23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Memuja Kesempurnaan Jati: Konseptualisasi Bapang Barong Kabupaten Badung

I Gusti Made Darma Putra by I Gusti Made Darma Putra
July 17, 2024
in Ulas Pentas
Memuja Kesempurnaan Jati: Konseptualisasi Bapang Barong Kabupaten Badung

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

DALAM esai ini, saya mencoba mengulas Duta Bapang Barong Kabupaten Badung, yang diwakili oleh Sanggar Seni Metangun Lingga Khanti, Banjar Aseman, Abiansemal, dari sudut pandang konsepsi dalam sinopsis yang dikaitkan dengan tema Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun ini (2024), yaitu Jana Kerthi. Dalam lomba tersebut, Duta Kabupaten Badung meraih juara satu.

Namun sebelumnya, izinkan saya untuk menyelami sedikit esensi yang terkandung dalam duta Bapang Barong Kabupaten Badung ini dan harapan agar apa yang saya ulas dapat diterima dengan baik… Hehe.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung tahun ini terformulasi melalui pendekatan garapan yang terstruktur dan sistematis. Proses pembaruan ini melibatkan peremajaan pola-pola (paileh) dalam formulasi tari Bapang Barong khas bebadungan.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Tawaran dalam menghadirkan koreografi penari kera yang memikat, serta mengatur pola koreografi pemegang tedung bercorak sekar jepun dengan harmonis menjadi nilai tambah dalam sajian pertunjukannya.

Upaya ini tidak hanya mempertahankan keaslian tradisi, tetapi juga menambah daya tarik visual dan estetika pertunjukan, sehingga memberikan pengalaman yang segar dan dinamis bagi penikmatnya.

Pengembangan dan penyempurnaan dalam musik pengiring turut menjadi fokus utama dalam penyajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung ini. Teknik kotekan/ubit-ubitan melalui fokabuler-fokabuler yang ditawarkan merupakan ciri khas gaya bebadungan yang dikombinasikan dengan pendekatan inovatif sehingga menciptakan komposisi lagu (gending) baru yang tetap menghormati pola gending-gending klasik Bapang Barong Bebadungan.

Pembaruan musik iringan ini tidak hanya menambah kedalaman dan kekayaan musik pengiring dalam pertunjukan Bapang Barong Duta Kabupaten Badung ini, tetapi juga menjaga hubungan erat dengan warisan pola musik tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Keseluruhan pendekatan ini menunjukkan bagaimana tradisi dan inovasi dapat bersinergi dalam menghadirkan sebuah karya seni yang kaya dan bermakna. Sajian Bapang Barong duta Kabupaten Badung menjadi contoh bagaimana tradisi & budaya dapat terus berkembang tanpa kehilangan jati dirinya.

Melalui pembaruan yang penuh rasa hormat terhadap tradisi, kita dapat melihat bagaimana seni di Kabupaten Badung dapat terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Sajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Badung tetapi juga simbol dari kelestarian dan perkembangan seni di Bali.

Dari pemahaman mendalam terhadap esensi Tari Barong, para seniman tari Bapang Barong Kabupaten Badung terdahulu telah memberikan spirit dan membimbing perkembangan kesenian ini menuju takdirnya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan budaya Kabupaten Badung.

Dengan sentuhan para maestro dan teknik-teknik pola garap Tari Bapang Barong yang memukau, para seniman terdahulu berhasil mempersembahkan karya yang tak terbantahkan bagi masyarakat.

Keindahan dan otentisitas Bapang Barong Kabupaten Badung terus terjaga berkat karya-karya cemerlang para seniman terdahulu di Kabupaten Badung yang telah memberikan landasan kuat bagi generasi sekarang untuk mengeksplorasi dan menginovasi.

Jana Kerthi dan Bapang Barong Kabupaten Badung

Jana Kerthi, yang memperlihatkan tingkat keunggulan moral dan spiritual manusia, memberikan arahan yang penting bagi seniman muda Kabupaten Badung. Pandangan ini menekankan pentingnya menghargai dan mewarisi warisan seni dari para pionir seni Bapang Barong terdahulu.

Sajian Bapang Barong duta Kabupaten Badung bukan hanya sekadar pertunjukan, melainkan sebuah penghormatan terhadap tradisi yang kaya di Kabupaten Badung.

Dengan memahami dan menghargai kontribusi para seniman terdahulu, seniman muda diharapkan dapat melanjutkan legacy ini dengan menggali potensi kreatif mereka dalam konteks yang lebih luas dari budaya saat ini.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Jana Kerthi mencerminkan tanggung jawab moral untuk mempertahankan dan mengembangkan kesenian tradisi seperti Bapang Barong.

Melalui karya seniman terdahulu, para seniman muda Kabupaten Badung masa kini tidak hanya meneruskan tradisi, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai dan makna yang terkandung dalam seni ini.

Penghargaan kepada para pionir seni terdahulu terlihat dalam upaya mereka untuk mempersembahkan sajian Bapang Barong ini yang menginspirasi dan bermakna bagi masyarakat.

Dengan demikian, seniman muda di Kabupaten Badung diarahkan untuk tidak hanya menjadi pewaris, tetapi juga pencipta yang menghormati dan membawa ke depan tradisi yang kaya dan berharga ini.

Dalam sinopsisnya, Bapang Barong Duta Kabupaten Badung menghadirkan narasi mengenai Banaspati dalam spirit Tari Barong. Narasi ini dapat diiterpretasikan bahwa Tari Barong dapat menciptakan sinergi yang menakjubkan antara spiritualitas dan seni.

Tari Barong, dengan gerakan yang penuh makna, terkorelasi dengan pengendalian diri manusia dan refleksi dari potensi batinnya.

Bapang Barong duta Kabupaten Badung di Pesta Kesenian Bali 2024 | Foto: Pemkab Badung

Setiap langkah dan gerakan Tari Barong menggambarkan perjalanan manusia dalam mencari keseimbangan dan harmoni. Tari Barong bukan hanya sekadar sajian seni, tetapi juga sebuah pesan yang mengajarkan kita tentang pentingnya pengendalian diri dan kesadaran spiritual.

Dari sinergi antara Banaspati muncul lah pemahaman tentang kesempurnaan jati, yaitu keadaan di mana manusia mencapai puncak potensinya.

Kesempurnaan jati bukan hanya tentang pencapaian fisik atau material, tetapi lebih kepada pengembangan spiritual dan batin yang mendalam. Melalui Tari Barong, kita diajak untuk melihat lebih dalam ke dalam diri sendiri, menemukan potensi batin kita, dan mengejar kesempurnaan yang sejati.

Dalam setiap gerakan tari, tersimpan pesan tentang perjalanan menuju kehidupan yang lebih harmonis dan bermakna.

Konseptualisasi Duta Kabupaten Badung ini memunculkan gagasan yang nyentrik tentang Tari Barong sebagai perwujudan dari semangat tak tertandingi untuk mencapai keunggulan moral sebagai manusia unggul.

Sebagai kesimpulan, sajian Bapang Barong Duta Kabupaten Badung menjadi bentuk pemahaman yang mendalam terhadap keistimewaan kearifan lokal serta penghargaan yang tulus terhadap warisan kreativitas para maestro seni.[T]

“Wayah” : Menyelami Kedalaman Makna dan Ekspresi dalam Seni Baleganjur Duta Kabupaten Badung 2024
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”
Tembakan Teatrikal dan Musik yang Beda dari “Raja Buduh” – Catatan Baleganjur Duta Jembrana di PKB 2024
Tari Barong Ket Kunti Sraya di Denpasar: Yang Sakral, Profan, dan Seragam
Galungan-Kuningan di Desa Adat Tegal, Abiansemal: Ngelawang Sakral, 8 Barong, 6 Hari, 8 Banjar
Tags: BadungBapang BarongPesta Kesenian BaliPKB 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kedai Bambu Eng, Tempat Makan dan Nongkrong Murah Meriah Sekitar Kampus Tengah Undiksha: Gorengan 500 Rupiah, Kopi 2.000 Rupiah

Next Post

Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

I Gusti Made Darma Putra

I Gusti Made Darma Putra

Seniman pedalangan, kreator wayang Bali

Related Posts

Sinaps Ingatan dari Pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot

by Asmaran Dani
September 4, 2026
0
Sinaps Ingatan dari Pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot

Catatan pendek, sebagai pengantar diskusi menonton ulang dokumentasi pertunjukan Rawa Gambut Teater Potlot melalui Youtube, Sabtu 05 Septemper 2026 di...

Read moreDetails

Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

by Yanik Parta
August 24, 2026
0
Sakrum: Sebuah Proses Meretas Jarak Duduk Ayah

SEBAGAI penari, aku bergerak dari kode satu ke kode gerak lainnya, sementara ayahku yang merupakan seorang pematung, bergerak dalam duduknya....

Read moreDetails

Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

by Dewa Made Ari Kurniawan
August 4, 2026
0
Dwi Dvara: Antara Keagungan Ciptaan dan Hasrat Merusak dalam Diri Kita

Di Ambang Dualitas Eksistensial Dalam ruang pertunjukan yang temaram, pendar cahaya proyektor perlahan menghidupkan bidang panggung. Karya pertunjukan bertajuk DWI...

Read moreDetails

Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

by Dewa Purwita Sukahet
July 31, 2026
0
Pada Akhirnya Eksperimentasi Napas, Tubuh, dan Gerak Itu Berjudul Igel Prana ——Catatan Pasca Pertunjukan dan Sidang Tertutup Gus Sena

MALAM itu, 20 Juli 2026, jam di ponsel menunjukan pukul 18:52 Wita, di depan gedung Ni Ketut Reneng, kampus Institut...

Read moreDetails

Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

by Anselmus Dore Woho Atasoge
July 31, 2026
0
Paradoks Pengkhianatan dan Teologi Tubuh dalam ‘The Last Poison’

MALAM pembukaan Festival Bale Nagi 2026 di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Flores Timur, NTT, menyuguhkan sebuah pertunjukan yang memicu...

Read moreDetails

Fragmentari “Jro Luh” dan Sinkronisitas: Sebuah Pembacaan Estetika atas Pertemuan Dramaturgi dan Fenomena Alam

by I Gusti Made Darma Putra
July 28, 2026
0
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh

PANGGUNG seni pertunjukan pada dasarnya merupakan ruang rekayasa artistik. Di dalamnya, setiap unsur dirancang dengan cermat, struktur dramatik disusun melalui...

Read moreDetails

Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

by I Wayan Sujana Suklu
July 25, 2026
0
Melarut di Bali Utara: No-Audience Performance, Tubuh, dan Lanskap Menjadi Saksi

  Tubuh berjalan pelandi antara bukit, rumah, dan laut yang tidak selesai. Angin membawa nama-namayang pernah singgah di pelabuhan,lalu hilang...

Read moreDetails

Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

by Chandra Manikan
July 22, 2026
0
Murka Durpadi Mengutuk Dunia Lelaki, Tetapi Dengan Bahasa Siapa?  —Catatan dari Monolog Durpadi di Singaraja Literary Festival 2026

Asap mengepul perlahan hingga menutupi sebagian panggung, sementara cahaya merah merambat dan menerangi Ocha Diartini yang saat itu berperan sebagai...

Read moreDetails

Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

by Satria Aditya
July 20, 2026
0
Tubuh yang Dilukiskan, Tak Pernah Dimiliki —Membaca “Agem Ni Pollok” dalam Parade Monolog Festival Seni Bali Jani 2026

PARADE Monolog dalam Festival Seni Bali Jani 2016 yang digelar pada 14 Juli  di Gedung Ksirarnawa, dibuka pukul 17.00 Wita,...

Read moreDetails

Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

by Putu Intan Juliantika
July 19, 2026
0
Setiap Gerakan Punya Cerita  —Ulas Pentas Tari di Undiksha dan Terima Kasih Dua Hari Pengalamannya

 “Teng! Tong! Teng! Tong! Teng! Tung! Pagi tiba alarm berbunyi...” Itu adalah suara dering alarm saya pukul tiga pagi yang...

Read moreDetails
Next Post
Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

Golden Triangle, Mekong, dan Bagaimana Sungai Dimanfaatkan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co