6 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
in Panggung
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

Lomba Tari Bali di UPMI Bali, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi salah satu upaya konkret dalam menjaga keberlanjutan seni tari di kalangan generasi muda. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Citta Nirbhana, Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UPMI Bali ini merupakan bagian dari serangkaian peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April.

Sejak pagi hari pertama, auditorium dipenuhi peserta dari berbagai sanggar. Mereka datang bersama pelatih dan keluarga. Seluruh peserta tampak begitu antusias mengikuti lomba-lomba tersebut, begitupun para penonton yang menyaksikan.

Lomba Tari Bali di UPMI Bali, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

I Komang Juniarta selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa lomba ini dirancang sebagai ruang kompetisi sekaligus pembelajaran bagi penari muda. “Lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia. Jenis tari yang dilombakan mencakup Puspanjali, Condong, Margapati, Baris Tunggal, dan Jauk Keras,” ungkapnya.

Juniarta menyebut, pembagian kategori dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan peserta. Hari pertama diikuti peserta usia 6–12 tahun dengan tiga kategori tari, Puspanjali, Condong, dan Baris Tunggal. Sementara hari kedua diperuntukkan bagi peserta usia 12–17 tahun dengan dua kategori tari, Margapati dan Jauk Keras.

“Kami ingin memberikan ruang yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka, baik dari sisi teknik maupun pemahaman karakter tari,” katanya.

Lomba Tari Bali di UPMI Bali, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Pembukaan Lomba Tari Bali dengan simbolisasi pemukulan gong, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui pemukulan gong oleh Wakil Rektor III UPMI Bali yang mewakili rektor. Sebelumnya, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UPMI Bali, Dr. I Made Sujaya, S.S., M.Hum. menyampaikan sambutan yang menekankan makna strategis peringatan Hari Tari Dunia.

“Hari Tari Dunia tidak sekadar peringatan seremonial. Ada tujuan yang sangat penting, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan pentingnya seni tari sebagai bagian dari kebudayaan, memperkuat dialog lintas budaya, serta mendorong pelestarian dan pengembangan tari,” ujarnya.

Sujaya menambahkan bahwa dalam konteks Bali, tari memiliki kedudukan yang sangat khas. “Di Bali, menari itu disebut masolah. Kata ‘solah’ berarti perilaku atau karakter. Jadi, menari bukan hanya soal gerakan, tetapi juga bagaimana seseorang berperilaku dan menampilkan jati dirinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sujaya menilai tema “Jejak Tradisi, Energi Generasi” relevan dengan upaya menjaga kesinambungan budaya.

“Tema ini mencerminkan semangat untuk menjaga akar tradisi sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan berinovasi,” kata Sujaya.

Evaluasi oleh dewan juri, (26/4)│Foto: Bagus Mahadhita

Setelah pembukaan, lomba dimulai dengan penampilan para peserta. Mereka tampil bergantian sesuai nomor undi, membawakan Tari Puspanjali, Condong, dan Baris Tunggal. Penampilan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari I Gusti Ngurah Agung Giri Putra, S.Sn., M.Sn., Ni Luh Putu Wiwin Astari S.Sn., M.Sn., Dewa Putu Selamat Raharja, S.Sn., dan Kadek Ayu Era Pinatih, S.Sn., M.Sn.

Selain melakukan penilaian, para juri juga memberikan evaluasi kepada peserta. Hal ini menjadikan lomba tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran langsung.

Hasil lomba hari pertama diumumkan pada hari yang sama setelah seluruh peserta selesai tampil. Sementara itu, hari kedua dilanjutkan dengan kategori remaja yang menampilkan tari Margapati dan Jauk Keras.

Pada hari kedua, penampilan peserta menunjukkan penguasaan teknik dan ekspresi yang lebih kompleks. Karakter tari ditampilkan dengan lebih kuat, seiring dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang oleh Rektor UPMI Bali, (26/4)│Foto: Bagus Mahadhita

Penyerahan piala bergilir kepada Sanggar Dharma Suci, (26/4)│Foto: Bagus Mahadhita

 

Puncak kegiatan berlangsung pada penyerahan penghargaan kepada para pemenang. Sanggar Dharma Suci dari Denpasar berhasil meraih juara umum dan berhak membawa pulang piala bergilir Rektor UPMI Bali.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta. Dalam keterangannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme para peserta. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan secara konsisten agar pembinaan seni, khususnya tari, dapat berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Prof. Suarta juga berharap ke depan kegiatan ini dapat disiapkan dengan lebih matang dan menjangkau lebih banyak peserta. Menurutnya, lomba seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem seni di lingkungan pendidikan.

 

Sesi foto bersama│Foto: Bagus Mahadhita

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga menjalani proses persiapan, menunggu giliran, hingga menerima evaluasi dari juri.

Secara keseluruhan, Lomba Tari Bali ini memperlihatkan upaya yang terstruktur dalam menggabungkan aspek kompetisi, edukasi, dan pelestarian budaya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang unjuk kemampuan, tetapi juga bagian dari proses regenerasi penari Bali. Tema yang diangkat dalam lomba ini mencerminkan hubungan antara tradisi yang diwariskan dan energi generasi muda yang terus berkembang. Dalam konteks tersebut, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya menjaga keberlanjutan seni tari sebagai warisan budaya. [T].

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali
Tags: seni taritari baliUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

Next Post

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
0
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

Read moreDetails

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

by tatkala
October 4, 2026
0
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

Read moreDetails

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails
Next Post
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra
Esai

Pengungsian Terakhir Batur: Perspektif Pelaku Tantra

malih kawruhakna uṅgwanira saṅ hyaṅ sūrya śaśaṅka, mwaṅ haranya, yan riṅ bhuwana aguṅ saṅ hyaṅ wulan riṅ lwaṅiṅ bukit batūr,...

by Putu Eka Guna Yasa
October 5, 2026
“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop
Panggung

“Indonesia Comic Con” sebagai Media dan Representasi Budaya Pop

INDONESIA Comic Con merupakan salah satu event yang mempertemukan berbagai unsur budaya populer. Di dalamnya terdapat berbagai kegiatan yang berkaitan...

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
October 5, 2026
”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik
Ulas Musik

”Questions”: Negeri dalam Tanda Tanya dan Krisis Kepercayaan Publik

DALAM khazanah progresif rock 1970-an, “Questions” dari Manfred Mann's Earth Band menempati ruang reflektif yang khas: ia bukan sekadar komposisi...

by Ahmad Sihabudin
October 5, 2026
“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali
Opini

“Ajewera”: Dimensi Determinisme yang Dirusak Sebagai Awal Kehancuran Bali

AJEWERA pada dasarnya merupakan mekanisme kehati-hatian dalam memperlakukan pengetahuan, khususnya pengetahuan yang memiliki dimensi sakral, filosofis, dan esoteris. Dalam tradisi...

by IM Gede Nesa Saputra
October 4, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Opini

Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

INDONESIA patut berbangga dengan jumlah perguruan tinggi kita yang terus bertambah di berbagai daerah, dan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi...

by S. Bekti Istiyanto
October 4, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Sebelum Dunia Merayakan Wayang, Bali Sudah Memuliakannya

ADA sesuatu yang sedikit menggelitik ketika kita berbicara tentang “Hari Wayang”. Seolah-olah wayang membutuhkan satu tanggal tertentu agar kita kembali...

by I Gusti Made Darma Putra
October 4, 2026
Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian
Bahasa

Anatomi Kata ‘Dungu’ dalam Kamus Warganet Kekinian

DAHULU, kata dungu rasanya terlalu tabu dan kasar untuk diucapkan dalam percakapan sehari-hari. Namun, bahasa itu hidup, bergerak, dan selalu...

by I Made Sudiana
October 4, 2026
Penyair Kelas Teri
Esai

Penyair Kelas Teri

AKU menyebut diriku penyair kelas teri. Sebutan ini muncul karena sadar posisi di samudera literasi yang begitu luas. Aku menulis...

by Arief Rahzen
October 4, 2026
Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih
Panggung

Monolog “Berpayung Waktu”, Merawat Perjuangan Maria Katarina Sumarsih

IDEALTERNATIF akan menghadirkan pertunjukan monolog berjudul Berpayung Waktu pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Ngaos Art, Tasikmalaya,...

by tatkala
October 4, 2026
Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co