15 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Arunika” Karya Alit S Rini, Buku Puisi Terbaik Pilihan Tempo 2023

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
February 4, 2024
in Khas
“Arunika” Karya Alit S Rini, Buku Puisi Terbaik Pilihan Tempo 2023

Alit S Rini

KETIKA beberapa hari lalu buku puisi “Arunika” muncul dalam daftar nomine 10 Besar Buku Sastra Pilihan Tempo, lalu masuk daftar nomine 3 Besar, dan akhirnya diputuskan sebagai buku terbaik untuk katagori puisi, barangkali publik sastra Indonesia mengira Alit S Rini, nama penulis buku itu, adalah penyair baru. Tentu saja karena nama perempuan penyair dari Bali itu jarang muncul dan dibicarakan dalam kancah nasional, baik melalui media maupun diskusi-diskusi sastra.

Padahal, dalam pergaulan sastra di Bali, nama Alit S Rini bisa disebut nama besar. Ia menulis puisi sejak tahun 1980-an. Puisi-puisinya, yang sebagian besar dimuat di Bali Post Minggu, selalu jadi pembicaraan sesama penulis puisi, karena ia menawarkan ungkapan-ungkapan yang berbeda, kadang mengejutkan, terutama tentang kegelisahan dirinya sebagai perempuan Bali.

Jadi, ketika muncul nomine 10 Besar Buku Sastra Pilihan Tempo, lalu masuk dalam nomine 3 Besra di IG tempodotco, sejumlah penyair dari Bali, yang bercakap-cakap di grup WA, sudah menduga-duga bahwa buku Arunia akan jadi pilihan. Dugaan itu tentu berdasar berbagai alasan, terutama bahwa puisi-puisi Alit S Rini secara konsisten, dan senantiasa kuat, berbicara tentang gambaran perjuangan dan pemikiran perempuan Bali.

“Membanggakan, membahagiakan sekaligus mengejutkan apresiasi dari Tempo ini bagi saya,” kata Alit S Rini melalui WA kepada tatkala.co., setelah ia tahu bahwa buku Arunika menjadi pilihan Tempo.

Karena berkompetisi dengan pegiat sastra, khususnya penulis puisi setanah air, nama-nama besar termasuk di dalamnya, menurut Alit, bukanlah perkara ringan baginya.

“Tetapi buku Arunika sudah menemukan takdirnya,” kata Alit S Rini.

Alit S Rini mengakui kemenangan ini menjadi penghiburan bagi dirinya yang berusaha terus menerus menyuarakan kesaksian dan reaksi terhadap praktik diskriminasi yang terjadi.

“Saya bereaksi terhadap diskriminasi atas nama apa pun, khususnya yang menimpa perempuan Bali. Tradisi, kasta, warna adalah suatu realitas. Yang tidak boleh ada adalah praktik-praktik diskriminasi. Itu yang saya suarakan dalam puisi-puisi saya,” ujar Alit S Rini.

Buku puisi “Arunika” | Foto tatkala.co

Alit S Rini bernama lengkap Ida Ayu Putu Alit Susrini. Ia tamatan Sastra Inggris, Universitas Udayana, dan menulis puisi sejak remaja.

Puisinya pertama kali masuk dalam rubrik Pos Remaja yang diasuh penyair Umbu Landu Paranggi sekitar tahun 1980-an. Lalu ia terus menulis puisi untuk berjuang masuk dalam rubrik Pos Budaya, peringkat tertinggi dalam proses penulisan puisi di Bali Post Minggu saat itu.  

Karena puisi juga kemudian ia masuk dalam dunia jurnalistik, awalnya menjadi penerjemah di Bali Post, lalu menjadi redaktur empat rubrik, yakni rubrik budaya, agama, pendidikan dan opini. Ia sempat menjadi redaktur pelaksana, dan tetap menggawangi desk opini hingga ia pensiun  akhir tahun 2015.

Buku kumpulan puisi tunggal pertamanya terbit tahun 2003 dengan judul “Karena Aku Perempuan Bali”. Lalu setelah pensiun dari Bali Post, ia secara lebih intens menulis puisi. Terbit di tahun 2017 buku puisi “Pernikahan Puisi” bersama suaminya, Nyoman Wirata, yang juga seorang penyair dan pelukis. Ia meraih penghargaan Bali Jani Nugraha dari Pemerintah Provinsi Bali tahun 2023.

Buku puisi “Arunika” terbit tahun 2023 sebagai lanjutan dari penghargaan Bali Jani Nugraha. Buku yang diterbitkan penerbit Pustaka Ekspresi ini berisi dua bagian, yakni bagian “Cerita dari Bilik Perempuan” yang berisi 20 puisi dan bagian “Arunika” berisi 18 puisi.

Alit S Rini memang bukan orang baru dalam dunia perpuisian di Indonesia. Sebagaimana banyak penyair lain di Bali, ia jarang mempublikasikan puisi-puisinya ke media nasional, dan seakan mendapat kepuasan tersendiri mempublikasikan puisi-puisi di Bali Post Minggu asuhan Umbu Landu Paranggi.

Dikutip dari Tempo, dalam pemilihan buku sastra, Tempo menerima lebih dari 120 judul buku prosa dan puisi, baik yang berbentuk cetak maupun soft file (PDF), dari para penerbit dan penulis.

Untuk buku puisi, pada nomine 3 Besar, “Arunika” karya Alit S Rini bersaing dengan buku puisi “Tiket Masuk Bioskop” karya Afrizal Malna dan “Kopi dan Kepo” karya Hasan Al Banna.

Sebagaimana ditulis Tempo, karya Alit S Rini berkaitan dengan dunia antropologis penulisnya. Buku ini mempertanyakan situasi di Bali, termasuk persoalan “warna” atau sistem hierarki dalam masyarakat Bali. Larik dalam puisi Alit mengalir, menukik, dan tak tersendat sama sekali, menyentuh hal personal, sastrawi, dan indah.

Ada tiga juri yang menilai Buku Sastra Pilihan Tempo 2023 itu. Mereka adalah Oka Rusmini, penulis dan jurnalis; Seno Gumira Ajidarma, penulis dan pengajar di Institut Kesenian Jakarta yang juga Ketua Akademi Jakarta; serta Faruk, pengajar S-3 di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Oka Rusmini, salah satu juri, sebagaimana ditulis di Tempo menyebutkan “Arunika” karya Alit S Rini menjawab dengan “tsunami” kesaksian tentang problem perempuan Bali.

Buku puisi ini, tulis Oka Rusmini, memperlihatkan pengalaman kultural penulisnya menyaksikan fakta tentang persoalan perempuan Bali, terutama yang berhubungan dengan tradisi dan sistem kasta.

“Tantangan sebagai perempuan Bali membuat Alit mampu menggambarkan perjuangan dan pemikiran perempuan Bali secara mendalam dalam puisi-puisinya. Itu dia lakukan sambil menggeluti hamparan palung piteket atau aturan main dalam kosmologi adat dan agama di Bali yang sering mengabaikan perempuan dalam pengambilan keputusan penting, bahkan yang menyangkut kehidupan perempuan sendiri,” demikin tulis Ok Rusmini di Tempo.

Nyoman Wirata pada pengantar buku puisi “Arunika” menulis bahwa penulis puisi dalam buku memiliki angka 28, sebagai tahun pengabdiannya di Bali Post.  Pekerjaannya di dunia jurnalis itu memberi banyak kesempatan mengenal, bersaksi dan bereaksi terhadap peristiwa sesuai tugasnya sebagai jurnalis.

“Jika kemudian peristiwa dibalut dengan imajinasi, metafor, serta melakukan kebebasan tafsir serta mengekslorasi, maka pilihan ruang ekspresinya adalah puisi,” demikian tulis Nyoman Wirata.

Seperti pernyataan Alit S Rini pada awal puisi “Labirin Hidup”:“Kepada siapa lagi kusampaikan kesaksian ini / Jika tertutup pintu puisi” [T]

Kumpulan Cerpen “Ngantosang Ulungan Bulan” Karya Carma Mira Raih Hadiah Sastra Rancage 2023: Apa Saja Keunggulannya?
Dari Diskusi Buku “Nawa Sena” : Percumbuan Estetik Sastrawan dan Perupa yang Tak Saling Meniadakan
Menyayangi Diri, Menyayangi Bali | Ulasan Buku Kumpulan Puisi “Ngiring Sayang-Manyayangin” Karya I Made Suarsa
Tags: Alit S Rinibuku puisiBuku Sastra Pilihan Tempokumpulan puisiPuisisastrasastrawan bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menengok Desa Tembok

Next Post

Hoax dalam Momentum Transisi Kekuasaan:  Refleksi Sastra untuk Membaca Realita

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails
Next Post
Pawisik Durga, Galungan, dan Cinta Kasih

Hoax dalam Momentum Transisi Kekuasaan:  Refleksi Sastra untuk Membaca Realita

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca
Esai

Bangsa yang Kehilangan Waktu untuk Membaca

BEBERAPA waktu lalu saya sengaja mampir ke sebuah toko buku di Malang yang pernah menjadi tempat favorit saya semasa mahasiswa....

by Ahmad Fatoni
June 15, 2026
Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng
Pemerintahan

Lantik 123 PNS Formasi 2024, Bupati Sutjidra: Junjung Tinggi Nilai BerAKHLAKdan Pelayan Terbaik bagi Masyarakat Buleleng

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra secara resmi mengambil sumpah/janji serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi...

by tatkala
June 15, 2026
Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026
Panggung

Komunitas Aghumi Gelar Beranda Pustaka: Ruang Budaya Hidup Meriahkan Pesta Kesenian Bali hingga Festival Seni Bali Jani 2026

DALAM suasana yang akrab, pandangan orang-orang masih tertuju ke depan, tepatnya pada dua remaja yang berupaya menjaga suasana hati audiens...

by Ingga Adelia
June 15, 2026
Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif
Pendidikan

Perkuat Kompetensi Berbahasa Indonesia, 449 Siswa SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar Ikuti UKBI Adaptif

JARI-jari mereka bergerak cepat di atas layar gawai dan laptop. Di beberapa ruang kelas SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam),...

by Dede Putra Wiguna
June 15, 2026
Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I
Panggung

Lomba Mewarnai di Pesta Kesenian Bali 2026 —Ketut Kayla Safira Maharani Eliani Tirta Juara I

ANAK-anak ini tampak tenang dan santai. Mereka duduk manis di atas karpet di teras Museum Taman Budaya, Art Center Provinsi...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
Pemerintahan

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna Sampaikan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Om Swastyastu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Buleleng dan pribadi, kami I Nyoman Sutjidra, Bupati Buleleng, bersama Gede Supriatna, Wakil Bupati...

by tatkala
June 15, 2026
Tari Siwanataraja, Simbol Awal Penciptaan yang Selalu Hadir dalam Peed Aya Pesta Kesenian Bali
Panggung

Peed Aya PKB 2026, Seni Keberlanjutan

PEMENTASAN Peed Aya serangkaian dengan pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) selalu ada yang baru, dan pastinya menarik. Arak-arakan barisan yang...

by Nyoman Budarsana
June 15, 2026
Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026
Ulas Pentas

Akurasi Sendratari ‘Lubdhaka Lelana’ Merefleksikan Tema ‘Atma Kerthi’ dalam PKB 2026

MENERJEMAHKAN tema Pesta Kesenian Bali (PKB) ke dalam seni pertunjukan kerap menjadi tantangan bagi para seniman. Pertama, tema-tema PKB dirumuskan...

by I Nyoman Darma Putra
June 15, 2026
Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali
Ulas Rupa

Menakar Isi Piring, Meruntuhkan Dinding Sakral  —Narasi Domestik Sebagai Episentrum Perlawanan Politis Perupa Perempuan Bali

SEBUAH pertanyaan tidak pernah lahir dari ruang hampa. Di balik kalimat pendek, “What’s for Dinner?” atau “Mau makan malam apa?”,...

by Oka Rusmini
June 15, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Wisatawan Eropa Masih Menjadi Andalan Indonesia

MASA tinggal terlama wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia didominasi oleh wisatawan asal negara-negara Eropa. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan Eropa...

by Chusmeru
June 15, 2026
Kebun yang Tak Pernah Ditanami | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Kebun yang Tak Pernah Ditanami | Cerpen Dodik Suprayogi

TERDAPAT petak tanah di samping rumah yang selalu membuat tetangga gatal ingin berkomentar. "Sayang sekali, Bram, tanah sesubur ini dibiarkan...

by Dodik Suprayogi
June 14, 2026
Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat
Puisi

Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat

LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak...

by Putu Intan Juliantika
June 14, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co