dengan demikian, seniman muda di Kabupaten Badung diarahkan untuk tidak hanya menjadi pewaris, tetapi juga pencipta yang menghormati dan membawa ke depan tradisi yang kaya dan berharga ini.

Dalam sinopsisnya, Bapang Barong Duta Kabupaten Badung menghadirkan narasi mengenai Banaspati dalam spirit Tari Barong. Narasi ini dapat diiterpretasikan bahwa Tari Barong dapat menciptakan sinergi yang menakjubkan antara spiritualitas dan seni.

Tari Barong, dengan gerakan yang penuh makna, terkorelasi dengan pengendalian diri manusia dan refleksi dari potensi batinnya.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Setiap langkah dan gerakan Tari Barong menggambarkan perjalanan manusia dalam mencari keseimbangan dan harmoni. Tari Barong bukan hanya sekadar sajian seni, tetapi juga sebuah pesan yang mengajarkan kita tentang pentingnya pengendalian diri dan kesadaran spiritual.

Dari sinergi antara Banaspati muncul lah pemahaman tentang kesempurnaan jati, yaitu keadaan di mana manusia mencapai puncak potensinya.

Kesempurnaan jati bukan hanya tentang pencapaian fisik atau material, tetapi lebih kepada pengembangan spiritual dan batin yang mendalam. Melalui Tari Barong, kita diajak untuk melihat lebih dalam ke dalam diri sendiri, menemukan potensi batin kita, dan mengejar kesempurnaan yang sejati.

Dalam setiap gerakan tari, tersimpan pesan tentang perjalanan menuju kehidupan yang lebih harmonis dan bermakna.

Konseptualisasi Duta Kabupaten Badung ini memunculkan gagasan yang nyentrik tentang Tari Barong sebagai perwujudan dari semangat tak tertandingi untuk mencapai keunggulan moral sebagai manusia unggul.

Sebagai kesimpulan, sajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung menjadi bentuk pemahaman yang mendalam terhadap keistimewaan kearifan lokal serta penghargaan yang tulus terhadap warisan kreativitas para maestro seni.[T]

“Wayah” : Menyelami Kedalaman Makna dan Ekspresi dalam Seni Baleganjur Duta Kabupaten Badung 2024
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”
Tembakan Teatrikal dan Musik yang Beda dari “Raja Buduh” – Catatan Baleganjur Duta Jembrana di PKB 2024
Tari Barong Ket Kunti Sraya di Denpasar: Yang Sakral, Profan, dan Seragam
Galungan-Kuningan di Desa Adat Tegal, Abiansemal: Ngelawang Sakral, 8 Barong, 6 Hari, 8 Banjar
Tags: BadungBapang BarongPesta Kesenian BaliPKB 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kedai Bambu Eng, Tempat Makan dan Nongkrong Murah Meriah Sekitar Kampus Tengah Undiksha: Gorengan 500 Rupiah, Kopi 2.000 Rupiah

Next Post

Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Durhaka Sebagai Bahasa Kuasa: Narasi Tubuh Perempuan Melalui Pertunjukan Malin Kundang Lirih

by Helvi Carnelis
April 14, 2026
0
Durhaka Sebagai Bahasa Kuasa: Narasi Tubuh Perempuan Melalui Pertunjukan Malin Kundang Lirih

SAYA merasakan dengan kuat budaya rantau hari ini, sebuah beban tanggung jawab yang tidak ringan dalam kebudayaan Minangkabau. Pengalaman itu...

Read moreDetails

Bertolak dari Ruang, Proses dan Improvisasi —Catatan Pementasan ‘Aduh” Teater Mahima

by Radha Dwi Pradnyani
March 30, 2026
0
Bertolak dari Ruang, Proses dan Improvisasi —Catatan Pementasan ‘Aduh” Teater Mahima

PEMAIN masuk arena secara bergiliran. Dengan gerakan berbeda-beda mereka berjalan tergesa, dinamis, kadang saling silang, kadang sejajar. Mereka bersuara meniru...

Read moreDetails

Seni sebagai Metode Rekonsiliasi Warga Desa Tembok

by I Putu Ardiyasa
March 22, 2026
0
Seni sebagai Metode Rekonsiliasi Warga Desa Tembok

MENYAKSIKAN perjalanan kultural di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, selama empat tahun terakhir adalah pelajaran berharga tentang bagaimana estetika mampu...

Read moreDetails

Menembus Batas Fisik: Dialektika Atma Kertih dalam Estetika Ruang dan Cahaya dalam Lakon ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’

by I Gede Tilem Pastika
March 1, 2026
0
Menembus Batas Fisik: Dialektika Atma Kertih dalam Estetika Ruang dan Cahaya dalam Lakon ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’

MALAM itu, 28 Februari 2026, udara di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar terasa bergetar oleh ekspektasi yang tinggi. Sebagai sutradara...

Read moreDetails

Pertunjukan Mini Esai Performatif ‘Desa Kami’: Sebuah Gugatan dan Refleksi dari Desa

by Wahyu Mahaputra
February 28, 2026
0
Pertunjukan Mini Esai Performatif ‘Desa Kami’: Sebuah Gugatan dan Refleksi dari Desa

DERING telepon membangunkan saya dari tidur siang hari itu. Di seberang sambungan, suara Ariel Valeryan: sahabat dari Kuningan, Jawa Barat...

Read moreDetails

Pesan, Refleksi, dan Kritik Sosial dalam Drama Bali Modern di Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Teater Bali Modern ‘Jaratkaru’ dari Kawiya: Sekilas Tentang ‘Urban Stress’ dan Kehilangan Waktu Memikirkan Pernikahan

DRAMA Bali modern atau teater berbahasa Bali yang dipentaskan oleh sejumlah kelompok teater dalam ajang Bulan Bahasa Bali 2026 menunjukkan...

Read moreDetails

Teater Bali Modern ‘Jaratkaru’ dari Kawiya: Sekilas Tentang ‘Urban Stress’ dan Kehilangan Waktu Memikirkan Pernikahan

by Rusdy Ulu
February 25, 2026
0
Teater Bali Modern ‘Jaratkaru’ dari Kawiya: Sekilas Tentang ‘Urban Stress’ dan Kehilangan Waktu Memikirkan Pernikahan

EMPAT orang masing-masing membawa ember dan lap pel, lalu mengepel lantai panggung secara bersamaan. Mereka menarik lap pel dengan gerakan...

Read moreDetails

Musikal ‘Perahu Kertas’ Dee Lestari: Pertunjukan Bagi Mereka yang Rindu Pada Diri Sendiri

by Kadek Sonia Piscayanti
February 16, 2026
0
Musikal ‘Perahu Kertas’ Dee Lestari: Pertunjukan Bagi Mereka yang Rindu Pada Diri Sendiri

MUSIKAL Perahu Kertas di Ciputra Artpeneur Theater, Jakarta, hadir pada saat yang tepat, ketika banyak manusia bingung menemukan diri mereka,...

Read moreDetails

‘Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati’ di SMAN 1 Kuta Selatan —Dari Ide Tengah Malam hingga Panggung Bulan Bahasa Bali

by Angga Wijaya
February 16, 2026
0
‘Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati’ di SMAN 1 Kuta Selatan —Dari Ide Tengah Malam hingga Panggung Bulan Bahasa Bali

SAYA tidak duduk di kursi penonton ketika Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati dipentaskan dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali...

Read moreDetails

Siapa Kita dalam Lakon “Aduh” karya Putu Wijaya? —Catatan Pentas Teater Komunitas Mahima di Undiksha Singaraja

by Son Lomri
February 6, 2026
0
Siapa Kita dalam Lakon “Aduh” karya Putu Wijaya? —Catatan Pentas Teater Komunitas Mahima di Undiksha Singaraja

ORANG-orang di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja itu diteror suara sirine yang keluar dari mulut tujuh aktor Teater Komunitas...

Read moreDetails
Next Post
Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co