25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putri Ayu Suarni, Diam-diam Jadi Puteri Bali Persahabatan 2025

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 7, 2025
in Persona
Putri Ayu Suarni, Diam-diam Jadi Puteri Bali Persahabatan 2025

Putu Ayu Suerni ─ Puteri Bali Persahabatan 2025 │Dok. Keysa

NAMA lengkapnya Putu Ayu Suarni (18), siswi kelas 12 di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Hampir semua orang akrab memanggilnya Keysa ─ nama yang lahir dari dunia cosplay yang sempat digelutinya, dan kini justru menjadi bagian dari identitas dirinya.

“Lebih nyaman dipanggil Keysa, bahkan saat memperkenalkan diri, saya sebut nama Keysa,” ujarnya sambil tersenyum kecil. Senyum yang juga ia tampilkan di panggung Putera Puteri Bali 2025.

Gadis kelahiran 8 Mei 2007, asal Denpasar itu sejak kecil tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi disiplin dan tanggung jawab. Kedua orang tuanya, Ni Wayan Eka Wati dan I Nyoman Weda, selalu menanamkan nilai-nilai itu. Sejak kecil ia hidup di lingkungan yang banyak berkecimpung di bidang kesehatan. Maka, ketika Keysa memilih sekolah keperawatan, tak banyak yang terkejut.

“Setelah lulus SMK nanti, saya berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana keperawatan, tapi kalau ada peluang, juga ingin menimba ilmu ke Jepang,” ujarnya.

Tetapi, dunia Keysa tidak berhenti di ruang kelas atau laboratorium praktik. Sejak SMP, ia sudah mengenal panggung. Awalnya ia sekadar mengikuti arahan orang tua, tapi lama-kelamaan ia jatuh cinta pada dunia itu. Lewat modeling, ia belajar tentang sikap, kepercayaan diri, dan cara menampilkan diri dengan baik.

Selain modeling, ia juga menyukai dance, cosplay, dan mendaki. Sejak duduk di bangku SMK, ia mulai menekuni hobi mendaki gunung. Hingga kini, sudah sepuluh puncak di Bali ia taklukan.

“Saya suka mendaki karena bisa merasakan ketenangan sekaligus tantangan,” ucapnya. Barangkali dari sanalah ia belajar memandang hidup seperti perjalanan ke puncak ─ harus sabar, terukur, dan tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Keysa bersama para finalis Puteri Bali 2025│Dok. Keysa

Keysa mengakui hidupnya memang terstruktur. Tapi di balik keteraturan itu, ada sisi spontan yang kadang mengejutkan, bahkan bagi dirinya sendiri. Salah satunya adalah keikutsertaannya dalam ajang Putera Puteri Bali 2025.

“Awalnya saya ikut secara diam-diam, agar tidak ada yang tahu,” katanya sambil tertawa kecil.

Ceritanya, suatu hari, ketika ia membuat video perkenalan tentang program kerja yang ia buat untuk ajang tersebut, tanpa sengaja dilihat oleh seorang guru di sekolah. Dari situlah semuanya bermula. Sang guru kemudian mendorongnya untuk mendaftar dan mewakili sekolah.

“Banyak yang kaget, biasanya saya orang yang terbuka. Tapi kali ini, sengaja diam-diam,” ujarnya.

Tidak semua orang langsung mendukung. Orang tuanya sempat ragu karena ia sudah kelas 12 dan tengah fokus menghadapi ujian-ujian. “Mereka takut kegiatan ini bakal mengganggu sekolah saya,” kata Keysa.

Tapi, ia tetap bersikeras. “Entah kenapa, saya merasa harus ikut. Ada ketertarikan yang kuat,” tambahnya.

Keysa saat diberi gelar Puteri Bali Persahabatan 2025 │Dok. Keysa

Akhirnya, dengan persiapan yang minim tapi niat yang besar, ia melangkah ke ajang itu. Putera Puteri Bali sendiri merupakan program di bawah naungan NGID Organization, sebuah wadah pengembangan remaja yang bertujuan melahirkan duta yang cerdas, berani, berwawasan, dan berkarakter. Peserta tidak hanya dinilai dari penampilan luar, tetapi juga dari pengetahuan umum, wawasan budaya, serta kemampuan berkomunikasi. Ajang ini dirancang untuk membentuk generasi muda Bali yang mampu mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerahnya dengan cara yang cerdas dan berkarakter.

Bagi Keysa, pengalaman itu menjadi perjalanan berharga. “Saya belajar banyak. Nggak cuma tampil, tapi juga memahami makna menjadi seorang remaja,” katanya. Ia juga mengaku bertemu banyak teman baru, belajar berbicara di depan publik, dan menemukan arti kepercayaan diri yang sesungguhnya.

Singkat cerita, ketika malam grand final tiba, Sabtu, 18 Oktober 2025, di Colony Plaza Renon, Keysa mengaku tak banyak berharap. Ia hanya ingin menikmati proses dan tampil sebaik mungkin. Namun ketika namanya disebut sebagai peraih kategori Puteri Bali Persahabatan, ia tak mampu menahan air mata haru.

“Terharu banget waktu itu. Sama sekali nggak nyangka bisa sampai di tahap ini,” katanya lirih. Menurutnya, kemenangan itu bukan hanya soal gelar atau selempang, melainkan tentang keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru dan bertanggung jawab pada pilihan sendiri.

Putu Ayu Suarni alias Keysa (kiri)│Dok. Keysa

Prestasi itu terasa semakin istimewa karena ini adalah kali pertama Keysa mewakili sekolah dalam sebuah ajang. “Dari kelas 10 saya belum pernah mewakili sekolah. Ini yang pertama, dan berhasil, meski belum menjadi juara utama,” ucapnya.

Kini, setelah ajang itu, Keysa tetap melanjutkan rutinitasnya di sekolah seperti biasa. Ia masih fokus belajar, sesekali mengikuti kegiatan dance atau cosplay, dan tak melupakan gunung-gunung yang menunggu untuk kembali ia daki.

“Saya ingin tetap jadi diri sendiri. Biar semua jalan beriringan, mulai dari belajar, modeling, maupun kegiatan lainnya,” kata Keysa.

Saat ditanya soal kehidupan pribadi, khususnya hubungan asmara, ia tertawa kecil. “Saya belum punya pacar,” ujarnya jujur. Lalu menambahkan dengan nada bercanda, “Tapi saya suka cowok berkacamata.” Kalimat itu menutup percakapan kami dengan ringan. Mengingatkan bahwa di balik semua kedisiplinan dan pencapaiannya, ia tetaplah remaja yang tahu cara menikmati hidup. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: gaya hidupkecantikanPuteri Bali PersahabatanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Quantum Entanglement dan Resonansi Kesadaran Guru-Murid

Next Post

Kisah-Kisah dari yang Datang dan Menetap: Bali dari Kacamata Pendatang

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

by Made Adnyana Ole
October 17, 2026
0
Dari Wayang Wong Tejakula, Hoga Wiratmaja Ciptakan Logo Porprov Bali 2027, dan Ia Juara

APA hubungan wayang wong Tejakula dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 yang akan digelar di Buleleng? Secara langsung,...

Read moreDetails

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
0
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

Read moreDetails

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails
Next Post
Kisah-Kisah dari yang Datang dan Menetap: Bali dari Kacamata Pendatang

Kisah-Kisah dari yang Datang dan Menetap: Bali dari Kacamata Pendatang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi
Khas

Ngusaba Segara lan Ngusaba Nini Desa Adat Kusamba: Generasi Muda Jangan Malu Lestarikan Tradisi

RATUSAN krama Desa Adat Kusamba berjalan beriringan dari Pura Puseh menuju Pura Segara, Minggu (25/10/2026). Mereka mengikuti tradisi mapeed, mengiringi...

by Wahyu Mahaputra
October 25, 2026
Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau
Puisi

Puisi-Puisi Rusdy Ulu | Perempuan Rantau

Perempuan Rantau ---buat Satya Rakasiwi Purbowati Seperti gagak di langit hitamkelana menembus malamdihantam badai selatandan mendung langitmenghapus segala arahyang ingin...

by Rusdy Ulu
October 25, 2026
Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co