23 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [9]–Baut Kendor, Kacamata Diskon dan Kepikunan

Made Wirya by Made Wirya
August 20, 2025
in Tualang

Saat membeli kacamata di salah satu toko sepeda di Mataram.

Sepeda saya kayuh pelan karena hujan cukup lebat. Setelah berjalan beberapa kilometer, saya mendengar suara gesekan ujung standar tengah dengan jari-jari (spokes). Saya yakin baut standar kendor. Jika kondisi tersebut diabaikan, bukan tidak mungkin ada jari-jari yang aus dan berpotensi putus.

Saya mencari bengkel sepeda atau sepeda motor. Sebenarnya tidak sulit untuk mengencangkan baut “L” tersebut, jika tidak terhalang front derailleur (alat pemindah rantai pada sistem gigi depan).

Baut standar tengah di sepeda saya hanya bisa dikencangkan dengan tang buaya (tang yang dilengkapi pengunci). Atau bisa juga menggunakan kunci “L”, dengan bagian ujung berukuran pendek.

Akhirnya saya menemukan bengkel sepeda motor di kiri jalan. Saya minta bantuan pada satu-satunya orang di bengkel kecil tersebut. Tapi nampaknya dia sedang makan.

“Bapak punya alat untuk mengencangkan baut standar? Posisinya agak susah.”

Setelah melihat baut yang saya tunjukkan, dia letakkan piring kemudian menuju ke kotak perkakas.

“Coba pakai kunci ini,” ujarnya seraya mengulurkan tang buaya.

Setelah melepaskan jas hujan saya berusaha mengencangkan baut tersebut. Tapi tidak kunjung kencang juga, karena pengunci tang agak dol.

Setelah beberapa kali mencoba, masih belum berhasil juga. Saya menyerah dan meneruskan perjalanan.

Beberapa belas menit kemudian, saya baru menyadari jika tidak mengenakan kacamata. Celaka! Kacamata merupakan salah satu piranti penting dalam bersepeda. Jangan-jangan kacamata saya tertinggal di bengkel motor tadi.

Saya mencoba mencari dengan meraba kantong celana. Tidak ada! Saya gerakkan jari saya ke top tube bag dan stem bag. Tidak ada juga!

Terpaksa saya harus membeli kacamata. emoga di Mataram masih ada toko sepeda yang buka. Setelah mencari di Google Map, saya menemukan toko sepeda yang paling dekat.

Di Google Map disebutkan, toko baru tutup pukul 17.00 WITA. Saya masih punya waktu satu jam lagi. Jika tidak hujan, mungkin saya bisa sampai tujuan dengan lebih cepat.

Kurang dari 1,8 kilometer Google Map mengarahkan ke jalan yang lebih sempit. Setelah melewati satu perempatan, aplikasi peta online gratis itu mengabarkan bahwa saya sudah sampai lokasi. Tapi tidak ada satupun toko atau bengkel sepeda.

Saya belok kiri di perempatan berikutnya, menuju ke jalan utama. Setelah beberapa ratus meter, saya melihat toko sepeda yang cukup besar. Saya segera belok kiri menuju ke toko tersebut.

Di dalam toko yang luas itu tidak hanya menjual sepeda manual, tapi juga sepeda listrik. Saya menuju ke etalase tempat kacamata dan aksesori sepeda.

Saya perhatikan ada tiga perempuan muda di balik etalase tersebut. Satu berkulit kuning, dua lagi sawo matang.

“Ada kacamata murah?,” tanya saya kepada perempuan berkulit kuning, sepertinya dia pemiliknya.

“Ada beberapa pilihan, Pak. Bapak mau bersepeda ke mana?” tanyanya.

Kemungkinan dia memperhatikan sepeda saya, saat saya masuk ke halaman tokonya.

“Ke Labuan Bajo. Kacamata saya hilang.”

“Wah perjalanan masih jauh.”

“Iya. Saya harus mengenakan kacamata.”

Saya akhirnya mendapatkan kacamata dengan harga diskon. Mungkin karena perempuan muda berkulit kuning itu kasihan kepada saya.

Di tempat parkir, ada lelaki muda, berkualit kuning juga, yang sedang mengamati sepeda saya.

“Mau ke mana, Pak?” tanyanya

“Labuan Bajo.”

“Oh! Yang patut diwaspadai ketika melewati Sumbawa, sebab matahari di pulau itu ada lima. Udaranya panas saat siang.”

“Ok. Terima kasih informasinya.”

Ternyata toko sepeda tersebut juga menyediakan jasa servis. Sekalian saya minta untuk mengencangkan baut standar yang kendor.

Lelaki muda berkulit kuning itu memanggil salah satu montir sepeda. Setelah memperhatikan posisi baut, dia masuk lagi dan keluar membawa kunci “L” ujung pendek. Hanya dengan beberapa putaran baut kencang kembali.

“Berapa?”

“Nggak usah bayar, Pak.”

“Lho, saya harus bayar.”

“Nggak usah, Pak, hanya mengencangkan baut.

“Terima kasih ya.”

“Sama-sama.”

Sebelum berangkat, saya keluarkan selembar uang sepuluh ribu, saya berikan kepada montirnya.

Tidak begitu lama setelah keluar dari toko tersebut, saya merasa ada yang mengganjal di kantong celana sisi kanan. Setelah saya raba, bentuknya seperti kacamata. Saya segera merogoh dengan tangan kanan. Ternyata benar, itu kacamata yang saya pikir sudah hilang.

Setan! Rasanya tadi tangan saya tidak merasakan sesuatu yang menonjol. Baru setelah beli kacamata, tonjolan itu muncul begitu saja. Sontoloyo! [T]

Penulis: Made Wirya
Editor: Jaswanto

  • BACA CERITA SEBELUMNYA:
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [8]–Bertemu Orang Baik, Memetakan Ulang Jalur Bentang Sumbawa
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [7]–Bertemu Agung Alit di Taman Baca Kesiman
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [6]–Sprei Penginapan yang Membuat Gatal Seluruh Tubuh
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [5]–Menjalani Pemeriksaan Ketat di Pelabuhan Gilimanuk
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [4]–Kegembiraan Datang Nyeri pun Hilang
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [2]—Celaka! Baru 100 Kilometer Tapi Sekujur Tubuh Sudah Ngilu
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [3]–Nyeri Semakin Menjadi Menjelang Masuk Tanjakan Paiton
Cerita Perjalanan Bersepeda ke Labuan Bajo [1] — Memulai Perjalanan 1000 Kilometer dari Gresik
Tags: komunitas sepedaLabuan BajoMataramsepeda
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jose Rizal Manua: Membuka Gerbang Imajinasi Anak dari Emperan TIM ke Panggung Dunia

Next Post

Dari Larangan Vaping Singapura  Menuju Jalan Panjang  Generasi Indonesia Emas 2045

Made Wirya

Made Wirya

Lahir dan besar di Surabaya. Penulis dan filmmaker. Suka bertualang

Related Posts

Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

by Ahmad Sihabudin
October 12, 2026
0
Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....

Read moreDetails

Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

by I Putu Ardiyasa
September 30, 2026
0
Ketika Sebuah Kota Menjadi Panggung Pertunjukkan: Catatan Kecil dari Toyooka Theater Festival

SAYA datang ke Toyooka dengan niat yang sederhana: mengikuti Intersecting Peripheries dan melihat bagaimana sebuah festival teater bekerja di sebuah...

Read moreDetails

Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

by Ahmad Sihabudin
September 28, 2026
0
Jalan Sore di Lintas Royal Baroe

SUDAH cukup lama sebenarnya kami ingin berjalan-jalan di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Provinsi Banten. Bukan untuk mencari sesuatu yang...

Read moreDetails

Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

by Ahmad Sihabudin
September 7, 2026
0
Wisata Sehat, Ramah di Kantong: Menikmati Pagi di KP3 Banten

ADA tempat yang awalnya kita kenal hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi ternyata memiliki wajah lain yang lebih dekat dengan kehidupan...

Read moreDetails

Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

by Dewa Ayu Windu
August 31, 2026
0
Candi  Tebing Gunung Kawi: Kolaborasi Epik Jejak Budaya Masa Lalu dengan Lanskap Menawan DAS Pakerisan

GEMERICIK air Sungai Pakerisan terdengar bak nada alam yang konstan, membelah kesunyian lembah di Desa Adat Penaka, Tampaksiring, Gianyar, Bali....

Read moreDetails

Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

by Ahmad Sihabudin
August 25, 2026
0
Perjalanan Pulang, Menemukan Ketenangan di Jalan yang Panjang [Catatan dari Kota Bandung]

ADA kalanya kita tidak membutuhkan perjalanan yang jauh untuk menemukan kebahagiaan. Kita hanya membutuhkan kesempatan untuk berhenti sejenak dari rutinitas,...

Read moreDetails

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
0
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

Read moreDetails

“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

by Luh Putu Sendratari
August 18, 2026
0
“Healing” ke Desa “Deaf Mute”, Bengkala: Perlawatan Tentang Mengada dan Menjadi

SABTU, 15 Agustus 2026 tanpa direncanakan sebelumnya saya ada di Desa Bengkala. Bersama teman2 dari Universitas Pancasila (Dr Kunthi Tridewiyanti,...

Read moreDetails

Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

by I Nyoman Tingkat
August 16, 2026
0
Dari Malioboro ke Makam Ki Hadjar Dewantara

PEMILIHAN Duta SMA Tingkat Nasional Tahun 2026 dipusatkan di Kota Yogyakarta tepatnya di Indoluxe Hotel sebagai tempat belajar di kelas....

Read moreDetails

Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

by Laurensia Junita Della
August 15, 2026
0
Kembali Bertamu di Air Terjun Parang Ijo pada Tahun 2026

Ada kalanya rutinitas yang padat membuat kita ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Di tengah kesibukan yang seolah tidak ada...

Read moreDetails
Next Post
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

Dari Larangan Vaping Singapura  Menuju Jalan Panjang  Generasi Indonesia Emas 2045

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co