4 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [15-Habis]—Di Labuan Bajo Saya Hanya Numpang Lewat

Made Wirya by Made Wirya
August 27, 2025
in Tualang
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [15-Habis]—Di Labuan Bajo Saya Hanya Numpang Lewat

Karena salah perhitungan, di Labuan Bajo saya hanya numpang lewat

Sebelum melakukan perjalanan Gresik-Labuan Bajo, saya sudah mencari informasi tentang jadwal keberangkatan kapal dari Labuan Bajo ke Tanjung Perak, Surabaya.

Informasi yang saya dapatkan dari internet, sesuai jadwal kepulangan, ada dua keberangkatan: tanggal 22 dan 25 November 2022.

Untuk yang tanggal 22 November kapal berangkat sore, sehingga saya tidak mungkin naik kapal tersebut. Karena kapal penyeberangan dari Sape, baru sampai di Labuan Bajo pukul 18.05 WITA.

Maka saya putuskan pulang dengan jadwal keberangkatan tanggal 25 November. Sesampai di Pelabuhan Labuan Bajo, saya mencari informasi lagi tentang kepastian jadwal tersebut.

Salah satu petugas di pelabuhan yang indah itu menyampaikan, untuk kapal dengan tujuan Surabaya diberangkatkan dari Pelabuhan Multipurpose.

Dari hasil pencarian di Google Map, jarak ke pelabuhan itu cukup dekat, hanya 8,5 kilometer. Saya kemudian nyalakan lampu depan dan belakang. Saya langsung meluncur ke Pelabuhan Multipurpose dengan kecepatan sedang.

Dalam perjalanan saya berpikir sejenak, apakah akan mencari makan dan penginapan dulu, atau langsung menuju ke Pelabuhan Multipurpose. Karena masih sore dan belum begitu lapar, saya putuskan langsung ke sana.

Dalam bayangan saya, Pelabuhan Multipurpose seperti pelabuhan kapal pada umumnya, ada banyak kedai makanan dan penginapan. Jika memang benar jadwal keberangkatan kapal tanggal 25 November, saya akan menginap di sana, kemudian esoknya bersepeda keliling Kabupaten Manggarai Barat.

Sepeda saya kayuh pelan sambil menikmati suasana objek wisata tepi pantai itu. Suasananya tidak jauh berbeda dengan objek wisata tepi laut pada umunya, yang dikunjungi wisatawan mancanegara. Sepanjang jalan terdapat banyak hotel, restoran, bar, kedai kopi dan jasa diving.

Setelah bersepeda lebih kurang 2 kilometer, jalan mulai naik-turun. Saya kembali berkeringat. Lalu lintas cukup ramai. Kemungkinan saya sudah masuk jantung kota Labuan Bajo.

Saya tetap mengikuti rute di Google Map, jaraknya kurang 6 kilometer lagi. Saya diarahkan ke jalan yang tidak seramai sebelumnya. Kemudian masuk ke jalan yang membelah keriuhan pasar tradisional.

Saya gamang, jangan-jangan melewati rute yang salah. Saya bertanya pada anak muda yang sedang mencangkung di pinggir jalan. Ternyata benar, saya tidak salah jalan.

Saya kayuh sepeda lebih cepat, dengan harapan segera sampai. Tapi saya malah masuk ke jalan kampung yang becek. Celaka! Saya lihat di Google Map, memang itu rutenya. Jalanan kembali menanjak, dan tidak ada lampu penerangan sama sekali. Gulita!

Saya sudah cukup lelah bersepeda selama hampir dua minggu, dan ingin istirahat. Tapi harus menghadapi tantangan lagi.

Dalam kegelapan malam, saya perhatikan sisi kanan jalan berupa tebing terjal bekas keprasan, sedangkan sisi kiri ada jurang yang cukup dalam.

Suasana sangat sepi, hanya sesekali saya berpapasan dengan sepeda motor. Padahal saat itu baru pukul 18.45 WITA. Celaka!

Apa Google Map tidak salah? Bagaimana jika saya tersesat? Sedangkan saya terus menghadapi jalan menanjak yang semakin terjal.

Saya melihat lagi Google Map, jarak ke pelabuhan tinggal 2,5 kilometer lagi. Lampu depan yang lumennya 1000 cukup membantu dalam kegelapan rute tersebut.

Di depan saya melihat tanjakan yang sangat terjal. Saya kerahkan segenap tenaga agar bisa mencapai puncak. Gagal! Beberapa meter menjelang puncak tanjakan, saya menyerah dan terpaksa harus menuntun sepeda. Baru kali ini, selama saya bersepeda ke mana pun, tidak berhasil melewati tanjakan.

Setelah mencapai puncak, jalanan menurun tajam dan berkelok, dan terus menurun. Di bawah terlihat bangun megah yang bermandikan cahaya lampu. Tampak beberapa truk parkir berderet di jalan menuju bangunan tersebut. Semoga itu Pelabuhan Multipurpose. Ternyata benar!

Saya sudah lelah, lapar dan haus. Seturun dari kapal feri di Labuan Bajo, saya belum membeli minuman dan camilan. Dari dua bidon, hanya satu yang terisi, itupun tinggal separuh.

Saya akan mencari makan dan minuman manis di Pelabuhan Multipurpose. Saya akan makan sepuasnya dan bersantai sebelum mencari informasi keberangkatan kapal ke Surabaya. Setelah itu saya akan mencari penginapan di sekitar pelabuhan tersebut.

Apa yang saya angankan berantakan. Ternyata Pelabuhan Multipurpose berdiri sendiri, tidak ada hotel, restoran dan tidak ada juga toko swalayan. Mungkin karena pelabuhan itu baru selesai dibangun. Hanya ada empat warung kecil semi permanen di luar pagar pelabuhan. Sontoloyo!

Dari empat warung itu, hanya satu yang masih buka. Makanan di warung itu hanya tersisa nasi dan kuah opor ayam.

“Bapak mau telur?” tanya penjualnya, perempuan yang usianya tidak lebih dari 35 tahun.

“Iya.”

“Bagaimana jika saya gorengkan telur, dengan kuah opor?”

“Tidak usah diberi kuah opor. Cukup nasi dengan telor goreng saja.”

Malam itu saya makan dengan lahap. Segelas teh manis yang disuguh saya habiskan dalam beberapa teguk. Setelah kenyang saya menuju ke gerbang pelabuhan.

Saya menghampiri tiga petugas yang berjaga di gerbang pelabuhan. Salah satu di antaranya menyampaikan bahwa kapal ke Surabaya berangkat malam itu pukul 23.00 WITA.

Dia juga menyampaikan, tanggal 25 November juga ada kapal yang berangkat. Tapi jika saya pulang tanggal 25 November, di mana malam ini saya harus menginap?

Untuk kembali ke Labuan Bajo jelas tidak mungkin. Saya sudah sangat kelelahan. Maka malam itu juga saya putuskan untuk pulang.

Setelah menunggu beberapa jam di dermaga, dengan menahan rasa kantuk, saya baru bisa masuk kapal pada tengah malam. Kapal baru meninggalkan dermaga pada dini hari. [T]

Tags: gowesLabuan Bajosepeda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Muda Membara Tua Berkarisma Ketika Angklung Kebyar Banyuning dan Ambengan Mebarung di Bulfest 2025

Next Post

Lebih Dekat dengan Wiguna Mahayasa: Tidak Ada Jalan Buntu bagi Semangat

Made Wirya

Made Wirya

Lahir dan besar di Surabaya. Penulis dan filmmaker. Suka bertualang

Related Posts

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails

BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

Roses are red Violets are blue 106,20 KM? WTF is wrong with you? SEBUAH papan merah bertuliskan kata-kata di atas...

Read moreDetails

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails
Next Post
Lebih Dekat dengan Wiguna Mahayasa: Tidak Ada Jalan Buntu bagi Semangat

Lebih Dekat dengan Wiguna Mahayasa: Tidak Ada Jalan Buntu bagi Semangat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co