14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Julio Saputra by Julio Saputra
July 6, 2024
in Gaya
Teruntuk Sekaa Gong Kebyar Dewasa dari Paguyuban Seniman Muda Jembrana: “Warna Outfit-mu, Keren Banget, Wi!”

Paguyuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024

SETELAH menempatkan sepeda motor di parkiran, saya bergegas menuju tempat pementasan, menerobos hujan menggunakan jas hujan 15 ribuan. Saya berjalan pelan-pelan, perhatian saya fokus di jalan. Bukan karena saya takut air yang menggenang, atau kubangan-kubangan yang beberapa kali saya temukan. Saya takut ada clegongan yang samar-samar tak kelihatan. Jika saya jatuh dan terjerembab, pastilah rasanya sangat menyakitkan.

Malam itu, Rabu, 3 Juli 2024 saya merapat ke Panggung Terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Provinsi Bali, untuk menyaksikan penampilan Gong Kebyar Dewasa Yayasan Lilanjani Kerta Bumi, Banjar Belumbang Kaja, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan sebagai Duta Kabupaten Tabanan.

Duta Tabanan itu tampil bersama alias mebarung dengan gong kebyar duta dari Kabupaten Jembrana, yakni Paguyuban Seniman Muda (PSM) Jembrana, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Pementasan Gong Kebyar Dewasa Yayasan Lilanjani Kerta Bumi yang saya jagokan itu sangat mengagumkan. Ulasan pementasan gong kebyar duta Tabanan itu sudah saya tulis di tatkala. Baca saja:

Gong Kebyar Dewasa dari Yayasan Lilanjani Kerta Bumi, Tabanan, Sajikan Sunar Genjong, Raga Sidhi, dan Jayaning Singasana di PKB 2024

Namun penampilan Paguyuban Seniman Muda (PSM) Jembrana juga tak kalah. Seniman-seniman muda dari Bali Barat itu menampilkan tabuh kreasi pepanggulan dengan judul “Sikut Oton”, lalu tabuh kreasi kekebyaran dengan tajuk “Ceburan Mesehe” dan terakhir menampilkan Fragmentari Wiweka Ala yang mendapat tepuk tangan meriah dari ribuan penonton.

Tabuh Sikut Oton dimainkan secara atraktif dengan susunan melodi yang memanjakan telinga. Sementara itu, Tari Kreasi Kekebyaran “Ceburan Mesehe” terdengar unik karena terinspirasi dari suara Air Terjun Mesehe di Banjar Pasatan, Desa Pohsanten, Jembrana. Karya ini mempertunjukkan gerakan tari dan musik yang dinamis untuk menggambarkan keeksotisan dan keanggunan dari Air terjun Ceburan Mesehe.

Fragmentari Wiweka Ala yang ditampilkan duta dari Kabupaten Jembrana ini juga memikat. Ini sebuah karya yang menggambarkan karakter Pan Balang Tamak dalam cerita tradisional Bali. Karya ini menyoroti kecerdikan dan strategi yang diambil untuk menghadapi tantangan, memberikan pesan moral dalam kesusastraan Bali.

Saya yakin sudah banyak yang mengulas tentang pementasan yang mereka sajikan. Namun dalam tulisan ini saya mengulas hal lain. Saya cukup terkesan dengan warna pakaian yang mereka kenakan.

Di dalam benak saya, warna atasan mereka malam itu menimbulkan keraguan dan perdebatan. Apakah itu warna perak atau warna biru, atau jangan-jangan warna perak kebiru-biruan atau biru keperak-perakan? Sampai akhirnya saya berujung pada sebuah kesimpulan. Silvery blue menjadi jawaban dan perdebatan saya dengan diri saya sendiri pun dapat diselesaikan.

Jika jawaban itu salah, mohon maaf sebelumnya dan mohon dibenarkan. Namun, yang jelas, warna pakaian mereka memancarkan keindahan. Warna tersebut tidak hanya memperindah penampilan, namun juga membawa kesan magis yang menenangkan.

Sekaa gong kebyar dewasa dari Paguuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024 | Foto: Dok Peguyuban

Saya merasa warna pakaian mereka menyerupai kilauan batu biduri bulan, atau cahaya bulan di malam hari yang memancarkan keindahan. Saat berada di bawah pencahayaan, ada efek reflektif yang muncul dari pakaian yang mereka kenakan. Efek tersebut cukup menarik perhatian, menciptakan tampilan yang dinamis dalam kehidupan.

Kombinasi warna abu kebiru-biruan atau biru keabua-abuan tersebut juga menghadirkan kesan elegan. Warna tersebut sering diaktikan dengan sophistication dan kemewahan, membuatnya sangat cocok untuk dijadikan pakian yang ingin menonjolkan kewibawaan, atau kesan tampan dan rupawan.

Warna silvery blue tersebut dipadukan dengan warna-warna lain yang saling menghidupkan, seperti udeng berwana coklat muda, atau bawahan berwarna kuning keemasan. Mereka memadukan kontras yang menarik dan memperkaya tampilan secara keseluruhan. Daya tarik tentu saja mengalami peningkatan. Visual dari pakaian yang mereka kenakan pun tampak lebih mencolok namun tetap mempesona penuh kewibawaan.

Di samping itu, unsur biru pada warna pakaian yang mereka kenakan juga memberi kesan ketenangan, kedamaian, dan kestabilan, sementara warna perak menghadirkan melahirkan kesan kebijaksanaan dan kemurnian. Kombinasi dua warna tersebut memberi kesan positif dan menyenangkan, yang secara psikologis menarik bagi orang-orang kebanyakan. Tak heran, mereka dapat tampil dengan sangat menakjubkan, memukau sekian banyak penonton yang jumalhnya bisa jadi ratusan bahkan ribuan.

Pada akhirnya, kehadiran Paguyuban Seniman Muda Jembrana tidak hanya sebagai sebuah pertunjukan atau pementasan., tapi juga sebuah perayaan terhadap kegantengan, kegagahan, dan keelokan dalam berpenampilan.

Sekaa gong kebyar dewasa dari Paguuban Seniman Muda Jembrana saat tampil di PKB 2024 | Foto: Dok Peguyuban

Setiap kilauan yang muncul dari pakaian yang mereka kenakan, meninggalkan kesan tersendiri pada pementasan yang mereka bawakan penuh kebanggaan. Mereka juga menjadi pengingat bahwa warna-warna yang akan dihadirkan dalam berkesenian harus saling menghidupkan, harus sangat diperhitungan, tidak bisa sembarang diputuskan, atau seenaknya ditentukan tanpa adanya pertimbangan.

Hari itu, hujan-hujan yang turun dari pagi meinggalkan genangan, sementara pakaian yang Paguyuban Seniman Muda Jembrana meinggalkan kesan dan kenangan. [T]

Editor: Adnyana Ole

Baca artikel lain dari penulis JULIO SAPUTRA

Arja Sewagati dari Jembrana: Arja Negak, “Dramatic Reading” ala Bali
Tembakan Teatrikal dan Musik yang Beda dari “Raja Buduh” – Catatan Baleganjur Duta Jembrana di PKB 2024
Logika Kacau Kriteria Lomba Gong Kebyar Wanita di Jembrana
Ninjo Haji, Tradisi Unik Melepas Jama’ah Haji di Kabupaten Jembrana

Jembatan Movement : Ruang Ekspresi Musisi Jembrana dan Musik Untuk Kemanusiaan
Tags: fashiongong kebyarjembranaPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2024
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Rahim Bahari” dari Komunitas Aghumi: Pantulan Budaya Perempuan Tangguh

Next Post

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

by Radha Dwi Pradnyani
March 13, 2026
0
Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka...

Read moreDetails

Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

by Wahyu Mahaputra
March 2, 2026
0
Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...

Read moreDetails

Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

MINGGU sore, 21 Februari 2026, langit Denpasar sempat berawan. Namun di Amphitheater Living World Denpasar, semangat justru menyala terang. Di...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

SORAK sorai pendukung memenuhi Gedung LLDIKTI Wilayah VIII Kota Denpasar, Bali, Sabtu, 31 Januari 2026. Nama-nama finalis dipanggil satu per...

Read moreDetails

Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

TEPUK tangan menggema panjang di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Jumat, 20 Februari 2026. Jarum jam...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

MINGGU pagi, 15 Februari 2026, menjadi momentum penting di Auditorium Kampus A Poltekkes Kemenkes Denpasar. Kala itu, Grand Final Pemilihan...

Read moreDetails
Next Post
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co