12 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Hoax dalam Momentum Transisi Kekuasaan:  Refleksi Sastra untuk Membaca Realita

Putu Eka Guna Yasa by Putu Eka Guna Yasa
February 4, 2024
in Esai
Pawisik Durga, Galungan, dan Cinta Kasih

Putu Eka Guna Yasa

MASA peralihan kekuasaan adalah situasi yang rawan. Pesan itu paling tidak dititipkan oleh dua karya sastra itihasa terbesar negeri Barata Warsa yaitu Ramayana dan Mahabharata. Dalam Kakawin Ramayana, ketika Dasarata berencana menyerahkan tampuk kekuasaan kepada putra mahkota Rama, pada saat yang bersamaan Dewi Kekayi menagih janji dari sang raja untuk menyerahkan singhasana kepada Bharata, putranya.

Dari sanalah muasal konflik batin Raja Dasarata yang berujung pada kematian sang raja serta pengasingan Rama ke hutan selama 12 tahun. Hal yang sama juga dinarasikan dalam Kakawin Bharata Yudha. Ketika Drestarata memberikan kekuasaan atas kerajaan Hastina kepada Dharma Wangsa, saat itu pula ada usaha kudeta yang dilakukan oleh pihak Korawa.

Bercermin dari dua karya sastra itu, masa transisi kekuasaan adalah keadaan yang perlu diwaspadai. Pihak yang sedang berkuasa dan yang ingin meraih kekuasaan akan menempuh berbagai cara agar kekuasaan itu bisa didapatkan. Intrik-intrik politik untuk meraih kekuasaan dalam tradisi sastra Bali diyakini termuat dalam fragmen perang bharata yuddha.

Salah satu strategi politik yang dimainkan oleh aktor-aktor dalam perebutan kekuasaan yang relevan untuk kita renungi saat ini adalah konsep penyebarluasaan berita bohong atau hoax. Menariknya, hoax dalam Kakawin Bharata Yuddha tersebut tidak dilakukan oleh pihak Korawa yang diidentikkan sebagai tokoh antagonis, melainkan Pandawa yang selalu sarat dengan kebaikan, kebenaran, kesucian, dan images baik lainnya.

Berita bohong itu disebarluaskan atas perintah Krisna karena Drona yang diangkat oleh Korawa menjadi Panglima Perang tidak mampu dikalahkan. Setelah Guru Drona diangkat menjadi Panglima Perang, pihak Pandawa banyak mengalami kekalahan.

Oleh sebab itulah, Krisna mencari titik kelemahan Drona yang justru terletak pada kasih sayangnya kepada Aswatama, putranya. Tidak ada jalan lain, kecuali mengatakan kepada Drona bahwa Aswatama telah gugur dalam perang. Saran Krisna tersebut ditolak oleh Yudhistira dan Arjuna. Dengan cukup emosional, mereka menyatakan lebih memilih mati daripada berbohong kepada gurunya.

Berbeda dengan pendapat adik dan kakaknya, Bima justru setuju dengan nasihat Krisna. Di tengah riuh perang yang terjadi di Kuru Ksetra, Ia kemudian melompat dari keretanya untuk memberi tahu kepada semua pasukan yang terlibat dalam perang bahwa Aswatama telah gugur. Kebetulan saat itu ada seekor gajah milik raja Malawa yang juga bernama Aswatama. Gajah tersebut dipukul oleh Bima menggunakan gadanya sampai mati.

Setelah itu, Bima menuju Drona untuk menyampaikan bahwa Aswatama telah meninggal dunia. Guru Drona tidak serta merta mempercayai ucapan Bima. Drona mengkonfirmasi kebenaran berita yang disampaikan oleh Bima tersebut kepada Yudhistira. Yudhistira akhirnya membenarkan berita yang dituturkan oleh adiknya Bima, bahwa Aswatama telah mati meskipun dalam hatinya Ia merujuk pada gajah milik raja Malawa.

Mendengar berita itu Drona lemas, tubuhnya berdiri tapi bagaikan tanpa jiwa. Seketika ia roboh dan bersimpuh di kereta perangnya. Memanfaatkan momentum langka itu, Drestadyumna kemudian memenggal kepala Drona. Sang Mahagurupun akhirnya gugur dalam peperangan.

Informasi yang disampaikan oleh Bima kepada seluruh pasukan perang dalam Bharata Yuddha itu secara konseptual jelas sejajar dengan berita bohong atau hoax. Hoax konon berasal dari bahasa Inggris yang bermakna kabar atau berita palsu yang disebar dengan tujuan tertentu sehingga informasi palsu tersebut seolah tampak benar dan nyata, padahal tidak jelas asal-usul sumber dan kebenarannya.

Dalam karya sastra Kakawin Bharata Yuddha, berita bohong yang disebarluaskan oleh Bima jelas bertujuan untuk mengalahkan pihak Korawa dalam perebutan kekuasaan. Bima menyebarluaskan berita tersebut secara massif di tengah riuh perang sehingga dengan cepat sampai pada Drona sebagai target yang ingin dikalahkan.  Mskipun Drona sempat meminta konfirmasi dari Yudistira yang diyakininya sebagai representasi kebenaran, tetapi Drona tidak menindaklanjutinya dengan memeriksa jazad Aswatama sebagai bukti atas kematian putra kesayangannya.

Secara konseptual berita bohong yang dimainkan oleh aktor politik dalam karya sastra dan yang terjadi di dunia nyata tidak jauh berbeda. Berita bohong sama-sama berkelindan dengan tujuan khusus yaitu meraih kekuasaan. Yang berbeda hanya di tingkat sarana dan teknik memainkannya. Yang tercermin dari sastra klasik, berita bohong disebarkan secara lisan melalui kerumunan masa sehingga bisa dengan cepat sampai pada sasaran. Saat ini, berita bohong dengan relatif lebih mudah diviralkan melalui media sosial. Pemegang gawai yang tidak kritis membaca berita tersebut akan menjadi korban dari berita bohong.  

Lalu apa konsekuensi dari penyebar berita bohong? Dalam sastra klasik, meskipun Yudhistira berhasil memenangkan perang melawan Korawa, pustaka Prastanika Parwa menyebutkan bahwa satu-satunya kesalahan yang menyebabkan Yudhistira merasakan penderitaan di neraka adalah pembohongan yang dilakukannya kepada Drona. Saat ini kita tentu bertanya, bagaimana proses hukum memberi sangsi kepada para pelaku penyebar berita bohong di negeri yang tengah memasuki masa peralihan kekuasaan ini? [T]

  • Klik untuk BACA artikel lain dari penulis PUTU EKA GUNA YASA
Konsekuensi Gratifikasi Jelang Perebutan Kekuasaan: Renungan dari Bharata Yuddha
Kata-Kata untuk Pemegang Tahta
Menebak Karakteristik dari Penampilan Fisik: Catatan dari Lontar Pawetuan Jadma
Hari Lahir dan Pantangan Makanannya dalam Lontar Pawetuan Jadma Ala Ayu
Tags: hoaxkisah mahabharataMahabharataPolitiksastra
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Arunika” Karya Alit S Rini, Buku Puisi Terbaik Pilihan Tempo 2023

Next Post

Kolektif, Gairah, dan Antuasiasme Bingar Showcase! #Vol2 di Uncle Ben’s 23

Putu Eka Guna Yasa

Putu Eka Guna Yasa

Pembaca lontar, dosen FIB Unud, aktivitis BASAbali Wiki

Related Posts

Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

by Angga Wijaya
June 11, 2026
0
Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan...

Read moreDetails

Tempe dan Ekonomi yang Teriris

by Dodik Suprayogi
June 11, 2026
0
Tempe dan Ekonomi yang Teriris

DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan...

Read moreDetails

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

by Chandra Manikan
June 10, 2026
0
Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka...

Read moreDetails

‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

by Agung Sudarsa
June 10, 2026
0
‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih...

Read moreDetails

GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

by Abdul Karim Abraham
June 9, 2026
0
GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis...

Read moreDetails

Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

by I Nyoman Tingkat
June 9, 2026
0
Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni...

Read moreDetails

Doa Tanpa Usaha Kosong, Usaha Tanpa Doa Sombong

by Dede Putra Wiguna
June 9, 2026
0
Doa Tanpa Usaha Kosong, Usaha Tanpa Doa Sombong

 “Kalau menurutmu, apa yang paling menentukan nasib manusia?” tanya Wayan Tulus sambil memeriksa saluran air yang mengaliri sawahnya. Di sampingnya,...

Read moreDetails

Tentang Lauk yang Dipindahkan Diam-Diam dari Piring MBG

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 9, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, sebagian besar dari kita mungkin tidak pernah mendengar orang tua mengucapkan kata cinta setiap hari. Generasi...

Read moreDetails

Guru Bahasa di Era Digital, Siapkah Menghadapi Perubahan?

by Dede Putra Wiguna
June 8, 2026
0
Guru Bahasa di Era Digital, Siapkah Menghadapi Perubahan?

KEMAJUAN teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, memperoleh informasi, dan belajar. Dalam hitungan detik, seseorang dapat mengakses berbagai sumber...

Read moreDetails

Maraknya Pernikahan Anak, Kontrasepsi di Kalangan Remaja Sudah Mendesak?

by Putu Arya Nugraha
June 7, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

BERDASARKAN data, selain kasus kekerasan seksual dan kasus HIV/Aids, kasus pernikahan anak juga termasuk paling tinggi di Buleleng. Sebagai ketua...

Read moreDetails
Next Post
Kolektif, Gairah, dan Antuasiasme Bingar Showcase! #Vol2 di Uncle Ben’s 23

Kolektif, Gairah, dan Antuasiasme Bingar Showcase! #Vol2 di Uncle Ben’s 23

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri
Esai

Bali Lupa Menyembuhkan Dirinya Sendiri

SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan...

by Angga Wijaya
June 11, 2026
Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional
Lingkungan

Beach Cleaning di Pantai Mertasari, Aksi Peduli Lingkungan Mahasiswa Fakultas Vokasi IPB Internasional

KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi...

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
June 11, 2026
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng
Tualang

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
Tempe dan Ekonomi yang Teriris
Esai

Tempe dan Ekonomi yang Teriris

DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan...

by Dodik Suprayogi
June 11, 2026
Fiksi

Diikuti Makhluk Gaib Seusai Piknik

BERWISATA atau piknik ke Bali adalah dambaan banyak siswa sekolah. Pulau ini sudah dikenal di seluruh dunia. Bahkan banyak masyarakat...

by Chusmeru
June 11, 2026
Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan
Esai

Pemerintah dan Komunitas, Dua Logika Tak Pernah Bertemu: Ketika Partisipasi Berhenti di Permukaan

PERBEDAAN pandangan antara pemerintah dan komunitas, terutama komunitas orang muda sering dianggap sebagai persoalan komunikasi. Seolah-olah, jika dialog diperbaiki, maka...

by Chandra Manikan
June 10, 2026
‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan
Panggung

‘The Adventure Seekers’, Drama Musikal yang Menghidupkan Makna Perpisahan di SDN 1 Ungasan

PULUHAN pesawat kertas melayang serentak dari atas panggung SD Negeri 1 Ungasan, Badung. Para siswa bersama guru yang berdiri berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
June 10, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan
Esai

‘Be The Change’, Jadilah Bagian dari For HATI Bali dalam Kebersamaan

Dari Puputan Badung Menuju Perjuangan Zaman Kini PADA tanggal 20 September 1906, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang hingga kini masih...

by Agung Sudarsa
June 10, 2026
GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan
Esai

GP Ansor di Bali : Dari Perang Kemerdekaan hingga Jembatan Keharmonisan

PERJALANAN Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Bali, tidak bisa dilepaskan dari organisasi induknya yakni Nahdlatul Ulama (NU), yang sudah eksis...

by Abdul Karim Abraham
June 9, 2026
Aura dan Ruang Aman : Catatan dari Suara-Suara yang Dikecilkan
Ulas Pentas

Aura dan Ruang Aman : Catatan dari Suara-Suara yang Dikecilkan

“Salah satu hal yang membuat pelecehan sulit dikenali adalah karena ia sering hadir dalam bentuk yang tampak biasa: candaan, gurauan,...

by Rezky Chiki
June 9, 2026
Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  
Esai

Bulan Bung Karno, Bulan Berkesenian  

JUNIadalah bulan keenam dalam Tarikh Kalender Masehi, semua orang tahu. Juni adalah bulan pertengahan tahun, semua orang juga tahu. Juni...

by I Nyoman Tingkat
June 9, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co