23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ada Sampah Plastik yang Estetik di Taman Bung Karno, Buleleng — Ini Karya Siswa SMPN 3 Sukasada

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
June 30, 2024
in Ulas Rupa
Ada Sampah Plastik yang Estetik di Taman Bung Karno, Buleleng — Ini Karya Siswa SMPN 3 Sukasada

Topeng dan lukisan dari sampah plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

PAMERAN seni rupa merupakan ajang untuk memperlihatkan eksistensi individu seniman maupun komunitas kepada masyarakat luas. Pameran adalah sebuah alat komunikasi dua sisi, komunikasi antara seniman dan penikmat seni.

Ada banyak hal yang bisa tersampaikan melalui kegiatan pameran seni rupa. Misalnya menyampaikan pesan lewat karya, menyentil, mengkritik, bahkan memberikan pengetahuan baru terkait ide dan gagasan kepada pengunjung yang datang.

Sabtu, 29 Juni 2024, di penghujung bulan Juni, yang merupakan Bulan Bung Karno, siswa SMP Negeri 3 Sukasada berpameran di Ruang Terbuka Hijau, Taman Bung Karno, Sukasada, Buleleng.  Pameran itu merupakan rangkaian kegiatan Pekan Apresiasi Seni.

Lukis plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada | Foto: Susila Priangga

Siswa-siswa SMP itu memamerkan 86 karya lukis plastik siswa dan 10 karya topeng bubur kertas yang di-finishing dengan plastik.

Lukis plastik yang dipamerkan siswa-siswa SMP itu menjadi jenis karya lukis baru dengan tema “Plastik Estetik”. Lukisan-lukisan itu memberikan kesan baru terhadap sampah plastik yang ada di lingkungan sekitarnya.

Lukisan ini sepertinya bisa disebut sebagai hasil sulap sampah plastik bekas snack, mi instan, permen dan sampah plastik penuh warna lainnya, dan menjadi karya yang semestinya patut diberikan apresiasi sebesar-besarnya. Keinginan dan semangat siswa dalam berkarya patut diacungi jempol sebesar-besarna. Mereka sampai “turun gunung” untuk memperlihatkan eksistensinya, memberikan tamparan bagi kita yang berpikir remeh tentang sebuah karya dan sebuah pameran.

Plastik bisa berperan sangat penting dalam sebuah hasil karya. Teknik menempel yang kini sedang eksis dalam banyak kegiatan seni rupa, telah memberikan banyak kemudahan bagi siswa untuk menciptakan hasil karya lukis ang menarik. Aneka plastik bekas yang penuh warna, bisa dikombinasikan dengan baik sehingga tak memerlukan penggunaan cat lagi dalam berkarya.

Lukis plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada | Foto: Susila Priangga

Penggantian cat bisa berpengaruh dalam kegiatan berkarya, terutama dari segi ekonomi. Ya, ekonomi siswa sangat berpengaruh dalam berkarya. Ketika seorang guru berharap semua siswa bisa berkarya, namun alasan ekonomi yang menjadi dasar ketidakmampuan mereka dalam menyediakannya, merupakan satu masalah yang tentunya harus ada solusinya. Dan solusi itu ada disekitar kita. Sampah plastik yang menjadi momok menakutkan karena susah terurai dan menjadi sumber penyakit, kini menjadi karya yang sama sekali tidak menakutkan.

Lukis plastik dalam karya-karya siswa SMPN 3 Sukasada ini menggunakan teknik menempel, selayaknya seni lukis mozaik, montase dan kolase, yang dibuat dengan teknik menempel biji, kepingan dan potongan sehingga terbentuk sebuah objek yang diinginkan. Dalam lukis plastik, juga digunakan teknik menempel kepingan plastik yang sudah dipotong sesuai pola warna yang diinginkan.

Lukis plastik dipopulerkan oleh Made Oplas, salah satu seniman dari Buleleng. Made Oplas gencar mensosialisasikan dan mendemonstrasikan plastik menjadi karya yang estetik.

Selain dengan teknik menempel yang sederhana dan mudah dilakukan, berbagai penndukung dalam berkarya juga mudah didapat. Siswa mencari media gambar yang akan di tempeli plastik melalui internet. Tersedia banyak sekali gambar siap tempel yang di sesuaikan dengan keinginan siswa. Sehingga proses berkarya akan semakin mudah dilakukan.

Memang sangat perlu untuk terus dilanjutkan, pengolahan sampah plastik menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual dan karya-karya yang menarik, karena sampah plastik sudah sangat mengkhawatirkan. Berserakan dan terus terlahir tanpa henti, walau dengan himbauan dan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah tentang pengurangan sampah plastik, namun sampah plastik masih terlalu banyak untuk di lingkungan kita.

Pengunjung memperhatikan karya lukis Plastik Estetik dan topeng yang dipamerkan siswa SMPN 3 Sukasada di Taman Bung Karno, Sukasada, Buleleng | Foto: Susila Priangga

Dengan mengajak siswa berkarya seni lukis plastik ini, di harap siswa mendapat pengetahuan baru, tentang bagaimana mengolah sampah plastik menjadi sebuah karya yang indah dilihat. Walau dengan skala yang masih kecil, namun bekal itu tentu akan menjadi sangat berarti nanti di masyarakat.

Ketika pengalaman berkarya itu diterapkan masyarakat, maka akan berpengaruh besar dalam pengolahan sampah. Akan muncul inovasi-inovasi baru dari mereka dalam hal memanfaatkan sampah, dan akan muncul produk-produk serta karya yang luar biasa kelak.

Selain pengaruh terhadap siswa, pameran ini bertujuan untuk mensosialisasikan pengolahan sampah kertas dan plastik kepada masyarakat umum. Bahwa bungkus snack yang kita punya dapat bernilai seni dan dapat menghiasi tembok rumah kita.

Masyarakat juga perlu mendapatkan pemahaman terkait pengolahan sampah dan lingkungan yang bersih. Dengan diadakan pameran ini, diharapkan masyarakat akan memiliki pertanyaan-pertanyaan terkait karya yang dipamerkan, dan di sanalah peran siswa yang sudah memiliki pengetahuan terkait karya akan bisa menjelaskan dan mensosialisasikan karya yang mereka buat, termasuk cara pembuatannya.

Selain itu, saat pameran berlangsung, siswa juga langsung mendemonstrasikan cara pembuatan karya, sehingga pengunjung dapat melihat langsung dan bertanya langsung pada siswa.

Lukis plastik dan topeng karya siswa SMPN 3 Sukasada | Foto: Susila Priangga

Pameran ini tentu berbeda dengan pameran yang dilakukan siswa SMP Negeri 3 Sukasada tahun lalu. Setahun lalu, siswa-siswa itu mengangkat tema Harmonisasi Cetak Daun dan berpameran di sekolah. Pengunjung yang hadir dari kalangan siswa, guru dan pegawai, serta masyarakat sekitar sekolah saja. Kali ini siswa mencoba mencari suasana baru dengan berani tampil untuk berpameran ke tempat umum dengan membawa nama sekolah, berharap banyak yang melirik sekolah dan pengunjung lebih banyak yang hadir untuk menikmati hasil karya siswa.

Iya, pihak sekolah memang memberikan dukungan penuh untuk kegiatan siswa yang positif seperti pameran ini. Dan terus mendukung untuk dilaksanakan tiap tahunnya.

Tahun lalu karya lukis cetak daun dengan teknik grafis (cap) dilaksanakan di sekolah, kini lukis plastik teknik tempel dilaksanakan di RTH Taman Bung Karno. Tahun depan karya apa, tekniknya bagaimana dan dilaksanakan dimana? Sebuah PR yang tentu harus di persiapkan dari sekarang, untuk pengalaman siswa dan tentunya mengharumkan nama sekolah.

Mari kita tunggu bersama, karya siswa SMP Negeri 3 Sukasada tahun depan. [T]

Topeng dari kertas dan sampah plastik karya siswa SMPN 3 Sukasada

Pameran Seni Rupa “Harmonisasi Cetak Daun” Meriahkan HUT SMPN 3 Sukasada
Dampak Baik Apresiasi Kepada Diri, Siswa dan Siapa Saja | Catatan HUT SMPN 3 Sukasada
Purnami dan Diva, Siswi SMPN 3 Sukasada, Juara Olimpiade Tingkat Nasional – Berawal dari Medsos

Tags: Pameran Seni Rupasampah plastikSMPN 3 Sukasada
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Seni Tradisional Jawa dan Toraja dari Komunitas Indonesia Colorado Amerika Serikat dan ARCINDA

Next Post

Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu — Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

by Mahesa Putra
June 18, 2026
0
Fragmen Peristiwa pada Pameran ‘Dialog Ferdi dan Opus Sastra’ Minggu Pertama di Palembang

SEJAK pagi langit mendung, angin membuat barisan pohon kelapa di halaman Roemah Tumbuh Kembang menari. Padahal sudah satu minggu ini...

Read moreDetails

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

by Oka Rusmini
June 15, 2026
0
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

Read moreDetails

Karya Rupa Saka Rosanta, Dari Reinkarnasi, Pohon Kasih sampai Avatar Word

by Mas Ruscitadewi
June 13, 2026
0
Karya Rupa Saka Rosanta, Dari Reinkarnasi, Pohon Kasih sampai Avatar Word

Ida Kade Saka Rosanta, yang kerap dipanggil Gus Moyo memamerkan karya rupanya di Rumah Berdaya, jalan Raya Sesetan 280 Denpasar....

Read moreDetails

Stasiun Buraq : Arsitektur Mimpi Seorang Ilham Gusti Syahadat

by Made Chandra
June 8, 2026
0
Stasiun Buraq : Arsitektur Mimpi Seorang Ilham Gusti Syahadat

DERAP langkah beranjak naik, kain tirai perlahan mulai disingkapkan, lalu dengan segera bunyi-bunyian kendang, tembang dan segala perangkat kesenian jaranan,...

Read moreDetails

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

by Made Chandra
June 2, 2026
0
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

Read moreDetails

Pameran ‘Roots & Routes’: Refleksi Tentang Identitas, Ingatan dan Perjalanan Hidup

by I Gede Made Surya Darma
May 7, 2026
0
Pameran ‘Roots & Routes’: Refleksi Tentang Identitas, Ingatan dan Perjalanan Hidup

DI tengah geliat seni rupa kontemporer yang semakin cair dan lintas disiplin, pameran “Roots & Routes” yang berlangsung di Biji...

Read moreDetails

Refracted — Perspektif yang Menolak Keutuhan

by Made Chandra
May 4, 2026
0
Refracted — Perspektif yang Menolak Keutuhan

Artikel ini adalah catatan kuratorial pameran seni rupa “Refracted” pada 2 Mei 2026 di Ruang Arta Derau, Tegallalang. Tak pernah...

Read moreDetails

Kenapa sih Harus Solo Exhibition?

by Made Chandra
April 14, 2026
0
Kenapa sih Harus Solo Exhibition?

HARI itu rasanya begitu spesial, hari dimana buku-buku tersusun bertumpuk untuk dirayakan kehadirannya. Semerebak wangi dupa menyeruak sampai menyentil dalam-dalam...

Read moreDetails

Apa yang ‘Ada’ dalam Sebuah Lukisan? —Membaca ‘Aurora Blue’ dan ‘Red Blossom’ Karya Wayan Kun Adnyana

by I Wayan Sujana Suklu
March 27, 2026
0
Apa yang ‘Ada’ dalam Sebuah Lukisan?  —Membaca ‘Aurora Blue’ dan ‘Red Blossom’ Karya Wayan Kun Adnyana

Membaca Aurora Blue dan Red Blossom karya Wayan Kun Adnyana, pameran Parama Paraga Retrospective of Biographical Metaphoric Figure to New...

Read moreDetails

SAPA WARANG: Tubuh yang Terbakar di Batas Liminal

by I Wayan Sujana Suklu
March 24, 2026
0
SAPA WARANG: Tubuh yang Terbakar di Batas Liminal

Liminalitas sebagai Ambang Kosmologis LIMINALITAS, dalam pengertian paling mendasar, bukan sekadar fase peralihan, melainkan kondisi ontologis di mana batas-batas eksistensi...

Read moreDetails
Next Post
Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu — Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

Menghimpun Arsip, Memburu Masa Lalu -- Dari Pameran Arsip Nahdlatul Ulama dan Benda-benda Sejarah Muslim Bali Utara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co