2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Putri Ayu Suarni, Diam-diam Jadi Puteri Bali Persahabatan 2025

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 7, 2025
in Persona
Putri Ayu Suarni, Diam-diam Jadi Puteri Bali Persahabatan 2025

Putu Ayu Suerni ─ Puteri Bali Persahabatan 2025 │Dok. Keysa

NAMA lengkapnya Putu Ayu Suarni (18), siswi kelas 12 di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Hampir semua orang akrab memanggilnya Keysa ─ nama yang lahir dari dunia cosplay yang sempat digelutinya, dan kini justru menjadi bagian dari identitas dirinya.

“Lebih nyaman dipanggil Keysa, bahkan saat memperkenalkan diri, saya sebut nama Keysa,” ujarnya sambil tersenyum kecil. Senyum yang juga ia tampilkan di panggung Putera Puteri Bali 2025.

Gadis kelahiran 8 Mei 2007, asal Denpasar itu sejak kecil tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi disiplin dan tanggung jawab. Kedua orang tuanya, Ni Wayan Eka Wati dan I Nyoman Weda, selalu menanamkan nilai-nilai itu. Sejak kecil ia hidup di lingkungan yang banyak berkecimpung di bidang kesehatan. Maka, ketika Keysa memilih sekolah keperawatan, tak banyak yang terkejut.

“Setelah lulus SMK nanti, saya berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana keperawatan, tapi kalau ada peluang, juga ingin menimba ilmu ke Jepang,” ujarnya.

Tetapi, dunia Keysa tidak berhenti di ruang kelas atau laboratorium praktik. Sejak SMP, ia sudah mengenal panggung. Awalnya ia sekadar mengikuti arahan orang tua, tapi lama-kelamaan ia jatuh cinta pada dunia itu. Lewat modeling, ia belajar tentang sikap, kepercayaan diri, dan cara menampilkan diri dengan baik.

Selain modeling, ia juga menyukai dance, cosplay, dan mendaki. Sejak duduk di bangku SMK, ia mulai menekuni hobi mendaki gunung. Hingga kini, sudah sepuluh puncak di Bali ia taklukan.

“Saya suka mendaki karena bisa merasakan ketenangan sekaligus tantangan,” ucapnya. Barangkali dari sanalah ia belajar memandang hidup seperti perjalanan ke puncak ─ harus sabar, terukur, dan tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Keysa bersama para finalis Puteri Bali 2025│Dok. Keysa

Keysa mengakui hidupnya memang terstruktur. Tapi di balik keteraturan itu, ada sisi spontan yang kadang mengejutkan, bahkan bagi dirinya sendiri. Salah satunya adalah keikutsertaannya dalam ajang Putera Puteri Bali 2025.

“Awalnya saya ikut secara diam-diam, agar tidak ada yang tahu,” katanya sambil tertawa kecil.

Ceritanya, suatu hari, ketika ia membuat video perkenalan tentang program kerja yang ia buat untuk ajang tersebut, tanpa sengaja dilihat oleh seorang guru di sekolah. Dari situlah semuanya bermula. Sang guru kemudian mendorongnya untuk mendaftar dan mewakili sekolah.

“Banyak yang kaget, biasanya saya orang yang terbuka. Tapi kali ini, sengaja diam-diam,” ujarnya.

Tidak semua orang langsung mendukung. Orang tuanya sempat ragu karena ia sudah kelas 12 dan tengah fokus menghadapi ujian-ujian. “Mereka takut kegiatan ini bakal mengganggu sekolah saya,” kata Keysa.

Tapi, ia tetap bersikeras. “Entah kenapa, saya merasa harus ikut. Ada ketertarikan yang kuat,” tambahnya.

Keysa saat diberi gelar Puteri Bali Persahabatan 2025 │Dok. Keysa

Akhirnya, dengan persiapan yang minim tapi niat yang besar, ia melangkah ke ajang itu. Putera Puteri Bali sendiri merupakan program di bawah naungan NGID Organization, sebuah wadah pengembangan remaja yang bertujuan melahirkan duta yang cerdas, berani, berwawasan, dan berkarakter. Peserta tidak hanya dinilai dari penampilan luar, tetapi juga dari pengetahuan umum, wawasan budaya, serta kemampuan berkomunikasi. Ajang ini dirancang untuk membentuk generasi muda Bali yang mampu mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerahnya dengan cara yang cerdas dan berkarakter.

Bagi Keysa, pengalaman itu menjadi perjalanan berharga. “Saya belajar banyak. Nggak cuma tampil, tapi juga memahami makna menjadi seorang remaja,” katanya. Ia juga mengaku bertemu banyak teman baru, belajar berbicara di depan publik, dan menemukan arti kepercayaan diri yang sesungguhnya.

Singkat cerita, ketika malam grand final tiba, Sabtu, 18 Oktober 2025, di Colony Plaza Renon, Keysa mengaku tak banyak berharap. Ia hanya ingin menikmati proses dan tampil sebaik mungkin. Namun ketika namanya disebut sebagai peraih kategori Puteri Bali Persahabatan, ia tak mampu menahan air mata haru.

“Terharu banget waktu itu. Sama sekali nggak nyangka bisa sampai di tahap ini,” katanya lirih. Menurutnya, kemenangan itu bukan hanya soal gelar atau selempang, melainkan tentang keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru dan bertanggung jawab pada pilihan sendiri.

Putu Ayu Suarni alias Keysa (kiri)│Dok. Keysa

Prestasi itu terasa semakin istimewa karena ini adalah kali pertama Keysa mewakili sekolah dalam sebuah ajang. “Dari kelas 10 saya belum pernah mewakili sekolah. Ini yang pertama, dan berhasil, meski belum menjadi juara utama,” ucapnya.

Kini, setelah ajang itu, Keysa tetap melanjutkan rutinitasnya di sekolah seperti biasa. Ia masih fokus belajar, sesekali mengikuti kegiatan dance atau cosplay, dan tak melupakan gunung-gunung yang menunggu untuk kembali ia daki.

“Saya ingin tetap jadi diri sendiri. Biar semua jalan beriringan, mulai dari belajar, modeling, maupun kegiatan lainnya,” kata Keysa.

Saat ditanya soal kehidupan pribadi, khususnya hubungan asmara, ia tertawa kecil. “Saya belum punya pacar,” ujarnya jujur. Lalu menambahkan dengan nada bercanda, “Tapi saya suka cowok berkacamata.” Kalimat itu menutup percakapan kami dengan ringan. Mengingatkan bahwa di balik semua kedisiplinan dan pencapaiannya, ia tetaplah remaja yang tahu cara menikmati hidup. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: gaya hidupkecantikanPuteri Bali PersahabatanSMK Kesehatan Bali Medika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Quantum Entanglement dan Resonansi Kesadaran Guru-Murid

Next Post

Kisah-Kisah dari yang Datang dan Menetap: Bali dari Kacamata Pendatang

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Kisah-Kisah dari yang Datang dan Menetap: Bali dari Kacamata Pendatang

Kisah-Kisah dari yang Datang dan Menetap: Bali dari Kacamata Pendatang

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co