3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Memuja Kesempurnaan Jati: Konseptualisasi Bapang Barong Kabupaten Badung

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 17, 2024
in Ulas Pentas
Memuja Kesempurnaan Jati: Konseptualisasi Bapang Barong Kabupaten Badung

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

DALAM esai ini, saya mencoba mengulas Duta Bapang Barong Kabupaten Badung, yang diwakili oleh Sanggar Seni Metangun Lingga Khanti, Banjar Aseman, Abiansemal, dari sudut pandang konsepsi dalam sinopsis yang dikaitkan dengan tema Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini (2024), yaitu Jana Kerthi. Dalam lomba tersebut, Duta Kabupaten Badung meraih juara satu.

Namun sebelumnya, izinkan saya untuk menyelami sedikit esensi yang terkandung dalam duta Bapang Barong Kabupaten Badung ini dan harapan agar apa yang saya ulas dapat diterima dengan baik… Hehe.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung tahun ini terformulasi melalui pendekatan garapan yang terstruktur dan sistematis. Proses pembaruan ini melibatkan peremajaan pola-pola (paileh) dalam formulasi tari Bapang Barong khas bebadungan.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Tawaran dalam menghadirkan koreografi penari kera yang memikat, serta mengatur pola koreografi pemegang tedung bercorak sekar jepun dengan harmonis menjadi nilai tambah dalam sajian pertunjukannya.

Upaya ini tidak hanya mempertahankan keaslian tradisi, tetapi juga menambah daya tarik visual dan estetika pertunjukan, sehingga memberikan pengalaman yang segar dan dinamis bagi penikmatnya.

Pengembangan dan penyempurnaan dalam musik pengiring turut menjadi fokus utama dalam penyajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung ini. Teknik kotekan/ubit-ubitan melalui fokabuler-fokabuler yang ditawarkan merupakan ciri khas gaya bebadungan yang dikombinasikan dengan pendekatan inovatif sehingga menciptakan komposisi lagu (gending) baru yang tetap menghormati pola gending-gending klasik Bapang Barong Bebadungan.

Pembaruan musik iringan ini tidak hanya menambah kedalaman dan kekayaan musik pengiring dalam pertunjukan Bapang Barong Duta Kabupaten Badung ini, tetapi juga menjaga hubungan erat dengan warisan pola musik tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Keseluruhan pendekatan ini menunjukkan bagaimana tradisi dan inovasi dapat bersinergi dalam menghadirkan sebuah karya seni yang kaya dan bermakna. Sajian Bapang Barong duta Kabupaten Badung menjadi contoh bagaimana tradisi & budaya dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.

Melalui pembaruan yang penuh rasa hormat terhadap tradisi, kita dapat melihat bagaimana seni di Kabupaten Badung dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Sajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Badung tetapi juga simbol dari kelestarian dan perkembangan seni di Bali.

Dari pemahaman mendalam terhadap esensi Tari Barong, para seniman tari Bapang Barong Kabupaten Badung terdahulu telah memberikan spirit dan membimbing perkembangan kesenian ini menuju takdirnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan budaya Kabupaten Badung.

Dengan sentuhan para maestro dan teknik-teknik pola garap Tari Bapang Barong yang memukau, para seniman terdahulu berhasil mempersembahkan karya yang tak terbantahkan bagi masyarakat.

Keindahan dan otentisitas Bapang Barong Kabupaten Badung terus terjaga berkat karya-karya cemerlang para seniman terdahulu di Kabupaten Badung yang telah memberikan landasan kuat bagi generasi sekarang untuk mengeksplorasi dan menginovasi.

Jana Kerthi dan Bapang Barong Kabupaten Badung

Jana Kerthi, yang memperlihatkan tingkat keunggulan moral dan spiritual manusia, memberikan arahan yang penting bagi seniman muda Kabupaten Badung. Pandangan ini menekankan pentingnya menghargai dan mewarisi warisan seni dari para pionir seni Bapang Barong terdahulu.

Sajian Bapang Barong duta Kabupaten Badung bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan sebuah penghormatan terhadap tradisi yang kaya di Kabupaten Badung.

Dengan memahami dan menghargai kontribusi para seniman terdahulu, seniman muda diharapkan dapat melanjutkan legacy ini dengan menggali potensi kreatif mereka dalam konteks yang lebih luas dari budaya saat ini.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Jana Kerthi mencerminkan tanggung jawab moral untuk mempertahankan dan mengembangkan kesenian tradisi seperti Bapang Barong.

Melalui karya seniman terdahulu, para seniman muda Kabupaten Badung masa kini tidak hanya meneruskan tradisi, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai dan makna yang terkandung dalam seni ini.

Penghargaan kepada para pionir seni terdahulu terlihat dalam upaya mereka untuk mempersembahkan sajian Bapang Barong ini yang menginspirasi dan bermakna bagi masyarakat.

Dengan demikian, seniman muda di Kabupaten Badung diarahkan untuk tidak hanya menjadi pewaris, tetapi juga pencipta yang menghormati dan membawa ke depan tradisi yang kaya dan berharga ini.

Dalam sinopsisnya, Bapang Barong Duta Kabupaten Badung menghadirkan narasi mengenai Banaspati dalam spirit Tari Barong. Narasi ini dapat diiterpretasikan bahwa Tari Barong dapat menciptakan sinergi yang menakjubkan antara spiritualitas dan seni.

Tari Barong, dengan gerakan yang penuh makna, terkorelasi dengan pengendalian diri manusia dan refleksi dari potensi batinnya.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Setiap langkah dan gerakan Tari Barong menggambarkan perjalanan manusia dalam mencari keseimbangan dan harmoni. Tari Barong bukan hanya sekadar sajian seni, tetapi juga sebuah pesan yang mengajarkan kita tentang pentingnya pengendalian diri dan kesadaran spiritual.

Dari sinergi antara Banaspati muncul lah pemahaman tentang kesempurnaan jati, yaitu keadaan di mana manusia mencapai puncak potensinya.

Kesempurnaan jati bukan hanya tentang pencapaian fisik atau material, tetapi lebih kepada pengembangan spiritual dan batin yang mendalam. Melalui Tari Barong, kita diajak untuk melihat lebih dalam ke dalam diri sendiri, menemukan potensi batin kita, dan mengejar kesempurnaan yang sejati.

Dalam setiap gerakan tari, tersimpan pesan tentang perjalanan menuju kehidupan yang lebih harmonis dan bermakna.

Konseptualisasi Duta Kabupaten Badung ini memunculkan gagasan yang nyentrik tentang Tari Barong sebagai perwujudan dari semangat tak tertandingi untuk mencapai keunggulan moral sebagai manusia unggul.

Sebagai kesimpulan, sajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung menjadi bentuk pemahaman yang mendalam terhadap keistimewaan kearifan lokal serta penghargaan yang tulus terhadap warisan kreativitas para maestro seni.[T]

“Wayah” : Menyelami Kedalaman Makna dan Ekspresi dalam Seni Baleganjur Duta Kabupaten Badung 2024
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”
Tembakan Teatrikal dan Musik yang Beda dari “Raja Buduh” – Catatan Baleganjur Duta Jembrana di PKB 2024
Tari Barong Ket Kunti Sraya di Denpasar: Yang Sakral, Profan, dan Seragam
Galungan-Kuningan di Desa Adat Tegal, Abiansemal: Ngelawang Sakral, 8 Barong, 6 Hari, 8 Banjar
Tags: BadungBapang BarongPesta Kesenian BaliPKB 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kedai Bambu Eng, Tempat Makan dan Nongkrong Murah Meriah Sekitar Kampus Tengah Undiksha: Gorengan 500 Rupiah, Kopi 2.000 Rupiah

Next Post

Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Durhaka Sebagai Bahasa Kuasa: Narasi Tubuh Perempuan Melalui Pertunjukan Malin Kundang Lirih

by Helvi Carnelis
April 14, 2026
0
Durhaka Sebagai Bahasa Kuasa: Narasi Tubuh Perempuan Melalui Pertunjukan Malin Kundang Lirih

SAYA merasakan dengan kuat budaya rantau hari ini, sebuah beban tanggung jawab yang tidak ringan dalam kebudayaan Minangkabau. Pengalaman itu...

Read moreDetails

Bertolak dari Ruang, Proses dan Improvisasi —Catatan Pementasan ‘Aduh” Teater Mahima

by Radha Dwi Pradnyani
March 30, 2026
0
Bertolak dari Ruang, Proses dan Improvisasi —Catatan Pementasan ‘Aduh” Teater Mahima

PEMAIN masuk arena secara bergiliran. Dengan gerakan berbeda-beda mereka berjalan tergesa, dinamis, kadang saling silang, kadang sejajar. Mereka bersuara meniru...

Read moreDetails

Seni sebagai Metode Rekonsiliasi Warga Desa Tembok

by I Putu Ardiyasa
March 22, 2026
0
Seni sebagai Metode Rekonsiliasi Warga Desa Tembok

MENYAKSIKAN perjalanan kultural di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, selama empat tahun terakhir adalah pelajaran berharga tentang bagaimana estetika mampu...

Read moreDetails

Menembus Batas Fisik: Dialektika Atma Kertih dalam Estetika Ruang dan Cahaya dalam Lakon ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’

by I Gede Tilem Pastika
March 1, 2026
0
Menembus Batas Fisik: Dialektika Atma Kertih dalam Estetika Ruang dan Cahaya dalam Lakon ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’

MALAM itu, 28 Februari 2026, udara di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar terasa bergetar oleh ekspektasi yang tinggi. Sebagai sutradara...

Read moreDetails

Pertunjukan Mini Esai Performatif ‘Desa Kami’: Sebuah Gugatan dan Refleksi dari Desa

by Wahyu Mahaputra
February 28, 2026
0
Pertunjukan Mini Esai Performatif ‘Desa Kami’: Sebuah Gugatan dan Refleksi dari Desa

DERING telepon membangunkan saya dari tidur siang hari itu. Di seberang sambungan, suara Ariel Valeryan: sahabat dari Kuningan, Jawa Barat...

Read moreDetails

Pesan, Refleksi, dan Kritik Sosial dalam Drama Bali Modern di Bulan Bahasa Bali 2026

by Made Adnyana Ole
February 27, 2026
0
Teater Bali Modern ‘Jaratkaru’ dari Kawiya: Sekilas Tentang ‘Urban Stress’ dan Kehilangan Waktu Memikirkan Pernikahan

DRAMA Bali modern atau teater berbahasa Bali yang dipentaskan oleh sejumlah kelompok teater dalam ajang Bulan Bahasa Bali 2026 menunjukkan...

Read moreDetails

Teater Bali Modern ‘Jaratkaru’ dari Kawiya: Sekilas Tentang ‘Urban Stress’ dan Kehilangan Waktu Memikirkan Pernikahan

by Rusdy Ulu
February 25, 2026
0
Teater Bali Modern ‘Jaratkaru’ dari Kawiya: Sekilas Tentang ‘Urban Stress’ dan Kehilangan Waktu Memikirkan Pernikahan

EMPAT orang masing-masing membawa ember dan lap pel, lalu mengepel lantai panggung secara bersamaan. Mereka menarik lap pel dengan gerakan...

Read moreDetails

Musikal ‘Perahu Kertas’ Dee Lestari: Pertunjukan Bagi Mereka yang Rindu Pada Diri Sendiri

by Kadek Sonia Piscayanti
February 16, 2026
0
Musikal ‘Perahu Kertas’ Dee Lestari: Pertunjukan Bagi Mereka yang Rindu Pada Diri Sendiri

MUSIKAL Perahu Kertas di Ciputra Artpeneur Theater, Jakarta, hadir pada saat yang tepat, ketika banyak manusia bingung menemukan diri mereka,...

Read moreDetails

‘Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati’ di SMAN 1 Kuta Selatan —Dari Ide Tengah Malam hingga Panggung Bulan Bahasa Bali

by Angga Wijaya
February 16, 2026
0
‘Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati’ di SMAN 1 Kuta Selatan —Dari Ide Tengah Malam hingga Panggung Bulan Bahasa Bali

SAYA tidak duduk di kursi penonton ketika Sanghyang Dedari Tunjung Biru Prabawan Dewi Saraswati dipentaskan dalam rangkaian Bulan Bahasa Bali...

Read moreDetails

Siapa Kita dalam Lakon “Aduh” karya Putu Wijaya? —Catatan Pentas Teater Komunitas Mahima di Undiksha Singaraja

by Son Lomri
February 6, 2026
0
Siapa Kita dalam Lakon “Aduh” karya Putu Wijaya? —Catatan Pentas Teater Komunitas Mahima di Undiksha Singaraja

ORANG-orang di Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja itu diteror suara sirine yang keluar dari mulut tujuh aktor Teater Komunitas...

Read moreDetails
Next Post
Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co