17 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
in Panggung
Peringatan Hari Tari Sedunia di UPMI: Lomba Tari Bali Jadi Ruang Menjaga Tradisi dan Menggerakkan Generasi

Lomba Tari Bali di UPMI Bali, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

LOMBA Tari Bali yang digelar pada 25–26 April 2026 di Auditorium Redha Gunawan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali), menjadi salah satu upaya konkret dalam menjaga keberlanjutan seni tari di kalangan generasi muda. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Citta Nirbhana, Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik (Sendratasik), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UPMI Bali ini merupakan bagian dari serangkaian peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April.

Sejak pagi hari pertama, auditorium dipenuhi peserta dari berbagai sanggar. Mereka datang bersama pelatih dan keluarga. Seluruh peserta tampak begitu antusias mengikuti lomba-lomba tersebut, begitupun para penonton yang menyaksikan.

Lomba Tari Bali di UPMI Bali, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

I Komang Juniarta selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa lomba ini dirancang sebagai ruang kompetisi sekaligus pembelajaran bagi penari muda. “Lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia. Jenis tari yang dilombakan mencakup Puspanjali, Condong, Margapati, Baris Tunggal, dan Jauk Keras,” ungkapnya.

Juniarta menyebut, pembagian kategori dilakukan untuk menyesuaikan kemampuan peserta. Hari pertama diikuti peserta usia 6–12 tahun dengan tiga kategori tari, Puspanjali, Condong, dan Baris Tunggal. Sementara hari kedua diperuntukkan bagi peserta usia 12–17 tahun dengan dua kategori tari, Margapati dan Jauk Keras.

“Kami ingin memberikan ruang yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka, baik dari sisi teknik maupun pemahaman karakter tari,” katanya.

Lomba Tari Bali di UPMI Bali, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Pembukaan Lomba Tari Bali dengan simbolisasi pemukulan gong, (25/4)│Foto: tatkala.co/Dede

Rangkaian acara dibuka secara resmi melalui pemukulan gong oleh Wakil Rektor III UPMI Bali yang mewakili rektor. Sebelumnya, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), UPMI Bali, Dr. I Made Sujaya, S.S., M.Hum. menyampaikan sambutan yang menekankan makna strategis peringatan Hari Tari Dunia.

“Hari Tari Dunia tidak sekadar peringatan seremonial. Ada tujuan yang sangat penting, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan pentingnya seni tari sebagai bagian dari kebudayaan, memperkuat dialog lintas budaya, serta mendorong pelestarian dan pengembangan tari,” ujarnya.

Sujaya menambahkan bahwa dalam konteks Bali, tari memiliki kedudukan yang sangat khas. “Di Bali, menari itu disebut masolah. Kata ‘solah’ berarti perilaku atau karakter. Jadi, menari bukan hanya soal gerakan, tetapi juga bagaimana seseorang berperilaku dan menampilkan jati dirinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sujaya menilai tema “Jejak Tradisi, Energi Generasi” relevan dengan upaya menjaga kesinambungan budaya.

“Tema ini mencerminkan semangat untuk menjaga akar tradisi sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan berinovasi,” kata Sujaya.

Evaluasi oleh dewan juri, (26/4)│Foto: Bagus Mahadhita

Setelah pembukaan, lomba dimulai dengan penampilan para peserta. Mereka tampil bergantian sesuai nomor undi, membawakan Tari Puspanjali, Condong, dan Baris Tunggal. Penampilan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari I Gusti Ngurah Agung Giri Putra, S.Sn., M.Sn., Ni Luh Putu Wiwin Astari S.Sn., M.Sn., Dewa Putu Selamat Raharja, S.Sn., dan Kadek Ayu Era Pinatih, S.Sn., M.Sn.

Selain melakukan penilaian, para juri juga memberikan evaluasi kepada peserta. Hal ini menjadikan lomba tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran langsung.

Hasil lomba hari pertama diumumkan pada hari yang sama setelah seluruh peserta selesai tampil. Sementara itu, hari kedua dilanjutkan dengan kategori remaja yang menampilkan tari Margapati dan Jauk Keras.

Pada hari kedua, penampilan peserta menunjukkan penguasaan teknik dan ekspresi yang lebih kompleks. Karakter tari ditampilkan dengan lebih kuat, seiring dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang oleh Rektor UPMI Bali, (26/4)│Foto: Bagus Mahadhita

Penyerahan piala bergilir kepada Sanggar Dharma Suci, (26/4)│Foto: Bagus Mahadhita

 

Puncak kegiatan berlangsung pada penyerahan penghargaan kepada para pemenang. Sanggar Dharma Suci dari Denpasar berhasil meraih juara umum dan berhak membawa pulang piala bergilir Rektor UPMI Bali.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta. Dalam keterangannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya sangat bangga melihat antusiasme para peserta. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan secara konsisten agar pembinaan seni, khususnya tari, dapat berjalan berkelanjutan,” ujarnya.

Prof. Suarta juga berharap ke depan kegiatan ini dapat disiapkan dengan lebih matang dan menjangkau lebih banyak peserta. Menurutnya, lomba seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem seni di lingkungan pendidikan.

 

Sesi foto bersama│Foto: Bagus Mahadhita

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga menjalani proses persiapan, menunggu giliran, hingga menerima evaluasi dari juri.

Secara keseluruhan, Lomba Tari Bali ini memperlihatkan upaya yang terstruktur dalam menggabungkan aspek kompetisi, edukasi, dan pelestarian budaya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang unjuk kemampuan, tetapi juga bagian dari proses regenerasi penari Bali. Tema yang diangkat dalam lomba ini mencerminkan hubungan antara tradisi yang diwariskan dan energi generasi muda yang terus berkembang. Dalam konteks tersebut, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata upaya menjaga keberlanjutan seni tari sebagai warisan budaya. [T].

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali
Tags: seni taritari baliUniversitas PGRI Mahadewa IndonesiaUPMI Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bulan Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendidikan

Next Post

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Panggung Teater Modern Festival Seni Bali Jani 2026 Dipenuhi Tafsir Kreatif

by Nyoman Budarsana
July 17, 2026
0
Panggung Teater Modern Festival Seni Bali Jani 2026 Dipenuhi Tafsir Kreatif

KEMAJUAN seni teater di Bali kembali menemukan panggungnya melalui Pawimba (Lomba) Teater Modern Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun...

Read moreDetails

Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 16, 2026
0
Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026

 “Bagi laki-laki yang masih menganut patriarki, saya sarankan jangan membaca buku ini.” Ucapan itu langsung disambut gelak tawa peserta bedah...

Read moreDetails

Musikalisasi Puisi Festival Seni Bali Jani 2026, Menyelaraskan Kata, Nada, dan Jiwa

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Musikalisasi Puisi Festival Seni Bali Jani 2026, Menyelaraskan Kata, Nada, dan Jiwa

MENYAKSIKAN Lomba Musikalisasi Puisi dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 bukan sekadar menikmati pertunjukan musik. Di atas...

Read moreDetails

Ketika Lagu Menjadi Cerita, “Sang Surya Sampun Metangi” Membawa Pesan Bali dalam Harmoni Musik

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
0
Ketika Lagu Menjadi Cerita, “Sang Surya Sampun Metangi” Membawa Pesan Bali dalam Harmoni Musik

INI bukan sekadar konser musik. "Sang Surya Sampun Metangi" hadir layaknya sebuah perjalanan yang dituturkan melalui lagu. Setiap tembang mengalir...

Read moreDetails

Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
0
Ketika Kisah CEO Menyamar ala Drama Korea Hadir dalam Lawak Bali

KISAH CEO yang menyamar lazimnya identik dengan drama Korea yang dipenuhi ketegangan, romansa, dan konflik keluarga. Namun, cerita yang akrab...

Read moreDetails

“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

by Nyoman Budarsana
July 15, 2026
0
“Unity in Harmony”Orkestra Brass Band ISI Bali dan Crescendo, Energi Baru di Festival Seni Bali Jani 2026

Gemuruh tiupan saksofon, dentuman drum, dan lengking gitar listrik memenuhi Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (13/7/2026) malam. Melalui pertunjukan...

Read moreDetails

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

Read moreDetails

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

Read moreDetails

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

Read moreDetails

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

Read moreDetails
Next Post
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Panggung Teater Modern Festival Seni Bali Jani 2026 Dipenuhi Tafsir Kreatif
Panggung

Panggung Teater Modern Festival Seni Bali Jani 2026 Dipenuhi Tafsir Kreatif

KEMAJUAN seni teater di Bali kembali menemukan panggungnya melalui Pawimba (Lomba) Teater Modern Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun...

by Nyoman Budarsana
July 17, 2026
Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru
Khas

Tetap Harus Ada Pembaruan pada Pesta Kesenian Bali, Lewat Rekonstruksi dan Penciptaan Karya Baru

MEMASUKI penyelenggaraan ke-48, Pesta Kesenian Bali (PKB) telah menempuh perjalanan panjang sebagai festival seni budaya terbesar di Pulau Dewata. Selama...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi
Khas

Merawat Masa Depan Pesta Kesenian Bali Lewat Dialog Antargenerasi

MENJELANG usianya yang mengarah pada setengah abad, Pesta Kesenian Bali (PKB) dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan. Festival seni terbesar...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme
Khas

Menjernihkan Informasi dan Mendokumentasikan Pesta Kesenian Bali Lewat Jurnalisme

DI tengah riuh tepuk tangan yang mengiringi setiap pementasan Pesta Kesenian Bali (PKB), ada pekerjaan lain yang berlangsung tanpa sorot...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Mungkinkah Korut Serang AS?
Esai

Kepemimpinan Transformasional sebagai Jantung Kebijakan Publik dan Komunikasi Politik Modern

TANTANGAN birokrasi di era disrupsi global saat ini menuntut perubahan fundamental dalam paradigma pengelolaan pemerintahan dan cara pemimpin berinteraksi dengan...

by Jerry Indrawan
July 16, 2026
Dunia adalah Cermin Kesadaran Manusia
Esai

Dunia adalah Cermin Kesadaran Manusia

Kita Melihat Dunia Sebagaimana Diri Kita Mengamati perilaku sang istri selama belasan tahun sebagai guru TK, saya punya ungkapan: Seorang...

by Agung Sudarsa
July 16, 2026
“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan
Ulas Buku

“Koloni”: Semut, Semesta, dan Seni Merawat Kehidupan

Novel Koloni pertama kali diluncurkan oleh Gramedia pada 22 Agustus 2025. Sejak diluncurkan hingga kini, novel ini terus mendapat perhatian...

by I Made Sujaya
July 16, 2026
Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

Menyingkap Relasi Kuasa dalam Novel ‘Koloni’ Karya Ratih Kumala di Singaraja Literary Festival 2026

 “Bagi laki-laki yang masih menganut patriarki, saya sarankan jangan membaca buku ini.” Ucapan itu langsung disambut gelak tawa peserta bedah...

by Dede Putra Wiguna
July 16, 2026
Gelar Langit, Gaji Bumi: Gelar Mentereng tapi Dompet Kering, Rahasia Dapur Dosen yang Akhirnya Dibongkar di MK
Esai

Satu Bahasa Dua Realitas: Mengapa Roy Suryo dan Jokowi Mustahil Saling Memahami?

DALAM panggung politik kontemporer Indonesia, perseteruan antara mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

by Nur Inayah Yushar
July 16, 2026
Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010
Gaya

Spesifikasi dan Kelebihan Canon Pixma G1010

PADA 30 Januari 2018, Canon Indonesia merilis printer terbaru yakni Printer PIXMA Ink Efficient G series.  Ada lima tipe printer...

by tatkala
July 16, 2026
Musikalisasi Puisi Festival Seni Bali Jani 2026, Menyelaraskan Kata, Nada, dan Jiwa
Panggung

Musikalisasi Puisi Festival Seni Bali Jani 2026, Menyelaraskan Kata, Nada, dan Jiwa

MENYAKSIKAN Lomba Musikalisasi Puisi dalam Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 bukan sekadar menikmati pertunjukan musik. Di atas...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026
Ketika Lagu Menjadi Cerita, “Sang Surya Sampun Metangi” Membawa Pesan Bali dalam Harmoni Musik
Panggung

Ketika Lagu Menjadi Cerita, “Sang Surya Sampun Metangi” Membawa Pesan Bali dalam Harmoni Musik

INI bukan sekadar konser musik. "Sang Surya Sampun Metangi" hadir layaknya sebuah perjalanan yang dituturkan melalui lagu. Setiap tembang mengalir...

by Nyoman Budarsana
July 16, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co