3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [15-Habis]—Di Labuan Bajo Saya Hanya Numpang Lewat

Made Wirya by Made Wirya
August 27, 2025
in Tualang
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [15-Habis]—Di Labuan Bajo Saya Hanya Numpang Lewat

Karena salah perhitungan, di Labuan Bajo saya hanya numpang lewat

Sebelum melakukan perjalanan Gresik-Labuan Bajo, saya sudah mencari informasi tentang jadwal keberangkatan kapal dari Labuan Bajo ke Tanjung Perak, Surabaya.

Informasi yang saya dapatkan dari internet, sesuai jadwal kepulangan, ada dua keberangkatan: tanggal 22 dan 25 November 2022.

Untuk yang tanggal 22 November kapal berangkat sore, sehingga saya tidak mungkin naik kapal tersebut. Karena kapal penyeberangan dari Sape, baru sampai di Labuan Bajo pukul 18.05 WITA.

Maka saya putuskan pulang dengan jadwal keberangkatan tanggal 25 November. Sesampai di Pelabuhan Labuan Bajo, saya mencari informasi lagi tentang kepastian jadwal tersebut.

Salah satu petugas di pelabuhan yang indah itu menyampaikan, untuk kapal dengan tujuan Surabaya diberangkatkan dari Pelabuhan Multipurpose.

Dari hasil pencarian di Google Map, jarak ke pelabuhan itu cukup dekat, hanya 8,5 kilometer. Saya kemudian nyalakan lampu depan dan belakang. Saya langsung meluncur ke Pelabuhan Multipurpose dengan kecepatan sedang.

Dalam perjalanan saya berpikir sejenak, apakah akan mencari makan dan penginapan dulu, atau langsung menuju ke Pelabuhan Multipurpose. Karena masih sore dan belum begitu lapar, saya putuskan langsung ke sana.

Dalam bayangan saya, Pelabuhan Multipurpose seperti pelabuhan kapal pada umumnya, ada banyak kedai makanan dan penginapan. Jika memang benar jadwal keberangkatan kapal tanggal 25 November, saya akan menginap di sana, kemudian esoknya bersepeda keliling Kabupaten Manggarai Barat.

Sepeda saya kayuh pelan sambil menikmati suasana objek wisata tepi pantai itu. Suasananya tidak jauh berbeda dengan objek wisata tepi laut pada umunya, yang dikunjungi wisatawan mancanegara. Sepanjang jalan terdapat banyak hotel, restoran, bar, kedai kopi dan jasa diving.

Setelah bersepeda lebih kurang 2 kilometer, jalan mulai naik-turun. Saya kembali berkeringat. Lalu lintas cukup ramai. Kemungkinan saya sudah masuk jantung kota Labuan Bajo.

Saya tetap mengikuti rute di Google Map, jaraknya kurang 6 kilometer lagi. Saya diarahkan ke jalan yang tidak seramai sebelumnya. Kemudian masuk ke jalan yang membelah keriuhan pasar tradisional.

Saya gamang, jangan-jangan melewati rute yang salah. Saya bertanya pada anak muda yang sedang mencangkung di pinggir jalan. Ternyata benar, saya tidak salah jalan.

Saya kayuh sepeda lebih cepat, dengan harapan segera sampai. Tapi saya malah masuk ke jalan kampung yang becek. Celaka! Saya lihat di Google Map, memang itu rutenya. Jalanan kembali menanjak, dan tidak ada lampu penerangan sama sekali. Gulita!

Saya sudah cukup lelah bersepeda selama hampir dua minggu, dan ingin istirahat. Tapi harus menghadapi tantangan lagi.

Dalam kegelapan malam, saya perhatikan sisi kanan jalan berupa tebing terjal bekas keprasan, sedangkan sisi kiri ada jurang yang cukup dalam.

Suasana sangat sepi, hanya sesekali saya berpapasan dengan sepeda motor. Padahal saat itu baru pukul 18.45 WITA. Celaka!

Apa Google Map tidak salah? Bagaimana jika saya tersesat? Sedangkan saya terus menghadapi jalan menanjak yang semakin terjal.

Saya melihat lagi Google Map, jarak ke pelabuhan tinggal 2,5 kilometer lagi. Lampu depan yang lumennya 1000 cukup membantu dalam kegelapan rute tersebut.

Di depan saya melihat tanjakan yang sangat terjal. Saya kerahkan segenap tenaga agar bisa mencapai puncak. Gagal! Beberapa meter menjelang puncak tanjakan, saya menyerah dan terpaksa harus menuntun sepeda. Baru kali ini, selama saya bersepeda ke mana pun, tidak berhasil melewati tanjakan.

Setelah mencapai puncak, jalanan menurun tajam dan berkelok, dan terus menurun. Di bawah terlihat bangun megah yang bermandikan cahaya lampu. Tampak beberapa truk parkir berderet di jalan menuju bangunan tersebut. Semoga itu Pelabuhan Multipurpose. Ternyata benar!

Saya sudah lelah, lapar dan haus. Seturun dari kapal feri di Labuan Bajo, saya belum membeli minuman dan camilan. Dari dua bidon, hanya satu yang terisi, itupun tinggal separuh.

Saya akan mencari makan dan minuman manis di Pelabuhan Multipurpose. Saya akan makan sepuasnya dan bersantai sebelum mencari informasi keberangkatan kapal ke Surabaya. Setelah itu saya akan mencari penginapan di sekitar pelabuhan tersebut.

Apa yang saya angankan berantakan. Ternyata Pelabuhan Multipurpose berdiri sendiri, tidak ada hotel, restoran dan tidak ada juga toko swalayan. Mungkin karena pelabuhan itu baru selesai dibangun. Hanya ada empat warung kecil semi permanen di luar pagar pelabuhan. Sontoloyo!

Dari empat warung itu, hanya satu yang masih buka. Makanan di warung itu hanya tersisa nasi dan kuah opor ayam.

“Bapak mau telur?” tanya penjualnya, perempuan yang usianya tidak lebih dari 35 tahun.

“Iya.”

“Bagaimana jika saya gorengkan telur, dengan kuah opor?”

“Tidak usah diberi kuah opor. Cukup nasi dengan telor goreng saja.”

Malam itu saya makan dengan lahap. Segelas teh manis yang disuguh saya habiskan dalam beberapa teguk. Setelah kenyang saya menuju ke gerbang pelabuhan.

Saya menghampiri tiga petugas yang berjaga di gerbang pelabuhan. Salah satu di antaranya menyampaikan bahwa kapal ke Surabaya berangkat malam itu pukul 23.00 WITA.

Dia juga menyampaikan, tanggal 25 November juga ada kapal yang berangkat. Tapi jika saya pulang tanggal 25 November, di mana malam ini saya harus menginap?

Untuk kembali ke Labuan Bajo jelas tidak mungkin. Saya sudah sangat kelelahan. Maka malam itu juga saya putuskan untuk pulang.

Setelah menunggu beberapa jam di dermaga, dengan menahan rasa kantuk, saya baru bisa masuk kapal pada tengah malam. Kapal baru meninggalkan dermaga pada dini hari. [T]

Tags: gowesLabuan Bajosepeda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Muda Membara Tua Berkarisma Ketika Angklung Kebyar Banyuning dan Ambengan Mebarung di Bulfest 2025

Next Post

Lebih Dekat dengan Wiguna Mahayasa: Tidak Ada Jalan Buntu bagi Semangat

Made Wirya

Made Wirya

Lahir dan besar di Surabaya. Penulis dan filmmaker. Suka bertualang

Related Posts

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails

Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

by Ahmad Sihabudin
August 10, 2026
0
Situ Cipondoh: Danau yang Menyimpan Air, Waktu, dan Kenangan

"Tempat-tempat tertentu tidak pernah benar-benar kita tinggalkan. Yang pergi sesungguhnya hanyalah usia kita." KEMARIN saya kembali mengunjungi Situ Cipondoh. Niatnya...

Read moreDetails
Next Post
Lebih Dekat dengan Wiguna Mahayasa: Tidak Ada Jalan Buntu bagi Semangat

Lebih Dekat dengan Wiguna Mahayasa: Tidak Ada Jalan Buntu bagi Semangat

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co