15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

Radha Dwi Pradnyani by Radha Dwi Pradnyani
March 13, 2026
in Gaya
Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka tampak anggun dan gagah.

Gemuruh sorak penonton memenuhi ruangan, memanggil nama-nama peserta dengan semangat yang membara. Di bawah cahaya yang berkilau, para finalis melangkah menyusuri panggung dengan penuh percaya diri, menampilkan pesona dan wibawa mereka.

Para finalis tampil dengan penuh pesona, menyapa para penonton yang terdiri dari keluarga, teman, guru, hingga tamu undangan dari kalangan pemerintahan, media dan pihak Jegeg-Bagus yang mewakili pihak sekolah dan universitas seperti Jegeg-Bagus Smansa, Jegeg-Bagus Universitas Pendidikan Ganesha, Duta Anak Buleleng, Jegeg-Bagus Tabanan, Jegeg-Bagus Bali, dan tamu Jegeg-Bagus yang mewakili institusi tertentu.

Para finalis yang tampil malam itu merupakan generasi muda pilihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Mereka terdiri dari pelajar hingga mahasiswa dengan rentang usia 16 hingga 23 tahun. Berasal dari berbagai kecamatan seperti Tejakula, Buleleng, dan wilayah lainnya. Para peserta hadir dengan latar belakang yang beragam namun memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi daerahnya.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Preliminary Show Jegeg Bagus 2026 dibuka untuk umum pada tanggal 7 Maret 2026. Memang, ajang ini diperuntukan untuk mereka—sosok anak muda yang kuat, kokoh, dan menjadi sarana penyebar kebaikan. Ini sejalan dengan tema yang diusung oleh Semeton Jegeg Bagus untuk Preliminary ini, yakni “Abyudaya Bumi Mana” yang memiliki arti “Kemakmuran Kerajaan Manasa” dengan mengambil inspirasi dari kerajaan agraris di Timur Den Bukit.

Sepuluh pasangan finalis yang tampil malam itu merupakan dua puluh peserta terbaik—terdiri dari sepuluh putra dan sepuluh putri—yang terpilih dari total delapan puluh peserta. Sebelumnya, mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes wawancara, public speaking, hingga kilas bakat.

Para finalis kemudian melanjutkan kompetisi dengan berbagai penilaian, seperti social project, penulisan esai, sesi wawancara, dan penampilan dalam preliminary show. Setelah tahap ini, para pasangan finalis akan kembali diseleksi pada malam Grand Final Jegeg Bagus Buleleng yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026.

Preliminary show diisi dengan acara fashion show dan parade busana dari para desainer Buleleng dan Bali. Para finalis tampil memukau dengan berbagai busana yang sangat unik dan indah. Mulai dari busana endek Bali dengan motif singa khas Buleleng, sampai busana gaya modern juga dipamerkan.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Menurut Ketua Panitia Semeton Jegeg Bagus, Komang Ratna Dewi, Preliminary Show Jegeg Bagus 2026 merupakan bentuk nyata sikap mendukung para seniman, desainer, dan penata rias di Provinsi Bali terutama di kawasan Buleleng.

“Ini merupakan bentuk nyata dari kami dalam mendukung seluruh seniman dan desainer Provinsi Bali dan penata rias untuk menampilkan karya terbaiknya,” pidato Ratna Dewi pada sore itu.

Tak hanya melibatkan para desainer, penata rias yang terlibat dalam acara ini juga berasal dari pelaku UMKM di Buleleng. Setiap finalis didampingi oleh satu make-up artist (MUA), sehingga mereka dapat tampil hingga lima kali dengan tiga busana yang berbeda.

Menariknya, seluruh busana dan tata rias tersebut merupakan bentuk dukungan langsung dari para desainer dan penata rias lokal. Hal ini menjadikan ajang Preliminary Show Jegeg Bagus tidak hanya sebagai panggung bagi para finalis, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi karya para pelaku industri kreatif di Buleleng.

Ratna juga menjelaskan bahwa tim Semeton Jegeg Bagus secara khusus mencari dukungan dari berbagai pihak sebagai media sponsor untuk busana yang akan dikenakan para finalis pada acara preliminary show. Dukungan tersebut tidak hanya berasal dari para desainer busana, tetapi juga dari penata rias yang menyiapkan tata rias wajah, serta berbagai ornamen pelengkap seperti perhiasan dan rambut palsu yang digunakan oleh para finalis di atas panggung.

Menurutnya, banyak desainer dan penata rias yang memang sedang mencari model untuk menampilkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas. Melalui ajang Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng, karya-karya tersebut dapat diperlihatkan langsung kepada para penonton yang hadir di lokasi acara maupun kepada masyarakat yang mengikuti perkembangan acara melalui media sosial.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Kesempatan promosi inilah yang kemudian menjadi bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Para desainer dan penata rias dapat memperkenalkan karya mereka kepada publik, sementara Semeton Jegeg Bagus mendapatkan dukungan berupa busana, tata rias, serta berbagai perlengkapan penampilan secara sponsor tanpa dipungut biaya.

“Kebetulan banget, amat sangat bersyukur bahwa semua (bantuan) itu free! Semua ful sponsor!” seru Ratna dengan girang.

Ratna juga bercerita bahwa ada beberapa penonton yang penasaran dengan busana yang dikenakan para finalis. Bahkan, beberapa ibu sempat bertanya kepadanya tentang di mana mereka bisa mendapatkan kain endek yang ditampilkan di atas panggung.

“Tadi ada yang nanya ‘endeknya dari mana?’ Ya kami bilang ‘oh ini ada UMKM ’ dan kami akan posting foto-foto mereka di Instagram kami,” kata Ratna.

Apresiasi kepada para desainer dan penata rias juga turut ditampilkan dalam acara tersebut. Mereka diajak naik ke atas panggung dan berjalan berdampingan dengan para finalis yang mengenakan karya mereka. Di bawah sorotan lampu panggung, karya serta nama mereka diperkenalkan kepada para penonton sebagai bentuk penghormatan atas kreativitas dan dedikasi mereka dalam mendukung ajang Jegeg Bagus Buleleng 2026.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Melalui panggung preliminary show ini, karya para desainer dan penata rias lokal mendapatkan ruang untuk dikenal lebih luas. Para penonton tidak hanya menyaksikan penampilan para finalis, tetapi juga mengenal busana dan kreativitas yang lahir dari tangan-tangan pelaku industri kreatif di Buleleng. Ajang ini pun menjadi pengingat bahwa Jegeg Bagus bukan sekadar kompetisi, melainkan juga wadah untuk memperkenalkan budaya, kreativitas, dan potensi lokal kepada masyarakat.[T]

Penulis: Made Ayu Radha Dwi Pradnyani
Editor: Jaswanto

Tags: jegeg bagusJegeg Bagus Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Negeri yang Menjual Isi Perutnya | Cerpen Muhammad Khairu Rahman

Next Post

Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

Radha Dwi Pradnyani

Radha Dwi Pradnyani

Made Ayu Radha Dwi Pradnyani, siswa SMKTI Global, Singaraja

Related Posts

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails

5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

by tatkala
April 6, 2026
0
5 Keuntungan Mengubah Footage Drone Menjadi Visual Travel Sinematik 4K

Teknologi drone telah mengubah cara kita merekam pengalaman perjalanan. Dengan menerbangkan drone, kreator dapat menangkap pegunungan, garis pantai, kota, hingga...

Read moreDetails

Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

by Wahyu Mahaputra
March 2, 2026
0
Suara Anak Gianyar Tahun 2026: Menolak Normalisasi Perkawinan Anak Hingga Etika Penggunaan ‘Artificial Intellegence’ Pada Anak

SUDAH empat belas tahun Forum Anak Daerah (FAD) Gianyar hadir sebagai salah satu wadah partisipasi anak di Kabupaten Gianyar, dan...

Read moreDetails

Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Rintik Hujan di Living World Denpasar Saksi Lahirnya Duta GenRe UNHI 2026

MINGGU sore, 21 Februari 2026, langit Denpasar sempat berawan. Namun di Amphitheater Living World Denpasar, semangat justru menyala terang. Di...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

by Dede Putra Wiguna
February 26, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Instiki 2026: Regenerasi Teladan, Siap Berdampak dan Menginspirasi

SORAK sorai pendukung memenuhi Gedung LLDIKTI Wilayah VIII Kota Denpasar, Bali, Sabtu, 31 Januari 2026. Nama-nama finalis dipanggil satu per...

Read moreDetails

Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Ketika Mereka Terpilih, Amanah Disematkan –-Dari Grand Final Pemilihan Duta GenRe UPMI Bali 2026

TEPUK tangan menggema panjang di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali, Jumat, 20 Februari 2026. Jarum jam...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

by Dede Putra Wiguna
February 25, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Poltekkes Denpasar 2026: Menyemai Teladan, Meneguhkan Komitmen

MINGGU pagi, 15 Februari 2026, menjadi momentum penting di Auditorium Kampus A Poltekkes Kemenkes Denpasar. Kala itu, Grand Final Pemilihan...

Read moreDetails

‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

by Dede Putra Wiguna
February 22, 2026
0
‘Swasthi Yuva Naya’: Cerita Tentang Grand Final Pemilihan Duta Kesehatan Kesbam 2026

HUJAN sempat mengguyur pagi itu. Saya berdiri di sisi panggung halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar, memandangi kursi-kursi yang sudah...

Read moreDetails
Next Post
Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co