14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

Radha Dwi Pradnyani by Radha Dwi Pradnyani
March 13, 2026
in Gaya
Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026: Bagaimana Ajang Muda-Mudi Mampu Mempromosikan UMKM Lokal

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

LAMPU sorot menyambar dan menerangi panggung Gedung Kesenian Gde Manik yang menampilkan sepuluh pasangan finalis Jegeg Bagus Buleleng 2026. Mereka tampak anggun dan gagah.

Gemuruh sorak penonton memenuhi ruangan, memanggil nama-nama peserta dengan semangat yang membara. Di bawah cahaya yang berkilau, para finalis melangkah menyusuri panggung dengan penuh percaya diri, menampilkan pesona dan wibawa mereka.

Para finalis tampil dengan penuh pesona, menyapa para penonton yang terdiri dari keluarga, teman, guru, hingga tamu undangan dari kalangan pemerintahan, media dan pihak Jegeg-Bagus yang mewakili pihak sekolah dan universitas seperti Jegeg-Bagus Smansa, Jegeg-Bagus Universitas Pendidikan Ganesha, Duta Anak Buleleng, Jegeg-Bagus Tabanan, Jegeg-Bagus Bali, dan tamu Jegeg-Bagus yang mewakili institusi tertentu.

Para finalis yang tampil malam itu merupakan generasi muda pilihan dari berbagai wilayah di Kabupaten Buleleng. Mereka terdiri dari pelajar hingga mahasiswa dengan rentang usia 16 hingga 23 tahun. Berasal dari berbagai kecamatan seperti Tejakula, Buleleng, dan wilayah lainnya. Para peserta hadir dengan latar belakang yang beragam namun memiliki semangat yang sama untuk berkontribusi bagi daerahnya.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Preliminary Show Jegeg Bagus 2026 dibuka untuk umum pada tanggal 7 Maret 2026. Memang, ajang ini diperuntukan untuk mereka—sosok anak muda yang kuat, kokoh, dan menjadi sarana penyebar kebaikan. Ini sejalan dengan tema yang diusung oleh Semeton Jegeg Bagus untuk Preliminary ini, yakni “Abyudaya Bumi Mana” yang memiliki arti “Kemakmuran Kerajaan Manasa” dengan mengambil inspirasi dari kerajaan agraris di Timur Den Bukit.

Sepuluh pasangan finalis yang tampil malam itu merupakan dua puluh peserta terbaik—terdiri dari sepuluh putra dan sepuluh putri—yang terpilih dari total delapan puluh peserta. Sebelumnya, mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari tes wawancara, public speaking, hingga kilas bakat.

Para finalis kemudian melanjutkan kompetisi dengan berbagai penilaian, seperti social project, penulisan esai, sesi wawancara, dan penampilan dalam preliminary show. Setelah tahap ini, para pasangan finalis akan kembali diseleksi pada malam Grand Final Jegeg Bagus Buleleng yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026.

Preliminary show diisi dengan acara fashion show dan parade busana dari para desainer Buleleng dan Bali. Para finalis tampil memukau dengan berbagai busana yang sangat unik dan indah. Mulai dari busana endek Bali dengan motif singa khas Buleleng, sampai busana gaya modern juga dipamerkan.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Menurut Ketua Panitia Semeton Jegeg Bagus, Komang Ratna Dewi, Preliminary Show Jegeg Bagus 2026 merupakan bentuk nyata sikap mendukung para seniman, desainer, dan penata rias di Provinsi Bali terutama di kawasan Buleleng.

“Ini merupakan bentuk nyata dari kami dalam mendukung seluruh seniman dan desainer Provinsi Bali dan penata rias untuk menampilkan karya terbaiknya,” pidato Ratna Dewi pada sore itu.

Tak hanya melibatkan para desainer, penata rias yang terlibat dalam acara ini juga berasal dari pelaku UMKM di Buleleng. Setiap finalis didampingi oleh satu make-up artist (MUA), sehingga mereka dapat tampil hingga lima kali dengan tiga busana yang berbeda.

Menariknya, seluruh busana dan tata rias tersebut merupakan bentuk dukungan langsung dari para desainer dan penata rias lokal. Hal ini menjadikan ajang Preliminary Show Jegeg Bagus tidak hanya sebagai panggung bagi para finalis, tetapi juga sebagai ruang promosi bagi karya para pelaku industri kreatif di Buleleng.

Ratna juga menjelaskan bahwa tim Semeton Jegeg Bagus secara khusus mencari dukungan dari berbagai pihak sebagai media sponsor untuk busana yang akan dikenakan para finalis pada acara preliminary show. Dukungan tersebut tidak hanya berasal dari para desainer busana, tetapi juga dari penata rias yang menyiapkan tata rias wajah, serta berbagai ornamen pelengkap seperti perhiasan dan rambut palsu yang digunakan oleh para finalis di atas panggung.

Menurutnya, banyak desainer dan penata rias yang memang sedang mencari model untuk menampilkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas. Melalui ajang Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng, karya-karya tersebut dapat diperlihatkan langsung kepada para penonton yang hadir di lokasi acara maupun kepada masyarakat yang mengikuti perkembangan acara melalui media sosial.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Kesempatan promosi inilah yang kemudian menjadi bentuk kerja sama yang saling menguntungkan. Para desainer dan penata rias dapat memperkenalkan karya mereka kepada publik, sementara Semeton Jegeg Bagus mendapatkan dukungan berupa busana, tata rias, serta berbagai perlengkapan penampilan secara sponsor tanpa dipungut biaya.

“Kebetulan banget, amat sangat bersyukur bahwa semua (bantuan) itu free! Semua ful sponsor!” seru Ratna dengan girang.

Ratna juga bercerita bahwa ada beberapa penonton yang penasaran dengan busana yang dikenakan para finalis. Bahkan, beberapa ibu sempat bertanya kepadanya tentang di mana mereka bisa mendapatkan kain endek yang ditampilkan di atas panggung.

“Tadi ada yang nanya ‘endeknya dari mana?’ Ya kami bilang ‘oh ini ada UMKM ’ dan kami akan posting foto-foto mereka di Instagram kami,” kata Ratna.

Apresiasi kepada para desainer dan penata rias juga turut ditampilkan dalam acara tersebut. Mereka diajak naik ke atas panggung dan berjalan berdampingan dengan para finalis yang mengenakan karya mereka. Di bawah sorotan lampu panggung, karya serta nama mereka diperkenalkan kepada para penonton sebagai bentuk penghormatan atas kreativitas dan dedikasi mereka dalam mendukung ajang Jegeg Bagus Buleleng 2026.

Preliminary Show Jegeg Bagus Buleleng 2026 | Foto: tatkala.co/Radha

Melalui panggung preliminary show ini, karya para desainer dan penata rias lokal mendapatkan ruang untuk dikenal lebih luas. Para penonton tidak hanya menyaksikan penampilan para finalis, tetapi juga mengenal busana dan kreativitas yang lahir dari tangan-tangan pelaku industri kreatif di Buleleng. Ajang ini pun menjadi pengingat bahwa Jegeg Bagus bukan sekadar kompetisi, melainkan juga wadah untuk memperkenalkan budaya, kreativitas, dan potensi lokal kepada masyarakat.[T]

Penulis: Made Ayu Radha Dwi Pradnyani
Editor: Jaswanto

Tags: jegeg bagusJegeg Bagus Buleleng
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Negeri yang Menjual Isi Perutnya | Cerpen Muhammad Khairu Rahman

Next Post

Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

Radha Dwi Pradnyani

Radha Dwi Pradnyani

Made Ayu Radha Dwi Pradnyani, siswa SMKTI Global, Singaraja

Related Posts

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

by tatkala
September 11, 2026
0
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

Read moreDetails

Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

by tatkala
July 24, 2026
0
Instalasi Panel Surya dan Sertifikasi Green Building: Panduan untuk Pemilik Gedung

INSTALASI panel surya kini menjadi salah satu strategi yang semakin dipertimbangkan untuk mengendalikan biaya energi, sekaligus memenuhi target keberlanjutan. Saat...

Read moreDetails

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

by tatkala
July 16, 2026
0
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

Read moreDetails

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

Read moreDetails

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
0
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

Read moreDetails

5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

by tatkala
May 29, 2026
0
5 Kesalahan Fatal Saat Pakai Parfum Wanita —Nomor 3 Paling Sering!

MENGGUNAKAN parfum wanita memang jadi cara paling simpel untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meninggalkan kesan yang elegan. Tapi, tahukah...

Read moreDetails

‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
‘Dipaning Jayaswara’: Cahaya Baru Jegeg Bagus Tabanan 2026

SEMAKIN malam, semakin meriah juga suasana di Gedung Kesenian I Ketut Marya, pada Jumat, 8 Mei 2016. Tepuk tangan riuh...

Read moreDetails

Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

by tatkala
May 4, 2026
0
Antara Proses dan Hasil: Cara Pemain Menentukan Nilai Akun di Valorant

TIDAK semua pemain menikmati perjalanan yang sama dalam game. Ada yang menghargai setiap tahap perkembangan, ada juga yang lebih fokus...

Read moreDetails

HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

by tatkala
May 1, 2026
0
HP 12 Jutaan Paling Worth It? —Ini Infinix Note 60 Ultra Harga dan Ulasan Lengkapnya

PASAR ponsel pintar di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran perangkat yang mendobrak batas kewajaran spesifikasi di kelasnya. Infinix Note 60...

Read moreDetails

Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

by Dede Putra Wiguna
April 13, 2026
0
Grand Final Pemilihan Duta GenRe Kota Denpasar 2026: Krishna Dananjaya dan Trisna Darmayanti Siap Jadi Figur Remaja Teladan

A.A Ngurah Agung Krishna Dananjaya dan Komang Trisna Darmayanti resmi terpilih sebagai Winner Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar 2026....

Read moreDetails
Next Post
Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

Semarak Buka dan Sahur Gratis di “Gubukan” Masjid Bukit Palma Surabaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co