23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiga Musisi Optimis Menyongsong Fajar Musik Indonesia

tatkala by tatkala
May 5, 2024
in Khas
Tiga Musisi Optimis Menyongsong Fajar Musik Indonesia

Pianis Daniel Adipradhana, tenor William Prasetyo, bariton Wirawan Cuanda

Sabtu, 4 Mei 2024, sebuah konser yang cukup signifikan dipagelarkan di galeri seni di atas lahan sekitar 1.500 meter persegi yang juga cukup menarik perhatian dengan dinding mukanya yang serba kaca. 

Banyak yang bisa dibicarakan tentang galeri unik itu, tapi untuk sekarang kita fokuskan ke konser musiknya yang sangat mengesankan, yang dipersembahkan oleh tiga musisi klasik muda, penuh gairah dan berkualitas musikal tinggi.

Bertajuk “Voyage to a New Dawn”, berlokasi di Yun Artified Gallery (yang juga Community Art Center) di bilangan Pantai Indah Kapuk, para penampil adalah vokalis William Prasetyo – tenor, Wirawan Cuanda – bariton dan pianis Daniel Adipradhana.

Konser terdiri dari tiga babak : 1. The Land of Occident (Tanah di Barat), 2. The Land Back Home (Tanah Tempat Lahir dan Tinggal) dan 3. The Land of Orient (Tanah di Timur).

Di babak pertama mereka mempersembahkan karya Benjamin Britten dan George Frideric Handel (keduanya dari Inggris), Wolfgang Amadeus Mozart (Austria) dan Sergei Rachmaninoff (Rusia).

Aroma Inggris memang kental di sini karena Wirawan Cuanda adalah alumni University of York, dan sebaliknya William Prasetyo setelah ini akan melanjutkan kuliah di Guildhall School of Music and Drama di London. Sedangkan sang pianis Daniel Adipradhana adalah lulusan Royal College of Music di London.

Babak kedua terdiri dari 4 lagu, tiga pertamanya adalah karya Ananda Sukarlan yang hadir di konser itu, disusul lagu dari komponis muda rekan para vokalis, Arya Pugala Kitti yang kini sedang kuliah di Royal College of Music, London.

Ada dua tembang puitik dan satu aria dari opera Ananda yang dipilih oleh dua vokalis ini. “On Virtue” yang dinyanyikan William Prasetyo adalah berdasarkan puisi Phillis Wheatley, penyair kulit hitam Amerika pertama dalam sejarah. Ini adalah puisi pertama Wheatley yang digubah oleh Ananda, saat itu Ananda masih kuliah di Koninklijk Conservatorium di Den Haag, Belanda. Saat itu Ananda mulai riset mengenai puisi budak perempuan Phillis Wheatley dan membuat musik dari berbagai puisinya bahkan sampai saat ini.

Lahir di Gambia, Afrika, Wheatley ditangkap dan dibawa ke Amerika oleh pedagang budak pada tahun 1761 ketika ia berusia sekitar 7 tahun. Setibanya di sana, ia dijual ke keluarga Wheatley di Boston, Massachusetts.

Nama depan Phyllis berasal dari kapal yang membawanya ke Amerika, “The Phyllis.”. Wheatley dididik oleh keluarga pemiliknya sampai dia bisa membaca Alkitab, Yunani klasik dan Latin serta sastra Inggris. Setelah dibebaskan pasca kematian ibu keluarga Wheatley, Phillis menjadi lebih vokal dalam mengekspresikan pandangan antiperbudakannya, dan kemudian menjadi penyair kulit hitam pertama yang diakui secara internasional dalam sejarah, menerbitkan buku pertamanya pada tahun 1773.

Kemudian Wirawan Cuanda menyanyikan dua karya Ananda Sukarlan : “Kasih”, berdasarkan puisi dari Chendra Panatan, koreografer dan juga manager Ananda. Satu lagi, aria dari opera “I’m Not For Sale” tentang tokoh wanita Auw Tjoei Lan dan kepahlawanannya.

Aria “Kapten Lie di Penjara” ini di opera dinyanyikan dalam setting penjara Cimahi oleh pemeran suaminya, Kapten Lie Tjian Tjoen setelah ditangkap dan disiksa oleh tentara Jepang. Teks yang sangat puitik dari opera ini seluruhnya ditulis oleh penyair Emi Suy yang juga hadir dan memuji penampilan para musisi. Secara utuh, opera ini akan diperdanakan awal tahun depan.

Tidak kalah menarik adalah babak ke-3, dimana William Prasetyo menyanyikan lagu-lagu Toru Takemitsu (1930-1996). Takemitsu adalah komponis Jepang pertama yang berhasil mengasimilasi elemen musik dan filosofi tradisi Jepang dalam karya-karyanya, dan ternyata ia adalah idola Ananda Sukarlan.

Bukan hanya itu, dua maestro ini pernah bekerjasama cukup intens. William memilih menyanyikan karya-karyanya tanpa mengetahui fakta ini. Ananda adalah pianis pertama yang merekam seluruh karya piano komponis Jepang pertama yang membuat musik klasik Jepang diperhitungkan di panggung dunia ini, dan sampai kini “Complete Piano Works of Toru Takemitsu” itu bisa diunduh di Apple music dan Spotify. Saat masih hidup, Takemitsu sering berkunjung ke Eropa dan Ananda selalu menemuinya untuk konsultasi dalam menginterpretasi karya sang komponis Jepang itu.

“Waktu itu saya masih usia duapuluhan, baru memulai karir. Tiap kali saya datang untuk tanya-tanya tentang 3 atau 4 karya piano, lama-lama saya jadi tahu seluruhnya bahkan filosofi komposisinya secara keseluruhan. Sempat sebelum beliau wafat, beliau bilang bahwa saya sudah bisa konser dan merekam seluruh karya pianonya nih! Tapi baru sekitar tahun 2000 saya bisa merealisasikannya”, ujar Ananda mengenang pertemuannya dengan komponis yang juga sering menulis soundtrack untuk film-film Akira Kurosawa ini.

Ananda juga bisa dibilang adalah komponis Indonesia pertama yang berhasil menembus dunia musik klasik internasional karena identitas nasionalnya yang kuat. “Saya banyak belajar dari Toru, dan juga dari [komponis Australia] Peter Sculthorpe tentang menggunakan elemen musik primordial dari budaya dan bangsa kita, yang membuat musik kita menjadi kuat identitasnya serta dapat menghembuskan nafas baru di dunia musik klasik,” lanjut Ananda Sukarlan yang telah dianugerahi bukan hanya satu, tapi dua gelar tertinggi kesatriaan dari dua negara, yaitu Cavaliere Ordine della Stella d’Italia dan Real Orden Isabel la Catolica (dari Kerajaan Spanyol). Ia sendiri adalah lulusan Koninklijk Conservatorium Den Haag dengan predikat summa cum laude.

Pianis Daniel Adipradhana, tenor William Prasetyo, bariton Wirawan Cuanda | Foto: Ist

Wirawan Cuanda, sang penyanyi bariton, memulai pelatihan vokal solonya di tahun 2017 di bawah bimbingan Bagus Syafrieza Paradhika. Keikutsertaannya di Surabaya Opera Academy pada tahun 2018 dan 2022 sangat mengasah minatnya terhadap dunia opera. Di bawah arahan soprano Heny Janawati ia tampil sebagai Betto di Signa dalam produksi ‘Gianni Schicchi’ pada tahun 2022. Ia menyelesaikan gelar Master of Arts (MA) di bidang Musik (Studi Vokal) di University of York pada tahun 2023 di bawah bimbingan Susan Young dan Alex Ashworth, sekaligus belajar dari berbagai maestro selama prosesnya, seperti Gianluca Terranova, Mary Bevan, Matteo Pavlica dan Geraldine Cassidy.

Wirawan Cuanda juga berpartisipasi di Dartington Summer School 2023 dan National Opera Studio. Wirawan tertarik untuk mengeksplorasi Tembang Puitik, aria, dan opera serta menjembatani kolaborasi berbagai bentuk seni dan budaya. Bersama Ginevra House, ia menggubah Bhishma, sebuah siklus lagu yang menggabungkan nyanyian klasik Barat dan gamelan serta menceritakan kisah Bhishma dari Mahabharata, yang ditayangkan perdana dalam konser ujian akhirnya di York.

Wirawan juga suka mempromosikan kolaborasi antar artis dalam konser dan pertunjukan, sehingga menghasilkan beberapa konser independen bersama dengan sesama artis di Indonesia dan Inggris.

Sedangkan penyanyi tenor William Prasetyo sedang mulai naik daun setelah performanya yang gemilang dan menarik perhatian di konser “History Through The Arts” di konser Bimasena (Hotel Dharmawangsa) bersama Ananda Sukarlan Oktober 2023, serta menjadi tokoh “dukun” di opera Ananda Sukarlan “Mendadak Kaya” dari naskah Putu Wijaya yang diselenggarakan oleh Rotary Club bulan Februari lalu.

Performanya bersama penyanyi tenor Nick Lucas (sebagai tokoh “Alung” yang mencari pesugihan) di opera tersebut cukup memukau sehingga sang penyelenggara, Rotary Club International ingin mengulang kesuksesan opera ini kembali, Juli nanti, juga untuk para peminat yang tidak mendapatkan kursi saat itu.

William adalah pemenang ke-3 Ananda Sukarlan Award tahun 2021, dan sejak itu karir artistiknya cukup melejit.

Selama di Indonesia, William telah menimba ilmu dari para guru vokal Daniel Victor, B.Art., Satriya Krisna, B.Mus., Arvin Zaenullah, Dorcas Soenaryo dan saat ini dengan Yasashi-I E. Pangaribuan, GradDip., MMus

Peranan pianis Daniel Adipradhana juga signifikan dalam kemasan artistik konser ini. Ia mendampingi performa dua vokalis ini dengan cermat dan rapih, terutama di karya-karya Ananda Sukarlan yang teknik pianistiknya tidak mudah. Daniel adalah lulusan Master of Performance dari Royal College of Music, London dengan predikat “distinction” di bawah bimbingan para dosen piano Roger Vignoles, Andrew Zolinsky, Audrey Hyland dan Simon Lepper.

Konser “Voyage to A New Dawn” sendiri menjadi bersejarah karena merupakan konser “Selamat Datang kembali di tanah air” untuk Wirawan Cuanda, dan “Konser Perpisahan” untuk William Prasetyo yang akan berangkat kuliah Agustus nanti ke London. [T][Emi]

JOKPINIANA | Obituari dari Ananda Sukarlan
Himne Seorang Gadis di Wapress Bulungan Sastra Reboan
Catatan Sekilas tentang Musik Klasik, Mereka yang Terbaik di Piano Klasik, serta Pentingnya Pendidikan Musik
Sukacinta Desember: Kasih Natal, Kasih Ibu, Kasih Musik & Puisi Melebihi Segala Bencana Alam dan Kemanusiaan
Tags: musikmusik klasik
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dua Bandit Kecil dan Seorang Ibu yang Dihujani Banyak Masalah | Cerpen Sonhaji Abdullah

Next Post

Soal Perundungan, Tradisi atau Kebodohan?

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Besakih dan Medsos

Soal Perundungan, Tradisi atau Kebodohan?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co